Rustam Abd. Rauf
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PROFITABILITAS USAHA KOPI BUBUK PADA INDUSTRI BUMI MUTIARA DI KOTA PALU Yurhaya, Yurhaya; Rauf, Rustam Abd.
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 23, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.82 KB)

Abstract

This study aim was to determine the capital structure, the revenue, and the profitability value ofthe coffee powder Industry of ‘Bumi Mutiara’ in Palu.This research was conducted in the coffe powder industry of ‘Bumi Mutiara’ Earth Industry pearl in Jln. Palu Nagaya 2 No. 29 Palu, Central Sulawesi. Respondents were determined purposively. Primary and secondary data obtained were analyzed using  description, revenue and profitabillity analysis.  The research results showed that the capital structure of the coffe powder industry consisting of IDR 24 millions for its equity capital, IDR 24 millions for its loan capital obtained from BRI and IDR 50 millions for its mortgage.  The total loan capital of the industry was IDR 100 millions with the interest rate of 12% (IDR 500,000/month).  The industry had fixed capital of IDR 6.849 millions accumulated in production equipments.  The total revenue of the coffee powder industry for a period of three months expanded from December 2015 – February 2016 was IDR 76,852,293.  It suggests that the industryis feasible to be developed because it generatesconsiderableprofit.  The profitability value of ROI was 36.25% indicating that for each added investment of IDR 100 will resulted in additional profit of IDR 36.25.  Whereas, the profitability value of ROE (December 2015 to February 2016) was 288.19% indicating that for each added investment of IDR 100 will resulted in additional profit of IDR 288.19. Keywords: Coffee, Profitability, and Revenue.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Di Subak Baturiti Desa Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Supartama, I Made; Antara, Made; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level ofrice farming income and feasibility, and to know the development of Subak Baturiti in Balinggi Village, District of  Balinggi, Parigi Moutong Regency. Respondent sampling is conducted purpossively. The number of respondent farmers taken in this study is 40 of 66 farmers living in Subak Baturiti. The analyzes used in this study are income analysis, feasibility analysis, and descriptive analysis. Results of  those analyzes show the average rice production is 6.005,75 kg of harvested dried grains (HDG) and the average revenue received by the farmers is Rp 18.017.250,00 per farming unit (1,3 ha)/ growing season (GS) or Rp14.242.885,38/ha/GS, where as total costs spent by the respondent farmers are an average of  Rp 12.692.780,18 per farming unit (1,3 ha)/GS, or Rp 10.033.818,32/ha/GS and th rice farmin revenue is Rp 5.324.469,83 per farming unit (1,3 ha) or Rp 4.209.067,06/ha/GS with R/C value = 1,42, showing that R/C value is higher than 1 (R/C > 1). Therefore the farming is favorable (additional benefit or revenue is higher than additional cost). Subak Baturiti is an organization of water user farmers, and implements the Tri Hita Karana Concept that there are interrelationships between human beings and God, between human beings and environment, and between human beings and their others so as the farming activities will go well dan harmoniously.
ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Anggraeni, Dian; Damayanti, Lien; Rauf, Rustam Abd.
Mitra Sains Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.305 KB)

Abstract

The research intends to find out the factors that influence farming production of rice field in and to find out the income of farming production of rice filed in Dolago Village South Parigi District Parigi Moutong Regency. This Research used survey method and samples were taken through simple random method. The samples were 38 people. The data were analyzed by using SPSS 21 and Income Analysis. The research result showed that independent variables (X1-X5) simultaneously gave significant influence on the independent bariable (Y) the farming production of rice field. It can be seen from the value of F-Test 50,966 > F-Table 2,409. The results of t-test on five variables showed that partially, there were four variables that gave significant influence the farming production of rice field, they are land area, seeds, urea Fertilizer and labors. While Phonska fertilizer variable gave negative influence. The income of the farmers of rice farm in Dolago Village was IDR 18.316.637,-/1,08Ha/planting season or IDR 16.976.395,-/Ha/planting season.
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Padi Sawah Sistem Tabela Dan Sistem Tapin (Di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong) CA, Siti Yulianty; Rauf, Rustam Abd.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan taraf hidup masyarakat tani dapat dicapai melalui pembangunan pertanian yang berkesinambungan. Pembangunan pertanian yang berkesinambungan ditandai adanya kelangsungan produksi yang memberikan keuntungan dan adanya kebebasan bagi petani untuk menentukan pilihan terbaik dalam berusahatani. Penelitian ini bertujuan mengetahui berapa besar pendapatan usahatani dengan penerapan teknologi sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), mengetahui seberapa besar perbandingan pendapatan usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan sistem tanam pindah (Tapin) serta mengetahui apakah usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), layak atau tidak. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dilakukan dengan metode sensus jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang dengan pembagian 15 orang petani yang menggunakan sistem tabela 15 orang petani yang menggunakan sistem tapin. Hasil penelitian ini adalah rata-rata/ha pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam pindah (Tapin) lebih besar dibandingkan rata-rata pendapatan/ha usahatani padi sawah sistem tanam benih langsung (Tabela). Usahatani sistem tabela dan tapin layak diusahakan karena nilai R/C > 1. Perbandingan pendapatan usahatani yang menerapkan sistem tanam pindah (Tapin) dengan petani yang menerapkan sistem tanam benih langsung (Tabela) di Desa Dolago diperoleh nilai t hitung sebesar -3,223 < t tabel pada α 5% (1,701) dan >  α 1 % (2,763) yang berarti H0 ditolak.
ANALISIS NILAI TAMBAH ABON SAPI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA MUTIARA HJ. MBOK SRI DI KOTA PALU HM Syarif, Muh. Safri; Rauf, Rustam Abd.; Howara, Dafina
AGROTEKBIS Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high added value that received byagroindustry entrepreneurs trigger increased competition, both in obtaining raw materials and in marketing of processing products. The role of agro industries in maintainthe primary product into processing products to increase the added value is required. One of the efforts made to increase added value mention previous wasto process the wet meatbeef cattle become cattle abon. This study aims to determine the added value obtained after the wet meat processed into cattle abon (shredded meat) at home industry MutiaraHj .Mbok Sri in Palu. Number of respondents were 5 people, including one person as home indutry leaders and four employees of home industry MutiaraHj.Mbok Sri. The added value of this study was the different between the value of output, the contribution of other inputs and raw material prices. The added value of home industry MutiarHj. Sri Mbok was Rp . 50416.67 kg. The total benefits expenditure of this cattle abon home industry MutiaraHjMbok Sri counted of Rp 46.305.78 by total margin of 91.84%.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ABON IKAN MELALUI PENDEKATAN MARKETING MIX PADA INDUSTRI “RAJA BAWANG” DI KOTA PALU Khatimah, Husnul; Mappatoba, Marhawati; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Raja Bawang merupakan salah satu industri yang memproduksi abon ikan, dimana abon ikan ini banyak diminati oleh konsumen karena memiliki cita rasa yang khas,  namun volume produksi abon ikan masih dalam jumlah sedikit, sehingga tidak dapat memenuhi semua permintaan konsumen,  promosi yang dilakukan belum efektif,  harga  yang ditawarkan kepada konsumen relatif mahal, dan pelayanan yang diberikan kurang memuaskan,  sehingga melihat masalah tersebut, peneliti bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang akan dikembangkan dalam rangka pengembangan usaha abon ikan melalui pendekatan  marketing mix.  Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive), dengan  jumlah responden sebanyak 5 orang terdiri dari 1 pimpinan perusahaan, 3 konsumen yang berbelanja abon ikan, dan 1 dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Analisis yang digunakan yaitu Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengembangan usaha abon ikan melalui pendekatan marketing mix adalah menggunakan strategi SO (Strength – Opportunity),  yaitu mempertahankan kualitas produk, memanfaatkan hubungan kerjasama dan dukungan pemerintah, memperluas daerah distribusi dengan membuka jaringan distribusi diluar daerah, memanfaatkan reputasi merk pada pasar, dan menciptakan pengembangan produk.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN PEDAGANG KELAPA MUDA DI KELURAHAN TATURA UTARA DENGAN KELURAHAN TALISE KOTA PALU Mertha, I Nyoman; Rauf, Rustam Abd.; Alam, Max Nur
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan tingkat perbedaan pendapatan pada pedagang kelapa muda di Kelurahan Tatura Utara dan Kelurahan Talise Kota Palu. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tatura Utara dan Kelurahan Talise Kota Palu, pada bulan Agustus sampai dengan September 2012. Penentuan responden menggunakan metode Sensus, Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Perbandingan Uji t. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh pedagang kelapa muda di Kelurahan Tatura Utara sebesar Rp. 5.952.660, atau dalam 1 bulan sebesar   Rp. 2.976.330, sedangkan rata-rata pendapatan pedagang kelapa muda di Kelurahan Talise sebesar Rp. 5.590.025, atau dalam satu bulan sebesar Rp. 2.793.013. Hasil Uji t membuktikan bahwa perbedaan pendapatan antara pedagang kelapa muda di Kelurahan Tatura Utara dengan pedagang kelapa muda di Kelurahan Talise berbeda tidak nyata yaitu nilai t-hitung sebesar 0,155 t-tabel pada  0,05 (2,093).
ANALISIS PEMASARAN BERAS DI DESA SIDONDO I KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Hildayani, Ratih; Rauf, Rustam Abd.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran beras, besarnya margin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran beras, besarnya bagian harga yang diterima oleh petani pada masing-masing saluran pemasaran beras, dan mengetahui efisiensi pemasaran beras di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidondo I, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Mengambil sebanyak 30 responden dari 485 petani dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling Method). Selain itu untuk menentukan responden pedagang di gunakan metode penjajakan responden (Tracing Sampling Method). Berdasarkan Hasil Penelitian bahwa terdapat dua saluran pemasaran yang ada di Desa Sidondo I dan yang paling efisien adalah saluran pertama, karena saluran pertama lebih pendek di bandingkan dengan saluran pemasaran yang kedua. Total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu Rp 1.300,00 dan total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk  saluran kedua yaitu sebesar Rp 1.500,00. Total margin pada saluran pertama lebih kecil dibanding pada saluran kedua. Besarnya bagian harga yang diterima oleh petani pada saluran pemasaran beras yang pertama yaitu sebesar 83,33 % sedangkan bagian harga yang diterima oleh petani (produsen) pada saluran pemasaran beras yang kedua yaitu sebesar 81,25 %. Nilai efisiensi  pemasaran saluran I sebesar 4,69 % dan untuk saluran II sebesar 7,76 %. Dari kedua nilai efisiensi pada saluran I dan II yang paling efisiensi adalah saluran I.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Studi Kasus : Di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi) N., Susianti; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung manis di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Responden sebanyak 36 orang, yang dilakukan dengan metode sensus. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan Analisis regresi berganda. Hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel yang dianalisis meliputi luas lahan (LL), harga benih (HrgaBNH), harga pupuk (HrgPP), upah tenaga keja (UTK), harga output/Jagung (HrgJ) berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis dengan nilai signifikan < 0,01 pada taraf α 1% dan untuk variabel umur petani (UP) signifikan < 0,05 pada taraf α 5%, sedangkan untuk variabel harga pestisida (HrgPTS), pendidikan petani (PP) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis. Dan berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan setiap responden yaitu sebesar Rp 6.564.444/0,56 ha. Total biaya produksi diperoleh dari penjumlahan total biaya tetap sebesar Rp 590.689/0,56 ha dengan total biaya variabel sebesar Rp 2.559.500/0,56 ha, sehingga diperoleh total biaya produksi sebesar Rp 3.150.189/0,56 ha/MT. Pendapatan diperoleh dari rata-rata penerimaan dikurangi total biaya produksi, sehingga diperoleh pendapatan sebesar   Rp 3.414.255/0,56 ha/MT.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ABON SAPI PADA UKM MUTIARA “HJ. MBOK SRI” DI KOTA PALU Oghie, Yusran; Antara, Made; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Abon UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” di Kota Palu merupakan salah satu industri rumah tangga.UKM ini merupakan salah satu industri yang memproduksi produk abon sapi di Kota Palu.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri”, serta manfaat dari penelitian ini memberikan masukan bagi program usaha abon sapi pada  UKM Mutiara  “Hj. Mbok Sri” dalam menentukan arah dan pedoman pengembangan usaha. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor perkembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal memiliki total nilai sebesar 3,4 dengan skor kekuatan 2,36 dan skor kelemahan 1,04. Hal ini menunjukkan faktor kekuatan yang dimiliki lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan untuk faktor eksternal memiliki total nilai sebesar 3,23 dengan skor peluang 2,21 dan skor ancaman 1,02. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki lebih besar dari faktor ancaman, sehingga disimpulkan bahwa alternatif strategi yang digunakan untuk pengembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” yaitu dengan menggunakan strategi SO dimana usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.