Claim Missing Document
Check
Articles

Guided Discovery Worksheet for Increasing Mathematical Creative Thinking and Self-Efficacy Yuliani, Tripatika; Noer, Sri Hastuti; Rosidin, Undang
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IIES Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.102 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v1i1.6

Abstract

This research development aimed to develop of worksheet based on guided discovery for increasing mathematical creative thinking and student’s self-efficacy. Development stage in this study is a preliminary study, planning, development of worksheet, worksheet validation, and field testing. The subject of this research is the students of class 10A3 and 10A5 MAN 1 Central Lampung in the Academic of 2017/2018. The data of this research were obtained by observation, interview, mathematicalcreative thinking ability test and self-efficacy scale. The result of the validity by subject matter expert and media expert showed that the worksheet is considered excellent. The Initial field testing results indicate that worksheet is included in either category. The field testing results showed that (1) the student’s mathematical creative thinking aspect was effective because seen from the N-Gain of 0,54 which included in the category of moderate improvement and (2) the student’s self-efficacy was effective because seen from the N-Gain of 0,36 which included in the category of moderate improvement. It can be concluded that worksheet based on guided discovery effective way to improve the mathematical creative thinking ability and student’s self-efficacy.
Identification of Scientific Literacy of Elementary School Students in Central Lampung District Kadaritna, Nina; Rosidin, Undang; Sari, Novinta Nurul; Rakhmawati, Ismi
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Identification of Scientific Literacy of Elementary School Students in Central Lampung District. Objective: Identify scientific literacy skills of elementary school students that can be actualized in the form of local government policies. Method: This descriptive study involved 36 schools with a total of 380 Elementary School students in Lampung Tengah District obtained using purposive sampling technique. Students appreciate with scientific literacy adapted from PISA questions (Programs for International Student Assessment) and scientific literacy data are analyzed descriptively. Findings: The results of the study showed that students who understand the concept were only 16.07%, misconcept are 8.6%, wrong concept are 37.5%, and missunderstand concept are 37.8%. Elementary students who understand the concept are still few for most of the questions especially competencies of interpret scientific data and evidence, procedural knowledge categories, and the content of the physical system area. Conclusion: Elementary students' scientific literacy in Central Lampung is still in the low category. Keywords: scientific literacy, elementary school students, descriptive study. Abstrak: Identifikasi Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan: Mengidentifikasi kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar yang dapat diaktualisasikan dalam bentuk kebijakan pemerintah daerah. Metode: Penelitian deskriptif ini melibatkan 36 sekolah dengan total 380 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah yang diperoleh dengan menggunakan purposive sampling technique. Siswa diuji dengan soal literasi sains yang diadaptasi dari soal PISA (Programme for International Students Assessment) dan data literasi sains dianalisis secara deskriptif. Temuan: Data hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang paham konsep hanya 16,07%, siswa yang miskonsep 8,6%, siswa yang salah konsep 37,5%, dan siswa yang tidak paham konsep 37,8%. Siswa SD yang paham konsep sains masih sedikit setiap soal terutama pada kompetensi sains interpret data and evidence scientifically, kategori pengetahuan procedural, dan konten area physical system. Kesimpulan: Literasi sains siswa SD di Lampung Tengah masih dalam kategori rendah.Kata kunci: literasi sains, siswa sekolah dasar, penelitian deskriptif. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v10.i1.202013
