Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis kesesuaian gerak pointing posisi berdiri pada olahraga petanque Dina Syarafina Ghassani; Fajar Awang Irawan
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v11i1.17649

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesesuaian gerak pointing posisi berdiri atlet Atlas City Petanque Club (ACPC) di Kota Semarang. Jenis penelitian deskripsi kuantitatif yang memberikan gambaran secara sistematik, faktual, dan karakteristik gerak pointing posisi berdiri pada atlet petanque ACPC di Kota Semarang. Hasil analisis gerak pointing posisi berdiri pada 8 atlet ACPC Kota Semarang yang terdiri dari 7 atlet putra dan 1 putri dari tiap fase pointing: fase awalan, fase pelaksanaan, dan fase akhir. Pada fase awalan dilakukannya penilaian mengenai posisi kaki, dan cara memegang bola. Fase pelaksanaan menilai bagaimana posisi kaki, arah pandangan mata, backswing, swing, hingga release. Pada fase akhir menilai mengenai follow through. Hasil penelitian keseluruhan sampel dengan hasil analisis pada tahap awalan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir masuk dalam kriteria “sangat sesuai”. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesesuaian gerak pointing posisi berdiri pada atlet ACPC Kota Semarang masuk kategori “sangat sesuai” dengan nilai pada fase awalan 4,9, fase pelaksanaan dengan nilai 4,8, dan fase akhir dengan nilai 5.
Locomotor Skills: Traditional Games in the Fundamental of Physical Activities Fajar Awang Irawan; Sutaryono Sutaryono; Dhias Fajar Widya Permana; Long-Ren Chuang; Yuwono Yuwono
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i1.8215

Abstract

Motor coordination will be hampered if the stimulation of children's movement development tends to be neglected. This will have an impact on the child's movement skills. The purpose of this study was to determine traditional games in basic physical activities using locomotor skills. This study uses Classroom Action Research (PTK) which aims to see how much increase in the application of traditional games. The research was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Lerep Ungaran Barat and this study used male students aged 7-9 years. There were 18 children who followed and participated in traditional games in this study. Only 8 children scored 44-62 and 10 children scored 63-81, so there were still some children who had not developed according to expectations in cycle I. Basic locomotor skills in cycle II obtained the developing category according to expectations. totaled 3 children and Very Good Development as many as 15 children. Activities carried out by children can increase stimulation and can develop movement skills to improve children's motor skills. The data on basic locomotor motion skills in pre-cycle is 33% in the Undeveloped category. In the first cycle, 45% was found in the Start Developing category and in the second cycle it was 83% in the Very Developed category. This study found that traditional games are suitable for the development of fundamental locomotor skills. Future research can add to children's physical fitness activities that can monitor their increase in physical abilities.
Tinjauan aspek biomekanika tembakan tiga angka pada permainan bola basket Tania Arlita Safitri Prastiwi; Fajar Awang Irawan
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v11i1.17715

Abstract

Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui analisis gerak shooting three point. Metode penelitian yang digunakan berupa kuantitatif dengan menggunakan pendekatan berupa deskriptif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 20 orang dan menggunakan teknik sampling berupa purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 10 orang dengan syarat seperti sampel merupakan atlet klub Dubas, memiliki kategori umur U-21 tahun, dan pernah mengikuti POPDA Kabupaten. Data pada penelitian ini berupa tabel kinematika yang diperoleh dari analisis video menggunakan Kinovea versi 0.9.4 yang kemudian diolah menggunakan IBM Statistic SPSS seri 25. Penelitian ini telah lolos ethical clearance oleh Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Universitas Negeri Semarang. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata sudut bahu yang dibentuk pada fase release sebesar 135,39 derajat dan fase followthrough sebesar 134,83 derajat. Rata-rata sudut lutut pada fase persiapan sebesar 103,04 derajat dengan rata-rata sudut lutut pada fase release sebesar 166,68 derajat dan pada fase followthrough sebesar 164,27 derajat. Penelitian ini terbatas pada data yang dianalisis berupa data kinematik. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat membahas terkait data kinetik dan pengaruhnya terhadap tingkat keberhasilan shooting three point. Selain itu, pada penelitian yang akan datang diharapkan dapat membahas faktor-faktor terkait teknik shooting three point yang berpotensi menimbulkan cedera.
Analisis Backswing Dan Penggunaan Star Excursion Balance Test (SEBT) Terhadap Hasil Lemparan Shooting Petanque Ahmad Sirodjul Munir; Fajar Awang Irawan
Journal of Sport Science and Education Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n2.p197-204

