Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR INTERIOR DAN EKSTERIOR BANGUNAN GEDUNG KELAS XI TGB SMK GANESHA TAMA BOYOLALI TAHUN AJARAN 2017/2018 Euis Lailatul Fauziah; Ernawati Sri Sunarsih; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.542 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan keaktifanbelajar siswa pada mata pelajaran Gambar Interior Dan Eksterior BangunanGedung. (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaranGambar Interior Dan Eksterior Bangunan Gedung. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran ProjectBased Learning pada kelas XI TGB SMK Ganesha Tama Boyolali. Data penelitianini diperoleh dari observasi, wawancara, dan tes evaluasi. Penelitian inimenggunakan analisis data secara statistik deskriptif untuk menilai hasilpembelajaran yang kemudian ditarik kesimpulan sebagai akhir proses penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran ProjectBased Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dari setiap siklus, yaitudengan persentase sebesar 9,09% pada pra siklus menjadi 27,27% pada siklus I, dankemudian kembali meningkat menjadi 63,63% pada siklus II (2) Penerapan modelpembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa padaranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotor yaitu dilihat pada peningkatan hasil nilaisiswa dari tahap pra siklus, siklus I, dan Siklus II. Persentase pada ranah Kognitifyaitu dari 9,09% pada tahap Prasiklus menjadi sebesar 59,1% pada Siklus I, dankemudian kembali meningkat menjadi 72,73% pada Siklus II. Pada ranah Afektifdengan kriteria lebih dari sama dengan (≥) baik yaitu dari 9,09% pada Prasiklusmenjadi 27,27% pada Siklus I, dan kemudian kembali meningkat menjadi 63,64%pada Siklus II. Sedangkan pada ranah Psikomotor dengan kriteria lebih dari samadengan (≥) baik yaitu dari 9,09% pada Prasiklus menjadi sebesar 22,73% padaSiklus I, dan kemudian kembali meningkat menjadi 81,82% pada Siklus II.
COMPARISON OF DISCOVERY LEARNING TEACHING MODEL AND STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) ON COGNITIVE ACHIEVEMENT ABOUT SCIENCE OF BUILDING THE TENTH YEAR STUDENTS SMK NEGERI 1 KENDAL Fajar Purnandita; Agus Efendi; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 1 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.307 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v3i3.14776

Abstract

width: 0px; "> </The goals of this research to examines the differences, to examines the influences and to determine the effectiveness of the using of Discovery Learning Teaching Model and Student Team Achievement Division (STAD) in increasing students’ cognitive achievement. This research includes to comparative/experimental research. The research populations are the tenth year students TGB of SMK Negeri1 Kendal. There were 54 students divided into two groups, each of them consist of 27 students, they are the TGB A group and the TGB B group that use. The techniques of collecting data are test, observation and documentation. Instruments of validity use validity test, reliability test, level of difficulty and distinctive. The analyzing of pretest with normality test that uses Shapiro-Wilk Test, balancing test uses T test, the homogeneity test uses F test. The technique of the analyzing data uses hypothesis test with ANOVA using SPSS. The result showed that: 1) There were difference about learning achievement using of Discovery Learning teaching model and Student Team Achievement Division (STAD) (Fscore(9.415)›Ftable(4,03) and Sig. (0.003)‹ α(0.005)), 2) There were difference using of Discovery Learning teaching model and Student Team Achievement Division (STAD) to wards students cognitive achievement (Sig. (0.00) ‹ α (0.005) and F(0.05,1,104) (14,386) › Ftable (3.93)), 3) STAD teaching model were more effective in increasing students cognitive achievement that can be seen from the average score of students cognitive achievement about science of building (Mean STAD = 60.59 › Mean DL = 54.20). .Keywords: Teaching Model
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TENTANG KETRAMPILAN START JONGKOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DRILL KELAS X EA SEMESTER 1 SMK NEGERI 2 BOGOR TAHUN PELAJARAN 2016-2017 Budi Siswanto
EDUCATE Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.886 KB) | DOI: 10.32832/educate.v2i2.694