PENGARUH MINAT SISWA, KREATIVITAS, DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Utomo, Agus Budi; Hasyim, Adelina; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research purposes this is to analyze influence between interest students, creativity, level the utilization of learning, against results learn physics good haphazardly and together. Population in this research is whole class VII 6 class at below SMPN 2 bandar Lampung. The sample used technique proportional random sampling with total 50 students. Data collected by kuisioner and tests and analyzed with Regression. Research result obtained the a positive, closely and significant between: 1 interest students against lesson against results learn physics by a correlation coefficient 0,658; 2 ) creativity students against results learn physics by a correlation coefficient 0,730, 3 ) the utilization of learning against results learn physics by a correlation coefficient of 0,595 and 4 ) interest students lessons, against creativity students and the utilization of learn in together against results learn physics by a correlation coefficient of 0,734.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh antara minat siswa, kreativitas, tingkat pemanfaatan sumber belajar, terhadap hasil belajar Fisika baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII sebanyak 6 kelas pada di SMP Negeri 2 Bandar Lampung. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dengan jumlah 50 siswa. Data dikumpulkan dengan kuisioner dan tes dan dianalisis dengan persamaan regresi. Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh yang positif, erat dan signifikan antara: 1) minat siswa terhadap pelajaran terhadap hasil belajar Fisika dengan koefisien korelasi 0,658; 2) kreativitas siswa terhadap hasil belajar Fisika dengan koefisien korelasi 0,730, 3) pemanfaatan sumber belajar terhadap hasil belajar Fisika dengan koefisien korelasi sebesar 0,595 dan 4) minat siswa terhadap pelajaran, kreativitas siswa dan pemanfaatan sumber belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar Fisika dengan koefisien korelasi sebesar 0,734.Kata kunci :  kreativitas, minat siswa, sumber belajar
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KARAKTER MATERI KALOR Budimah, Budimah; Herpratiwi, Herpratiwi; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to (1) describe the potential and the conditions of instructional materials of Science that had been already used, (2) describe the process of the development of character-based Science module instructional materials  in accordance with the students” characteristics and needs, (3) produce  the instructional materials of character-based Science module  in accordance with the students’ characteristics and needs. The research was conducted at Junior High School 26 Bandar Lampung, Junior High School 28 Bandar Lampung, and Junior High School 2 Bandar Lampung. The research conclusions are : (1) Junior High School in Bandar Lampung have potential to develop module which is characterized by the absence of module and handbook used to support the goal of Science, (2) the development process of character-based Science module is validated by material, design, and multimedia experts, (3) the product produced in the form of character-based Science module as the learning complementTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan potensi dan kondisi bahan ajar IPA yang sudah digunakan, (2) mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar modul IPA berbasis karakter yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, (3) menghasilkan produk bahan ajar modul IPA berbasis karakter sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Penelitian dilakukan di SMPN 26 Bandar Lampung, SMPN 28 Bandar Lampung, dan SMPN 2 Bandar Lampung. Kesimpulan penelitian adalah (1) SMP Negeri di Bandar Lampung berpotensi untuk pengembangan modul, yang ditandai dengan belum adanya modul dan buku yang digunakan selama ini kurang mendukung tercapainya tujuan mata pelajaran IPA, (2) proses pengembangan modul IPA berbasis karakter divalidasi ahli materi, desain, dan multimedia, (3) produk yang dihasilkan berupa modul IPA berbasis karakter sebagai komplemen pembelajaranKata kunci: karakter, materi kalor, modul pembelajaran.
EVALUASI KINERJA GURU PROFESIONAL DALAM MENYUSUN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Supriatno, Supriatno; Herpratiwi, Herpratiwi; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to obtain information about the teachers’ ability to plan learning and implementing the learning. The research population was a teacher of senior high school in Tanggamus who has been certified amounted to 342, while the sample of 40 people who were taken in proportion. The ability of the district high school profesional teacher Tanggamus in planning the learning process, is generally good enough(score 2.91), in particular the teachers’ ability to formulate learning objectives is good average (score of 2.92), the teachers’ ability in selecting and organizing teaching materials is good average (score 2.93), the teacher’ ability in selecting learning resources / learning media category is enough(score 2.89), the teachers’ ability to determine instructional methods are still good enough (score 2.91) and teachers’ ability to plann learning outcomes categories is still good enough(score2.86).Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran. Populasi penelitian ini adalah guru SMA Kabupaten Tanggamus yang telah bersertifikasi berjumlah 342 orang sedangkan sampel berjumlah 40 orang yang diambil secara proporsional. Kemampuan guru profesional SMA Kabupaten Tanggamus dalam merencanakan proses pembelajaran, secara umum cukup baik (skor 2,91), secara khusus kemampuan guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran rata-rata cukup baik (skor 2,92), kemampuan guru dalam memilih dan mengorganisasikan materi ajar rata-rata cukup baik (skor 2,93), kemampuan guru dalam memilih sumber belajar/media pembelajaran dalam kategori cukup (skor 2,89), kemampuan guru dalam menentukan metode pembelajaran masih cukup baik (skor 2,91 dan kemampuan guru merencanakan penilaian hasil belajar masih katagori cukup baik (skor 2.86).Kata Kunci: evaluasi, kinerja guru, pembelajaran