Abstract

Petanque shooting do not always hit the target. Coordination between body segments and arm swings is an obstacle related to the accuracy of the shooting. The purpose of this study was to analyze the backswing and balance of the petanque shooting. The method in this study used quantitative descriptive and data collection used tests and measurements through the Star Excursion Balance Test (SEBT) and shooting precision tests. Technical analysis of data using Dartfish analysis software version 8.0. The results of this study indicated that the backswing analysis showed that the average of backswing angle was 109.5°, with a swing speed of 0.645m⁄s, and a release angle of 110.3°. The results of the shooting precision obtained by the sample have an average score of 19.6 and were included in the "medium" category. The conclusion of this study showed that the backswing analysis and the used of SEBT have a contributive relationship to the results of shooting petanque carried out. The number of shooting and the intensity that can be done can improved the athlete's performance, especially in providing recommendations and evaluations on shooting accuracy. Further research is expected to add research variables such as data on muscle strength and arm power to complete this research data.
Be Fit Bye Fat Sebagai Metode Peningkatan Derajat Kebugaran Jasmani Pegawai Pertamina MOR IV Semarang Fajar Awang Irawan; Syahru Romadhoni; Dhias Fajar Widya Permana; Tafriyadhur Risa Billah; Hadi Hadi
Journal of Sport Science and Education Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n1.p67-73

Abstract

The purpose of this study was to find out the degree of physical fitness and increase knowledge about the management of physical activity and healthy diet through methods to reduce obesity and overweight rate of Pertamina MOR IV Semarang employees. The method of implementation of this research is Pretest posttest experiment . The total participants were 44 Pertamina MOR IV Semarang internal employees and willing to be participants in this research was shown by completing the willingness sheet to be a participant. The instruments used are a measurement of body mass index (BMI) and physical fitness and exercise assistance. The results of this study overview found that employees experienced an increase of 41 employees (93.18 %) while that did not increase by 3 Employees (6.82 %). the results showed that there was an increase in the percentage rate of physical fitness degree and a significant increase in strength levels compared to the decrease through the program "BE FIT BYE FAT" against Pertamina MOR IV Semarang employees.
Hand, eye, and foot coordination test untuk mendeteksi kemampuan dasar lokomotor Fajar Awang Irawan; Sutaryono Sutaryono; Dhias Fajar Widya Permana; Tafriyadhur Risa Billah; Mirza Arif Ma'dum
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.3.2.85-92

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang instrumen tes gerak lokomotor pada manusia. Penelitian ini merupakan Research and Development (RnD) dengan focus utama untuk mengetahui kemampuan tangan, mata dan kaki (Hand, Eye, and Foot / HEF) yang bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi dan menguatkan kemampuan kerja otak serta mampu memberikan manfaat bagi Ilmu Pengetahuan, Kesehatan, dan Teknologi. Total peserta pada uji coba kecil pada penelitian ini berjumlah 10 peserta, dan partisipanpada uji coba lapangan berjumlah 63 peserta. Data pada uji coba lapangan menunjukkan hasil yang signifikan dimana tingkat pemahaman HEF yang didapat sebesar 3.851 (kategori Baik), tingkat kesulitan HEF sebesar 3.965 (kategori Baik), dan manfaat HEF sebesar 3.946 (kategori Baik). Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini yaitu bahwa Hand, Eye, and Foot Coordination Test merupakan instrumen tes yang dapat digunakan untuk mengetahui pergerakan lokomotor pada manusia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan produk tes lokomotor dengan menggunakan sistem digitalisasi yang lebih sederhana
Analisis Biomekanika Gerak Pukulan Jarak Jauh Pada Atlet Woodball Univeritas Negeri Semarang Hanif Putra Toma; Fajar Awang Irawan
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2022): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v5i1.6340

Abstract

Blow distance (long stroke) is one type of punch that is used on the fairway up to 130 m. A long-range shot that is right on target where the ball must move as far as possible as close as possible to the gate from the starting area and not out of the fairway or track. The type of research used is descriptive quantitative. The sample in this study was 8 athletes at the Woodball State University of Semrang. This research uses Kinovea software version 0.8 as a data analysis technique.Based on the results of the study the average time required was 2.07 s, mallet distance 1.70 m, average punching speed 0.83, average toe angle of 164.83°, elbow flexion angle of 164.14°.The results of the study show that the range of long-distance strokes performed by the Semarang State University woodball athletes is in the criteria of "appropriate", "effective enough", and "quite efficient". 
Manajemen klub sepakbola profesional PSIS Semarang pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021 Rahmat Ardiyanto; Fajar Awang Irawan; Long-Ren Chuang
Sepakbola Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.778 KB) | DOI: 10.33292/sepakbola.v1i2.121

