Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pengembangan Industri Bahan Bakar Nabati Bioetanol dari Ubi Kayu dengan Menggunakan Pemodelan Matematika Romadhoni, Danang Ahmad; Nugraha, Cahyadi; Rukmi, Hendang Setyo
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.788 KB)

Abstract

Sumber energi yang saat ini digunakan di Indonensia merupakan energi yang tidak dapat diperbaharui. Jika energi ini digunakan terus menerus akan mengalami kelangkaan. Oleh sebab itu perlu adanya pengalihan sumber energi ke sumber energi yang dapat diperbaharui. Bioetanol merupakan salah jenis bahan bakar yang dapat dikembangkan. Bahan baku bioetanol yang sering ditemukan di Indonesia adalah ubi kayu. Pemanfaatan ubi kayu tersebut akan terlaksana dengan baik jika didukung oleh kebijakan yang dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. Perumusan kebijakan dapat dilakukan dengan mengembangkan suatu model kebijakan yang digunakan sebagai analisis alternatif-alternatif kebijakan dengan berbagai skenarionya. Berdasarkan uraian terebut maka masalah penelitian ini akan membahas tentang usulan skenario kebijakan yang mendukung pemanfaatan ubi kayu sebagai sumber energi bioetanol. Kata kunci: kebijakan, energi, bioetanol, skenario
Analisis Kesiapan Sertifikasi ISO 9001:2008 Pada Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten Prasetia, Jembar; Rukmi, Hendang Setyo; Harsono, Ambar
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.103 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan, perusahaan perlu meningkatkan kualitas produk atau jasa. Upaya yang dilakukan perusahaan adalah dengan meningkatkan sistem manajemen yang prima dengan ISO 9001:2008 yang merupakan suatu persyaratan internasional untuk sistem manajemen suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek-aspek yang sudah memenuhi dan belum memenuhi klausul-klausul ISO 9001:2008. Checklist yang digunakan mengacu pada rancangan Sachbudi Abbas, yang ditujukan kepada pihak manajemen KBM JLPL. Berdasarkan hasil pengisian checklist pertanyaan dapat disimpulkan  sebanyak 208 pertanyaan (92,04%) perusahaan telah memenuhi persyaratan ISO 9001:2008, sebanyak 14 pertanyaan (6,19%) tidak sesuai dan empat pertanyaan (1,77%) belum memenuhi persyaratan ISO 9001:2008. Usulan perbaikan diberikan untuk klausul-klausul yang belum sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2008. Kata kunci: ISO 9001:2008, Sistem Manajemen Mutu, Checklist Pertanyaan ABSTRACT To increase loyalty and customer satisfaction, the company needs to improve the quality of products or services. One way is to improve excellent management system by ISO 9001:2008, an international requirement for an enterprise management system. This study aims to look at the aspects that have to meet and do not meet the ISO 9001:2008 clauses. Checklist used is based on the design Sachbudi Abbas, addressed to the management KBM JLPL. Based on the results of the checklist questions can be conclude that  208 questions companies have to meet the requirements of ISO 9001:2008, as many as 14 questions is not appropriate and the four questions has not met the requirements of ISO 9001 : 2008. Proposed improvements are given for clauses that have not been in accordance with the requirements of ISO 9001:2008. Keywords: ISO 9001:2008, Quality Management Systems, Checklist Question 1. PENDAHULUAN 1.1 Pengantar Kualitas produk atau jasa yang dihasilkan suatu perusahaan merupakan salah satu aspek penting untuk menunjang daya saing suatu perusahaan. Perusahan yang bisa menciptakan produk atau jasa yang berkualitas akan mampu bertahan karena konsumen merasa puas dan loyal. Untuk menunjukkan kepada konsumen dan masyarakat bahwa perusahaan memperhatikan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan, perusahaan berupaya untuk mendapatkan sertifikasi standar ISO 9001:2008.   Dalam Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM), terdapat salah satu layanan jasa yang akan ditingkatkan yaitu ecotourism. Kawasan ecotourism merupakan salah satu potensi yang cukup menarik untuk dikunjungi dan sebagai alternatif pemasukan bagi Perum Perhutani selain hasil hutan seperti kayu. Kesatuan Bisnis Mandiri Perum Perhutani yang menangani ecotourism dan produk lain adalah Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain. Ada sembilan kawasan wisata yang dikelola oleh Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain Unit III Jawa Barat dan Banten, namun yang akan diprioritaskan sebagai model percontohan untuk penerapan Sistem Manajemen Perum Perhutani Terpadu (SMPHT) adalah kawasan wisata Kawah Putih, Cilember dan Patuha Resort. Sebagai model percontohan maka ketiga kawasan wisata yang dikelola oleh Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain tersebut harus menerapkan ISO 9001:2008 dalam proses bisnisnya guna menghasilkan kinerja yang unggul, dan sebagai bukti bahwa kawasan wisata tersebut memiliki kualitas pelayanan yang baik.   1.2 Identifikasi Masalah Ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain Unit III Jawa Barat dan Banten agar kawasan wisata unggulan yang dikelolanya bisa mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008. Untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kawasan wisata unggulan dalam menghadapi sertifikasi ISO 9001:2008, Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain Unit III Jawa Barat dan Banten tersebut perlu melakukan audit internal. Penelitian ini mencoba untuk memberikan gambaran kepada Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain hal-hal apa saja yang sudah dilakukan dan hal-hal yang belum dilakukan terkait penerapan butir-butir ISO 9001:2008. Dengan mengetahui gambaran dari kesiapan penerapan  standar ISO tersebut maka Kesatuan Bisnis Mandiri Jasa Lingkungan dan Produk Lain bisa melakukan rencana tindakan agar  kawasan wisata unggulan tersebut bisa mendapatkan standar ISO 9001:2008. 2. STUDI LITERATUR ISO (International Organization for Standardization) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Salah satunya yaitu ISO 9000 yang berisi kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu. Standar ISO 9000 terdiri atas lima dokumen, yaitu ISO 9000 sampai ISO 9004. Standar ISO 9001 sampai ISO 9003 diterapkan oleh perusahaan-perusahaan berdasarkan ruang lingkup kegiatan perusahaan tersebut. ISO 9004 merupakan dokumen yang memberikan panduan spesifik untuk specific industrial applications. ISO 9
Peningkatan Daya Tarik Unit Kegiatan Mahasiswa Itenas Berdasarkan Teori Dasar Pembentukan Kelompok KUSUMAH, FAKRY FIRDAUS TEJA; Rukmi, Hendang Setyo; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.989 KB)

