M. Endy Saputro
IAIN Surakarta

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE

THE ROLE OF RELIGION AND AGRICULTURAL TECHNOLOGY IN SOCIAL TRANSFORMATION Saputro, M. Endy
Jurnal Komunitas Vol 4, No 1 (2012): Tema Edisi: Kearifan Lokal Tidak Pernah Kering
Publisher : Jurnal Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana agama dan teknologi pertanian dapat memberdayakan masyarakat dan mendorong sebuah transformasi sosial. Survei dan wawancara diterapkan guna mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian. Objek penelitian ini adalah komunitas petani di Banjarnegara yang tergabung dalam organisasi petani yang difasilitasi oleh organisasi massa islam Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama, dalam hal ini ajaran agama yang dipegang erat oleh organisasi massa Islam (Muhammadiyah) dapat meningkatkan kondisi ekonomi sebuah komunitas petani di Banjarnegara. Muhammadiyah memfasilitasi komunitas petani tersebut untuk menerapkan teknologi pertanian yang tepat sehingga dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa agama dan teknologi pertanian memainkan peranan penting dalam memberdayakan masyarakat dan membawa transformasi sosial bagi komunitas petani di Banjarnegara. The objective of this study is to reveal how religion and agricultural technology can empower a peasant community and foster a social transformation. Survey and interview were implemented to gain the data. The object of the study was a community of peasants in Banjarnegara district that belong to a peasant organization facilitated by Muhammadiyah. The results show that religion, in this case is religious teaching tightly-hold by an Islamic mass organization (Muhammadiyah), can improve the economic condition of a community of peasants in Banjarnegara. Muhammadiyah facilitated the peasants community to apply a proper agricultural technology which can improve the crops significantly.  The study conclude that religion and agricultural technology play a great role in empowering society and bring about social transformation for peasants community in Banjarnegara.
THE ROLE OF RELIGION AND AGRICULTURAL TECHNOLOGY IN SOCIAL TRANSFORMATION Saputro, M. Endy
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 4, No 1 (2012): Tema Edisi: Kearifan Lokal Tidak Pernah Kering
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v4i1.2393

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana agama dan teknologi pertanian dapat memberdayakan masyarakat dan mendorong sebuah transformasi sosial. Survei dan wawancara diterapkan guna mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian. Objek penelitian ini adalah komunitas petani di Banjarnegara yang tergabung dalam organisasi petani yang difasilitasi oleh organisasi massa islam Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama, dalam hal ini ajaran agama yang dipegang erat oleh organisasi massa Islam (Muhammadiyah) dapat meningkatkan kondisi ekonomi sebuah komunitas petani di Banjarnegara. Muhammadiyah memfasilitasi komunitas petani tersebut untuk menerapkan teknologi pertanian yang tepat sehingga dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa agama dan teknologi pertanian memainkan peranan penting dalam memberdayakan masyarakat dan membawa transformasi sosial bagi komunitas petani di Banjarnegara. The objective of this study is to reveal how religion and agricultural technology can empower a peasant community and foster a social transformation. Survey and interview were implemented to gain the data. The object of the study was a community of peasants in Banjarnegara district that belong to a peasant organization facilitated by Muhammadiyah. The results show that religion, in this case is religious teaching tightly-hold by an Islamic mass organization (Muhammadiyah), can improve the economic condition of a community of peasants in Banjarnegara. Muhammadiyah facilitated the peasants community to apply a proper agricultural technology which can improve the crops significantly.  The study conclude that religion and agricultural technology play a great role in empowering society and bring about social transformation for peasants community in Banjarnegara.