Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Strategi Komunikasi BSIS Melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Untuk Pencegahan Penyebaran Penyakit Di Masa Pandemi Covid-19 Indriati, Lisa; Paulina Tjandrawibawa; Mychael Maoretz Engel
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3094

Abstract

Menurut data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah sampah di Indonesia akan terus meningkat hingga 95,2 juta ton pada tahun 2020. Sebagai salah satu solusi pemecahan permasalahan sampah ini, dibentuklah Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS). Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat dan cara mengelola sampah yang benar. Mereka juga memiliki persepsi bahwa BSIS bukanlah organisasi non-profit.Dengan adanya pandemi Covid 19 BSIS juga mengalami hambatan dalam melakukan kegiatan sosialisasi. Oleh sebab itu, mempertimbangkan situasi yang dialami saat ini ada beberapa solusi dan metode yang ditawarkan pada Program Kemitraan Masyarakat ini antara lain (1) Sosialisasi mengenai manfaat dan langkah-langkah pemilahan sampah; (2) Pengadaan modul dan webinar edukasi pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid; (3) Brosur jenis-jenis sampah yang dapat diolah oleh BSIS beserta nilai ekonomis yang ditawarkan; dan (4) Media komunikasi BSIS berupa website dan media sosial. Masyarakat yang menjadi peserta dalam webinar sosialisasi dan edukasi memberi respon yang positif dan berinisiatif untuk mencoba menerapkan pemilahan sampah. Dengan adanya brosur, website dan media sosial, diharapkan pihak BSIS mampu melanjutkan kegiatan sosialisas atau edukasi tentang pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid secara mandiri.
Development of Cloud-Based Co-Parenting Strengthening System Mychael Maoeretz Engel; Jenny Lukito Setiawan; Lisa Indriati
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 9 No. 2, November 2021
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1951.798 KB) | DOI: 10.30595/juita.v9i2.11127

Abstract

Co-parenting emphasizes how couple manage their relationship in the parenting domains and carry out their role as parents. Based on research conducted by Feinberg and colleagues (2012), there are four overlapping domains of co-parenting: (1) child rearing agreement; (2) support/undermining partner’s parenting; (3) joint family management; and (4) division of labor. The interference of mobile-based technology is needed on the co-parenting relationship between the couple with reference to the four domains of co-parenting. The method used was the Systems Development Life Cycle (SDLC) model. It was divided into six stages of the process: requirement analysis, system design, implementation, system testing, system deployment, and system maintenance. In implementation, the system at an early stage has four main features: (1) child’s activity scheduling and reminder; (2) co-parenting’s education contents; (3) partner’s feedback; and (4) co-parenting’s assessment. The results that are proven by experts, agreed that educational content in the application is very necessary for more knowledge for parents, UI/UX design that is friendly and easy to understand by users, as well as the use of the latest reliable and flexible technology.
Development of a Learning Module Using Constructive Alignment Theory in Project Managerial Course Lisa Indriati; Christian Anggrianto
Humaniora Vol. 12 No. 3 (2021): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v12i3.7304

Abstract

The research intended to develop an ideal learning module using constructive alignment theory on Project Managerial course. It seemed difficult to draw firm conclusions about constructivism due to the various interpretations both pedagogically and epistemically. The mixed-method was used to survey 56 students participating in the Project Managerial course. Moreover, qualitative methods were implemented for deeper analysis. The methods provided an overview of the students’ level of understanding of the material, what they can do at the end of the lesson, as well as learning activities that can help students be actively involved in class. It was also to find out whether students have achieved the expected outcomes. The results prove that students’ understanding of the Project Managerial course is good, with an average score of 59,80 before the test and 85,88 after the test (n = 56). Students’ feedback shows that group assignment remains lacking of students’ participation with an average value of 3,4. In every relationship between the client and the designer, there are more or less the same systematic phases so that the results can be consistent. Different designers may have different terms. The research provides a big picture of the ideal design project management pattern. Whatever term is used later, of course, every successful design project must be managed properly and consistently.
Perancangan Visual Brand Communication Bank Sampah Induk Surabaya Lisa Indriati; Atria Nuraini Fadilla
JURNAL RUPA Vol 5 No 1 (2020): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v5i1.2936

