Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Listening Skills of Class IV Students in Science Subject Erna Yuliana; Rahman Rahman; Indra Suhendra
International Conference on Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2020): Proceedings The 2nd International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.518 KB)

Abstract

Listening skills is one of the important language skills mastered by students because it can facilitate students in understanding the subject matter. Based on the results of interviews with teachers and students, data was obtained that fourth grade students at SD Cerdas Mulia Ekselensia had difficulties when listening to texts with science subject matter, with this background the study tried to help facilitate students and teachers by using one of the listening learning models. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of written test results, interviews and direct observation. The results of the study based on the results of the written test obtained as many as 80% of students get scores with a range of 90-100, 10% of students get grades ranging from 80-89 and 10% of students get scores with a range of 70-79
KAJIAN SISTEM SEKOLAH SEHARI PENUH (FULL DAY SCHOOL) DI SMAN 11 MAKASSAR Irayasa, Kadek; Maddatuang, Maddatuang; Suprapta, Suprapta; Farid, A.M. Miftah; Alfian, Ian; Rahman, Rahman
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Nalar Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.655 KB) | DOI: 10.26858/jnp.v7i1.9392

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem full day school di SMAN 11 Makassar. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, wakil kepala sekolah bagian hubungan masyarakat, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, guru, dan peserta didik. Teknik sampling yaitu purposive sampling, snowball sampling, dan insidental sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan uji keabsahan data. Hasil penelitian yaitu implementasi full day school di SMAN 11 Makassar melebihi ketetapkan waktu dalam Permendikbud No 23 Tahun 2017. Pelaksanaan full day school terdiri dari kegiatan harian, mingguan, insidental, dan tahunan. Faktor penghambat yaitu sarana dan prasarana, kurangnya inovasi pembelajaran, latar belakang peserta didik, jumlah guru dan siswa belum sebanding, sekolah belum bekerjasama lembaga pendidikan, dan kelelahan. Faktor pendukung yaitu sarana proyektor tiap guru, dan sarana laboratorium fisika, kimia, biologi, komputer, dan bahasa.
Teaching Arabic in the Dormitory of Ma’had Jami’i of State Islamic University in Bandung: Toward a Total Immersion Abdurahman, Maman; Rahman, Rahman; Sa’diah, Ely
EDUCARE Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : EDUCARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.192 KB)

Abstract

ABSTRACT: Arabic is indispensably necessary, especially in the Muslim-majority in Indonesia. However, it takes a lot of time to acquire Arabic, since there are various linguistic branches to learn for anyone who wishes to fluently understand it. On the top of that, Arabic has different characteristics from those of the Indonesian language. The present study was based on the results of a preliminary study that show a significant lack of Arabic teaching innovation, when compared with the teaching of other foreign languages, especially English. The purpose was to figure out the concept of Arabic teaching in the “Ma’had Jami’i” in terms of its objective, process, evaluation, issues, and challenges. To this end, an embedded case study was carried out. The data sources included informants, teaching activities, and documents. The data were analyzed using data source triangulation and an interactive model of method triangulation. The results show that the objective of Arabic teaching was to equip students with Arabic knowledge and skills in order for them to be able to keep up with the lesson and practice Arabic in university classrooms; the teaching process was theory and practice-oriented to create a conducive language learning environment; the evaluation was conducted through written and performance tests during the placement test, midterm test, and final test; and the teaching challenges lay in the psychological, educational, and social aspects. It is recommended that further studies deal with students’ interactions, second language acquisition, interference problem, and teaching components, specifically in the context of language dormitory.KEY WORDS:  Second Language Acquisition; “Ma’had Jami’i” Dormitory; Arabic Teaching Innovation; Students of Islamic State University; Total Immersion.  About the Authors: Prof. Dr. Maman Abdurahman, Prof. Dr. Rahman, and Dr. Ely Sa’diah are the Lecturers at the Faculty of Language and Literature Education UPI (Indonesia University of Education), Jalan Dr. Setiabudhi No.229 Bandung 40154, West Java, Indonesia. For academic interests, corresponding author is: mamanabdurrahman@upi.eduSuggested Citation: Abdurahman, Maman, Rahman & Ely Sa’diah. (2018). “Teaching Arabic in the Dormitory of Ma’had Jami’i of State Islamic University in Bandung: Toward a Total Immersion” in EDUCARE: International Journal for Educational Studies, Volume 10(2), February, pp.75-86. Bandung, Indonesia and BS Begawan, Brunei Darussalam: Minda Masagi Press owned by ASPENSI and BRIMAN Institute, ISSN 1979-7877. Article Timeline: Accepted (November 16, 2017); Revised (January 5, 2018); and Published (February 28, 2018).
PENGARUH METODE GIST TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI SISWA SEKOLAH Prawiyogi, Anggy Giri; Rosalina, Annita; Rahman, Rahman
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 1 (2018): Metodik Didaktik Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i1.11814

