Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI PENGEMBANGAN ALAT PERAGA GAYA LORENTZ [IMPROVING STUDENTS’ COGNITIVE LEARNING OUTCOMES THROUGH DEVELOPMENT OF LORENTZ FORCE TOOLS] Lia Sianipar; Sunaryo Sunaryo; I Made Astra
Polyglot Vol 16, No 2 (2020): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v16i2.2390

Abstract

Based on the results of the distribution of questionnaires to students and interviews with physics teachers, there are two things that the author found. The first is students still have difficulty in determining the direction of Lorentz force and the second is the availibility of tools for Lorentz force practicums at school is still a separate component. So, it is necessary to develop Lorentz force media that can overcome both problems. The purpose of this study is to improve students' cognition through developing Lorentz force tools. The research and development (R&D) of the Borg and Gall model is the methodology applied in this study. The research instrument used was the test instrument. The results of the development of tools is validated by material experts, media experts, and Physics teachers. The validity of the Lorentz force tools is calculated using the product moment formula, reliability is calculated using the KR-20 formula. The results of data analysis in the experimental class, obtained an average score of pretest of 29.17, grooming post-test average of 82.78. From these data, it can be concluded that the development of Lorentz force tools  can improve students’ learning outcomes in the cognitive aspect.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Berdasarkan dari hasil penyebaran angket kepada siswa dan wawancara terhadap guru Fisika ada dua hal yang penulis temukan. Pertama masih ditemukan siswa yang kesulitan dalam menentukan arah gaya Lorentz dan yang kedua KIT praktikum gaya Lorentz yang tersedia di sekolah  masih dalam komponen yang terpisah. Sehingga perlu adanya pengembangan media gaya Lorentz yang dapat mengatasi kedua permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kognitif siswa melalui  pengembangan alat peraga gaya Lorentz. Penelitian dan pengembangan (R & D) model Borg and Gall merupakan metodologi yang diterapkan pada penelitian ini. Instrumen penelitian  yang digunakan instrumen tes. Hasil pengembangan alat peraga divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan guru Fisika. Validitas alat peraga gaya Lorentz dihitung dengan menggunakan rumus product Moment, reliabilitas  dihitung dengan menggunakan rumus KR-20. Hasil dari analisis data pada kelas eksperimen, diperoleh skor rata-rata pre-test sebesar 29,17, dan rata-rata post-test82,78. Dari data tersebut dapat simpulkan melalui pengembangan alat peraga gaya Lorentz mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif.
PERANAN MUSEUM DALAM BIDANG KESENIRUPAAN Sunaryo Sunaryo
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 24 No XV (2011): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.75 KB) | DOI: 10.21009/PIP.242.8

Abstract

Museum is one of public facilities preserving a collection of cultural heritage from the past to the present time which can be also used for learning purposes. This research aims at knowing and describing how a museum can be benefitted as a learning resource. The research was conducted at Museum Fatahillah in Kota Tua, Jakarta. This museum contains a number of prehistoric collection. Three questions were raised in this research: how the Museum organizes the art works, how is the quality and the quantity of the works on the display, and how the museum can be used as a learning resource. The data was collected by using observation, interview, document study techniques and was analyzed qualitatively to answer the research questions. The research findings indicate the Museum has a variety of art collection well organized on display, the collection has cultural value and can be benefitted as a learning resource.
PENGARUH PENGETAHUAN TENTANG ISU – ISU LINGKUNGAN DAN KEPRIBADIAN (INTROVERT-EKSTROVERT) TERHADAP PERILAKU BERTANGGUNGJAWAB LINGKUNGAN DI SMAN 1 BEKASI Ariksrikiana Ariksrikiana; Suwirman Nuryadin; Sunaryo Sunaryo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Vol 19 No 1 (2018): PLPB: Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, Volume 19 Nomo
Publisher : Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.392 KB) | DOI: 10.21009/PLPB.191.04