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan manajemen klub PSIS Semarang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrument dalam penelitian ini diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian dimulai dari identifikasi data dan informasi di lapangan, kemudian komunikasi dengan manajemen Klub PSIS Semarang, pengumpulan data baik dokumen dokumen manajemen Klub PSIS, informasi dari media on line, dan wawanacara denganpihak manajemen. Data yang sudah didapatkan kemudian dikumpulkan dan dianalisis dengan deskripsi secara berkembang. Perencanaan yang dilakukan klub PSIS Semarang pada masa pandemi covid-19 baik. Pengorganisasian yang ada di klub PSIS Semarang pada masa pandemi covid-19 baik. kesimpulan bahwa sistem perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan manajemen klub PSIS Semarang pada kategori Baik. Hal ini didasarkan pada data dan evaluasi rutin yang dilakukan manajemen Klub PSIS Semarang yang kesemua laporannya dapat dipertanggungjawabkan. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu masih adanya pembatasan dalam diskusi secara langsung dengan manajemen sehingga informasi dan data yang didapatkan kurang maksimal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melengkapi data kuantitatif untuk mengetahui parameter dan grafik performa dari Klub PSIS Semarang. Management of the PSIS Semarang club during the Covid-19 pandemic Abstract. The purpose of this study was to determine the system of planning, organizing, implementing, and supervising the management of the PSIS Semarang club. The method in this study uses a qualitative descriptive approach. Instruments in this study include observation, interviews, and documentation. The research procedure starts from the identification of data and information in the field, then communication with the management of the PSIS Semarang Club, data collection both documents for the management of the PSIS Club, information from online media, and interviews with the management. The planning and organization carried out by the PSIS Semarang club during the covid-19 pandemic were good. The implementation and supervision were also in the good category at the PSIS Semarang club during the covid-19 pandemic. Conclusion in the management of the PSIS Semarang club is in a Good category. This is based on data and routine evaluations carried out by the management of the Semarang PSIS Club, all of which reports can be accounted for. The limitation of this research is that there are still limitations in direct discussions with management so that the information and data obtained are less than optimal. Future research is expected to complement quantitative data to determine the parameters and performance graphs of the PSIS Semarang Club.
Latihan akurasi shooting sepakbola: Sasaran gawang besar-kecil dan sasaran ban, mana yang efektif? Khoiril Anam; Gading Maulana Zullfa; Fajar Awang Irawan; Dhias Fajar Widya Permana; Limpad Nurrachmad; Nugroho Susanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.4.1.55-63

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah latihan yang lebih efektif antara latihan dengan sasaran gawang besar-kecil dan latihan dengan sasaran ban terhadap tingkat akurasi shooting pada permainan sepakbola. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 21 sampel. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes akurasi shooting sepakbola. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor akurasi shooting kelompok kontrol pretest sebesar 33,57 dan posttest sebesar 34,29 dengan p=0,689. Rata-rata skor kelompok latihan sasaran gawang besar-kecil  pretest sebesar 34,29 dan posttest sebesar 37,86 dengan p=0,047. Rata-rata skor kelompok latihan sasaran ban pretest sebesar 33,57 dan posttest sebesar 42,14 dengan p=0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan sasaran ban lebih efektif dari pada latihan sasaran gawang besar kecil dalam hal meningkatkan akurasi shooting, hal ini bisa dilihat dari selisih rata-rata skor latihan sasaran ban (8,57) lebih besar dibanding latihan sasaran gawang besar-kecil (3,57).
Korelasi Antara Jarak dan Waktu Terhadap Kecepatan Backhand Short Serve Atlet Bulutangkis Mirza Arif Ma'dum; Fajar Awang Irawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v9i1.42964

Abstract

Bulutangkis merupakan salah satu jenis olahraga yang menggunakan koordinasi gerakan tubuh secara kompleks mulai dari bagian tubuh atas (ekstremitas atas) hingga bawah (ekstremitas bawah) khususnya bagian lengan dan kaki, Salah satu teknik dasar dan wajib dikuasai oleh pemain bulutangkis baik yang pemula maupun profesional adalah serve atau service. Dalam gerakan ini pemain harus memiliki gerakan lengan, power, kontrol dan akurasi yang baik, agar dapat menghasilkan pukulan yang efektif. Hasil observasi peneliti menyebutkan bahwa sekitar 66,6% atau 6 dari total 9 sampel dari penelitian ini belum mampu melakukan servis backhand dengan baik atau masuk dalam kategori “Kurang”. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, dalam proses analisis peneliti menggunakan software Kinovea seri 0.8.15 dan software IBM SPSS Statistics seri 20 untuk menganalisis uji normalitas dan uji korelasi antar variabel. Hasil penelitian terkait analisis gerak backhand short serve menyebutkan bahwasanya variabel kecepatan dan jarak serve memiliki korelasi yang Kuat dengan nilai signifikansi/ Sig. (2-tailed) sebesar 0,043. Sedangkan untuk variabel kecepatan dengan waktu memiliki korelasi yang Sangat Kuat dengan nilai signifikansi/ Sig. (2-tailed) sebesar 0,007.