Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERBEDAAN METODE PERMAINAN ULAR TANGGA DAN CERAMAH TERHADAP PENGETAHUAN MENGHADAPI MENSTRUASI Nopitasari, Ruth; Perwiraningtyas, Pertiwi; Trishinta, Sirli Mardiana
Journal of Nursing Care and Biomoleculer Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v5i2.210

Abstract

Pendahuluan: Pengetahuan merupakan domain penting untuk membentuk perilaku. Pengetahuan tentang menstruasi sangat penting diberikan kepada anak perempuan usia sekolah dasar. Anak yang memiliki pengetahuan tentang menstruasi diharapkan dapat merealisasikan dalam kegiatan sehari-hari. Upaya meningkatakan pengetahuan bisa menggunakan berbagai metode dan media yang sesuai seperti  metode ceramah dan permainan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemberian edukasi menstruasi melalui metode permainan ular tangga dan ceramah terhadap pengetahuan siswi tentang menstruasi. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperiment dengan Pre-Test – Post-Test Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas IV dan V di Sekolah Dasar Negeri 1 Landungsari Kota Malang yang belum mengalami menstruasi berjumlah 35 anak dengan teknik Simple Random Sampling didapatkan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil dan Analisis: Hasil uji Wilcoxon  kedua variabel mempunyai pengaruh terhadap pengetahuan, untuk uji Mann Whitney didapatkan perbedaan metode permaianan ular tangga dengan nilai signifikansi 0,006 dan metode ceramah  sebesar 0,022. Maka dapat di simpulkan bahwa metode Permaianan Ular Tangga memiliki pengaruh lebih besar terhadap pengetahuan siswi dalam menghadapi menarche. Diskusi: Meningkatkan pengetahuan melalui metode permainan ular tangga membuat belajar menjadi proses yang menyenangkan. Selain itu, metode tersebut dapat melatih bersikap jujur dan memahami peraturan yang berlaku. 
Early Detection of Mental Disorders and Psychosocial Problems in Students Taking Online Learning during COVID-19 Pandemic Sirli Mardianna Trishinta; Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas; Yanti Rosdiana
Journal of Ners and Midwifery Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v9i1.ART.p005-011

Abstract

The online problems impact from online learning faced by students if not handled immediately will lead to the impact of mental disorders and psychosocial problems that are bigger and more serious. The aim of this study is to conducted early detection of mental disorders and psychosocial problems in nursing students who run online clinical practices during the COVID-19 pandemic at Tribhuwana Tunggadewi University, Malang. This research uses descriptive research with a cross-sectional study approach. That is, data between the independent and dependent variables collected at the same time. The population in this study were all students at Tribhuwana Tunggadewi University Malang, class of 2016, as many as 276 people. Sampling in this study is the total sampling technique is the overall sampling technique. This research used Chi square analytics to test the hypothesis. Result of this study shows that gender is significantly associated with psychological problems (p = 0.038), while gender has no relationship with the use of psychoactive use (p = 0.789), and PTSD (p = 0.551). It is concluded that mental disorders and psychosocial problems (i.e., psychological problem, psychoactive use, PTSD and unidentified psychologicaly) were prevalent among nursing students who run online clinical practice at Tribhuwana Tunggadewi. Students’ gender are associated with psychological problems, while has no associated with psychoactive use and PTSD. This study recommend that faculty authority, health professionals, and other professional related to mental health should play an important role for the prevention and earlier recognition of and intervention for psychosocial problems in nursing students who run online clinical practice during the COVID-19 pandemic.
HUBUNGAN TINGKAT DISABILITAS FISIK DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DENGAN HARGA DIRI PADA ANAK PENYANDANG DISABILITAS FISIK DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) MALANG Desten Welnimus Adu; Esti Widiani; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.338 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.839

Abstract

Setiap orang menginginkan penghargaan positif yang membuatnya merasa berharga meskipun memiliki kekurangan secara fisik maupun psikis. Terpenuhinya harga diri akan menghasilkan sikap optimis dan percaya diri. Disabilitas merupakan hasil interaksi dari keterbatasan yang dialami seseorang melalui fenomena multi dimensi yang terdiri dari fungsi tubuh, keterbatasan aktivitas, hambatan partisipasi dan faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan Tingkat Disabilitas Fisik Dalam Pemenuhan Activity Daily Living Dengan Harga Diri Pada Anak Penyandang Disabilitas Fisik Di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain study corelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penyandang disabilitas yang berada di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Malang yang berjumlah 94 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu sebanyak 48 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian ini menggunakan analisis korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden masuk dalam kategori tingkat disabilitas fisik dengan ketergantungan ringan yaitu sebanyak 18 (38%) responden dan sebagian besar responden masuk dalam kategori harga diri tinggi yaitu sebanyak 39 (81%) responden. Hasil analisis didapatkan nilai Signifikan (Sig.) = 0,000 (p value ≤ 0,05) dan nilai r = 0,783 berarti H1 diterima, artinya terdapat hubungan yang kuat pada Tingkat Disabilitas Fisik Dalam Pemenuhan Activity Daily Living Dengan Harga Diri Pada Anak Penyandang Disabilitas Fisik Di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Malang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP KEMANDIRIAN TOILET TRAINING ANAK USIA 3-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN TLOGOMAS KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Alfonsus Liti; Joko Wiyono; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1194

Abstract

Kemandirian toilet training pada anak merupakan usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol buang air kecil dan buang air besar.Ibu berperan penting dalam melatih kemandirian pada anak karena ibu adalah sosok terdekat dari anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap kemandirian toilet training anak usia 3-6 tahun. Penelitian dilakukan di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang bulan Februari 2018. Populasi sebanyak 42 siswa, sampel sebanyak 30 siswa, pengumpulan data menggunakan kuesioner, teknik purposive sampling. analisa data pada penelitian ini menggunakan spearman rank dengan pendekatan Desain survei analitik cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang sinifikan antara pengetahuan ibu terhadap kemandirian toilet training anak usia 3-6 tahun, nilai p value = 0,027 < α = 0,05, nilai r =0,404 yang menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan Ibu terhadap kemandirian toilet training anak usia 3-6 tahun yang berarti bila tingkat pengetahuan ibu semakin baik maka kemandirian toilet training pada anak semakin baik dan sebaliknya bila tingkat pengetahuan ibu kurang maka kemandirian toilet training pada anak kurang baik. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa tingkat pengetahuan ibu mempunyai dampak terhadap toilet training pada anak. Saran bagi peneliti Selanjutnya adalah kontrak waktu yang pasti dengan keluarga sehingga keluarga mampu fokus pada saat penelitian dilakukan. ABSTRACT Toilet training independence in children is attempt to train children .mother has an important role to teach children independence because mother is the closest figure of the child. The purpose of this research was to know the correlation between knowledge level of independence mother and toilet training independence children in 3-6 years. The research was conducted in dharma wanita persatua kindergarten Tlogomas, Lowokwaru Malang City in February 2018. The population is 42 students, and sample of this study using by purposive sampling technique 30 students. Data collected using questionnaire with Cross sectional approach. The result of this research has a significant relation between knowledge level of mother and toilet training independence children 3-6 years with p-value = 0.027
PENGARUH TERAPI SUPPORTIF GROUP TERHADAP KEMAMPUAN MENGHARDIK PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN Evania Rambu Tatu Wadang; Sirli Mardianna Trishinta; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1940

Abstract

Gangguan jiwa merupakan gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya perilaku dan persepsi salah satunya seperti halusinasi pendengaran. Terapi supportif group merupakan terapi yang diberikan kepada pasien halusinasi pendengaran secara berkelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi supportif group terhadap kemampuan menghardik pada pasien halusinasi pendengaran di Puskesmas Bantur Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 pasien halusinasi pendengaran dengan penentuan sampel penelitian menggunakan accidental sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 pasien yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 15 kelompok perlakuan dan 15 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi kemampuan menghardik. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kemampuan menghardik sebelum diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (86,7%) responden dari kelompok perlakuan dan hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran, sedangkan kemampuan menghardik sesudah diberikan terapi supportif group hampir seluruhnya (80,0%) responden dari kelompok perlakuan mengalami kemampuan menghardik cukup dan sebagian besar (73,3%) responden dari kelompok kontrol mengalami kemampuan menghardik kurang pada pasien halusinasi pendengaran. Hasil uji wilcoxon didapatkan p value= (0,003)
BURNOUT FULL DAY SCHOOL DENGAN TINGKAT STRES PADA SISWA KELAS X DI SMAK FRATERAN MALANG Erwin Dundu Tay; Sirli Mardianna Trishinta; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2014

Abstract

Burnout merupakan keadaan keletihan (exhaustion) fisik dan emosional sehingga menyebabkan stres yang bersumber dari proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout full day school dengan tingkat stres pada siswa kelas X SMAK Frateran Malang. Desain penelitian menggunakan korelatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 53 orang diambil menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian ditemukan bahwa lebih dari separuh responden mengalami burnout kategori tinggi yaitu sebanyak 36 responden (67,9%), lebih dari separuh responden memiliki tingkat stress dengan kategori berat yaitu sebanyak 40 responden (75,5%). Analisis chi square dengan nilai signifikan 0,000 (p value ≤ 0,05) yang berarti ada hubungan antara burnout full day school dengan tingkat stres pada siswa kelas X di SMAK Frateran Malang. Kesimpulan semakin tinggi burnout belajar siswa maka semakin berat pula tingkat stres yang dialami siswa. Saran Peneliti selanjutnya diharapkan meningkatkan karakteristik dari responden sehingga menggambarkan fenomena burnout dan stres pada siswa yang belajar pada sistem full day school. Burnout is a state of physical and emotional exhaustion that causes stress that comes from the learning process. This study aims to determine the relationship between full day school fatigue and stress levels in class X Frateran Malang students. The study design uses correlative. The population in this study was 61 students. The sample used was 53 people taken using simple random sampling. Data analysis using chi square. The results found that more than half of respondents experienced high category burnout of 36 respondents (67.9%), more than half of respondents have stress levels with a heavy category that is as many as 40 respondents (75.5%). Chi square analysis with a significant value of 0,000 (p value ≤ 0.05) which means there is a relationship between burnout full day school with stress levels in class X students at SMAK Frateran Malang. In conclusion the higher the student's fatigue learning, the more severe the stress level experienced by students. Researcher's suggestion is then expected to improve the characteristics of respondents so that they describe the phenomenon of fatigue and stress in students who study in the full-day school system. Keywords: study; emotional; physical; fatigue; mentality; motivation
HUBUNGAN POLA PIKIR PESIMISME DENGAN RESIKO DEPRESI PADA REMAJA Dera Lukita Sari; Esti Widiani; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.523 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1481

Abstract

Gangguan mental terutama emosional masih banyak menyerang penduduk di dunia, di Indonesia sendiri penduduk yang mengalami gangguan mental emosional sebanyak 6%. Penduduk Indonesia sebagian besar memiliki resiko depresi yang termasuk dalam gangguan mental emosional. Resiko depresi sering terjadi pada usia remaja, dimana hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor salahsatunya adalah pola pikir pesimisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola pikir pesimisme dengan resiko depresi pada remaja di SMP PGRI 03 Malang. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional, dimana jumlah populasi 60 orang, dan sampel 60 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Beck Hopelessnness Scale (BHS) dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS), yang dianalisis menggunakan uji korelasi spearman rank (Rho). Hasil penelitian ini didapatkan remaja yang mempunyai pola pikir pesimisme sebagian besar ringan yaitu 30 orang (50%), remaja yang mempunyai resiko depresi sebagian besar normal yaitu 36 orang (60%). Hasil dari analisis korelasi spearman rank (Rho) diperoleh nilai Rho = 0,502, didapatkan nilai ρ-value (signifikansi) sebesar 0,000 < α 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara pola pikir pesimisme dengan resiko depresi pada remaja di SMP PGRI 3 Malang. Disarankan peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang pola pikir pesimisme pada kelompok usia lain seperti usia dewasa maupun lansia. Selain itu peneliti selanjutnya disarankan untuk memperhatikan faktor lain yang dapat menyebabkan remaja mempunyai pola pikir pesimisme. ABSTRACT Emotional mental disorders are experiencing by many people in the world. In Indonesia own 6% of the inhabitants who experiencing emotional mental disorders. Some of people in Indonesia hasrisk of depression that are included in the emotional mental disorders. The rick of depression often occur in the age of the adolescents, where this can be causedby several factors, one of them is pessimism mindset. This research aims to know the relationship of pessimism mindset with the risk of depression in teenagers at junior high school of PGRI 3 Malang. The design of this research is descriptive correlation, with cross sectional, approach the population of this research is 60 people, and the sample is 60 people, with total sampling technique. Data was collected by Beck Hopelessnness Scale (BHS)and Depression Anxiety Stress Scale (DASS) questionnaires, which analyzed by using spearman rank correlation test (Rho). The results obtained by teens who had majority mild pessimism mindset majority was 30 people (50%), mast of teens who had a risk of depression was normal in the mount of 36 people (60%). Spearman rank correlations (Rho) obtained the value of Rho = 0.502, with obtained a value of ρ-value (significant) of 0.000
PENGARUH WARM BATH TERHADAP KELELAHAN PADA ATLET FUTSAL N’VIOR DI CHAMPION TLOGOMAS MALANG Charolin Viny Potindingo; Ragil Catur Adi W.; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1981