Abstract

Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti menunjukan rendahnya kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara metode GIST terhadap kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi  siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-postest control group design. Penelitian dilakukan di kelas IV SDIT Cendekia Purwakarta sebanyak 96 orang, masing-masing 48 orang kelas eksperimen dan 48 orang kelas kontrol. Dengan menggunakan instrument pretest, postest, angket dan lembar observasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah : a) proses pembelajaran dengan menggunakan metode GIST mendapatkan hasil belajar yang tinggi ; b) kemampuan membaca pemahaman di kelas kontrol pada kategori rendah sedangkan di kelas eksperimen pada kategori sedang; c) kemampuan menulis eksposisi di kelas kontrol pada kategori rendah sedangkan di kelas eksperimen pada kategori sedang. Hal ini menunjukan dengan menggunakan metode GIST memberikan pengaruh yang positif terhadap  kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi. Sehingga direkomendasikan untuk diterapkan di kelas tinggi dengan berbantuan media proyektor untuk mengasah keterampilan guru dalam penggunaan teknologi.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DAN COOPERATIVE SCRIPT(CS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Humairoh, Siti; Rahman, Rahman
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 11, No 1 (2016): Metodik Didaktik Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v11i1.3782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan model  Cooperative Script terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.  Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain yang digunakan adalah “prstest-posttest two treatment desaign”. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Karangreja 04 Kabupaten Bekasi. Teknik pengambilan sampel  yaitu dengan teknik sampling jenuh dimana semua populasi dijadikan sampel. Intrumen yang digunakan berupa prates dan pascates dan lembar observasi. Sistem pengolahan data ini menggunakan software SPSS16.0 dan Microsoft Excel 2007. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah: (1) Penerapan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran membaca dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, (2) Model Cooperative Script dalam pembelajaran membaca dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, (3) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa antara siswa yang mendapatkan pembelajaran membaca pemahaman dengan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan siswa yang mendapatkan pembelajaran membaca pemahaman dngan model Cooperative Script. (4)  Peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan model  Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) lebih tinggi dibandingkan dengan model Cooperative Script.
A MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN BERBANTUAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERNUANSA MODEL INTERACTIVE-COMPENSATORY. Puspita, Ryan Dwi; `, Rahman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Desember 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.402 KB) | DOI: 10.23969/jp.v2i2.557

Abstract

ABSTRACT Based on the preliminary study, it revealed that the 5th grade students in some elementary schools in Bandung Regency had low ability to perform reading comprehension. This can be seen from students’ low ability to express explicit meanings, define main idea, search for keywords, retell the contents of the text with their own words, create a concept map, and understand the message of the author. Based on this finding, there is a need to develop instructional devices based on specific learning models to improve reading comprehension. The purpose of this study was to examine the effect of using integrated thematic instructional based on Interactive-Compensatory Model (ICM) to improve reading comprehension among 5th grade students. This study applied quasi-eksperiment method. This study used sample of 123 students of 5th graders in 2 elementary schools. The results of this study show that the use of instructional based on ICM had significant effect on improving reading comprehension of informational text among grade 5 elementary school students. This was evidenced by the difference of students’ reading comprehension ability before and after learning by using thematic and integrated instructional based on ICM. Keywords: Interactive-Compensatory Model, Instructional Integrated and Thematic, Reading Comprehension ABSTRAK Hasil observasi menunjukkan siswa kelas 5 di beberapa sekolah dasar di Kabupaten Bandung memiliki kemampuan membaca pemahaman yang lemah. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya kemampuan siswa dalam mengungkapkan makna yang tersurat, menentukan pokok pikiran, mencari kata kunci, menceritakan kembali isi teks dengan kata-kata sendiri, membuat peta konsep, dan memahami pesan penulis. Berdasarkan data ini, maka diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis model pembelajaran khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh penggunaan perangkat pembelajaran tematik terpadu berbasis model Interactive-Compensatory untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi. Penelitian ini menggunakan sampel 123 siswa kelas 5 di dua sekolah dasar . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran tematik terpadu bernuansa model Interactive-Compensatory berpengaruh signifikan pada peningkatan kemampuan membaca pemahaman teks informasi siswa kelas 5 sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa pada saat sebelum dan pada saat sesudah pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran tematik terpadu bernuansa model Interactive-Compensatory. Kata Kunci: Membaca Pemahaman, Pembelajaran Tematik Terpadu, Model Interactive-Compensatory.
Ontologi Blockchain Pada Karya Tulis Puisi Di Pendidikan Sekolah Dasar : Metode Merkle Root Prawiyogi, Anggy Giri; Rahman, Rahman; Sastromiharjo, Andoyo; Sulistiawati, Sulistiawati; Aini, Qurotul
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol 13, No 1 (2021): CSRID FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid.13.1.2021.24-34

