Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN CONCEPT LEARNING MODEL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMA PGRI KABUPATEN CIANJUR Hermawan, Iyep Candra; Indriyani, Dina; Munadi, Heri
Integralistik Vol 29, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v29i2.16699

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 05 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Wardani, Krisma Widi; Mawardi, Mawardi; Indriyani, Dina
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.383 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.67

Abstract

This research aims to improve the critical thinking skills of 5th grade students of SD Negeri Mangunsari 05 in the school year 2018/2019, and to implement the steps of the inquiry learning model in 5th grade. This type of research is classroom action research. To collect the data I use non-technical tests include observation, questionnaires, and documentation. Critical thinking skills in the preliminary study showed that from 40 students there was a percentage of 38% in the very high category, 25% in the high category and 37% in the low category. The result of cycle I showed that 20% are in a very high category, 78% of students occupy a high category and 2% in the low category, while the average skill in the first cycle shows 44.25. In the second cycle there was an increase in the mean score of 47.6 with a very high category presentation of 43%, in the high category there was 57%. Based on the results presented, it prove the use of inquiry learning increase critical thinking skills of 5th grade student of 5th grade of SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI MANGUNSARI 05 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Dina Indriyani; Mawardi Mawardi; Krisma Widi Wardani
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.221 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 5 SD Negeri Mangunsari 05 tahun pelajaran 2018/2019, dan  untuk menerapkan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri di kelas 5. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yaitu, teknis non tes meliputi observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Keterampilan berpikir kritis pada studi pendahuluan menunjukkan dari 40 siswa terdapat presentase 38% menduduki kategori sangat tinggi, 25% kategori tinggi dan 37% dalam kategori rendah. Hasil Siklus I menunjukkan 20%  berada dalam kategori sangat tinggi, 78% siswa menempati kategori tinggi dan 2% pada kategori rendah, sedangkan rata-rata keterampilan pada siklus I menunjukkan 44,25.  Dalam siklus II terjadi peningkatan menunjukkan rerata sebesar 47,6 dengan presentasi kategori sangat tinggi yaitu 43%, dalam kategori tinggi terdapat 57%. Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD Negeri Mangunsari 05 Salatiga
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERILAKU BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 CIANJUR Agustinah, Siti Wulan; Indriyani, Dina
Integralistik Vol 30, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v30i1.20767

