M. Rusydi
Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari Jl. A. Yani KM. 4,5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 70235 e-mail: madibiqbal@gmail.com

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Urang Banjar dan Kosmologi Nur Muhammad: Analisis Filosofis tentang Materi, Ruang dan Waktu Hakim, Abdul; Rusydi, M.; Khaliq, Abdul
TASHWIR Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jt.v1i1.157

Abstract

Banjar people are known as the religious community. It can be seen from the social values espoused by the people that are related to Islamic values. For Banjar people, every Rabiul Awwal or Rajab month is commemorated as the birth and the Isra Mi‟raj of the Prophet Muhammad Saw. In the commemoration, expression of love for the Prophet Muhammad is sung by maulid poems. These poems often contain the teachings of Nur Muhammad. In the history of the community, the closeness between the community and Nur Muhammad is proven by the teachings of Abdul Hamid Abulung in his wujudiyyah holy book and Datu Sanggul in his barencong holy book. Other major figure in Banjarmasin who has deceased yet still provides profound teachings to the community was Guru Izai who also taught Nur Muhammad teachings.Keyword : Nur Muhammad, Cosmology, Material, Space, TimeMasyarakat Banjar dikenal sebagai masyarakat religius. Hal ini bisa dilihat dari nilai sosial yang dianut masyarakatnya yang terkait dengan nilai-nilai Islam. Di Masyarakat Banjar setiap Rabiul Awwal atau Rajab akan diperingati kelahiran dan Isra Mi‟rajnya Nabi Muhammad Saw. Dalam aktivitas ini ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad selalu disenandungkan lewat syair-syair maulid. Sementara syair-syair maulid ini sering mengandung ajaran Nur Muhammad. Dalam kesejarahan masyarakat Banjar pun ditemukan bahwa kedekatan masyarakat Banjar ini dengan Nur Muhammad bisa ditemukan dalam ajaran tokoh-tokoh seperti Abdul Hamid Abulung dengan wujudiyyahnya dan Datu Sanggul dengan kitab barencongnya. Tokoh besar lainnya di Banjarmasin yang telah meninggal dunia namun masih memberikan bekas mendalam pada masyarakat Banjar yakni Guru Izai juga mengajarkan ajaran Nur Muhammad ini.Kata Kunci: Nur Muhammad, Kosmologi, Materi, Ruang, Waktu
Ideologi dan Epistemologi Kitab Tuhfat al-Râghibîn Karya Muhammad Arshad al-Banjari Rusydi, M.
ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Vol 8, No 2 (2014): Islamica
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.521 KB) | DOI: 10.15642/islamica.2014.8.2.475-502

Abstract

Tuhfat al-Râghibîn is the first book of theology for Banjarese besides the book of Usûl al-Dîn. This book focuses not on the area of surface-structure (outer aspects) but particularly on the deep-structure area (inner aspects). The deep-structure study will help interpret the meaning of the book in its relation to the historical, social, and political context. This paper will explore the deep-structure area which consists of two problems, namely the ideology and the epistemology of Tuhfat al-Râghibîn. This study concludes that the ideology of the book is Sunnî, and the epistemology of the book is bayânî. It is based on an analysis that the source of the book is text (nass), its method is qiyâs and ijtihâd, and the rational argument in the book is used as a means of justification, although it still maintains a balance between revelation and rationalism. In addition, the type of argument is defensive-apologetic, the validity of its argument is the conformity of text to the reality, while the basic principle is infisâl (discontinuance) and tajwîz (permissiveness).
Formalisasi Hukum Ekonomi Islam: Peluang danTantangan (Menyikapi UU No. 3 Tahun 2006) Rusydi, M.
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 17 (2007): Menyikapi UU No. 3/2006 tentang Perubahan UU No. 7/1989 mengenai Peradilan Agama
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic economic law constitute the pilot project of islamic law research. This is more significance since the birth of modern Syari’ah financial institutions based on provision of contract law in the sphere of Islamic economic law (muamalat) and also the rapid development of moslem business need the legal status to be implemented to resolve when ever the despute of muamalat contract exist. The formalization of Islamic economic law today, by the enactment of UU No. 3 Tahun 2006 become the most outstanding and rapid development that outweighing what has been formulated before and gives the religious court the widermandate to resolve despute of muamalat contract. This clearly gives the advantage of Moslem society to comply with Syari’ah provision in their daily business activity from one hand, and also gives a challenge to Moslem society to mature this legal status from another. This writing tries to comprehend the formalization of Islamic economic law due to new release of UU No. 3 Tahun 2006 and look it from both perspective: opportunity and challenge. Kata kunci: hukum, ekonomi, Islam, formalisasi, dan implikasi.
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan dengan Menggunakan Metode Geolistrik di Kelurahan Tatura Selatan Ardiansyah, Muhammad; Rusydi, M.; Sandra, Sandra
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9441

