Yanti Fitria
Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Indonesia

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Dalam Pembelajaran IPA DI Sekolah Dasar Ulil Zairmi; Yanti Fitria; Risda Amini
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.722 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.221

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar aspek kognitif dan afektif siswa IPA dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan metode konvensional di kelas V SDN 34 Air Pacah Padang. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Jumlah sampel penelitian ini ada dua kelas yaitu siswa kelas V A dan V B dengan jumlah siswa 49 siswa. Penentuan kelas sampel menggunakan sampling jenuh. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan random sampling. Teknik analisis menggunakan uji-t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar aspek kognitif rata-rata IPA di kelas eksperimen adalah 86,25 dan kelas kontrol adalah 74,8. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > ttabel , dengan thitung 2,91 dan nilai ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikan signifikan 0,05. Hasil belajar dari aspek afektif kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan kelas eksperimen adalah 75,83 dan 70,63. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > ttabel , dengan nilai thitung sebesar 1,81 dan nilai ttabel sebesar 1,68 pada taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara aspek kognitif dan afektif siswa kelas eksperimen dan kontrol menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray.  
Peran Media dalam Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Di Sekolah Dasar Daryanti Daryanti; Desyandri Desyandri; Yanti Fitria
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.398 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v1i3.46

Abstract

Media dalam pembelajaran seni dan budaya  sangat dibutuhkan. Pembelajaran seni budaya dan keterampilan merupakan pelajaran yang dapat membangun kreativitas peserta didik bekal kehidupannya kelak. Muatan pelajaran yang ada dalam seni budaya dan ketermpilan tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif, seharusnya mampu mengembangkan afektif dan psikomotornya juga. Dalam lagu, tari dan seni rupa akan dapat mengembangkan karakter bangsa sebagai tujuan pendidikan nasional. Permasalahan ketidakmampuan pendidik dalam melasanakan pembelajaran ini hingga yang terukur hanya kognitif dapat diatasi dengan menggunakan media pembelajaran. Metode yang digunakan pada artikel ini adalah Iliteratur review  
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PECAHAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA DI KELAS IVB SDIT MASYITAH BUKITTINGGI Nurafni Aswati; Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.691 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.37

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh asalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dalam materi pecahan. Hal ini terlihat pada nilai ulangan harian siswa yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini terjadi karena kurangnya aktivitas belajar dan siswa tidak terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus.Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2018/2019 di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan hasil tes.Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistic Indonesia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pecahan di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Hal ini terlihat dari aktivitas mendengarkan, berbicara, dan menulis  mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 60% ke siklus II 68%  ke siklus III menjadi 86%.
Penerapan Strategi Preview, Question, Read Reflect, Recide, Review (P4QR) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar di Sekolah Dasar Elva Refariza; Farida F; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.463

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan harus mampu memotivasi siswa untuk lebih meningkatkan potensinya. Potensi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. Permasalahan yang berkaitan dengan hasil belajar siswa berawal dari kurangnya kemampuan guru dalam memotivasi siswa. Salah satu hal yang dapat dilakukan guru dalam memotivasi siswa yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang digunakan salah satunya adalah Preview, Question, Read Reflect, Recide, Review (P4QR). strategi ini merupakan sebuah metode pembelajaran yang mengingatkan siswa untuk membaca sebagai upaya memberikan pemahaman , menggali informasi, membentuk pola pikir yang ditumbuhkan oleh siswa sendiri. Sehingga, siswa mendapatkan pengalaman sendiri dalam membentuk pola pikirnya dan mampu memotivasi dirinya dalam proses pembelajaran. Dengan motivasi yang tinggi , hasil belajar siswa dapat tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dicapai. 
PERBEDAAN MODEL CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DAN MODEL SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR Desi Indriyani; Desyandri Desyandri; Yanti Fitria; Irdamurni Irdamurni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.552 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model CLIS dan yang menggunakan model Scientific  pada pembelajaran tematik terpadu Kelas IV di SD Negeri 24 Parupuk Tabing. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik cluster sampling dengan  berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah  SDN 52 Parupuk Tabing dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen kelas IVA menggunakan model CLIS yang berjumlah 24 siswa dan kelas kontrol kelas IVB menggunakan model scientific yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian dengan uji-t menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas yang menggunakan model CLIS adalah 86,67 dan kelas yang menggunakan model scientific  adalah 75,83. Diperoleh hasil thitung 15,4518 >2,01 ttabel pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model CLIS dan model scientific  terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 07 NANSABARIS DAN SDN 16 NANSABARIS Leni Elisa; Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.691 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Berdasarkan latar belakang masalah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman antara hasil belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Sedangkan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah static group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh. Berdasarkan teknik sampling tersebut, kelas V SDN 07 Nansabaris ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas V SDN 16 Nansabaris sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda. Uji validitas yang digunakan adalah validitas butir soal. Uji reliabilitas yang digunakan dengan rumus Spearman Brown. Hasil uji-t nilai postest kelas kontrol dan eksperimen menunjukkan bahwa nilai  lebih besar dari  (2.124 > 2.067) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ediyanto Ediyanto; Nurhizrah Gistituati; Yanti Fitria; Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.325

