Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kelas Online “How to Be Confident Public Speaker On Online Presentation” Bagi Generasi Z Sebagai Persiapan Menghadapi Kondisi New Normal Covid 19 Widi Astuti; Dwi Iramadhani; Zurratul Muna
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 2, No 1 (2021): J-P3K APRIL
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v2i1.94

Abstract

Selama masa pandemi sekolah mengubah pola pembelajaran konvensional berbasis tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sangat mengandalkan teknologi. Perubahan ini akhirnya menimbulkan beberapa dampak bagi generasi Z yaitu belum menyeluruhnya akses pembelajaran secara online, siswa belum terbiasa dengan budaya belajar jarak jauh, siswa selama ini terbiasa berinteraksi dengan teman-teman dan para guru secara langsung disekolah. Jika jika Covid-19 ini tidak segera berakhir dampak-dampak tersebut akhirnya akan menimbulkan kecemasan, frustrasi dan angka putus sekolah yang tinggi (Unicef, 2020). Kecemasan tersebut akhirnya akan mempengaruhi proses pembelajaran generasi Z salah satunya adalah kecemasan dalam berbicara di depan publik (Aryadillah, 2017). Untuk mengatasi hal ini penulis membuat suatu pengabdian masyarakat dengan memberikan program pelatihan public speaking yang bertujuan agar para siswa lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menyatakan bahwa ada perubahan yang terjadi pada peserta, beberapa siswa dapat memberikan intonasi yang tepat dalam menyempaikan informasi. Setelah proram pengabdian ini dijalankan memperoleh hasil bahwa peserta mendapatkan manfaat untuk menambah skill saat public speaking. Kemudian terdapat perubahan dalam hal percaya dirisehingga peserta dapat lebih termotivasi untuk berbicara di depan umum setelah mengikuti program pelatihan public speaking.
Gambaran Kontrol Diri Pada Siswa SMP Kota Lhokseumawe Dalam Mencegah Perilaku Seksual Pranikah Widi Astuti; Zurratul Muna; Rini Julistia
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4526

Abstract

Hubungan interpersonal saat ini membuat kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, karena remaja sering terjerumus dalam perbuatan yang dapat melanggar batas-batas nilai yang mengarah kepada perilaku seksual pranikah. Terjadi peningkatan perilaku seksual pranikah pada remaja Aceh. Banyak remaja yang berpacaran di bawah usia 15 tahun atau disebut dengan early starter, sehingga rentan terjadi perilaku seksual pranikah. Remaja yang masa berpacaran terlalu muda dapat mudah melakukan perilaku seksual pranikah. Salah satu cara menghindari perilaku seksual pranikah adalah dengan kontrol diri. Kontrol diri terdiri dari tiga aspek yaitu kontrol kognitif, kontrol perilaku dan mengontrol keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kontrol diri dalam mencegah perilaku seksual pranikah. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui kuisioner “kontrol Diri Terhadap Perilaku Seksual pranikah”. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 290 orang siswa yang diperoleh berdasarkan metode cluster random sampling yang sesuai dengan karakeristik dan dianggap mewakili siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe memiliki kontrol diri yang rendah (62%), artinya sebagian besar siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Lhokseumawe belum mampu mengatur dirinya untuk tidak melakukan perilakunya dalam mencegah perilaku seksual pranikah.
Efektivitas Program PSOP (Public Speaking On Online Presentation) Untuk Meningkatkan Self Efficacy Mahasiswa Dwi Iramadhani; Widi Astuti; Rini Julistia
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.4533