Abstract

Tahun 2010 Itenas mengadakan program baru yaitu Sistem Kredit Kemahasiswaan (SKK) yang bertujua nmembekali kemampuan soft skill. Program SKK dapat ditunjang oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Itenas. Namun minat mahasiswa Itenas (angkatan 2011) yang menjadi anggota UKM hanya 26,27%. Maka perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat mahasiswa dengan memperhatikan teori dasar pembentukan kelompok. Metode yang digunakan adalah Analisis Faktor. Hasil pengolahan data diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa adalah status dan harga diri, interaksi dan afiliasi, rasa aman secara akademis, dukungan timbale balik yang positif, identitas sosial, dukungan emosional, saling tergantung untuk mencapai suatu tujuan, sosial, dan kebutuhan untuk evaluasi diri terhadap anggota lainnya. Kata kunci: Teori Dasar Pembentukan Kelompok, Analisis Faktor, SPSS   Abstract In 2010, Itenas develops a new program called SKK, which to increase the soft skill’s ability of students. The program can be supported by UKM. They are only 26,27% of Itenas’s student (especially the sophomore) who join UKM.UKM should have to know what factors that could affect the interest of the student with the basic theory of the group’s establishment. The method which is used is factor analysis. The result shows that some factors which is related to the student’s interest are status and self-esteem, interaction and affiliation, academic security, mutual support positive social identity, emotional support, interdependent to achieve a goal, the social, and the need for self-evaluation of the other member. Keywords: Basic Theory of Group Formation, Factor Analysis, SPSS
USULAN STRATEGI PERUSAHAAN CV KURNIA JAYA MENGGUNAKAN MATRIKS PERUMUSAN STRATEGI Padil, Adi Yusup; Rukmi, Hendang Setyo; Kurniawan, Dwi
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.868 KB)

