Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PERMAINAN DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Suryaningsih, Ni Made Ayu; Cahaya, I Made Elia; Poerwati, Christiani Endah
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.891 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8559

Abstract

Penerapan pembelajaran pada anak usia dini saat ini masih cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional seperti ceramah. Hal ini mengakibatkan rendahnya perkembangan kreativitas anak. Sehingga dibutuhkan suatu cara dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa di TK Pradnyandari III, dengan objek penelitian  implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Pada observasi awal, ketuntasan kreativitas anak hanya mencapai 22,72 %. Pada penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam siklus I terjadi peningkatan kreativitas anak menjadi 54,54%. Dan kembali mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,36%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini.
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA GURU TK NEGERI KINTAMANI, BALI Elizabeth Prima; Christiani Endah Poerwati; Putu Indah Lestari; I Made Elia Cahaya; Ni Made Ayu Suryaningsih; Ni Luh Rimpiati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.224 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1325

Abstract

The Covid-19 pandemic made the teaching and learning process unable to run properly. Activities involving many people are not carried out to prevent the spread of the Covid-19 virus. This has an impact on the teaching and learning process in Kintamani State Kindergarten located on Kintamani Highway, Kintamani Village, Kintamani District, Bangli Regency, Bali Province. During learning from home (BDR) teachers have difficulty in providing learning materials. Teachers are only able to send tasks that will be done by children through the Whatsapp group application without being equipped with learning videos that can be received and learned by children at home. The lack of teacher knowledge about how to make learning in the format of learning video becomes the basis of thinking why PKM Prodi is carried out. The subjects of this PKM are teachers in Kintamani State Kindergarten. The method used in this PKM is the assistance of making learning videos that are implemented by applying health protocols. The purpose of PKM Prodi is to train and accompany kindergarten teachers in making learning videos ranging from the process of shooting, editing, to uploading on the school's YouTube channel so that it can be shared and studied by students. The result of the evaluation of training and mentoring activities is that teachers are able to make learning videos and upload them on school YouTube. Thus, teachers are no longer constrained during the implementation of the teaching and learning process even though students learn from home (BDR). Keywords: training, learning videos, kindergarten
Implementasi Metode Experiential Learning dalam Menumbuhkan Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Anak Usia Dini Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian akan dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni melalui observasi. Proses pengumpulan data melalui teknik observasi ini menggunakan panduan rubrik untuk merekam data mengenai perilaku kesehatan dan keselamatan anak selama mengikuti proses pembelajaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan persentase penguasaan perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini pada observasi awal sebesar 28,58%. Melalui penerapan metode Experiential Learning, perilaku kesehatan dan keselamatan anak usia dini mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 66,67% dan siklus II menjadi 90,48%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Experiential Learning, dapat menumbuhkan perilaku kesehatan dan keselamatan pada anak usia dini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN Priscila Rahelia; Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.889 KB)

Abstract

ABSTRAKKemampuan menyimak pada anak usia dini penting untuk dikembangkan, karena dapatmemberikan makna bahasa dalam sebuah komunikasi sehingga anak mudah menangkapdan memahami informasi. Namun, kemampuan menyimak anak Kelompok B2 TK Duta Kasihmasih tergolong rendah terlihat dari 3 anak (18,75%) mencapai kriteria tuntas dan 13 anak(81,25%) belum mencapai kriteria tuntas. Kemampuan menyimak anak dapatdikembangkan melalui metode dan media pembelajaran menarik. Tujuan dari penelitian iniuntuk mengetahui kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun melalui metode berceritamenggunakan media boneka tangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelasyang dilaksanakan dalam 2 siklus selama 3 kali pertemuan setiap siklusnya. Subjekpenelitian ini adalah Kelompok B2 TK Duta Kasih tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 16 anak.Objek penelitian adalah kemampuan menyimak dan penerapan metode berceritamenggunakan media boneka tangan. Metode pengumpulan data adalah observasi dandokumentasi yang diambil pada saat proses pembelajaran berlangsung. Teknik analisis yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa kemampuan menyimak anak Kelompok B2 TK Duta Kasih dapat ditingkatkan. Padaobservasi awal 18,75% sebanyak 3 anak sudah mencapai kriteria ketuntasan. Setelahdilakukan tindakan pada Siklus I ketuntasan anak meningkat menjadi 31,25% sebanyak 5anak, dan meningkat pada Siklus II 81,75% sebanyak 13 anak.Kata kunci: boneka tangan, kemampuan menyimak, metode bercerita.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PERMAINAN DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.891 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8559

Abstract

Penerapan pembelajaran pada anak usia dini saat ini masih cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional seperti ceramah. Hal ini mengakibatkan rendahnya perkembangan kreativitas anak. Sehingga dibutuhkan suatu cara dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa di TK Pradnyandari III, dengan objek penelitian  implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Pada observasi awal, ketuntasan kreativitas anak hanya mencapai 22,72 %. Pada penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam siklus I terjadi peningkatan kreativitas anak menjadi 54,54%. Dan kembali mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,36%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Eksperimen Sederhana dalam Pengenalan Sains Anak Usia Dini Christiani Endah Poerwati; I Made Elia Cahaya; Ni Made Ayu Suryaningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1233