Abstract

Saat ini dunia sedang menyaksikan pergeseran yang berbahaya dalam epidemi muncul SARS-CoV-2, agen kausatif (COVID-19) coronavirus. Infeksi COVID-19, dan angka kematian yang dilaporkan oleh World Health Organization (WHO) tentang epidemi COVID-19 ini memperkirakan meningkatnya ancaman terhadap kehidupan masyarakat dan ekonomi negara. Teknologi Blockchain memiliki potensi untuk merevolusi banyak industri, dikenal dengan tren digitalisasi berskala besar yang berperan penting dalam berbagai organisasi, khususnya dalam lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan berperan penting untuk mencerdaskan generasi bangsa, sejajar dengan jaringan digital, jaringan produksi dan inovasi pasar pintar yang meliputi teknologi mendefinisikan ulang seluruh desain pembelajaran sosial belajar mengajar dan proses evaluasi dalam pendidikan dasar. Prestasi belajar pelajar dalam bentuk karya baca tulis puisi maupun transkrip atau sertifikat merupakan salah satu bentuk penting dalam konteks pengarsipan digital untuk memverifikasi adanya keaslian pada sebuah dokumen pada instansi pendidikan. Kurangnya perhatian masyarakat mempengaruhi ketidaktahuan dalam kemajuan teknologi blockchain yang memiliki keunggulan luar biasa, yang sangat mempengaruhi dalam kemajuan pada lembaga pendidikan. Penelitian ini mencakup pembahasan melalui ontologi dalam pemanfaatan metode merkle root untuk memberikan solusi terhadap masalah kurangnya edukasi dalam karya baca tulis puisi yang merupakan bagian terpenting dalam bidang pendidikan dan juga penerapan sertifikat dalam blockchain, yang ditandai dengan proses yang lambat dan ruang penyimpanan yang sangat minim. Penelitian ini menjadi solusi dalam memverifikasi keaslian dalam sebuah karya baca tulis puisi pengarsipan sertifikat dengan metode merkle root yang menyajikan ruang penyimpanan yang fleksibel dalam skala besar.
Teknik Permainan Kartu Memo dalam Pembelajaran Aksara Sunda Farid, Muhamad; Rahman, Rahman; Kuswari, Usep
LOKABASA Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10, No. 2, Oktober 2019
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v10i2.21358

Abstract

The background of this study is the lack of students’ ability to write Sundanese writing. This study has a purpose to describe students’ writing ability towards Sundanese writing based on the form, grammatical writing, also manners before using memo cards game students’ writing ability towards Sundanese writing based on the form, grammatical writing, also manners after using memo cards game the effectiveness of memo cards game to help increasing the students’ writing ability in Sundanese writing based on the form, grammatical writing, and also manners. Using the quasi-experimental research and one-group pretest and posttest design. This study collected the data using tests to the Junior High School students grade VII-A in SMPN 2 Lembang, academic year 2018/2019 which is 37 students. The results show that: 1) students’ writing ability towards Sundanese writing before using memo cards game is about 60,13 from the 70 of passing grade; 2) students’ writing ability towards Sundanese writing after using memo cards game increase to 74,66; and 3) there is a significant difference between the students’ writing before using memo cards game and after using memo cards game. We can see from the hypothesis experiment that the value of Asimp. Sig (2-Tailed) is 0,000. We can conclude that the memo card game technique can mrove the writing skills of Sundanese grade VII-A junior high school student in academic year 2018/2019.AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan dalam menulis aksara Sunda siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang taun ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis aksara Sunda siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan kartu memo berdasarkan bentuk, tatacara penulisan, serta kaidah-kaidahnya, dan perbedaan yang signifikan kemampuan menulis aksara Sunda sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan kartu memo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kuasi eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest and posttest. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan tes kepada siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang tahun ajar 2018/2019 yang berjumlah 37 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa, (1) kemampuan siswa menulis aksara Sunda sebelum menggunakan teknik permainan kartu memo adalah sebesar 60,13, (2) kemampuan siswa menulis aksara Sunda setelah menggunakan teknik permainan kartu memo adalah sebesar 74,66 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis siswa terhadap aksara Sunda sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan  kartu memo. Hal tersebut dapat kita lihat dari uji hipotesis bahwa nilai Asimp. Sig (2-Tailed) sebesar 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Teknik Permainan Kartu Memo dapat meningkatkan kemampuan menulis aksara Sunda siswa SMPN 2 Lembang tahun ajaran 2018/2019.Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan dalam menulis aksara Sunda siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang taun ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis aksara Sunda siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan kartu memo berdasarkan bentuk, tatacara penulisan, serta kaidah-kaidahnya, dan perbedaan yang signifikan kemampuan menulis aksara Sunda sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan kartu memo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kuasi eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest and posttest. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan tes kepada siswa kelas VII-A SMPN 2 Lembang tahun ajar 2018/2019 yang berjumlah 37 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa, (1) kemampuan siswa menulis aksara Sunda sebelum menggunakan teknik permainan kartu memo adalah sebesar 60,13, (2) kemampuan siswa menulis aksara Sunda setelah menggunakan teknik permainan kartu memo adalah sebesar 74,66 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis siswa terhadap aksara Sunda sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan  kartu memo. Hal tersebut dapat kita lihat dari uji hipotesis bahwa nilai Asimp. Sig (2-Tailed) sebesar 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Teknik Permainan Kartu Memo dapat meningkatkan kemampuan menulis aksara Sunda siswa SMPN 2 Lembang tahun ajaran 2018/2019.
Model Explicit Intruction dalam Materi Kawih Sunda Nadia, Cica Zahra; Rahman, Rahman
LOKABASA Vol 11, No 1 (2020): Vol. 11 No. 1, April 2020
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v11i1.25161