EVALUASI PEMBELAJARAN MEMBACA, MENULIS, DAN BERHITUNG Wardhani, Shinta Widya; Hasyim, Adelina; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to recommend the implementation of reading, writing, and counting in First Grade of Primary School Pelita Bangsa, which consist of context, input, process, and product in Calistung Program. This research uses CIPP evaluation method, and the samples are the students of Pelita Bangsa School. The techniques of collecting data are using observation, questionnaire, documentation, and descriptive qualitative analysis. The results of these study are :1) Context , school environment which supporting learning process, categories medium 2) Input, calistung learning implementation, including teachers motivation, parents support, school facilities, categories medium, 3) Process, calistung learning implementation including  teachers work ethic, at the beginning, during implementation, and the end of implementation, categories medium , 4) Product, learning process of reading, writing, and counting including students ability in reading, writing, and counting, categories medium.Tujuan dari penelitian ini adalah memberi rekomendasi berkenaan dengan pelaksanaan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung kelas 1 di SD Pelita Bangsa Bandar Lampung yang meliputi komponen konteks, input, proses, dan produk dalam program Calistung. Penelitian menggunakan metode evaluasi model CIPP, dilakukan di SD Pelita Bangsa Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi serta analisis dengan deskriptif kualitatif yang selanjutnya dipersentasikan dan dikategorikan. Kesimpulan penelitian adalah : 1) context, yaitu kondisi lingkungan  di sekolah dalam mendukung pembelajaran terkategori cukup 2) input, meliputi motivasi guru, dukungan  orang tua, ketersediaan sarana dan prasarana, terkategori cukup , 3) process pelaksanaan pembelajaran calistung meliputi kinerja guru di awal pembelajaran, dalam pelaksanaan pembelajaran dan di akhir pembelajaran terkategori cukup , dan 4) product pelaksanaan pembelajaran calistung meliputi kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan berhitung terkategori cukup.Kata kunci : calistung, evaluasi, pembelajaran
EVALUASI PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Firdaus, Huda; Herpratiwi, Herpratiwi; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the use of ICT-based learning resources in (1) use of computer / laptop and LCD projector. (2) use of an interactive CD. (3) the use of a tape recorder. (4) the use of the Internet as a source of alternative information. (5) learning in the computer lab. (6) learning in the laboratory multistudy. Research-oriented evaluation approach goal (goal-oriented evaluation). Data was collected through observation and questionnaires. Data analysis using quantitative descriptive analysis. Results were obtained: 1) the teacher in learning to use a computer and LCD projector categorized enough; 2) teachers in the use of interactive CD learning enough categorized; 3) the use of tape recorders in learning categorized less; 4) the use of the Internet as a source of information categorized sufficient; 5) teachers in the use of computer labs categorized less; 6) teachers in exploiting the multi lab study categorized less.Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pemanfaatan sumber belajar berbasis TIK dalam (1) pemanfaatan komputer/laptop dan LCD projector. (2) pemanfaatan CD interaktif. (3) pemanfaatan tape recorder.(4) pemanfaatan internet sebagai sumber informasi alternatif. (5) pembelajaran di laboratorium komputer. (6) pembelajaran di laboratorium multi studi. Penelitian menggunakan pendekatan evaluasi berorientasi tujuan (goal oriented evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh: 1) Guru dalam pembelajaran menggunakan komputer dan LCD Projector dikategorikan cukup; 2) Guru dalam memanfaatkan CD interaktif dalam pembelajaran dikategorikan cukup; 3) Penggunaan tape recorder dalam pembelajaran dikategorikan kurang; 4) Pemanfaatan internet sebagai sumber informasi dikategorikan cukup; 5) Guru dalam memanfaatkan laboratorium komputer dikategorikan kurang; 6) Guru dalam memanfaatkan laboratorium multi studi dikategorikan kurang.Kata kunci: evaluasi, sumber belajar, komunikasi, dan teknologi informasi.