Abstract

Sains penting dikenalkan pada anak usia dini dengan konsep sederhana melalui kegiatan eksperimen sederhana guna melatih kemampuan memecahkan masalah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning berbasis eksperimen sederhana terhadap kemampuan pengenalan sains anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah anak usia dini di Kecamatan Kuta Utara. Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen digunakan sistem random. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Teknik analisa data penelitian menggunakan analisis varians (anava) satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pengenalan sains pada anak yang mengikuti model pembelajaran  problem based learning berbasis eksperimen sederhana dengan anak yang mengikuti pembelajaran Konvensional.. Kegiatan eksperimen sederhana mampu menolong anak dalam memecahkan masalah sains dengan tahapan kerja yang jelas.  Melalui hasil penelitian ini dapat diperoleh suatu desain pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pengenalan sains pada anak usia dini.
Project-Based Drawing Activities in Improving Social-Emotional Skills of Early Childhood Christiani Endah Poerwati; I Made Elia Cahaya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v2i2.114

Abstract

This study aims to improve children's social-emotional abilities through project-based drawing activities. The study was conducted on children of PAUD Pelita Kasih, Dalung group B semester 2 academic year 2017/2018. This type of research is action research with a four-stage procedure, namely: 1) Planning phase, 2) Action taking phase, 3) Development phase, 4) Reflection phase. The research was carried out in two cycles. Data collection methods used in this study are through observation. The process of collecting data through this observation technique uses a rubric guide to record data about the social-emotional abilities shown by early childhood in project-based drawing activities. The results of the study showed an increase in children's social-emotional abilities in project-based drawing activities. Completeness of children's social-emotional abilities in the initial observation of 17 children (68%), the cycle I as many as 19 children (76%), and cycle II 23 children (92%). So it can be said that the project method as an alternative method of learning that is creative, innovative and effective in drawing activities that can improve the social-emotional abilities of early childhood
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II dalam Meningkatkan Kemampuan Matematika Anak Christiani Endah Poerwati; Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni melalui observasi. Proses pengumpulan data melalui teknik observasi ini menggunakan panduan rubrik untuk merekam data mengenai kemampuan matematika anak selama mengikuti proses pembelajaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan matematika anak selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbantuan benda konkret. Ketuntasan kemampuan matematika anak pada observasi awal 7 anak (29,17%), siklus I sebanyak 17 anak (70,83%), dan siklus II 22 anak (91,67%). Maka dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbantuan benda konkret merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran yang kreatif, inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B Melalui Kegiatan Kolase Berbantuan Bahan Alam Nur Aripin; Elizabeth Prima; I Made Elia Cahaya
Jurnal Usia Dini Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v8i2.41468

Abstract

Pengembangan fisik motorik merupakan salah satu pengembangan dasar bagi anak usia dini karena melalui kemampuan ini anak dapat mengembangkan berbagai keterampilan gerak tubuh yang akan mendukung anak dalam melakukan berbagai aktivitas. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan fisik anak dalam melakukan dan menggendalikan otot-otot halus melalui koordinasi gerak tangan dan mata. Upaya meningkatkan motorik halus pada anak dapat dilakukan melalui berbagai macam kegiatan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan yaitu melalui kegiatan kolase berbantuan bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motorik halus anak Kelompok B melalui kegiatan kolase di PAUD Aisyiyah Dalung. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B di PAUD Aisyiyah Dalung yang berjumlah 15 anak terdiri dari siswa perempuan 7 anak dan siswa laki-laki 8 anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil observasi awal sebelum dilakukan tindakan menunjukkan ada 1 anak yang memenuhi kriteria ketuntasan 6.67% setelah diberikan kegiatan kolase berbantuan bahan alam, pada Siklus I mengalami peningkatan sebesar 33.33% dan pada Siklus II mencapai ketuntasan sebesar 86.67%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase berbantuan bahan alam mampu meningkatkan motorik halus pada 15 anak Kelompok B di PAUD Aisyiyah Dalung.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing oleh Guru PAUD I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati; Ayu Suryaningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2534

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki tahapan dan prinsip yang selaras dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada anak, terdiri dari proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Penelitian ini untuk menganalisis kendala-kendala yang dihadapi serta efektitivitas dalam penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing yang diaplikasikan oleh guru PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan  metide pengumpulan data berupa   oberservasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ditemukan persentase guru yang telah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 53,3%, kendala yang ditemukan dalam penerapan disebabkan karena Kemampuan anak tidak merata (86,7%). Dan Efektifitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing diketahui dari rata-rata perkembangan kemampuan anak yang menunjukan 4,4% berkembang sangat baik, 68,9% sudah berkembang sesuai harapan, 26,7% mulai berkembang dan tidak anak-anak yang belum mengalami perkembangan.