Abstract

Abstrak: Revolusi industri 4.0 merupakan cita-cita pemerintah untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa lain. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, dengan menekankan pada kesadaran dalam berpendidikan salah satunya. Revolusi industri sendiri merupakan dampak dari terjadinya proses globalisasi. Globalisasi adalah terbukanya kebudayaan dan berkembangnya ilmu pengetahuan di seluruh belahan dunia yang sampai saat ini menjadi ketergantungan. Melalui pendidikan, siswa harus memanfaatkan dampak positif dari globalisasi sehingga dapat menumbuhkan perilaku belajar yang baik dan mampu menghindari dampak negatifnya. Perilaku belajar yang baik mampu membawa siswa menjadi pribadi yang unggul, bahkan akan memiliki kualitas yang baik pula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMK Negeri 1 Cianjur dampak globalisasi terhadap perilaku belajar siswa sangat meningkat dari sebelumnya
Peranan Project Citizen terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa dina indriyani
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.892 KB) | DOI: 10.24269/jpk.v4.n2.2019.pp20-29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis Project Citizen dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil studi pra penelitian yang peneliti lakukan melalui wawancara pada  mahasiswa Program studi PPKn dan Program studi Pendidikan Matematika, diperoleh hasil bahwa selama ini mahasiswa merasa pembelajaran PKn menjenuhkan, monoton dan cenderung kurang bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, berdasarkan hasil temuan permasalahan dilapangan tersebut peneliti menerapkan metode pembelajaran Project Citizen dalam proses pembelajaran PKn dengan harapan pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pada penelitian ini mendeskripsikan bagaimana modifikasi pembelajaran PKn dengan menerapkan Project Citizen sehingga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di dua program studi yang berbeda yaitu program studi PPKn dan program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan rekayasa pembelajaran dengan berbasis pada Project Citizen, diperoleh hasil bahwa proses pembelajaran PKn yang berbasis Project Citizen mampu memberikan penyegaran dalam proses pembelajaran PKn menjadi lebih bermakna dan mampu mengantarkan mahasiswa untuk lebih berpikir kritis sehingga mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Mahasiswa menjadi lebih mampu melihat suatu fenomena di masyarakat dari berbagai sudut pandang dan mampu menganalis mencari solusi untuk menyikapi fenomena masyarakat yang ada secara lebih kritisThe Role of Project Citizen on Students' Critical Thinking Ability. This study aims to describe how learning Citizenship Education based on Project Citizen develops students' critical thinking skills. The results of the pre-research study that the researchers conducted through interviews with students of the PPKn Study Program and the Mathematics Education Study Program showed that students felt PKn learning saturated, monotonous and tended to be less meaningful for students. Therefore, based on the findings of the problem in the field, the researcher applied the Project Citizen learning method in the PKn learning process in the hope that learning would be more fun and meaningful so that it could develop students' critical thinking skills. In this study describe how the modification of Civics learning by implementing citizen projects is expected to be able to develop students' critical thinking skills. This research was conducted in two different study programs namely the PPKn study program and the Mathematics Education study program. This research is descriptive research. Data collection methods used were interviews and observations. The results showed that after doing learning engineering based on citizen projects, the results showed that the Civics learning process based on citizen projects was able to provide refresher in the Civics learning process to be more meaningful and able to deliver students to think more critically so students were able to develop their critical thinking skills. Students become more able to see a phenomenon in society from various perspectives and are able to analyze solutions to address existing community phenomena more critically.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF POLITIK HUKUM Dina Indriyani; Winda Marliani
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia merupakan suatu negara yang berdasarkan pada aturan hukum. Makadari itu, pemerintah telah mengatur segala sesuatu perbuatan yang dilakukan oleh setiap warga negaranya dengan adanya peraturan atas suatu hukum tertentu.Hal tersebut mencerminkan bahwa negara Indonesia memiliki peranan penting terhadap adanya politik hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Salah satu perwujudan adanya implementasi dari politik hukum itu adalah adanya peraturan yang mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional juga dengan adanya peraturan yang mengatur tentang Penguatan Pendidikan Karakter sebagai perwujudan dan usaha pemerintah untuk  mewujudkan karakter bangsa yang lebih baik sebagai warga negara. Implementasi terhadap Penguatan Pendidikan Karakter dibutuhkan agar dapat menumbuhkan kesadaran terhadap kepribadian bangsa yang menjungjung tinggi akhlak mulia, nilai-nilai luhur, kearifan, dan budi pekerti. Sebab, pemerintahan yang baik akan mewujudkan warga negara yang baik pula.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP HUKUM WARIS (STUDI PADA MASYARAKAT DESA JAMBUDIPA KABUPATEN CIANJUR) Dina Indriyani; Dadang Yudih