Abstract

This study aims to determine the effect of knowledge on environmental issues and personality (introverts) towards environmentally responsible behavior. The method used in this study is an ex-post-facto study. This study was conducted at SMAN 1 Bekasi, with 40 respondents Students.Research and development has been applied by involving 40 people as sample,each for treatment and control group Instrumet for measuring people knowleage has been developed in true-false format with reability research results revealed that there was significant difference of people knowleage between post and pre-test in treatment group between treatment and control group gain-scores. These indicated that instructional package was able to improve effectively people knowleage abaut natural reasource conservasion.sasi culture has been proven to be one of traditional heritages which influence people way of live howto harmonioussly with nature.it has been also strengthened by a intergrating it with ecological concepts in an intsructional package this product could be disseminated for young generation as what expected by sustainable development, The results of the study show that there is an influence of environmental issues on the personality of environmentally responsible behavior. The conclusion that knowledge of environmental issues is not alone affects the environmentally responsible but also depends on the personality (introvert and extrovert) hali it can also be seen in the findings.
HOTS-AEP OF CLIMATE CHANGE (HOTS-AEPCC) DAN TOPIK BIOTEKNOLOGI UNTUK EKOPEDAGOGIK PADA PEMBELAJARAN IPA Ilmi Zajuli Ichsan; Ahman Sya; Sunaryo Sunaryo; Achmad Husen; Diana Vivanti Sigit; Yosi Laila Rahmi; Miza Nina Adlini; Titin Titin; Nurfadhilah Nurfadhilah
Jurnal Biotek Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jb.v9i1.21101

Abstract

Climate change is a phenomenon that discusses in one of the topics of Science (IPA) that could be integrated with biotechnology. The topic might be studied further in terms of ecopedagogy. The purpose of this study was to measure HOTS with the Higher Order Thinking Assessment instrument based on the Environmental Problem of Climate Change (HOTS-AEPCC) and to analyze the relationship between ecopedagogy and biotechnology. The method used in this research was descriptive with the data collection technique using a survey. The results indicated that the students' HOTS scores as measured by HOTS-AEPCC were still in the low category. Therefore, the results of the analysis showed that the topic of biotechnology in science learning was suitable. It assumed that ecopedagogy could combine with biotechnology. This study concludes that the students' HOTS score is still low. Therefore it is necessary to develop science learning oriented to climate change.
HAMBATAN DAN TANTANGAN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA DI ERA OTONOMI KHUSUS PAPUA Alfasisromarakap Alfasisromarakap; Ahman Ahman; Sunaryo Sunaryo; Achmad Achmad; Husen Husen; I Made Astra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1870

Abstract

Hambatan dan Tantangan Profil Penyelenggaraan Pendidikan Kabupaten Biak-Numfor di Era Otonomi Khusus Papua merupakan salah satu kajian yang dilakukan di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah tokoh-tokoh kunci yang mengetahui perkembangan pendidikan di kabupaten Biak-Numfor, seperti Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak-Numfor,Ketua dan staf Bappeda Biak-Numfor, pengawas dan guru senior yang dipandang penulis memahami situasi dan perkembangan pendidikan di Kabupaten Biak-Numfor. Selain hasil wawancara, penulis juga melengkapi penelitian ini dengan merujuk data sekunder berupa publikasi dari badan pusat statistik setempat sebagai acuan tambahan menganalisis data.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode ini dipilih karena penelitian ini lebih banyak dielaborasi dari informasi yang diperoleh dari para informan kunci yang diwawancarai.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada potensi daerah berupa sumber alam dan sumber daya manusia di daerah Biak Numfor yang kurang dimaksimalkan dalam pengembangan bidang pendidikan di kabupaten ini sehingga menimbulkan kendala dalam pengelolaan bidang pendididikan. Seperti, kurangnya guru di berbagai jenjang pendidikan, kurangnya, peningkatan kompetensi guru, rendahnya kesejahteraan guru, lemahnya pengawasan terhadap perkembangan pendidikan di setiap jenjang pendidikan, kurangnya dukungan masyarakat, terbatasnya dukungan sarana dan prasarana pendidikan, pembangunan fisik sekolah yang lebih banyak dari peserta didik, minimnya koordinasi antara pusat.
Implementasi Media Video Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Terintegrasi IPA untuk Siswa Sekolah Dasar pada Platform Youtube Mohammad Fahmi Nugraha; Ahman Sya; Sunaryo Sunaryo; Achmad Husen; Budi Hendrawan; Agung Purwanto
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2b (2021): Vol. 5 No. 2b (2021): Edisi 2nd Seminar Nasional Pendidikan Dasar (Senada) Per
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.089 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v5i2b.1284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Media Video Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Terintegrasi IPA untuk Siswa Sekolah Dasar pada Platform Youtube. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian kepustakaan (library research) dengan mengkaji implementasi media video pembelajaran pendidikan lingkungan hidup terintegrasi IPA untuk siswa sekolah dasar pada platform youtube. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mereduksi dokumen berupa laporan-laporan, berita-berita serta artikel-artikel penelitian baik nasional maupun internasional yang berkaitan dengan topik artikel penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video pembelajaran pendidikan lingkungan terintegrasi IPA yang diunggah ke youtube dapat memudahkan guru dan siswa dalam mencari bahan terkait materi yang disampaikan. Selain menyimak video pembelajaran, penggunaan platform youtube sebagai media pembelajaran dapat menjadi media edukasi untuk anak dimana dalam penggunaannya anak diajarkan cara menggunakan teknologi dengan baik sebagai penunjang untuk belajarnya.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) FISIKA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGH ORDER THINKING SKILL) SISWA SMA Wulandari Fitriani; Fauzi Bakri; Sunaryo Sunaryo
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.264 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i1.4901