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi masalah besar di Indonesia. Kepedulian terhadap masalah pengelolaan sampah ini, Yayasan Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS) hadir sebagai salah satu solusi untuk masalah pembuangan sampah sembarangan yang terjadi di Surabaya. Namun seringkali BSIS mengalami kesulitan dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga diperlukan sebuah rancangan media komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan BSIS untuk mengomunikasikan brand mereka pada masyarakat Surabaya. Metode pengumpulan data menggunakan teknik sampel purposif untuk wawancara mendalam. Berdasarkan survei wawancara mendalam yang dilakukan pada 12 informan, data dianalisis untuk menjadi landasan strategi brand communication untuk BSIS. Pada penelitian ini dirancang program kampanye yang bernama REACT (Recreate Action) yang bertujuan untuk mengajak nasabah di area perumahan untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah serta mengubah stigma masyarakat bahwa BSIS bukanlah organisasi yang berorientasi pada profit. Berdasarkan hasil penelitian, membuktikan bahwa audiens lebih tertarik dengan BSIS dengan event berkelanjutan yang dekat dengan minat audiensnya serta visual yang menarik.
Strategi Komunikasi BSIS Melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Untuk Pencegahan Penyebaran Penyakit Di Masa Pandemi Covid-19 Lisa Indriati; Paulina Tjandrawibawa; Mychael Maoretz Engel
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3094

Abstract

Menurut data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah sampah di Indonesia akan terus meningkat hingga 95,2 juta ton pada tahun 2020. Sebagai salah satu solusi pemecahan permasalahan sampah ini, dibentuklah Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS). Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat dan cara mengelola sampah yang benar. Mereka juga memiliki persepsi bahwa BSIS bukanlah organisasi non-profit.Dengan adanya pandemi Covid 19 BSIS juga mengalami hambatan dalam melakukan kegiatan sosialisasi. Oleh sebab itu, mempertimbangkan situasi yang dialami saat ini ada beberapa solusi dan metode yang ditawarkan pada Program Kemitraan Masyarakat ini antara lain (1) Sosialisasi mengenai manfaat dan langkah-langkah pemilahan sampah; (2) Pengadaan modul dan webinar edukasi pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid; (3) Brosur jenis-jenis sampah yang dapat diolah oleh BSIS beserta nilai ekonomis yang ditawarkan; dan (4) Media komunikasi BSIS berupa website dan media sosial. Masyarakat yang menjadi peserta dalam webinar sosialisasi dan edukasi memberi respon yang positif dan berinisiatif untuk mencoba menerapkan pemilahan sampah. Dengan adanya brosur, website dan media sosial, diharapkan pihak BSIS mampu melanjutkan kegiatan sosialisas atau edukasi tentang pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid secara mandiri.
Understanding the Issues of Coparenting in Indonesia Jenny Lukito Setiawan; Jessica Christina Widhigdo; Amanda Teonata; Lisa Indriati; Mychael Maoeretz Engel
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11 No 3 September 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v11i3.24574

Abstract

Family plays an important role in children’s growth and development. The mechanism of co-parenting is empirically proven to have an impact in marital relationship and child development. However, the number of empirical studies on co-parenting in Indonesia is still very limited. The purpose of this study is to examine the issue of co-parenting among parents in Indonesia and to understand ways to develop effective co-parenting. This study uses a qualitative method approach. The data collection method used in this study is focused group discussion to 30 participants, including 15 fathers and 15 mothers. The study found that imbalances in the division of roles between partners and the difficulties in finding agreements are the biggest challenges for fathers and mothers. This study also found that there are four factors to implement an effective co-parenting, which are discussion, agreement in task division, giving appreciation, and good parenting references. 
Pelatihan Foto Produk Sebagai Upaya Peningkatan Promosi UMKM Wayang Kulit Desa Galengdowo Laurentia Yuke Elsinta; Susan Jaya Witama; Audrey Vivian Chandra; Lisa Indriati
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.850

Abstract

Pengabdian masyarakat ini mengulas mengenai masalah yang dihadapi oleh UMKM Wayang Kulit Desa Galengdowo. UMKM ini memproduksi wayang kulit yang merupakan buatan tangan dan peralatan manual. Kurangnya ilmu jangka panjang menjadikan UMKM Wayang Kulit sulit bersaing. Dari hasil observasi didapati bahwa belum terdapat pemanfaatan media sosial yang maksimal. Pemilik usaha selama ini hanya menerima pesanan melalui media sosial Facebook saja. Tidak hanya itu, tetapi pengambilan gambar produk juga tidak proporsional dan banyak bagian yang terpotong atau tidak terlihat karena kesalahan angle kamera. Beberapa produk juga difoto dengan tidak menggunakan pencahayaan yang baik sehingga konsumen tidak dapat melihat foto produk dengan jelas. Maka dari itu, artikel ini bertujuan untuk membagikan pengalaman Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan foto produk yang dilakukan melalui metode observasi dan pelatihan. Pelatihan dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap sosialisasi dan praktik. Pelatihan foto ini bertujuan agar UMKM Wayang Kulit Desa Galengdowo dapat mengemas produk wayang kulit dalam foto yang terlihat menarik secara visual sehingga dapat menjadi penunjang penjualan produk.
THE ROLE OF DESIGNERS IN THE SOCIAL DESIGN DEVELOPMENT IN INDONESIA Indriati, Lisa
VCD (Journal of Visual Communication Design) Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Visual Communication Design VCD
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v5i1.2684