Abstract

CV Kurnia Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan alat-alat kontruksi besi yang berlokasi di Cikarang Utara. Saat ini, jumlah pesaing di sekitar CV Kurnia Jaya sebanyak 28 perusahaan. Untuk menghadapi banyaknya pesaing tersebut, CV Kurnia Jaya harus memiliki strategi yang tepat dengan memperhatikan faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal mengacu kepada aktivitas-aktivitas rantai nilai Porter (2011). Faktor eksternal mengacu kepada Five Force Model dari Porter (2011) dan lingkungan makro dari Nilasari (2014). Metode yang digunakan untuk merancang strategi perusahaan yaitu matriks EI, analisis SWOT, dan matriks BCG. Karena adanya keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan, maka dilakukan penentuan skala prioritas strategi menggunakan QSPM. Strategi yang diprioritaskan QSPM adalah meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Kata kunci: Perumusan Strategi, Strategi Perusahaan, Meningkatkan Daya Saing ABSTRACT CV Kurnia Jaya is a company engaged in the manufacture of steel construction tools located in North Cikarang. Nowadays, number of its competitors is 28 companies. In order to compete with its competitors, CV Kurnia Jaya should have effective strategies by observing internal and external factors. Internal factors refer to the activities of Porter’s (2011) value chain. External factors refer to Porter’s (2011) Five Force Model and Nilasari (2014) macro-environment. The methods used to design the company's strategies are the EI matrix , SWOT analysis, and the BCG matrix. Due to limited resources of the company, then the strategies are prioritized using QSPM. A strategy that prioritized based on QSPM is to improve the quality of products and services. Keywords: Formulation of Strategy, Corporate Strategy, Enhance Competitiveness
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM TEPUNG MOCAF CV. KARUNIA MAHA CIPTA MENGGUNAKAN MATRIKS PERUMUSAN STRATEGI Munir, Jauhar Banriadi; Rukmi, Hendang Setyo; Bakar, Abu
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.048 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengembangan UKM tepung MOCAF CV. Karunia Maha Cipta dengan menggunakan matriks perumusan strategi. Perkembangan CV. Karunia Maha Cipta belum baik dan terancam tutup, sehingga perlu dirancang strategi untuk mengembangkan bisnisnya. Tahap awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan UKM. Setelah mendapatkan informasi mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari hasil wawancara kepada pengelola CV. Karunia Maha Cipta, selanjutnya dilakukan analisis matrik IFAS, EFAS, IE, SWOT, dan QSPM untuk menentukan strategi pengembangan bisnis. Dari hasil penelitian, strategi pengembangan untuk CV. Karunia Maha Cipta adalah meningkatkan produksi pada skala yang ekonomis sehingga menurunkan biaya perunit, meningkatkan kualitas produk dan pelayanan konsumen, dan meningkatkan kegiatan promosi.   Kata Kunci: Perumusan Strategi, Strategi UKM, Pengembangan UKM   ABSTRACT This paper discusses about business development strategies MOCAF flour CV. Karunia Maha Cipta using formulation strategy matriks. The development CV. Karunia Maha Cipta is not good and threatened to bankruptcy. So it needs to be designed strategy for business development. Strategy analysis is done by analyzing the UKM factors. After getting information about strenghts, weaknesses, opportunities and threats of the interview to the manager of CV. Karunia Maha Cipta, the performed of analysis matrix IFAS, EFAS, IE, SWOT, and QSPM to determine business development strategy. The result of research suggest CV. Karunia Maha Cipta for increase production on an economical scale, improve product quality and customer service, and increase promotional activities via social media and exhibitions in the province of west java. Keywords: Strategy Formulation, Strategy of UKM, Development of UKM
USULAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK DONAT MADU BERDASARKAN PREFERENSI DAN PERSEPSI KONSUMEN Nosika, Egiyardi; Rukmi, Hendang Setyo; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.73 KB)