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu perlunya peningkatan kemampuan peserta didik dalam pemecahan suatu masalah dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Metode Drill dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik tentang start jongkok dengan menggunakan Metode Drill di kelas X EA semester 1 Tahun Pelajaran 2016-2017 SMK Negeri Kota Bogor. (2) Menggambarkan proses peningkatan hasil belajar peserta didik tentang passing bawah start jongkok sebelum dan sesudah menggunakan Metode Drill di kelas X EA semester 1 Tahun Pelajaran 2016-2017 SMK Negeri 2 Kota Bogor. (3) Mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang Start Jongkok setelah menggunakan Metode Drill di kelas X TIA semester 1 Tahun Ajaran 2016-2017 SMK Negeri 2 Kota Bogor. Metode penelitian ini menggunakan classroom action research. Hasil penelitian ini menunjukkan media pembelajaran Metode Drill dapat meningkatan hasil belajar pesertsa didik pada materi start jongkok di kelas X EA SMK Negeri 2 BOGOR dengan menggunakan media pembelajaran Metode Drill. Penggunaan Metode Drill dalam pembelajaran membuat peserta didik tidak bosan dan jenuh sebaliknya merasa senang sehingga aktivitas belajar mereka meningkat. Hal ini terbukti pada siklus I ada 50% atau 20 peserta didik yang aktif, 30% atau 12 peserta didik yang cukup aktif dan 20% atau 8 peserta didik yang kurang aktif pada saat pembelajaran. Setelah guru memperbaiki hasil refleksi pada siklus I maka pada siklus II didapat 80% atau 28 peserta didik aktif pada saat pembelajaran dan 80% atau 8 peserta tidak yang cukup aktif pada saat pembelajaran serta 0,00% atau tidak ada peserta didik yang tidak aktif pada saat pembelajaran. Hal tersebut berpengaruh terhadap hasil belajar yang dicapai peserta didik. Hasil belajar mata pelajaran PJOK khususnya materi mempraktekkan materi star jongkok di kelas X EA SMK Negeri 2 BOGOR sebelum menggunakan media pembelajaran Metode Drill mempunyai nilai ratarata 61,67. Pada saat pembelajaran diubah menggunakan Metode Drill, rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 70,10 pada siklus I dan 78,05 pada siklus II.
PERANCANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA PELAJARAN GAMBAR INTERIOR BANGUNAN GEDUNG Eva Yulianingsih; Chundakus Habsya; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.481 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18226

Abstract

Interior bangunan gedung merupakan pelajaran yang menarik namun tidak mudah untuk dikuasai. Oleh karena itu perlu dilakukan peracangan multimedia pembelajaran yang mampu menjelaskan materi secara lebih jelas dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur perancangan multimedia interaktif sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran gambar interior bangunan gedung. Penelitian diharapkan menghasilkan multimedia interaktif yang layak untuk digunakan sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran gambar interior bangunan gedung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan. Perancangan multimedia interaktif dilakukan dengan beberapa tahap antara lain: tahap pertama yaitu pendahuluan dengan melakukan analisis kebutuhan isi dan analisis kebutuhan perangkat, tahap kedua yaitu perancangan yang terdiri dari perancangan desain media, pembuatan multimedia interaktif, validasi tim ahli, dan uji coba produk, tahap ketiga yaitu evaluasi dengan penyempurnaan produk untuk menghasilkan model final multimedia interaktif. Subjek uji coba produk multimedia interaktif ini yaitu siswa SMK Negeri 2 Sukoharjo kelas XI. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskripkif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dirancang mempunyai kriteria baik sehingga multimedia interaktif sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil penilaian pada uji coba kelompok kecil memiliki presentase sebesar 80,6% termasuk dalam kategori sangat layak. Penilaian dari uji coba kelompok besar memiliki presentase 81,2% termasuk dalam kategori sangat layak.Kata kunci : Interior, Multimedia Interaktif, Perancangan Media Pembelajaran
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH Muhhamad Nur udin; Abdul Haris Setiawan; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 2, No 1 (2016): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.936 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i1.22568

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk: (1) Merancang media pembelajaran menggambar teknik dengan menggunakan Macromedia Flash. (2) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran menggambar teknik dengan menggunakan Macromedia Flash. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode riset dan pengembangan, dengan dilakukan perancangan media pembelajaran. Prosedur perancangan media pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluan dilakukan dengan studi literatur dan studi lapangan / observasi. (2) Tahap pengembangan dengan dilakukan pembuatan draft desain model / perancangan yang dibagi menjadi 3 bagian diantaranya: dilakukan penyusunan materi bersama dosen mata kuliah menggambar teknik, pembuatan naskah danstoryboard, pengambilan video, editing video dan penyusunan dalam macromedia flash. Selanjutnya dilakukan validasi penilaian kepada para ahli / pakar materi, media dan pembelajaran untuk menilai kelayakan media pembelajaran yang dibuat. Selanjutnya dilakukan uji coba terbatas dengan 5 mahasiswa yang pernah menempuh mata kuliah menggambar teknik dan uji coba luas kepada 30 mahasiswa PTB FKIP UNS yang pernah menempuh mata kuliah menggambar teknik. (3) Tahap evaluasi merupakan tahap akhir dari proses perancangan terkait model final media pembelajaran menggambar teknik teknik. Hasil penelitian dari penilaian ahli materi menyatakan bahwa media pembelajaran menggambar teknik layak digunakan dengan persentase sebesar 73%. Penilaian ahli media dengan persentase 91 % menyatakan bahwa perancangan media pembelajaran menggambar teknik termasuk kategori sangat layak. Penilaian ahli pembelajaran menyatakan bahwa perancangan media pembelajaran menggambar teknik layak dengan persentase sebesar 67 % sedangkan uji coba terbatas hasil yang diperoleh sebesar 84 % menyatakan bahwa media pembelajaran yang dirancang sangat layak kemudian pada uji coba luas menyatakan denganpersentase 81% bahwa media pembelajaran termasuk kategori sangat layak.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN TANAH LIAT DENGAN ABU JERAMI PADI TERHADAP NILAI THERMAL PROPERTIES KARAKTERITIK FISIS DAN MEKANIK SEBAGAI UPAYA MEMETAKAN MATERIAL BATU BATA YANG RAMAH LINGKUNGAN Kusuma Narendra; Budi Siswanto; Ernawati Sri Sunarsih
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 4, No 1 (2018): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.913 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v4i1.22552

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi terhadap nilai Thermal properties batu bata (2) nilai perbandingan karakteristik fisis dan mekanik yang di hasilkan oleh batu bata menggunakan metode eksperimen. Perencanaan pembuatan batu bata menggunakan SNI 15-2094-2000. Variasi persentase penggatian sebagian tanah liat menggunakan abu jerami padi adalah 0%,5%,10%,15% dan 20%. Karakteristik batu bata yang di uji pada penelitian ini adalah berat jenis, porositas, kuat tekan dan konduktivitas termal. Benda uji yang digunakan terbuat dari tanah liat dengan campuran abu jerami padi dengan dimensi 23cm x 11cm x 5cm. (3)persentase minimal penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi untuk mendapatkan batu bata dengan daya hambat panas yang maksimal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, ada pengaruh penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi batu bata terhadap nilaiThermal properties batu bata. Kedua nilai karakteristik fisis dan mekanik yang dihasilkan oleh batu bata dengan campuran abu jerami padi pada variasi campuran 0%, 5%, 10%,15% dan 20% masing-masing konduktivitas termalnya sebesar 0,362 W/m.K; 0,295 W/m.K; 0,343 W/m.K; 0,350 W/m.K; dan 0,291 W/m.K. dan nilai densitas sebesar 1207,4 kg/m3; 1337,3 kg/m3 ; 1306,0 kg/m3; 1226,7 kg/m3; dan 1329,5 kg/m3. Ketiga pada persentase 20% merupakan persentase minimal penggantian sebagian tanah liat oleh abu jerami padi batu bata dengan daya hambat panas sebesar 0,291 W/m.K
Studi Perbandingan Kekuatan Aksial Rencana Profil WF Berdasarkan SNI 03-1729-2002 dan SNI 1729:2015 Aniendhita Rizki Amalia; Budi Siswanto
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v3i1.417