Abstract

ABSTRAK Penelitian untuk mengidentifikasi panas bumi dan struktur lapisan berdasarkan temperatur airtanah di Kelurahan Tatura Selatan Kota Palu telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik Automatic Array Scanning (AAS) dengan konfigurasi Wenner-Slchlemberger. Pemprosesan dan pemodelan data menggunakan perangkat lunak Earthmager 2D dalam bentuk penampang 2D. Berdasarkan hasil pemodelan 2D diperoleh gambaran  struktur perlapisan dan jenis batuan bawah permukaan pada daerah penelitian berupa lempung, pasir lempung, dan batuan pasir yang diduga mengandung airtanah yang bertemperatur tinggi karena memiliki nilai DHL yang tinggi dan resistivitas berkisar 2,2 Wm – 29 Wm.Kata Kunci : Aquifer, Earthmager, Geolistrik hambatan jenis, Wenner- Slchlemberger
Pengukuran Frekuensi Alami Tanah dan Bangunan Akibat Gempabumi Dengan Menggunakan Alat Accelerometer di Kota Palu Fadil, Muhammad; Rusydi, M.; Sabhan, Sabhan
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9430

Abstract

ABSTRAK Telah di lakukan penelitian untuk mengetahui nilai frekuensi alami tanah dan bangunan serta untuk mengetahui potensi terjadinya resonansi yang di alami oleh bangunan di Kota Palu, khususnya di bagian timur Sungai Palu. Pengukuran dilakukan terhadap mikrotremor menggunakan alat Accelerometer. Pengolahan data menggunakan program Geopsy dengan analisis HVSR (Horizontal To Vertical Spectral Ratio). Nilai rata-rata frekuensi alami bangunan mempunyai nilai frekuensi alami sekitar (1,1 – 3,1) Hz. Ada 70.59% bangunan yang sisanya berpotensi mengalami resonansi.Kata Kunci: Frekuensi, Mikrotremor, Accelerometer.
ANALISIS DAN MODEL INVERSI GAYA BERAT 2D UNTUK PENAMPAKAN SESAR PALU KORO DI SULAWESI TENGAH INDONESIA Jamidun, Jamidun; Rusydi, M.; SB, Kirbani; P, Subagio; Suryanto, Wiwit
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.862 KB)

Abstract

Analisis dan modeling mengenai struktur geologi Pulau Sulawesi khususnya wilayah Sulawesi Tengah sangat menarik sebab memiliki kompleksitas yang tinggi sebagai akibat interaksi dinamis dari tiga lempeng utama dunia. Ketiga lempeng tersebut yakni lempeng India Australia, lempeng Pasifik dan lempeng Eurasia yang dalam pergerakannya saling bertemu yang mengakibatkan daerah ini mengalami deformasi kerak bumi yang aktif. Salah satu bentuk deformasi dari gerakan dinamik adalah terbentuknya sesar Palu Koro. Metoda yang digunakan untuk mengkaji sesar tersebut digunakan metoda gayaberat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sesar Palu Koro merupakan sesar geser mengiri dan normal. Model patahan bawah permukaan sesuai dengan penampakan morfologi topografi daerah penelitian. Bagian struktur bawah permukaan telah mengalami deformasi yang kuat dimana semua model strukturnya berbentuk struktur sekunder tidak ditemukan lagi struktur primer. Didapatkan pula batuan intrusi berkisar dari dua sampai tiga intrusi yang terlihat pada sayatan AA?. Formasi batuannya berjumlah enam jenis, yaitu batuan aluvium, formasi pakuli, formasi latimojong, kompleks wana, kompleks gumbasa dan batuan intrusi.