Abstract

Donat Madu merupakan merek donat yang terkenal di Kota Cimahi. Agar dapat memenangkan persaingan maka Toko Donat Madu harus merancang dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menarik konsumen baru sehingga dapat meningkatkan penjualan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan taktik bauran pemasaran 7P yang menghasilkan atribut-atribut kue donat yang dipentingkan konsumen dalam membeli donat yang diolah dengan alat bantu multidimensional scaling proxcal. Hasil dari multidimensional scaling proxcal adalah peta persepsi untuk mengetahui pesaing terdekat Donat Madu berdasarkan persepsi konsumen yaitu donat Coffe n Friends. Selanjutnya menggunakan alat bantu multidimensional scaling alscal yang menghasilkan peta preferensi untuk mengetahui kekuatan atribut Donat Madu dibandingkan pesaingnya berdasarkan preferensi konsumen. Donat Madu unggul pada atribut variasi rasa, variasi harga, kesesuaian harga dengan kualitas, produk mudah ditemukan dan logo halal. Kata Kunci: Donat Madu, Taktik Bauran Pemasaran 7P, Multidimensional Scaling, Perceptual Map. ABSTRACT Donat Madu is a well-known doughnuts brand in Cimahi. To reach the higher selling rate, Donat Madu store should be plan and make the right marketing strategy to get the more consumer that will develop higher profit for the store.  The research was conducted based on the point of marketing strategy 7P that will result the doughnuts attributes which is the consumers priority to buy the item using multidimensional scaling proxcal tools. As a result of multidimensional scaling proxcal there’s a perceptual consumers map to know the closest competitor of Donat Madu based on consumer perception that is Coffe n Friends. The next step is using multidimensional scaling alscal tools that generate preference map to know the Donat Madu attributes strength, compare to it competitor based on consumer preference Donat Madu has more strength in variation of flavors, price range, the sustainability between the price and the quality, easy to find anywhere and also has the halal certificate. Keywords: Donat Madu, Marketing Mix 7P, Multidimensional Scalling, Perceptual map.
Analisis Kebijakan Menggunakan Pemodelan Matematika untuk Pengembangan Industri Bahan Bakar Nabati Bioetanol dari Mikroalga Putro, Hafidz Handoko; Nugraha, Cahyadi; Rukmi, Hendang Setyo
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.652 KB)

Abstract

Energi selalu dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menunjukkan bahwa konsumsi energi primer diproyeksikan naik setiap 5 tahun. Kebutuhan energi di Indonesia didominasi oleh minyak bumi sebesar 52,5% pemakaian energi di Indonesia. Pemerintah Indonesia membuat kebijakan perencanaan energi nasional untuk bahan bakar nabati dengan target 5% dari total kebutuhan energi. Bioetanol adalah bahan bakar minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai minyak premium. Salah satu tanaman yang bisa digunakan sebagai bahan baku bioetanol adalah mikroalga. Pemanfaatan mikroalga akan optimal jika didukung kebijakan yang tepat oleh pemerintah. Perumusan kebijakan dapat dilakukan dengan mengembangkan suatu model kebijakan yang memungkinkan penyusunan alternatif-alternatif skenario kebijakan. Alternatif kebijakan dan skenario yang dibuat sebanyak 3 alternatif kebijakan dan 3 skenario. Model kebijakan dibuat dengan menggunakan pemodelan sistem. Metoda yang digunakan adalah pemodelan metamatika. Model matematika lebih mudah untuk dimanipulasi dan dieksplorasi pengaruh perubahan input terhadap fungsi tujuannya dibandingkan sistem nyata. Kata kunci: pemodelan sistem, kebijakan, bioetanol, mikroalga
USULAN STRATEGI PEMASARAN KARTU SIMPATI DAN AS DI KALANGAN MAHASISWA BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI MENGGUNAKAN METODE MULTIDIMENSIONAL SCALING Permata, Luky S; Rukmi, Hendang Setyo; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.102 KB)