Abstract

ABSTRAK:Artikel ini membahas tentang perbandingan kekuatan aksial rencana profil WF berdasarkan SNI 03-1729-2002 dan SNI 1729:2015. Pada kedua peraturan terkait perencanaan elemen struktur baja tersebut, diketahui terdapat perbedaan persyaratan dan perumusan yang cukup mendasar. Dalam perencanaan kekuatan aksial tariknya diketahui bahwa hanya terdapat perbedaan pada syarat kelangsingan elemen struktur primernya saja dimana pada SNI 03-1729-2002 persyaratannya adalah L/r<240 yang lebih ketat daripada SNI 1729:2015 dengan nilai L/r<300. Pada perhitungan kekuatan rencananya, rumusan kekuatan nominal yang harus digunakan dalam perencanaan diketahui sama, sehingga nilai kekuatannya pada elemen struktur serupa secara perhitungan akan sama. Pada SNI 03-1729-2002 kekuatan nominal rencana yang dikalikan faktor reduksi sama dengan persyaratan DFBK pada SNI 1729:2015. Namun yang perlu diketahui bahwa dalam SNI 1729:2015 terdapat persyaratan DKI (Desain Kekuatan Ijin) yang juga harus dipernuhi.Disisi lain padasegi perencanaan kekuatan tekannya, kedua peraturan diketahui memiliki persyaratan kelangsingan struktur yang sama yaitu L/r<200. Namun terdapat perbedaan parameter acuan pada persyaratan kelangsingan sayap dan badan, terdapat perbedaan persyaratan pada kedua standar tersebut, namun hasil keseluruhan dari profil WF yang dicoba menunjukkan kesimpulan yang sama untuk tiap profilnya. Kekuatan tekan nominal pada SNI 03-1729-2002 pada kategori pendek lebih besar daripada kekuatan tekan nominal pada SNI 1729:2015. Sedangkan pada kategori menengah dan panjang grafiknya menunjukkan hasil yang berbeda, yaitu  Kekuatan tekan nominal pada SNI 03-1729-2002 lebih kecil daripada kekuatan tekan nominal pada SNI 1729:2015. Selain itu pada artikel ini, dapat disimpulkan juga bahwa untuk profil yang sama dan mutu yang sama, kekuatan aksial tekan ijin profil berdasarkan SNI 03-1729-2002 lebih rendah daripada SNI 1729:2015, hal ini disebabkan oleh faktor reduksi yang berbeda, 0.85 pada SNI 03-1729-2002 dan 0,9 pada SNI 1729:2015. Perlu diingat juga bahwa dalam mendesain elemen struktur pada SNI 1729:2015 harus memenuhi persyaratan DFBK sekaligus DKI
PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK DAN KINERJA EKSPOR INDONESIA DALAM RANGKA PEMULIHAN PEREKONOMIAN INDONESIA ( Kategori Sektor Riil ) Budi Siswanto; Priyatno Priyatno
Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan Vol 2 No 1 (1999)
Publisher : Bank Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.712 KB) | DOI: 10.21098/bemp.v2i1.193

Abstract

Persaingan global merupakan karakteristik utama ekonomi menuju abad 21 yang mengakibatkan semakin terbukanya ekonomi suatu negara terhadap dunia luar.  Globalisasi menghasilkan suatu kondisi ke arah pasar bebas (free trade area) yang membuat dunia sebagai borderless states atau semakin terkikisnya hambatan-hambatan perdagangan, lalu lintas keuangan internasional dan keluar masuknya arus modal serta tenaga kerja. Kecenderungan ini sudah terlihat dengan adanya kesepakatan perdagangan internasional seperti APEC, AFTA, dan NAFTA yang makin mendorong keluar masuknya faktor produksi ke suatu negara. Arus globalisasi ini akhirnya menimbulkan beberapa akibat.
PEMBANGUNAN KOTA WISATA BATU DALAM PERSPEKTIF SOSIAL & EKONOMI MASYARAKAT Agung Suprojo; Budi Siswanto
REFORMASI Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.963 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v7i1.699

