Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Media Permainan “Spelling Bee” Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Arab Chairani Astina; Toyibah Toyibah
Lisanan Arabiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 4 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Pusat Studi Kependidikan (PSKp) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/liar.v4i2.1625

Abstract

His study aims to determine: (1) The use of the spelling bee game media to improve the Arabic writing skills of the seventh grade students of MTs Bani Haji Abdul Rosyid Ngadirejo, (2) The difference in the improvement in the learning outcomes of students' Arabic writing skills using the spelling bee game media and the students who uses the lecture method in learning Arabic writing skills in class VII MTs Bani Haji Abdul Rosyid Ngadirejo. This research is a type of field research using a quantitative approach carried out at MTs Bani Haji Abdul Rosyid Ngadirejo, with the type of experimental research, while the research design is quasi experiment tqwo groups (experimental class and control class), which is a form of development of true experimental design which This design has a control group but does not fully function to control external variables that affect the implementation of the experiment. In this study, there are two variables, namely the independent variable and the dependent variable. The independent variable is the use of the spelling bee game media. And the dependent variable is the increase in Arabic writing skills of class VII students of MTs Bani Haji Abdul Rosyid Ngadirejo. The method of data collection is done by observation, interview, documentation and test methods. The results of this study indicate: 1) There was an increase in learning outcomes in the Arabic writing skills of the experimental class students by 0.345 and in the medium category. 2) The results of hypothesis testing show an error level of 1% with dk = n1 + n2-2 = 20 + 22-2 = 40 obtained t table = 2, 704. And for the error level of 5% with a value of dk = n1 + n2 - 2 = 20 + 22 - 2 = 40 obtained t table = 2.021. These results indicate that t count is greater than t table. The conclusion is that there are differences in the Arabic writing skills of grade VII students of MTs Bani Haji Abdul Rosyid Ngadirejo who use the spelling bee game media with the lecture method.
SAINS DAN AL-QURAN UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN DAN KARAKTER PESERTA DIDIK Toyibah Toyibah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antar sains dengan Alqur’an, sains dengan disiplin, sains dengan karakter, Alqur’an dengan disiplin, Alqur’an dengan karakater. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2017 sampai bulan Pebruari 2018 di SMP N 1 Temanggung. Populasi penelitian adalah artikel dari beberapa peneliti. Sampel penelitian ini diperoleh secara acak sehingga menghasilkan enam artikel yang ada hubungannya antara sains, Alqur,an, disiplin dan karakter peserta didik. Metode penelitian berdasarkan analisis isi dari berbagai sumber, selanjutnya diberi penafsiran secara kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam artikel yang diteliti ada hubungan antara sains, Alqur,an, sehingga mampu meningkatkan disiplin dan karakter peserta didik.
Pembentukan Perilaku Kewirausahaan Tunanetra melalui Come_Unity Sahabat Mata di Kota Semarang Toyibah Toyibah; Asma Luthfi
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 1 No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/ijsed.v1i1.5

Abstract

Penyandang tunanetra merupakan kelompok sosial yang selama ini dianggap sebagai kelompok yang lemah atau tidak berdaya dalam masyarakat. Kehadiran Komunitas Come_Unity Sahabat Mata sebagai lembaga yang konsen pada penyandang tunanetra dapat memberi tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha sehingga para penyandang tunanetra memiliki kemandirian. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan perilaku kewirausahaan tunanetra melalui Come_Unity Sahabat Mata di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode analisis riwayat hidup (life history). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan: (1) alasan para tunanetra tertarik menjadi anggota, karena ingin menambah wawasan dan pengetahuan, meningkatkan keterampilan dan meningkatkan usaha. (2) proses pembentukan perilaku kewirausahaan, melalui tiga tahapan; menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri, cerita kisah sukses, dan pengembangan keterampilan melalui pelatihan pijat, komputer bicara, huruf braille, dan penyiaran radio. (3) perilaku kewirausahaan yang terbentuk, diantaranya tekun, ulet, sabar, istiqamah, berani mengambil risiko, manajemen waktu, kreatif dan inovatif. Adapun kemandirian ekonomi yang dimiliki yaitu usaha pijat, obat herbal, pulsa, dan peralatan listrik offline dan online.