Abstract

Designers have been active promoters who campaign for the wellbeing of life through the convenience and practicality created through design (Manzini, 2015). However, it has only recently been realized that the positive intentions discovered to be unsustainable that leads society to become very consumptive, thus causing a negative impact on the social, economic, and environmental problems we face today. Designers who are contributing to this problem need to be part of the solution, therefore it is necessary to develop tools or methodological frameworks to help designers get new ideas, develop solutions and utilize technology to create engaging sustainability initiatives for society. The major problem that society faces today is the lack of sensitivity to sustainable ways of living. Social problems play an important role in initiating the desired change, the power of design as a means to change behaviour into interests among the people, especially interests in the field of sustainable design or what is now commonly referred to as social design. The main purpose of the social design was to initially design products that require the least energy to produce and can be recycled. However, the development of massive industrialization produces a negative impact on the environment and society so that the development of social design shifts focus on things that affect change, the design must be able to change user behaviour. Keyword: social design, social impact, community, responsibility, sustainability.
Donation Fundraising Strategies Kitabisa.Com Through Crowdfunding Atria Nuraini Fadilla; Lisa Indriati
VCD Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v4i2.1318

Abstract

Kitabisa.com is an online crowdfunding platform in Indonesia. The success of its campaign cannot be separated from the role of fundraising strategies which are carried out through story-based publications. On that basis, this research was conducted by examining the storytelling techniques with visual approach on Kitabisa.com campaign. This research is a descriptive qualitative research with data collection method through observation and literature studies. After collecting data through purposive sample criteria, three types of campaigns were obtained, all of which fall into the category of Medical and Health Assistance. The three types of examined campaigns, then categorized and interpreted in matrix analysis. Through analytical studies, it was found that the audience's emotions effectively were built through persuasive narratives with psychodynamic strategies. The results of this study can be used as a reference in creating a similar fundraising campaign.
PERANCANGAN APLIKASI “DUET” BERBASIS COPARENTING SEBAGAI ALAT BANTU DALAM PENGASUHAN ANAK BAGI ORANG TUA INDONESIA Lisa Indriati; Jenny Lukito Setiawan; Mychael Moeretz Engel; Jessica Christina Widhigdo
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol 10, No 01 (2024): March 2024
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v10i01.8998

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi coparenting "Duet" yang mengadopsi pendekatan user centered design, memfasilitasi kolaborasi dalam pengasuhan anak bagi orang tua di Indonesia. Konteks utama dari penelitian ini adalah evolusi struktur keluarga modern yang mengalami pergeseran signifikan sebagai dampak dari peningkatan jumlah ibu yang bekerja. Selain itu, penelitian ini secara khusus memfokuskan pada orang tua yang masih tinggal bersama tanpa mengalami perceraian atau dalam long-distance marriage. Studi ini berlangsung selama tiga tahun dan menggabungkan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Analisis kebutuhan melibatkan focus group discussion (FGD) dan pengumpulan data kuantitatif untuk mengungkapkan kebutuhan orang tua. Pengembangan aplikasi mencakup desain interface yang intuitif dan fitur-fitur seperti kalender jadwal dan artikel edukatif. Uji coba awal menunjukkan pengguna merasa aplikasi ini mudah digunakan dan merasakan manfaat dalam kolaborasi dalam pengasuhan anak. Validasi oleh para ahli mengkonfirmasi kualitas desain, konten, dan struktur aplikasi. Pengujian skala luas mengindikasikan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi. Penelitian ini berkontribusi pada solusi teknologi inovatif yang meningkatkan coparenting yang lebih efektif di Indonesia, dengan fokus pada preferensi pengguna. Aplikasi Duet diharapkan dapat membantu orang tua dalam membangun hubungan coparenting yang positif, yang berdampak besar pada perkembangan anak-anak.  Kata Kunci: aplikasi, coparenting, Duet, UI/UX, user centered design AbstractThis research aims to design a "Duet" coparenting application that adopts a user-centered design approach, facilitating collaborative child-rearing among parents in Indonesia. The main context of this research is the evolution of the modern family structure, which has undergone a significant shift due to the increasing number of working mothers. Additionally, this study specifically focuses on parents who still live together without experiencing divorce or being in a long-distance marriage. The study spans three years and combines qualitative and quantitative methodologies. Needs analysis involves Focus Group Discussions and quantitative data collection to unearth parental requirements. The application's development encompasses an intuitive interface design and features such as a scheduling calendar and educational articles. Preliminary trials indicate users find the application user-friendly and experience benefits in collaborative parenting. Expert validation confirms the quality of design, content, and application structure. Extensive large-scale testing demonstrates a high level of user satisfaction. This research contributes to an innovative technological solution that enhances more effective coparenting in Indonesia, with a focus on user preferences. The Duet application is anticipated to assist parents in establishing a positive coparenting relationship, profoundly impacting children's development.  Keywords: coparenting, Duet, mobile application, UI/UX, user centered design