Abstract

Makalah ini membahas usulan strategi pemasaran kartu Simpati dan As di kalangan mahasiswa menggunakan metode multidimensional scaling. Tahap-tahap yang dilakukan yaitu tahap pembuatan peta persepsi dan peta preferensi. Pada tahap pembuatan peta persepsi, urutan data rekapitulasi score dan ranking diplot ke dalam worksheet pada program spss 20.0. Pada tahap pembuatan peta posisi preferensi, urutan data rekapitulasi tingkat kepentingan atribut diplot ke dalam worksheet pada program spss 20.0. Data-data yang digunakan pada makalah ini merupakan data-data dari hasil penyebaran kuesioner.   Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Multidimensional Scaling, Persepsi dan Preferensi   ABSTRACT This paper discusses about proposed marketing strategy of Simpati and As using multidimensional scaling method. The stages are carried out, namely the stage of making maps and map position perceptual preferences. At the stage of making the map the position of perception, recapitulation data sequence score and ranking plotted into the worksheet in spss 20.0. At this stage of map making position preference, the order of importance of attributes recapitulation data plotted into worksheet in spss 20.0. The data used in this paper is data on the results of questionnaires. Keywords: Marketing Strategy, Multidimensional Scaling, Perceptions and Preferences
Usulan Perhitungan Insentif Karyawan CV. Miracle Berdasakan Jumlah Produksi Munawar, Duwar; Rukmi, Hendang Setyo; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.6 KB)

Abstract

Selama ini perusahaan memberikan upah yang sama kepada karyawannya. Tidak ada perbedaan upah per hari antara karyawan yang menghasilkan produk di bawah standar dengan karyawan yang menghasilkan produk sama atau di atas standar. Kondisi tersebut sangat merugikan perusahaan karena target produksi kadang-kadang tidak tercapai. Oleh karena itu CV. Miracle berkeinginan untuk memberikan insentif kepada karyawan yang bisa menghasilkan produk di atas standar. Kondisi yang terjadi sekarang di CV. Miracle belum memiliki gambaran bentuk perhitungan insentif yang akan diberikan. Perhitungan yang dapat dan memungkinkan untuk digunakan oleh CV. Miracle adalah perhitungan insentif berdasarkan jumlah produksi. Perhitungan insentif berdasarkan jumlah produksi terbagi menjadi empat metode yaitu berdasarkan tarif satuan yang dijamin, berdasarkan pola upah tugas & bonus Gantt, berdasarkan upah berganda dari Merrick, berdasarkan rencana efisiensi dari Emerson. Analisis dari penelitian adalah perbandingan metode insentif dan analisis perbedaan pekerjaan antara pekerja sablon dan pekerja penjahitan.
PENINGKATAN MINAT MAHASISWA UNTUK MENJADI ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA (KOPMA) ITENAS BERDASARKAN TEORI PEMBENTUKAN KELOMPOK Putra, Adriansyah Wijaya; Rukmi, Hendang Setyo; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.396 KB)

Abstract

Koperasi Mahasiswa (KOPMA) adalah wadah kegiatan kewirausahaan mahasiswa Itenas. Jumlah anggota KOPMA sangat sedikit sehingga perlu dilakukan sebuah penelitian untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk menjadi anggota KOPMA Itenas. Dengan menggunakan metode analisis faktor diperoleh beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk bergabung dengan KOPMA yaitu (1) penghargaan, (2) pengembangan leadership, (3) interaksi sosial, (4) dukungan pada bidang akademis, (5) dukungan emosional. Sehingga upaya yang dapat dilakukan oleh KOPMA adalah lebih sering mengikuti berbagai kompetisi, lebih sering mengadakan kegiatan baik yang mendukung akademis ataupun non akademis, lebih memperhatikan anggotanya dengan memberikan penghargaan, dan memberi kesempatan anggotanya untuk mendalami kemampuan memimpin. Kata kunci: minat, faktor, analisis faktor   ABSTRACT Koperasi Mahasiswa (KOPMA) is the one of Itenas organization that facilitated the students  to do entepreneurs activity. KOPMA have a smaller number of members so there is a needs to start a research to improving will of students for joining KOPMA Itenas. By using analysis factors then we know that the factors who have a correlation to will of students for joining KOPMA are (1) Awards, (2) leadership skill improvements, (3) social interaction, (4) support of academic, (5) emotional support. KOPMA have to do several things like participating in a competitions, making a lot of activity which support for academic or non academic, pay attentions to his members by give an award for his members, and giving a chance for it members to learned about leadership skill.   Keywords: will, factor, analysis factor