Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembuatan Hand Sanitizer Alami di tengah Upaya Mengatasi Kelangkaan pada Masa Pandemi COVID-19 di SMK Bhakti Kencana Mataram Nening Listari; Isviyanti Isviyanti; I.G.A. Ayu Hari Triandini
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i2.467

Abstract

Tujuan dari kegitan PKM ini adalah pelatihan pembuatan handsanitizer alami sebagai upaya mengatasi kelangkaan dimasa Pandemi covid 19. Mitra dalam kegiatan siswa SMK Bhakti Kencana Mataram. Metode trasfer pengetahuan dan trasfer teknologi dengan tahapan kegiatan 1) pembekalan materi, 2) praktik pembuatan, dan 3) evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) siswa dapat memahmi dengan baik teknik pembuatan handsanitizer dengan bahan alami hal ini terlihat dari indikator peningkatan kemampuan mencapai 56%, 2) adanya keterampilan membuat handsanitizer alami dari bahan alam, dan 3) tersedianya produk handsanitizer alami di lingkungan sekolah SMK Bhakti Kencana Mataram. Kegitan pelatihan pembuatan handsanitizer perlu dilakukan secara berkala dengan memanfaatkan bahan alam yang tersedia.Making Natural Hand sanitizer amid Efforts to Overcome Scarcity during the COVID-19 Pandemic at SMK Bhakti Kencana MataramAbstractThe purpose of this PKM activity is training in making natural handsanitizers as an effort to overcome scarcity during the Covid 19 Pandemic. Partners in the activities of students of SMK Bhakti Kencana Mataram. Methods of knowledge transfer and technology transfer with activity stages 1) material provision, 2) manufacturing practice, and 3) evaluation. The results of this activity are 1) students can understand well the technique of making handsanitizers with natural ingredients, this can be seen from the indicator of increasing their ability to reach 56%, 2) the ability to make natural handsanitizers from natural ingredients, and 3) the availability of natural handsanitizer products in the school environment. SMK Bhakti Kencana Mataram. Handsanitizer making training activities need to be carried out regularly by utilizing available natural ingredients.
Proses Pembuatan dan Pengujian Mutu Fisik Sabun Padat Dari Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Daun Kelor nening listari
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v8i1.2725

Abstract

Minyak jelantah (waste cooking oil) merupakan minyak goreng yang digunakan berulang kali  (lebih dari 2-3 kali) saat menggoreng.Konsumsi minyak jelantah sangat berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dan juga limbahnya dapat mencemari lingkungan. Dengan adanya hal tersebut dilakukan pemanfaatan minyak jelantah dengan cara mengolahnya kembali untuk pembuatan sabun mandi padat. Sabun mandi padat merupakan jenis sabun untuk badan yang menghasilkan busa lembut di kulit.Sabun yang berfungsi untuk membersihkan, tidak merusak kulit dan dapat melindungi kulit dari radikal bebas.Senyawa untuk menangkal radikal bebas adalah dengan penambahan ekstrak daun kelor. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui proses pembuatan sabun mandi padat dari minyak jelantah dengan ekstrak kelor dan  Untuk mengetahui uji fisik dari pembuatan sabun padat dengan ekstrak daun kelor meliputi uji organoleptic, uji drajat keasaman (pH) , uji homogenitas, dan uji tinggi busa sabun. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium (laboratory experiment) dengan membuat formulasi sediaan sabun dan menguji fisik sabun padat.Tahapan yang dilakukan dalam penelitan ini dimulai dengan melakukan pemurnian minyak jelantah menggunakan arang, setelah itu melakukan ekstraksi daun kelor dan yang terakhir membuat sediaan sabun batang dari minyak jelantah dengan ekstrak daun kelor. Metode dalam Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di Laboratorium (laboratory experiment) dengan membuat formulasi sediaan sabun dan menguji fisik sabun padat.Tahapan yang dilakukan dalam penelitan ini dimulai dengan melakukan pemurnian minyak jelantah menggunakan arang, setelah itu melakukan ekstraksi daun kelor dan yang terakhir membuat sediaan sabun batang dari minyak jelantah dengan ekstrak daun kelor.Sampel yang digunakan ada 4 yaitu tanpa pemberian ekstrak kelor (K0), perlakuan ke dua pemberian extrak kelor sebanyak 1 gram (K1), perlakuan ke tiga pemberian extrak kelor sebanyak 2 gram (K2), perlakuan ke empat pemberian extrak kelor sebanyak 3 gram (K3). Variabel bebas penelitian ini adalah sabun dengan  ekstrak daun kelor berturut- turut K0, K1, K2 , K3. Variabel terikatnya yaitu uji fisik kualitas sabun meliputi uji organoleptik, uji Ph, uji homogenitas, dan uji tinggi busa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa: (1)Pembuatan sabun menggunakan minyak jelantah dengan ekstrak daun kelor dapat diformulasikan dengan penambahan ekstrak daun kelor 1 gram, 2 gram dan 3 gram; (2) Pengamatan uji  organoleptic diperoleh pada perlakuan K3lebih cepat memadat yaitu di minggu ke II. Sedangkan untuk observasi uji  organoleptic rata –rata lebih disukai untuk bentuk dan warna pada perlakuan K1, dan untuk aroma pada perlakuan K0 sehingga perlu adanya penelitian lanjutan agar pada saat penambahan ekstrak daun kelor aroma dari sabun tetap ada; (3) Pada uji derajat keasaman seluruh perlakuan pada sabun batang ekstrak daun kelor menunjukkan pH basa yang aman bagi kulit, kecuali pada perlakuan K3 diminggu ke IV pHnya 12 menunjukkan tidak aman bagi kulit sehingga untuk peneliti selanjutnya agar bisa menganalisis komposisi yang pas agar pHnya bisa aman bagi kulit.
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI PENERAPAN LEARNING CYCLE 5E PADA SISWA MA NW LENEK LAUQ Zohratul Aini; Muhammad Zulhariadi; Nening Listari
PENBIOS: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI DAN SAINS Vol 4 No 01 (2019): PENBIOS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, Vol. 4, No. 1, Mei 2019 pISSN 2541
Publisher : Biology Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Nahdlatul Wathan Mataram - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the science process skills (KPS) through the application of the 5E Learning Cycle in students of Islamic Senior High School (MA) NW Lenek Lauq. The type of research is a quase experiment with the Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all MA NW Lenek Lauq students. The sample of this study was class X IPA-1 and X IPA-2 which were taken using purposive sampling technique. Class X IPA-1 numbered 27 people as an experimental class treated with the Learning Cycle 5E model and class X IPA 2 numbered 23 people as a control class treated with the conventional model. The research instrument used was a science process skills test, a KPS test in the form of pre-test and post-test and observation sheet of the implementation of learning. Data analysis in this study used the t-test to determine the effect of the 5E learning cycle on science process skills. The results obtained an average value of the experimental class 51.41 (pre-test) to 82.52 (post-test), while the control class from 49.74 (pre-test) to 65.22 (post-test). Based on the results of the analysis of the hypothesis test with the t-test obtained a significance value of 0.000, which is smaller than 0.05 (0.000 <0.05), which is that there is a significant effect of the Learning Cycle 5E model on KPS (H0 rejected). The conclusion from the results of this study is that there is an influence of the 5E learning cycle model on students' science process skills (KPS).
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berdasarkan Konsep Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Nening Listari; Zulkarnain Gazali
Empiricism Journal Vol. 3 No. 1: June 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i1.790

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdasarkan konsep mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa . Populasi pada penelitian ini berjumlah 33 orang sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak15 orang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model dick and carey. Tehnik penyusunan LKPD berdasarkan konsep mind maping yaitu melakukan analisis Kompetensi dasar dan indikator, melakukan analisis materi stoikiometri dan analisis mind mapping. Validasi ahli media pembelajaran dilakukan oleh dua orang dosen senior bidang pendidikan dan di peroleh kelayakan sebesar 80%. Validasi ahli materi oleh dua orang dosen pakar bidang keahlian kimia di peroleh kelayakan sebesar 82,5%. Setelah di validasi kemudian di lakukan uji kelayakan pengembangan LKPD menggunakan skala linker terhadap 15 orang siswa diperoreh hasilkonversi persentase yaitu pada model atau design LKPD diperoleh kelayakan 90,67% (sangat layak), kesesuaian materi diperoleh kelayakan 88%( layak), bahasa komunikatif diperoleh 92% (sangat layak). Untuk penghitungan menggunakan rumus presentase menganalisis peningkatan hasil belajar dengan perbandingan pre-test 34% , sementara post-test nya 41% , hal ini membuktikan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik sehingga Lembar Kerja Peserta Didik Berdasarkan konsep Mind Mapping ini terbukti meningkatkan hasil belajar dan layak untuk digunakan. Development of Student Worksheets based on the Concept of Mind Mapping to Improve Students’ Learning Outcomes Abstract This study aims to determine the feasibility of developing Student Worksheets (SW) based on the concept of mind mapping to improve student learning outcomes. The population in this study amounted to 33 students while the sample used in this study was 15 students. This research is development research with a dick and carey model. The technique of preparing student worksheet is based on the concept of mind mapping, namely analyzing basic competencies and indicators, analyzing stoichiometric material and analyzing mind mapping. The validation of learning media experts was carried out by two senior lecturers in the field of education and obtained a feasibility of 80%. Material expert validation by two expert lecturers in the field of chemistry obtained a feasibility of 82.5%. After being validated, the student worksheets development feasibility test was carried out using a linker scale on 15 students, the percentage of conversion results, namely the student worksheets model or design obtained 90.67% feasibility (very feasible), material suitability obtained 88% feasibility (feasible), communicative language obtained 92 % (very decent). For calculations using the percentage formula to analyze the increase in learning outcomes with a pre-test comparison of 34%, while the post-test is 41%, this proves an increase in student learning outcomes so that the Mind Mapping concept-based worksheet is proven to improve learning outcomes and is feasible to use.