Abstract

This research is motivated by the lack of students' abilities in Sundanese. The purpose of this study is to describe the ability of ngawih before and after using the Explicit Intruction model, whether or not increasing after using the Explicit Intruction model, as well as describing the difference between the ngawih ability before and after using the Explicit Intruction model. The method used in this study is a quasi-experimental method, to students of class XI KPU-2 SMK Negeri 12 Bandung by using a pre-test and post-test design. Based on the results of research conducted, the average before using the Explicit Intruction model is (30.14) which proves that students are not capable of being incompetent, while the average after using the Explicit Intruction model is (75.88) which proves students are capable of being incompetent. Based on the statistical test results the significance value (Sig.2-tailed) is (0,000 0.5) or less than 0.5. Thus, H1 is accepted and H0 is rejected. This means that there is a significant difference between the ability to appear before and after using the Explicit Instruction model. This shows that the Explicit Intruction learning model can improve the Sundanese ngawih ability of class XI KPU-2 students of SMK Negeri 12 Bandung in Academic Year 2018/2019. AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam ngawih Sunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan ngawih sebelum dan setelah menggunakan model Explicit Intruction, meningkat atau tidaknya setelah menggunakan model Explicit Intruction, serta mendeskripsikan perbedaan antara kemampuan ngawih sebelum dan setelah menggunakan model Explicit Intruction. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuasi eksperimen, kepada siswa kelas XI KPU-2 SMK Negeri 12 Bandung dengan menggunakan desain pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan, rata –rata sebelum menggunakan model Explicit Intruction adalah (30,14) yang membuktikan bahwa siswa belum mampu ngawih, sedangkan rata-rata setelah menggunakan model Explicit Intruction adalah (75,88) yang membuktikan siswa mampu ngawih. Berdasarkan hasil uji statistika nilai signifikansi (Sig.2-tailed) yaitu (0,0000,5) atau kurang dari 0,5. Dengan demikian, H1 diterima serta H0 ditolak. Artinya ada perbedaan yang signifikan anatar kemampuan ngawih sebelum dan setelah menggunakan model Explicit Intruction. Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran Explicit Intruction dapat meningkatkan kemampuan ngawih Sunda siswa kelas XI KPU-2 SMK Negeri 12 Bandung Tahun Ajaran 2018/2019.
Improved Speaking Skills through The Use of Models of Example Non Example in Students of Grade III Students Elementary School Nurwaeni, Wiwin; Cahyani, Isah; Rahman, Rahman
International Conference on Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2020): Proceedings The 2nd International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.588 KB)

Abstract

Speaking skills is a skill that students must master in the 21st century today. This class action study was conducted for 2 cycles with the aim to improve the speech skills of grade III students in elementary school. The subject in this study was a grade III student at SDN 4 Sirnajaya district of Tarogong Kaler Garut Regency, amounting to 19 students consisting of 10 men and 9 women. Data collection methods are conducted by means of tests, interviews, and observations. Listen to data analysis using qualitative and quantitative data analysis techniques. The results showed that there was an increase in the speaking skills of the initial condition or pre-cycle, cycle I through cycle II. At the initial condition or pre-cycle the average value of the students ' speaking ability of 59.21 with a new tunity reaches 22.82%. On the I cycle with the use of model example non example averaging the average speaking ability of students rose to 75.39 with new tunity reaching 47.37%, while on the cycle II the average value of the students ' speaking ability to be 79.51 with a complete determination of 84.22%. Based on the results then the problem formulation in this research can be answered that the use of model example non example can improve the skill of speaking grade III students Elementary School