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan lembar kerja siswa (LKS) dalam mata pelajaranFisika yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skill)Siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Developmentdengan pendekatan model Dick and Carey, yang dilakukan dari langkah pertama sampai langkahkesembilan. Pengembangan LKS (student worksheet) sudah sampai pada langkah evaluasi formatif yangdilakukan melalui validasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Ahli materi memvalidasikelayakan isi materi dan kebahasaan. Ahli media memvalidasi kelayakan format sampul, format LKS secaramenyeluruh, gambar, dan pendukung LKS. Ahli pembelajaran memvalidasi strategi praktikum dankomponen HOTS. Hasil validasi memberikan bahwa LKS yang dikembangkan sudah layak secara materi,media, dan pembelajaran dengan skala penilaian rata-rata di atas 85% yang dikategorikan sangat baik
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN PhET INTERACTIVE SIMULATIONS PADA MATERI HUKUM NEWTON Akbar Perdana; Siswoyo Siswoyo; Sunaryo Sunaryo
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.139 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i1.4908

Abstract

Fisika merupakan pelajaran yang harus seimbang antara teori dan eksperimen. Untuk eksperimen salahsatu yang dapat digunakan adalah dengan virtual laboratorium, khususnya simulasi PhET. Dalammenggunakan PhET tentunya diperlukan sebuah penuntun ataupun lembar kerja siswa (LKS). Tujuan daripenelitian ini adalah mengembangkan dan menghasilkan lembar kerja siswa berbasis discovery learningberbantuan PhET Interactive Simulations pada materi Hukum Newton. Penelitian ini dilakukan di JurusanFisika FMIPA UNJ dan uji coba terbatas dilakukan terhadap siswa SMAN 15 Bekasi kelas X. Penelitian inimenggunakan pendekatan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) untukmenganalisis, mendesain, mengembangkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi LKS. Data diperolehmelalui angket analisis kebutuhan, hasil validasi ahli, hasil pretest dan postest, dan dokumentasi.
Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Menggunakan ZilLearn pada Pelajaran Fisika SMA Kelas XI Materi Fluida Statis dengan Pendekatan Kontekstual Raden Muhammad Jachfikri Ammar; Hadi Nasbey; Sunaryo Sunaryo
Lontar Physics Today Vol 2, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v2i1.14463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif menggunakan ZilLearn pada pelajaran fisika materi fluida statis dengan pendekatan kontekstual. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Langkah-langkah pada pengembangan ini adalah melakukan analisis kebutuhan, membuat rancangan produk, melakukan uji validasi produk kepada para ahli, melakukan uji coba produk kepada peserta didik serta pendidik, dan melakukan evaluasi. Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan di sembilan SMA di Jakarta berupa kuesioner yang telah direspon oleh 45 siswa kelas X, XI, dan XII, 82,6% siswa mengatakan pelajaran fisika itu sulit. Materi fluida statis menjadi salah satu materi fisika yang dipilih siswa sebanyak 52,2% sebagai materi tersulit. Pendekatan kontekstual menjadi pendekatan yang paling banyak dipilih siswa sebanyak 39,1%. 93,5% siswa tertarik dengan media pembelajaran multimedia, yaitu pembelajaran yang disertai gambar dan video atau animasi. Sebanyak 95,7% siswa setuju jika materi ini bisa dikembangkan ke dalam media berbasis multimedia, atau dalam hal ini, adalah platform Learning Management System (LMS) bernama ZilLearn.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif menggunakan ZilLearn pada pelajaran fisika materi fluida statis dengan pendekatan kontekstual. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Langkah-langkah pada pengembangan ini adalah melakukan analisis kebutuhan, membuat rancangan produk, melakukan uji validasi produk kepada para ahli, melakukan uji coba produk kepada peserta didik serta pendidik, dan melakukan evaluasi. Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan di sembilan SMA di Jakarta berupa kuesioner yang telah direspon oleh 45 siswa kelas X, XI, dan XII, 82,6% siswa mengatakan pelajaran fisika itu sulit. Materi fluida statis menjadi salah satu materi fisika yang dipilih siswa sebanyak 52,2% sebagai materi tersulit. Pendekatan kontekstual menjadi pendekatan yang paling banyak dipilih siswa sebanyak 39,1%. 93,5% siswa tertarik dengan media pembelajaran multimedia, yaitu pembelajaran yang disertai gambar dan video atau animasi. Sebanyak 95,7% siswa setuju jika materi ini bisa dikembangkan ke dalam media berbasis multimedia, atau dalam hal ini, adalah platform Learning Management System (LMS) bernama ZilLearn. Kata kunci: multimedia interaktif, ZilLearn, fluida statis, kontekstual
Pengembangan Lembar Kerja Elektronik Praktikum Elastisitas Berbasis Inkuiri Terbimbing Nur Tsani Islamiah; Bambang Heru Iswanto; Sunaryo Sunaryo
Lontar Physics Today Vol 2, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v2i1.14639

Abstract

AbstractPada pembelajaran sains peserta didik dan pendidik dituntut aktif dalam proses pembelajaran dengan media pembelajaran yang relevan agar peserta didik dapat belajar secara aktif dan mandiri serta sesuai kebutuhan mereka. Untuk mendukung hal tersebut, media pembelajaran yang disarankan adalah media dengan memanfaatkan teknologi. Maka, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan mendukung keaktifan peserta didik seperti media pembelajaran Lembar Kerja Elektronik pada praktikum elastisitas. Lembar kerja elektronik yang dikembangkan pada penelitian ini berbasis Inkuiri Terbimbing yang dilengkapi dengan video pembelajaran, gambar, dan pertanyaan-pertanyaan yang dapat diisi langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development/R&D) dengan Model penelitian dan pengembangan ADDIE yang melalui tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, ahli materi, angket uji coba pendidik dan peserta didik. Lembar kerja yang dihasilkan memperoleh nilai 93% untuk uji validasi materi, 72% untuk uji validasi media, 81,5% untuk uji coba produk oleh pendidik, dan 85% untuk uji coba produk oleh peserta didik. Sehingga Lembar kerja elektronik yang dihasilkan termasuk kedalam kategori sangat layak.Keywords: lembar kerja elektronik, praktikum elastisitas, inkuiri terbimbing AbstractIn science learning students and educators are required to be active in the learning process with relevant learning media so that students can learn actively and independently and according to their needs. To support this, the recommended learning media is media that utilizes technology. So, learning media are needed that are interesting and support the activeness of students such as learning media Electronic Worksheets in elasticity practicum. The electronic worksheet developed in this study is based on Guided Inquiry which is equipped with learning videos, pictures, and questions that can be filled in directly. The research method used in this research is Research and Development (R&D) with the ADDIE research and development model which goes through the analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The instruments in this study were media expert validation sheets, material experts, educators and students trial questionnaires. The resulting worksheets scored 93% for the material validation test, 72% for the media validation test, 81.5% for product trials by educators, and 85% for product trials by students. So that the resulting electronic worksheet is included in the very feasible category.Keywords: electronic worksheets, elasticity practicum, guided inquiry