Abstract

Atlet futsal mempunyai kegiatan latihan dan turnamen yang dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan merupakan suatu fenomena fisiologis, yang terjadi pada keadaan penurunan toleransi terhadap kerja fisik. Penatalaksanaan kelelahan yang dapat dilakukan Atlet Futsal seperti warm bath merupakan mandi yang menggunakan air hangat dengan suhu 37-40ºC selama 10-30 menit untuk membantu tubuh berelaksasi sehingga fisik dan psikis relaksasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada Atlet Futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental dengan pretest-posttest with contol group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 Atlet Futsal dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 24 Atlet Futsal yang di bagi menjadi dua kelompok yaitu 12 orang kelompok perlakuan dan 12 orang kelompok kontrol. Instrumen data menggunakan lembar kuesioner fatigue assesment scale. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji marginal homogeneity dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum pemberian warm bath hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok perlakuan dan kontrol mengalami kelelahan, sedangkan sesudah pemberian warm bath hampir seluruhnya (83,3%) responden dari kelompok perlakuan tidak kelelahan dan hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok kontrol mengalami kelelahan. Hasil uji marginal homogeneity didapatkan p value= (0,001) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada atlet futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya menambah sampel penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam pengukuran pengaruh warm bath terhadap penurunan kelelahan. Futsal athlete has exercise and tournament work than can make fatigue. Fatigue is a physiological phenomenon, a process of decreased tolerance of physical work. Fatigue management that can be done Futsal athletes such as warm bath is a bath that uses warm water with a temperature of 37-40ºC for 10-30 minutes to help the body relax so that physical and psychological relaxation. The aim of the study was to determine the effect of warm bath on fatigue in N'vior Futsal Athletes at Champion Tlogomas Malang. The research design used an experimental quasi design with pretest-posttest with contol group design. The population in this study were 30 Futsal Athletes with the determination of the research sample used by simple random sampling so that there were 24 samples of Futsal Athletes divided into two groups: 12 treatment groups and 12 control groups. Data collection techniques using instrumentation sheet fatigue assessment scale. Data was analyzed by marginal homogeneity with SPSS. The results of the study proved that before warm bath, almost all (91.7%) respondents from the treatment and control groups experienced fatigue, while after warm bath, almost all (83.3%) of the respondents from the treatment group were not exhausted and almost all (91.7%) respondents from the control group experienced fatigue. Marginal homogeneity test results obtained p value = (0.001)
Efektivitas Penerapan Terapi Musik Mozart (Violin Concerto) Terhadap Nyeri Haid Primer Yohana Bila Rangga; Sirli Mardianna Trishinta; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.059 KB) | DOI: 10.33366/nn.v5i2.2283

Abstract

Menstrual pain is a symptom that occurs when hormone progesterone in the body is in balanced which can relief with classical music therapy. The purpose of this study was to determine the effect of Mozart music therapy on primary menstrual pain in students of the nursing Program at Tribuwana Tunggadewi University Malang. The research Science design used one-group pre-post test design. Samples are Student of Nursing Science program of UNITRI bortch 2020 which experienced menstrual used or primary menstrual pain amounted 30 people. Data collecting used purposive sampling. Instrument research used by observation level pain or NRS (numerical rating scale). Data analyzed by Marginal Homogeneity Test. The result of the study prove almost half the of student of nursing science program at tribhuwana tunggadewi university malang batch 2020 said the experienced level of primary menstruasi pain are very severe and most of them experienced severe  level of paint. The result of marginal homogeneity test obtained ñvalue: (0,000) (0,005) so that there is on effect of therapy classical music mozart against primary menstrual pain on Student of Nursing Science Program At Tribhuwana Tunggadewi University Malang. Batch 2020. Based on this research, it is hoped that further researchers can ensure other factors that reduce the level of primary menstrual pain
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KONFLIK INTERPERSONAL SISWA SLTP YANG AKAN MENGHADAPI UJIAN SEMESTER GENAP Sonny Sujatmiko Setyawan; Esti Widiani; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.465 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.684

Abstract

Konflik interpersonal salah satunya dapat disebabkan karena kecemasan. Ujian semester genap menyebabkan kecemasan bagi siswa yang akan berdampak pada terjadinya konflik interpersonal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kecemasan dengan konflik interpersonal siswa SMP PGRI 1 Wagir yang akan menghadapi ujian semester genap. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 responden, yang diambil dengan caratotal sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan Rating scale, data dianalisa menggunakan uji korelasi Spearman-Rank dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebanyak 46 (76,7%) siswa yang akan menghadapi ujian semester genap mengalami kecemasan sedang dan sebagian besar responden sebanyak lebih dari separuh 38 (63,3%) siswa yang akan menghadapi ujian semester genap sering mengalami konflik interpersonal. Berdasarkan hasil uji spearmanrank, hasil yang didapatkan ρ-value 0,003< 0,050 yang artinya H1 diterima, berarti ada hubungan kecemasan dengan konflik interpersonal siswayang akan menghadapi ujian semester genapdi SMP PGRI 1 Wagir. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada siswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian semester genap agar tidak terjadi kecemasan yang sedang pada diri siswa dalam menghadapi ujian semester genap.