Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan dan Kelautan

Distribusi Diatom Epilitik (Bacillariophyceae) Berdasarkan Jenis Substrat Pada Zona Intertidal Kawasan Pelabuhan Palimbungan Ketek Batahan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara Rahim, Mustafa; Samiaji, Joko; Mubarak, Mubarak
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.1.9-17

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai Januari 2017 dikawasan Pelabuhan Palimbungan Ketek Batahan Kabupaten Mandailig Natal SumateraUtara dengan tujuan untuk mengetahui jenis dan distribusi diatom epilitik berdasarkanjenis substrat (kayu, semen, dan batuan alam). Metode yang digunakan adalah metodesurvey dan analisis dilakukan di Laboratorium Biologi Laut Fakultas Perikanan danKelautan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diatom yang ditemukan sebanyak 10spesies. Diatom epilitik dengan kelimpahan tertinggi yaitu spesies Isthmia sp. Rata-ratakelimpahan diatom epilitik tertinggi antar substrat terdapat pada substrat kayu sebesar7.686,46 ind/cm2. Kemudian rata rata kelimpahan tertinggi antar plot bagian terdapatpada substrat batuan alam plot I, II, dan III bagian bawah dengan rata-rata nilai kelimpahanyaitu 2.951,05 ind/cm2. Nilai rata-rata indeks keanekaragaman jenis (H’) berkisardari 0,963 - 1,672. keseragaman jenis (E) berkisar antara 0,230 – 0,611. indeksdominansi diatom (D) berkisar dari 0,367 – 0,592.
Strategi Konservasi Ekosistem Mangrove di Desa Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti Hasibuan, Ari Permel; Samiaji, Joko; Nasution, Syafruddin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.49-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ekosistem hutan mangrove berdasarkanKriteria Baku Kerusakan Mangrove dan menyusun strategi pengelolaan ekosistemmangrove di Sungaitohor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai denganMei 2017 di Desa Sungaitohor. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metodesurvey, dimana setiap transek dibentang tali dari laut ke darat. Pada setiap zonasimangrove yang berada di sepanjang garis transek, diletakkan plot pohon berbentukbujur sangkar dengan ukuran 10 × 10 m2 dimana didalamnya terdapat petakan 5×5 m2untuk anakan dan 2×2 m2 untuk semai. Hasil penelitian ditemukan 11 jenis mangrove.Jenis mangrove yang dominan di lokasi penelitian adalah jenis Avicennia alba. Berdasarkankriteria baku kerusakan mangrove, kondisi mangrove dalam kondisi baikdimana kisaran kerapatan pohon adalah 666,67 - 2333,33 pohon/ha, substrat padadaerah hutan mangrove adalah lumpur berpasir. Rata-rata indeks keanekaragaman pohonrendah (H’= 0,74), diakibatkan tingkat abrasi pantai tinggi dan tumbuhan mangroveyang berasosiasi. Strategi konservasi dijelaskan bahwa hutan mangrove di DesaSungaitohor dalam kawasan yang dilarang dalam kepemilikan perseorangan, kawasanmangrove ini tidak diperbolehkan untuk membuka lahan, pemukiman, tambak ikan danpenebangan kayu mangrove secara bebas.
Sebaran Klorofil-a Menggunakan Citra Satelit Landasat 8 di Kawasan Perairan Sungaitohor Kabupaten Kepulauan Meranti Mifdhol Hafli, Raja Diddin; Samiaji, Joko; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.1.44-50

Abstract

Klorofil-a merupakan salah satu parameter oseanografi penting yang menentukan kelimpahandan sebaran populasi ikan. Penelititian ini bertujuan untuk mengetahuidaerah penangkapan ikan dan kesesuaiannya dengan sebaran klorofil-a di perairan.Penelitian telah dilaksanakan di perairan Sungaitohor, Kabupaten Kepulauan Meranti.Metode yang digunakan adalah survey. Penentuan titik sampling menggunakan metodepurposive sampling. Pengambilan sampel di lapangan telah dilaksanakan pada bulanFebruari 2017 dan analisis klorofil-a di laboratorium pada bulan Maret 2017. Hasilpenelitian menunjukkan terdapat 4 titik daerah penangkapan ikan (DPI) di perairanSungaitohor. Konsentrasi klorofil-a di perairan berdasarkan analisis laboratorium berkisar0,878 - 7,356 μg/l dan berdasarkan analisis citra satelit Landsat 8 berkisar 0,806 –9,541 μg/l. Validasi terhadap kedua data menunjukkan hubungan yang sangat kuatdengan koefisien korelasi (r) = 0,8634 dan tidak berbeda secara siginifikan. Hasilpenelitian menunjukkan tingkat kesesuaian DPI terhadap sebaran klorofil-a adalahsebesar 75 %.
Komposisi Sedimen di Perairan Muara Sungai Kampar Provinsi Riau Marpaung, Bertaulina; Mubarak, Mubarak; Samiaji, Joko
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.34-39

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Januari 2017 di perairan Muara Sungai Kampar dengantujuan untuk mengetahui asal-usul jenis material penyusun sedimen. Eckman Grabdigunakan untuk mengambil sampel dan dari sedimen dianalisis untuk menentukankomposisi dan kandungan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisisedimen terdiri dari biogenous lumpurdan lithogenous. Komposisi Lithogenousterutama di perairan dan mika mendominasi kehadiran merata di setiap stasiun. Komposisitertinggi ditemukan di lokasi PT. WKS dan salah satu daerah yang mendapatkanpertama kalinya pengaruh air pasang, dari Muara Sungai Pulau Muda. Lithogenouspersentase yang terendah ditemukan di daerah yang dekat dengan kawasan mangrovedi mana stasiun memiliki komposisi yang tinggi dari sampah biogenous. Sementarastasiun yang mengandung bahan organik terendah adalah stasiun perairan pemukimanpulau muda. Perairan muara sungai kampar yang mengandung bahan organik yangtinggi karena aliran sungai membawa tingginya kandungan bahan organik.