TITIK SUNARNI
UNIVERSITAS SETIA BUDI

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimasi Kombinasi Carbomer dan CMC-Na dalam Sediaan Gel Pewarna Rambut Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Lia Mardiana; Titik Sunarni; Mimiek Murukmihadi
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v17i1.6261

Abstract

Ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dapat digunakan sebagai pewarna alami karena mengandung pigmen antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi carbomer dan CMC-Na terhadap stabilitas sifat fisik dan pewarnaan gel serta iritasi formula optimum yang diperoleh. Serbuk kering bunga telang dimaserasi menggunakan gelombang ultrasonik dengan air yang diasamkan dengan asam tartrat sebagai pelarut. Ekstrak yang diperoleh dari penyaringan vakum kemudian dikeringkan dengan metode freeze dry selama 3 hari. Formula optimum yang diperoleh diuji iritasi, stabilitas mutu fisik dengan metode freeze and thaw selama 3 siklus, dan stabilitas warnanya terhadap lama pewarnaan pada rambut, pencucian serta pengaruh sinar matahari. Hasil menunjukkan bahwa carbomer dominan meningkatkan viskositas, daya lekat, dan pH gel sedangkan CMC-Na dominan meningkatkan daya sebar gel. Interaksi dari carbomer dan CMC-Na meningkatkan viskositas, daya lekat, pH, dan daya sebar. Formula optimum diperoleh dari kombinasi carbomer dan CMC-Na masing-masing pada konsentrasi 1,66 dan 6,00%. Tidak terdapat perbedaan respon antara prediksi dengan perlakuan. Viskositas, daya lekat, daya sebar, dan pH gel tidak stabil (p<0,05) selama 3 siklus.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN PELAWAN (Tristaniopsis obovate. Benn) DENGAN METODE PENANGKAPAN RADIKAL BEBAS 2,2’-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL Muhammad Farid Al Kadri; Titik Sunarni; Gunawan Pamudji; Irfan Zamzani
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 2 No 2 (2019): March 2019
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.755 KB)

Abstract

Radikal bebas merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit degenaratif, sehingga perlu adanya senyawa antioksidan lainnya untuk mengurangi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ektrak etanol daun pelawan (Tristaniopsis obovate. Benn) dibandingkan dengan senyawa rutin. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak daun pelawan menggunakan metode penangkapan radikal bebas 2,2’-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) dan rutin sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan peningkatan konsentrasi ekstrak etanol daun pelawan dan pembanding rutin maka semakin besar pula persen penangkapan radikal bebas DPPH. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun pelawan dengan IC50 sebesar 14,020 ppm dan standar rutin dengan IC50 sebesar 4,837 ppm. Free radical is one of the causes of degenerative diseases; therefore, it is needed another antioxidant to diminish cell damage. This research aims at investigating antioxidant activity of ethanol extract of Pelawan leaf (Tristaniopsis obovate. Benn) compared to regular substance. The testing of antioxidant activity of Pelawan leaf’s extract utilized the method of capturing 2,2’-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) free radical and regular substance as a standard of comparison. The result shows that the increase of concentration of ethanol extract impacted the high percentage of the capture of DPPH free radical. The result of antioxidant activity of Pelawan leaf’s extract with IC50 was14.020 ppm, and regular standard with IC50 was 4.837 ppm.
Kombinasi Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Daun Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Hepatoprotektif selama Pengobatan Tuberkulosis TITIK SUNARNI; RINI PRASTIWI; MARDIYONO MARDIYONO; YUDI RINANTO
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 11 No 2 (2013): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.614 KB)

Abstract

Hepatoprotective activity of Morinda citrifolia L. fruits and Carica papaya L. leaves ethanolic extract have been investigated in antituberculosis-induced rats. Forty rats were divided into following eight groups: normal control group was treated with normal feed and water; negative control group was treated with isoniazid and rifampicin, positive control group was treated with isoniazid, rifampicin and Methicol®, and the last five groups were treated with isoniazid, rifampicin and combination of M. citrifolia L. fruits and C. papaya L. leaves extract on various doses. All groups were treated daily for 27 days. Serum levels of bilirubin, alanine aminotransferase (ALT) as well as aspartate aminotransferase (AST) were determined on day -0, 14, 21 and 28 to monitor the liver function. All rats were sacrified on day-28 for liver histology observation. Combination of M. citrifolia extract 20 mg/200 g bw and C. papaya extract 120 mg/200 g bw significantly decreased the serum level of ALT, AST as well as bilirubin. The histology study showed that this combination could prevent the liver damaged based on the lower percentage of necrosis (27.83%), as compared to that of negative control (47.47%).