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bentuk kekerabatan yang sama belum tentu berlaku sistem kewarisan yang sama. Hukum kewarisan dalam masyarakat sangat sangat dipengaruhi oleh sistem sosial yang dianut oleh masyarakat dengan corak masyarakatnya yang bercorak kesukuan. Sebagai suatu wilayah yang sangat religius, penduduk di Desa Jambudipa sangat kuat memegang teguh nilai-nilai Islam, salah satunya dalam sistem waris. Hampir seluruh masyarakat Desa ini menggunakan sistem waris Islam dalam pelaksanaan pembagian waris, walaupun adakalanya yang ada sebagian masyarakat yang menggunakan sistem waris adat. Meskipun masyarakat hampir mayoritas menggunakan sistem waris islam, namun dalam prakteknya sistem waris islam yang digunakan ada berbagai versi. Pada masyarakat Desa Jambudipa terdapat berbagai persepsi mengenai sistem pembagian waris berdasarkan Hukum Islam. Ada yang mempersepsikan bahwa sebelum pembagian waris dilakukan harta warisan peninggalan yang ditinggalkan haruslah dibagi dua terlebih dahulu sebagai bentuk harta gono-gini, dan adapula yang mempersepsikan bahwa dalam Islam tidak dikenal adanya istilah harta gono-gini sehingga harta peninggalan tidak perlu dibagi dua terlebih dahulu.
HAK ASASI MANUSIA DALAM MEMPEROLEH PENDIDIKAN dina indriyani
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHak asasi manusia merupakan hak yang melekat pada diri setiap manusia semenjak dia lahir yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu keberadaan Hak Asasi Manusia sangatlah fundamental, tidak bisa tidak untuk tidak dipenuhi. Banyak bentuk yang menjadi Hak Asasi Manusia, salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pendidikan. Hak mendapatkan pendidikan menjadi hak asasi bagi setiap individu sehingga setiap individu berhak memperoleh pendidikan setinggi-tinggi.Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia memiliki kewajiban untuk memberikan kesempatan kepada warga negaranya untuk memperoleh pendidikan, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 persamaan setiap hak warga negara untuk mendapatkan pengajaran dijamin berdasarkan pasal 28C ayat (1) yang berbunyi: Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah pemerintah menyediakan fasilitas dan memberikan kesempatan kepada seluruh warga negaranya tanpa terkecuali untuk memperoleh pendidikan sebagai wujud penegakan Hak Asasi Manusia. Kata Kunci: Hak Asasi Manusia, Pendidikan.
Peranan Pendidikan Politik Terhadap Pembentukan Kader Parpol Pada Partai Gerindra Di Kabupaten Cianjur siti rohmah; Dina Indriyani
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui peranan pendidikan politik terhadap pembentukan kader parpol di partai Gerindra. Pendidikan politik kepada kader partai merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh semua partai politik. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang partai politik mengamatkan kepada semua partai politik untuk melaksanakan pendidikan politik dalam rangka mempersiapkan kader-kader berkualitas yang memiliki integritas, tanggung jawab dan loyalitas yang diharapkan mampu berfungsi dengan baik di tengah perjuangan politik. Pendidikan politik yang dilakukan partai Gerindra dalam membentuk kader partainya yakni melalui pelatihan dan pemantapan pemahaman dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Peran pendidikan politik dalam membentuk kader partai pada partai Gerindra di DPC Kabupaten Cianjur sangat berperan secara signifikan keberhasilan dari pendidikan politik tersebut dilihat dari tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai Gerindra yang telah dibuktikan dengan jumlah kursi di DPRD yang diperoleh oleh kader partai Gerindra.
PENGARUH PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMPERKUAT KARAKTER SISWA DI SMAN 1 CIRANJANG Hanidda Azzhariah Hamdani; munawar rois; Dina Indriyani
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewargaengaraan merupakan mata pelajaran yang sangat penting yang ada pada tingkat pendidikan. Dengan belajar Peendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan banyak nilai-nilai karakter yang dikembangkan sebagai salah satu memperkuat karakter siswa di sekolah. Oleh karena itu latar belakang dalam penelitian ini yaitu ingin mengetahui seberapa jauh pengaruh yang di dapatkan setelah belajar Pendidikan Pancasila dan Kewargaengaraan terhadap karakter siswa di sekolah.Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis memperoleh hasil penelitian sebagai berikut: siswa kelas X SMAN 1 Ciranjang di lingkungan sekolah selalu menanamkan nilai-nilai karakter dengan baik yaitu selalu mengikuti upacara bendera, mentaati peraturan tata tertib sekolah, siswa tidak merokok di lingkungan sekolah, berpakain rapih, melakukan musyawarah bersama dan siswa selalu mengerjakan tugas dan mengikuti pelajaran dengan baik. Bahwa dengan belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memberikan pengaruh yang baik dalam karakter siswa di sekolah, meskipun pengaruh tersebut hasilnya relatif karena tidak semua siswa mendapatkan pengaruh yang sama. Faktor penghambat dalam memperkuat karakter siswa di sekolah yaitu karena faktor zona sekolah, faktor guru bidang pengampu yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya.