Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS POTENSI DAERAH UNTUK MENGEMBANGKAN WILAYAH DI KOTA TELUK KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI MENGGUNAKAN TEORI PUSAT PERTUMBUHAN Haris Susanto; Meli Sasmi; A Haitami
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i1.238

Abstract

   Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daerah/kecamatan mana yang berpotensi kuat dalam pertumbuhannya di wilayah se Kuantan Singingi dan mengetahui potensi apa yang dimiliki oleh masing-masing daerah/kecamatan di wilayah Kuantan Singingi. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan mulai dari bulan Juni sampai September 2017. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis data sekunder. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan periode pengamatan tahun 2014 - 2016. Data yang diperlukan adalah data PDRB (berdasarkan harga konstan), PDRB per kapita, jumlah penduduk, dan jarak antar wilayah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis gravitasi dan model interaksi ruang dan analisis Location Quotient (LQ). Hasil dari analisis Klassen Typologi dengan pendekatan sektoral, menunjukkan bahwa sektor pertanian tanaman perkebunan khusunya karet dan kelapa sawit menduduki kuadran II yaitu sektor maju tapi tertekan. Selain itu, sektor ekonomi di Kabupaten Kuantan Singingi belum ada yang berada di kuadran I yaitu maju dan tumbuh cepat tapi masih banyak berada pada kuadran IV yaitu sektor yang relatif tertinggal. Hasil perhitungan nilai LQ diseluruh sektor pertanian khususnya tanaman perkebunan perekonomian yaitu tanaman karet di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (1,77) dan Kecamatan Gunung Toar (1,76) serta Kecamatan Singingi (1,66) serta tanaman kelapa sawit juga cukup potensial di Kabupaten Kuantan Singingi karena memiliki nilai LQ lebih dari satu (LQ > 1, khususnya di Kecamatan Kuantan Mudik, Pucuk Rantau, Singingi Hilir dan Benai. Hal ini menunjukkan bahwa sektor-sektor tersebut memiliki kontribusi yang besar dalam perekonomian dan pembangunan wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi Key word : Potensi, pertumbuhan, pengembangan wilayah
Hubungan Kinerja Penyuluh Pertanian dengan Keberhasilan Kelompok Pemasaran Bersama Bahan Olahan Karet Rakyat (Bokar) di Kabupaten Kuantan Singingi Meli Sasmi; Haris Susanto
Unri Conference Series: Agriculture and Food Security Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.612 KB) | DOI: 10.31258/unricsagr.1a17

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi bertujuan menganalis hubungan antara kinerja penyuluh dengan keberhasilan kelompok pemasaran bersama bokar dalam mengembangkan usaha pemasaran dan menganalis hubungan masing-masing faktor:Pengetahuan, keterampilan, motivasi, sikap, jarak tempat tinggal, dan fasilitas dengan kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok pemasaran bokar di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian dilakukan dengan metode survey dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Responden petani dalam penelitian ini ditentukan secara proposional yaitu 10% dari setiap kelompok pada masing-masing kecamatan yang diteliti. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Analisis data yang digunakan yaitu uji koefisien korelasi jenjang Spearman (rs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja penyuluh pertanian berhubungan positif dan berpengaruh sangat nyata terhadap keberhasilan kelompok pemasaran bersama bokar dalam mengembangkan usaha pemasarannya di Kabupaten Kuantan Singingi, hal ini dengan kinerja yang tinggi penyuluh mampu membina usaha kelompok dan mengembangkan usaha-usaha produktif dengan pemanfaatan modal dari hasil penjualan bokar sehingga dapat meningkatkan sumber pendapatan kelompok pemasaran tersebut. Hubungan kinerja penyuluh pertanian berhubungan positif dan berpengaruh nyata dengan pengetahuan, keterampilan, motivasi, sikap sedangkan jarak tempat tinggal dan fasilitas tidak berpengaruh nyata namun memiliki hubungan positif. Hal ini jarak dan fasilitas bukan merupakan sesuatu hal yang dapat menghalangi kegiatan dan semangat penyuluh dalam mengembangkan kelompok pemasaran bersama bokar di Kabupaten Kuantan Singingi.
UJI BERBAGAI EC (ELECTRO CONDUCTIVITY) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TANAMAN PAKCHOY (BRASSICA RAPA L.) DENGAN HIDROPONIK SISTEM NFT Elka Delpi; A. Haitami; Haris Susanto
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v8i2.1844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai EC (Electro ­­­­­­Condetivity) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakchoy (Brassica rapa L.) dengan hidroponik system NFT. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yaitu berbagai EC dengan 6 taraf perlakuan, yaitu : A (EC 1,0 µS/cm), B (EC 1,2 µS/cm), C (EC 1,4 µS/cm), D (1,6 µS/cm) E (EC 1,8 µS/cm), F (EC 2,0 µS/cm). Hasil pengamatan pada masing-masing perlakuan dianalisis secara statistik dengan analisis sidik ragam (ANSIRA), apabila F Hitung diperoleh lebih besar dari F Tabel 5% maka dilanjutkan dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai konsentrasi EC memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pengamatan tanaman pakchoy. Perlakuan terbaik F (EC 2,0 µS/cm) dengan tinggi tanaman 18,75 cm jumlah daun 13,48 helai diameter batang 1,13 cm berat basah tanaman 259,58 gram dan berat konsumsi 237,75 gram
PENGELOLAAN BUDIDAYA ITIK PETELUR DI DESA SIKAKAK KECAMATAN CERENTI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI mahrani mahrani; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1 No 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.895 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1824

Abstract

Tujuan program PKM yaitu pengelolaan budidaya itik petelur, diharapakan mampu membuka pola fikir masyarakat untuk dapat meningkatkan ketersediaan pakan berkualitas dengan teknik fermentasi, memperbaiki manajemen organisasi kelompok ternak dengan optimalisasi fungsi setiap bagian kerja.Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan 15 Oktober 2019 di Kelompok Ternak Harapan jaya Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti.Metode pelaksaan program PKM yang dilaksanakan yaitu dalam bentuk penyuluhan dan pembinaan.Perbaikan manajemen usaha dapat meningkatkan kesadaran akan potensinya dalam menciptakan suasana untuk pengembangan ternak itik petelur. Desa sikakak berpotensi besar untuk mengembangkan itik petelur. Antusias kelompok dapat dilihat dari semangat gotong royong dan banyaknya peserta yang hadir pada kegiatan PKM. Banyaknya batang sagu, limbah pertanian seperti dedak dan ampas tahu dapat menunjang sebagai sumber pakan ternak.Lahan kosong tidak berdaya guna dapat ditanami jagung untuk dijadikan sebagai bahan pakan ternak. Prodi agribisnis telah melakukan transfer ilmu, teknologi, sasialisasi, penyuluhan dan pembinaan yang dibutuhkan oleh masyarakat telompok ternak harapan jaya.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN BUDIDAYA KACANG TANAH DI DESA KINALI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Chezy WM Vermila; Meli Sasmi; Jamalludin Jamalludin; Haris Susanto; Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Nariman Nariman; Eldipama Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1 No 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.215 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1842

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk 1) memberikan penyuluhan dan pengetahuan serta keterampilan untuk mengembangkan budidaya kacang tanah, 2) untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan kacang tanah yang ada di Desa Kinali. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. Sebagai bahan pangan, biji kacang tanah memiliki manfaat yang sangat banyak bagi makanan manusia, makanan ternak, bahan minyak goreng dan kandungan proteinnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Semakin meningkatnya kebutuhan tentang bahan kacang tanah menyebabkan harus adanya solusi untuk membuat budidaya kacang tanah, yang dapat menghasilkan produksi panen yang lebih banyak dari sebelumnya.
PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL “BIJI KARET “SEBAGAI CEMILAN YANG BERNILAI EKONOMIS DI DESA BANJAR BENAI Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 2 No 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1735.253 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2197

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Biji karet menjadi makanan cemilan berupa keripik biji karet Manfaatnya adalah selain para petani mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dalam hal untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pemanfaatan biji karet menjadi cemilan atau makanan ringan yang bisa menghasilkan nilai ekonomis. Adapun strategi yang dipergunakan untuk mendukung realisasi program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, Mendorong dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan potensinya dalam menciptakan suasana untuk pengembangan usaha agribisnis Dalam meningkatkan kesadaran akan potensinya. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain Antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan Pemanfaatan kearifan local biji karet sangat terbuka, mengingat lahan dan keadaan lingkungan memadai, dalam hal ini banyak terdapa kebun-kebun tanaman karet yang banyak menghasilkan biji karet untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk diolah menjadi makanan ataupun untuk kerajinan.
Analysis of Tofu Agroindustry in Simpang Tiga Village, Central Kuantan District, Kuantan Singingi Regency Ilham Akbar; Jamalludin Jamalludin; Haris Susanto
Baselang Vol 1, No 1: APRIL 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.194 KB) | DOI: 10.36355/bsl.v1i1.12

Abstract

The study was conducted in Simpang Tiga Village, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency. This research is planned for 6 months starting in March 2019 until August 2019. The purpose of this study is to determine the income, R / C value, BEP and Value Added in tofu agro-industry in Simpang Tiga Village, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency. The results of this study were the total average cost of Rp 1,937,434.57 / Production. Admissions obtained an average of Rp. 3,813,333.33 / production with an average net profit of Rp 1,875,898.76 / Production. The average efficiency value of 1.98 means that the tofu agro-industry business has been efficient and profitable. BEP of tofu agroindustry production is 363,27 Kg on average and BEP of tofu agroindustry revenue is Rp. Rp.2.708,02/ Kg. The added value of tofu agroindustry is Rp. 10,066.67 / Kg or 48.40%.
PEMBUATAN IKAN ASIN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI DESA BANJAR BENAI, KECAMATAN BENAI Nariman Hadi; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Andi Alatas; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 2 No 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2738

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Ikan Kembung menjadi produk olahkan Ikan Asin. Manfaatnya adalah agar ibu-ibu rumah tangga di pedesaan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pengolahan ikan kembung segar menjadi ikan asin kembung atau dijadikan sumber bahan pangan keluarga atau dijual sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Strategi yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, memberi dorongan dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran ibu-ibu akan potensinya dalam menciptakan suasana pengembangan usaha agribisnis. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain adalah antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan pengolahn ikan asin kembung sangat terbuka, mengingat sumber bahan baku yaitu ikan kembung segar selalu tersedia di pasar.