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh Hasil Belajar siswa yang diajar menggunakan  pendekatan Realistic Mathematics Educations  dan Motivasi siswa yang diajar menggunakan metode Konvensional pada pembelajaran Matematika di kelas V SDN 11 Kampung Jawa Kota Solok.Jenis penelitian adalah quasy eksperiment. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purpose sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Educations memiliki motivasi yang lebih baik daripada hasil belajar dengan motivasi belajar siswa yang diajar dengan metode Konvensional dengan thitung sebesar 1,984 lebih besar dari ttabel sebesar 4,72 dengan taraf nyata α = 0,05. Hasil penghitungan pada tabel dengan menggunakan uji F diperoleh Fhitung sebesar 4,258. Sedangkan Ftabel yang diperoleh adalah 4,11. Dapat disimpulkan bahwa terdapat terdapat perbedaan motivasi siswa yang diajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Educations dengan motivasi siswa yang diajar menggunakan metode konvensional pada pembelajaran matematika di Kelas V SD Negeri 11 Kampung Jawa Kota Solok.
HUBUNGAN MINAT DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI SDN 25 JATI TANAH TINGGI Fitria Kumala Sari; Rakimahwati Rakimahwati; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.609 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.18

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah minat belajar peserta didik terhadap rendahnya hasil belajar Matematika peserta didik kelas VI SDN25 Jati Tanah Tinggi. Peneliti ingin melihat seberapa besarkah minat belajar ini mempengaruhi hasil belajar peserta didik kelas VI SDN25 Jati Tanah Tinggi. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN25 Jati Tanah Tinggi. Teknik pengambilan sampelnya dengan menggunkan teknik sampel jenuh, Sampel penelitian berjumlah 22 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup untuk mengukur variabel minat belajar untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik kelas VI. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi sederhana dan uji signifikan menggunakan uji-t karena data terdistribusi normal dan kelompok data mempunyai varians yang homogen. Hasil belajar yang dianalisis berupa nilai ulangan semester 1 mata pelajaran matematika.Berdasrkan statistik uji-t di peroleh thitung = 4,79 dan ttabel =2,022, thitung > ttabel pada taraf nyata 0.05 dengan diperoleh hasil koefisien korelasi rxy = 0,73 dan koefisien determinan sebesar 53,29%. hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat hubungan antara minat dengan hasil belajar peserta didik SDN25 Jati Tanah Tinggi. Sebesar 53,29% dipengaruhi oleh minat belajar sedangkan 46,71% dipengaruhi oleh faktor lain. 
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Aisyah Nofziarni; Hadiyanto Hadiyanto; Yanti Fitria; Alwen Bentri
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.705 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.244

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran belum dimulai dengan memberikan masalah yang autentik, sehingga apabila siswa dihadapi dengan suatu permasalahan siswa kurang mampu menyikapi dan menentukan solusi terhadap pemecahan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning hasil belajar  siswa pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Garegeh Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling.  Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, uji hipotesisnya menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri 04 Garegeh. Hal ini dibuktikan dari hasil t-test dengan taraf signifikan 5% (0,05) diperoleh t hitung (7,36) > t tabel (1,6694). Hasil belajar siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok eksperimen 82,18 sedangkan mean kelompok kontrol sebesar 76,62. 
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap Pemahaman Konsep dan Disposisi Matematis Siswa Sekolah Dasar Mardiah Mardiah; Ahmad Fauzan; Yanti Fitria; Hendra Syarifuddin; Farida F; Desyandri Desyandri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.340

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran didominasi oleh guru, sehingga siswa cenderung pasif dan kegiatan menjadi kurang bermakna serta kurang bervariasi. Siswa hanya menerima materi pelajaran dari guru, serta menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pembelajaran melalui pendekatan RME. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan RME terhadap pemahaman konsep dan disposisi matematis siswa berdasarkan kemampuan awal pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data penelitian diperoleh dari hasil tes kemampuan awal dan tes akhir berupa soal pemahanan konsep matematis serta angket disposisi matematis. Berdasarkan  hasil analisis data uji anova dua arah dan pembahasan yang dilakukan, diperoleh bahwa  pemahaman konsep matematika siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi berbeda secara signifikan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan RME  berbeda secara signifikan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan RME dan  kemampuan awal  dalam mempengaruhi pemahaman konsep matematis siswa. Disposisi matematis  siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi berbeda secara signifikan dengan disposisi matematis siswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Disposisi matematis  siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan RME  berbeda secara signifikan dengan disposisi matematis  siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal  dalam mempengaruhi disposisi  matematis siswa.