Abstract

Kondisi pandemi membuat mahasiswa untuk beradaptasi pada kondisi pembelajarannya yang bersifat daring. Salah satunya adalah presentasi online. Public speaking dianggap sebagai salah satu keterampilan utama yang harus diperhatikan pada saat melakukan presentasi online.  Tantangan yang dimiliki mahasiswa adalah membangun self eficacy untuk berbicara didepan umum. Kondisi dimana jika tidak teratasi dapat menimbulkan kecemasan dan tidak efektifnya presentasi. Untuk dapat mengoptimalkan kemampuan mahasiswa dalam public speaking terutama ketika presentasi secara online diperlukan upaya untuk meningkatkan efikasinya tersebut. Penelitian ini mengusulkan sebuah pelatihan yang disebut dengan Kelas Online PSOP (Public Speaking on Online Presentation). Pelatihan ini merupakan modifikasi dari modul yang dikembangkan oleh Toatmaster (2015). Pendekatan belajar yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah pendekatan belajar experiential learning. Modul ini dilakukan tahapan validasi melalui expert judgement sebanyak 3 orang dan teruji valid secara isi.  Selanjutnya dilakukan tahapan eksperimen dengan desain eksperimen one group pretest and posttest only. Penelitian ini menemukan sebanyak 98 orang siswa berkategori sedang dan 19 orang siswa memiliki kategori rendah, dan 11 orang dengan kategori tinggi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 orang mahasiswa dengan kategori self eficacy yang rendah. Penelitian ini membutikan bahwa Program Kelas online PSOP terbukti dapat meningkatkan self eficacy mahasiswa dalam melakukan public speaking secara online.
AN OVERVIEW THE MEANING OF LIFE IN BREAST CANCER PATIENTS IN THE CITY OF LHOKSEUMAWE Rini Julistia; Zurratul Muna; Widi Astuti; Dwi Iramadhani
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2022): PSIKOISLAMEDIA:JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i1.11439

Abstract

This study aims to describe the meaning of life in breast cancer patients in Lhokseumawe City. The study used descriptive quantitative methods and the sampling technique was simple random sampling. The results of this study indicate that patients with breast cancer in Lhokseumawe City have a high meaning of life. Individuals who have a high meaning of life are able to find the meaning of their lives, this can be seen from those who can think positively about what they are experiencing, can undergo all treatment processes with passion and enthusiasm, this can affect their own healing. Keywords: The Meaning of Life, Breast Cancer, Lhokseumawe       
THE EFFECT OF PSOP (PUBLIC SPEAKING ON ONLINE PRESENTATION) PROGRAM AS A SOLUTION TO INCREASE STUDENT'S SELF EFFICACY PENGARUH PROGRAM PSOP (PUBLIC SPEAKING ON ONLINE PRESENTATION) SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Zurratul Muna; Dwi Iramadhani; Widi Astuti; Rini Julistia
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2022): PSIKOISLAMEDIA:JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i1.11440

Abstract

The main problem in online presentations is that there is a sense of worry about other people's assessments of themselves, namely about what and how things will be delivered. The thing that can be done to increase confidence in doing online presentations is to improve online public speaking skills. Public speaking is a skill that must be considered in online presentations. As a solution to this problem, researchers are interested in creating a Public Speaking on Online Presentation (PSOP) training program. This study uses a quantitative method in the form of a quasi-experimental research design with one group pretest posttest design. Sampling using purposive sampling. Data collection using a confidence scale. The results of the paired sample t-test analysis showed that there was a significant difference between the pretest and posttest after the implementation of the training. PSOP (Public Speaking On Online Presentation) can increase students' confidence in facing the online learning system.  Permasalahan utama dalam presentasi secara online adalah adanya rasa khawatir tentang respon atau penilaian orang lain terhadap dirinya, yaitu mengenai apa yang disampaikannya dan bagaimana ia menyampaikannya. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri melakukan presentasi online adalah dengan meningkatkan kemampuan public speaking secara online. Public speaking merupakan skill yang harus diperhatikan pada presentasi online. Sebagai solusi dari permasalahan ini peneliti tertarik membuat sebuah program pelatihan Public Speaking on Online Presentation (PSOP). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Pengambilan sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri. Hasil analisis paired sample t-test diketahui bahwa ada perbedaan signifikan antara pretest dan posttest setelah pelaksanaan pelatihan. PSOP (Public Speaking On Online Presentation) dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi sistem pembelajaran daring.