Ida Munfarida
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Udara Studi Kasus 3 Lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ida Munfarida
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2016): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.22 KB) | DOI: 10.29080/alard.v1i2.117

Abstract

Pencemar udara dapat berupa gas yang terdiri dari nitrogen oksida (NO, NO2), sulfur oksida (SO, SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), gas volatil yang tersebar ke udara. dan berupa debu (TSP) atau partikulat. Pencemar udara telah terbukti berdampak negatif pada kesehatan manusia, tumbuhan dan lingkungan. Pencemar udara diketahui dihasilkan dari berbagai sektor antara lain sektor industri, permukiman, perkantoran, dan transportasi. Sektor pelayanan publik seperti Puskesmas merupakan sarana kesehatan yang memiliki peranan vital sebagai tempat pertama upaya penyembuhan penyakit. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat dengan tujuan adalah menguji parameter kualitas udara meliputi gas dan partikulat yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) serta menganalisa tingkat pencemar udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian dengan cara pengukuran kualitas udara langsung di lokasi penelitan bekerja sama dengan PDAM Tirta Wening Kota Bandung. Parameter kualitas udara yang diukur meliputi gas dan partikulat yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP). Pengukuran dilakukan pada waktu siang hari sebanyak satu kali pengukuran. Pengukuran nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) menggunakan peralatan tabung dan impinger, sementara untuk karbon monoksida (CO) menggunakan CO Analyzer dengan metode direct reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter udara gas dan partikulat yang diuji yakni nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan (O3), dan partikulat (TSP) pada 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi masih memenuhi baku mutu udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. Hal ini membuktikan bahwa kondisi udara di 3 lokasi Puskesmas di Kota Cimahi memenuhi kualitas mutu sehingga dapat mendukung Puskesmas dalam upaya menjalankan fungsi penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan dengan baik.
Evaluasi Kinerja Teknis PDAM Tirta Kepri Provinsi Kepulauan Riau Ida Munfarida
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2017): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.633 KB) | DOI: 10.29080/alard.v2i2.122

Abstract

Penilaian kinerja aspek pelayanan PDAM terdiri dari aspek teknis, keuangan dan manajemen. Evaluasi kinerja pelayanan PDAM bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan penilaian terhadap pelayanan PDAM sehingga dapat merumuskan rencana tindak pelayanan PDAM. Dalam penelitian ini, evaluasi kinerja difokuskan pada kinerja teknis PDAM Tirta Kepri Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri dari 6 indikator kinerja teknis antara lain: pertumbuhan pelanggan, persentase pelayanan, volume produksi air, volume distribusi air, volume penjualan air, dan kehilangan air PDAM Tirta Kepri selama rentang waktu 3 tahun dari tahun 2012 hingga tahun 2015. Penelitian berdasarkan data sekunder Laporan Teknik PDAM Tirta Kepri tahun 2016 dan audit BPKP PDAM Tirta Kepri Kota Tanjungpinang tahun 2012-2014. Kinerja pelayanan teknis PDAM Tirta Kepri untuk kategori jumlah pelanggan dan tingkat kebocoran mengalami peningkatan dari tahun 2012 hingga tahun 2015, namun volume produksi, distribusi dan penjualan mengalami penurunan dan prosentase pelayanan belum memenuhi target nasional, dimana jumlah pelanggan tahun 2012 sebesar 14.769 SR meningkat menjadi 5.306 SR di tahun 2015 sementara prosentase pelayanan pada tahun 2015 sebesar 30% tidak menunjukkan peningkatan dari tahun 2012. Rencana tindak dalam peningkatan pelayanan PDAM Tirta Kepri meliputi peningkatan sambungan rumah, meningkatkan produksi dan distribusi air melalui optimalisasi IPA, meningkatkan penjualan air dan non air, dan menekan kebocoran.