Abstract

Abstract : This study aimed to determine the development carried out by Batu in the social and economic perspective of the community. Steps in reaching the welfare of society begin with the creation of vision and mission as a center of agriculture and tourism city. The method used was a descriptive qualitative and an implementation study that concerned on the strengthening of mission and vision of Batu to form a tourism city that led to a situation and condition of its society ‘s functional structure. The results showed that the strengths of Batu vision as an international tourist destination could be strengthened by all components of government, private sectors and community in creating various activities, attractions and types of tourism that could strengthen the social and economic changes of its people. Batu can implement a combination of all resources and potentials it has to be able to develop modern tourism attractions as well as strengthening the local and traditional cultures that attract tourists. From a social perspective, Batu’s development can be sustainable because of the cooperation and the role of government, investors and the community to create interesting tourism concepts. In an economic perspective, the development of Batu is gradually able to change the regional income derived from tourism to be used as much as possible for the prosperity of the people. Keywords: Development, Tourism City, Tourism Attraction, Empowerment, Social Perspective, Economic Perspective Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembangunan yang dilakukan di Kota Batu dalam perspektif sosial dan ekonomi masyarakat. Langkah dalam menggapai kesejahteraan masyarakat dimulai dengan melahirkan visi dan misi sebagai sentra pertanian dan kota wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan merupakan studi implementasi yang memperhatikan penguatan visi misi Kota Batu sehingga terbentuk kota wisata yang mengarah pada sebuah situasi maupun kondisi struktur fungsional masyarakatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan visi Kota Batu sebagai destinasi wisata internasional mampu diperkuat oleh seluruh komponen pemerintahan, swasta dan masyarakat dalam melahirkan berbagai kegiatan, wahana maupun jenis wisata yang mampu menguatkan perubahan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Kota Batu dapat mengimplementasikan perpaduan dari seluruh sumberdaya dan potensi yang dimilikinya sehingga mampu mengembangkan wahana wisata modern serta penguatan budaya-budaya lokal dan tradisional yang menjadi daya tarik wisatawan. Dari perspektif social, pengembangan Kota Batu dapat berkelanjutan karena terjalin kerjasama dan adanya peranan pemerintah, investor serta masyarakat untuk melahirkan berbagai konsep kepariwisataan yang menarik. Dalam perspektif ekonomi, pengembangan Kota Batu secara bertahap mampu merubah pendapatan daerah yang diperoleh dari kepariwisataan untuk digunakan sebesar-besarnya pada kemakmuran rakyat. Kata Kunci : Pembangunan, Kota Wisata, Wahana Wisata, Pemberdayaan, Perspektif Sosial, Perspektif ekonomi
PEMANFAATAN VIDEO TUTORIAL DENGAN CAMTASIA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK PADA SISWA KELAS X TGB B DI SMK NEGERI 4 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2016/2017 Ibnu Candra Hakim; Suka timan; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.196 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18242

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) meningkatkan minat belajarsiswa kelas X TGB B di SMK Negeri 4 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017pada mata pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak, (2) meningkatkanhasil belajar siswa kelas X TGB B di SMK Negeri 4 Sukoharjo tahun pelajaran2016/2017 pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunakmenggunakan media video Tutorial dengan Camtasia. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dariperencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswakelas X TGB B SMK Negeri 4 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017. Sumberdata berasal dari wali kelas, kepala tata usaha dan siswa kelas X TGB B SMKNegeri 4 Sukoharjo yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa media video tutorial dengan Camtasia dapatmeningkatkan minat belajar siswa pada siklus I sebesar 72,14 % denganpersentase ketercapaian 75 % menjadi 78,81 % pada siklus II. Hasil belajarsiswa juga meningkat dari prasiklus sebesar 45,71 % menjadi 71,43 % padasiklus I dan 80,00 % pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapanmedia video tutorial dengan Camtasia dapat meningkatkan minat belajar danhasil belajar siswa pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunaksiswa kelas X TGB B SMK Negeri 4 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Media Video Tutorial dengan Camtasia,Minat Belajar, Hasil Belajar.