Maria Rantung
Jurusan Kebidanan Poltekkes kemenkes Manado

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERBEDAAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG HIV/AIDS YANG DIBERI METODE BELAJAR MULTIMEDIA DAN CERAMAH PLUS Rantung, Maria
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 1 No 2 (2012): Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v1i2.140

Abstract

Some studies show that multimedia can improve knowledge. The purpose of thisstudy was to determine the level of knowledge about HIV/AIDS throughmultimedia and lecture methods plus. The study design was quasi-experimental, while the sampling method with purposive sampling. The total sample of 50 respondents from the Ministry of Health polytechnic student of midwifery Manado consisting of 2 groups: a multimedia learning with 25 respondents and group learning with lectures plus 25 respondents. Data analysis was performed using the t test. The results showed that the method of multimedia experience average increase in knowledge about HIV/AIDS was 7.04 with SD 3.38, while lectures plus increased an average of 3.48 with SD 1.82. Mean difference between both methods was of 3.56 with 95% CI (2.01 to 5.10) and p = 0.00 (? <0,05). Conclusion that there is an increase in knowledge through education with multimedia and lecture method but more effective methods of multimedia to enhance the students' knowledge of HIV/AIDS.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Campak Pada Bayi Di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu Mantang, Indriyati; Rantung, Maria; Lumy, Freike
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v1i1.300

Abstract

Latar Belakang : Penyakit campak adalah suatu penyakit virus sangat menular yang menyebabkankesakitan dan kematian cukup tinggi di kalangan anak-anak. Penyakit ini dapat di cegah dengan pemberianimunisasi untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak. Target imunisasi campak tahun 2012adalah 85 %, tetapi pencapaian hanya 81 %. Dari data Puskesmas Bilalang tahun 2011 kejadian campak 1kasus dan tahun 2012, 2 kasus, ketiga bayi tidak mendapatkan imunisasi campak. Data Puskesmas Bilalangcakupan imunisasi campak tahun 2012 yang di capai hanya (80%) belum mencapai target nasional (90%) danada peningkatan kejadian campak (2 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuanibu tentang imunisasi campak dan pemberian imunisasi campak serta menganalisa hubungan tingkatpengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu.Metode :Jenis penelitian adalah deskriptik analitik dengan desain Cross-Sectional. Sampel penelitian 54responden yang mempunyai bayi 10-12 bulan. Instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner sebanyak 25pertanyaan. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square.Hasil penelitian : di peroleh sebagian besar rmemiliki pengetahuan cukup yaitu (40,7%), baik (31,5%) dankurang (27,8%). Pemberian Imunisasi Campak, di berikan imunisasi (66,7%) dan tidak di berikan imunisasi(33,3%). Hasil Uji Chi square di dapat nilai p = 0,001, lebih kecil dari α 0,05 yang berarti ada hubungan yangbermakna antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi di Puskesmas Bilalang KotaKotamobagu,Simpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi diPuskesmas Bilalang Kota Kotamobagu.
Efektifitas Counterpressure Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Di Rumah Sakit Advent Manado Pasongli, Seri; Rantung, Maria; Pesak, Ellen
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i2.308

Abstract

Latar Belakang :Kondisi nyeri persalinan membuat sebagian ibu memilih cara yang paling gampang dan cepat untuk menghilangkan nyeri persalinan. Survei awal yang yang dilakukan pada 23 ibu inpartu di Rumah Sakit Advent Manado didapatkan 3 ibu yang memilih untuk dilakukan operasi untuk menghilangkan nyeri persalinan dan 2 ibu yang memilih untuk dilakukan epidural anesteri untuk menurunkan intensitas nyeri persalinan. Nyeri persalinan dapat ditangani dengan cara sederhana seperti counterpressureTujuan untuk mengidentifikasi intensitas nyeri ibu inpartu kala I fase aktif persalinan normal sebelum dan sesudah dilakukan countepressure.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest dengan jumlah populasi 110 orang dan sampel 15responden. Analisa data menggunakan uji Paired Samples T Test.Hasil penelitian : Menunjukkan nyeri persalinan sebelum dilakukan masase counterpressure berada pada skala 9-10 (100%) . dan setelah dilakukan masase counterpressure nyeri menurun paling besar pada skala 3-6 sebanyak 13 responden (86,7%). Analisa data menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05).Kesimpulan : counterpressure efektif untuk menurunkan intensitas nyeri kala I fase aktif persalinan normal di rumah sakit advent manado
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kurangnya Kunjungan Anak Balita Di Posyandu Pinasang, Vera Novita; Rantung, Maria; Keintjem, Femmy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i2.324

Abstract

Latar Belakang : Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber DayaMasyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakatdalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikankemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi dan anakBalita.Tujuan : Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan anak balita diPosyandu Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan.Metode :Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan CrossSectional .Cara pengambilan sampel dengan teknik Proporsional Random Sampling yang berjumlah53 responden .Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner selanjutnya dianalisis secara univariat danbivariat menggunakan uji statistic Chi-Square pada α 0,05.Hasil : Diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara umur responden dengan kunjungan anak balitadi posyandu (p = 0,000). Ada hubungan antara pekerjaan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,005).Ada hubungan antara pendidikan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001). Ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kunjungan anak balita diposyandu (p = 0,001).Di sarankan promosi kesehatan tentang manfaat Posyandu perludilakukan agar responden mau membawa anaknya pada kegiatan rutin setiap bulan diPosyandu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Robekan Jalan Lahir Pada Ibu Bersalin Pasiowan, Stella; Lontaan, Anita; Rantung, Maria
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i1.360

Abstract

Latar belakang : Rupture perineum adalah robekan yang terjadi di garis tengah dan biasa menjadiluas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan yang salahsatunya disebabkan oleh laserasi jalan lahir.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan robekan jalan lahir pada ibubersalin di ruangan kebidanan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L Ratumbuysang Manado.Metode : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Carapengambilan sampel dengan teknik Porpusive Sampling Jumlah sampel 68 ibu. Pengumpulan datadiperoleh melalui kuesioner selanjutnya dianalisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian : Uji Chi-Square untuk umur ibu dengan p value = 0.098 (p < 0.05), beratbadan bayi nilai p = 0.000 (p ˂ 0.05), paritas nilai p = 0.006 (p < 0.05).Kesimpulan : Tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian robekan jalan lahir, ada hubunganberat badan bayi dengan kejadian robekan jalan lahir. ada hubungan paritas dengan kejadian robekanjalan lahir.