EVALUASI PENYELENGGARAAN RINTISAN SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL Maisuhetni, Maisuhetni; Herpratiwi, Herpratiwi; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know how the level of the fulfillment of Minimal Working Key Indicator (IKKM) that was 8 National Standards of Education as school condition to be an International  Standard of School Stubs (RSBI) in Context Component, the fulfillment  of  Additional Working Key Indicator (IKKT).The research result showed  1) Context Component, that was the fulfillment of IKKM that gained total scores 401 with maximal score 490 or  percentage 81,84% with good scoring criteria. 2) Input Component that was standard fulfillment of IKKT gained total score 237 from maximal score 340 with percentage 69,70 with zero scoring criteria. 3) Process component that gained total score 161 from maximal score 100 with percentage 62,11% with low scoring criteria, 4) Product Component, the students learning achievement with achievement presentation of KKM criteria 61,5% with KKM 80 with low scoring criteria, that was for t Science subject 64,4%, Indonesian Language 79,6% and Mathematics 40,7%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat keterpenuhinya Indikator Kinerja Kunci Minimal (IKKM) yaitu 8 Standar Nasional Pendidikan sebagai syarat sekolah menjadi sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dalam komponen Context, keterpenuhinya Indikator Kinerja Kunci Tambahan (IKKT). Hasil penelitian menunjukkan 1) Komponen context,  yaitu pemenuhan IKKM memperoleh total nilai 401 dengan nilai maksimal 490 atau prosentasi 81,84% dengan kriteria penilaian baik. 2) komponen Input yaitu pemenuhan standar IKKT  memperoleh total nilai 237 dari skor maksimal 340 dengan prosentasi 69,70 dengan kriteria penilaian kurang. 3) komponen process memperoleh nilai total 161 dari nilai maksimal 100 dengan prosentasi 62,11% dengan kriteria penilaian kurang, 4) Komponen product, prestasi belajar  siswa dengan presentasi pencapaian KKM Kriteria 61,5% dengan KKM 80 dengan kriteria penilaian kurang, yaitu untuk mata pelajaran IPA 64,4%,  Bahasa Indonesia 79,6% dan Matematika 40,7%.Kata kunci: Evaluasi RBI, IKKM, IKKT, CIPP.
PERBEDAAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING Hidayah, Tsamaniariaty; Djasmi, Sulton; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to know : (1) difference in improving pre-test and post-test of cognitive in learning based of problem. (2) difference in improving pre-test and post-test of cognitive in learning guided inquiry. (3) difference in improving students post-test of cognitive in learning based of problem and guided inquiry. Population in this research is all of the students of ninth grade at SMPN 20 Bandar Lampung. Conclusion in this research are: (1) there is a difference in improving between cognitive test score is learning based on problem 18,98. (2) there is a difference in improving cognitive test score in learning guided inquiry 10,85. (3) there is a difference in improving cognitive test score is learning based on problem with cognitive test score in guided learning 3,60.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan peningkatan nilai tes akhir dan nilai tes awal ranah kognitif pada pembelajaran berbasis masalah. (2) perbedaan peningkatan nilai tes akhir dan nilai tes awal ranah kognitif pada pembelajaran inkuiri terbimbing. (3) perbedaan peningkatan nilai tes akhir siswa pembelajaran berbasis masalah dan nilai tes akhir pembelajaran inkuiri terbimbing Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 20 Bandar Lampung. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah : (1) ada perbedaan peningkatan nilai tes ranah kognitif pada pembelajaran berbasis masalah sebesar 18,98.  (2)  ada perbedaan peningkatan nilai tes akhir ranah kognitif pada pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 10,85. (3) ada perbedaan peningkatan nilai tes akhir siswa ranah kognitif pembelajaran berbasis masalah dan nilai tes akhir siswa ranah kognitif pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 3,60.Kata kunci : inkuiri terbimbing, PBM, prestasi belajar IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD BERANTAI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Sutimin, Sutimin; Hasyim, Adelina; Rosidin, Undang
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this research were to improve learning by analyzing and finding: lesson plan, learning implementation, assessment, increase creative thinking. The place of research was at SMAN 1 Way Jepara.The results of this research teachers were able to design lesson plans through scientific approach to the final score of 4.11 on the first cycle, the final score of 4.22 on the second cycle, the final score of 4.28 on the third cycle; student learning activity increased from the first cycle to the third cycle of 8 active students, and teachers in the learning activity increased from the first cycle to the third cycle of 3.53; the results of the analysis of items on average each end of the first cycle to the third cycle of medium difficulty level (0.69).Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki  pembelajaran dengan menganalisis dan menemukan: rencana pelaksanaan pembelajaran; pelaksanaan pembelajaran; asesmen; peningkatan berpikir kreatif.Tempat penelitian di SMAN 1 Way Jepara.Hasil penelitian guru mampu merancang RPP dengan pendekatan saintifik hasil akhir siklus pertama skor 4.11, siklus kedua skor 4.22,  siklus ketiga skor 4.28; aktivitas belajar siswa meningkat dari siklus pertama sampai siklus ketiga sebesar 8 siswa aktif, dan aktivitas guru dalam pembelajaran meningkat dari siklus pertama sampai siklus ketiga sebesar 3.53; hasil analisis butir soal rata-rata setiap akhir siklus pertama sampai siklus ketiga tingkat kesukaran sedang (0.69), daya beda cukup (0.46), validitas sangat tinggi (0.84), reliabilitas tinggi (0.89)Kata kunci: berpikir kreatif, kooperatif, STAD berantai