Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial Dalam Implementasi Model Komunikasi Kesehatan Reproduksi Remaja Setianti, Yanti; Dida, Susanne; Puspitasari, Lilis; Nugraha, Aat R.
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v5i1.921

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat Indonesia yang sifatnya masih tabu untuk diperbincangkan secara terbuka. Masalah kesehatan reproduksi ini mendapat perhatian serius karena jumlah kasus dan penyebaran dampaknya semakin meningkat, serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat secara psikologis, sosial maupun ekonomi. Beberapa hal yang mendorong peningkatan kasus kesehatan reproduksi, yaitu meningkatnya keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi melalui media sosial. Berdasarkan latar belakang ini maka penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial dalam implementasi model komunikasi kesehatan reproduksi remaja berbasis kearifan lokal melalui media sosial Di Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, peneliti berusaha memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian kemudian menggambarkan atau melukiskannya sebagaimana adanya. Hasil dari penelitian ini adalah informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja disebarkan dengan memanfaatkan media sosial dikarenakan di media sosial, para remaja bisa lebih bersifat terbuka. Media sosial sebagai sarana mencari informasi secara mudah dan instan melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti blog yang membahas tentang kesehatan, dengan catatan sumbernya harus jelas. Selain blog, bentuk media sosial yang sering dan populer digunakan oleh para remaja yaitu facebook dan twitter.
Komunikasi dalam Transformasi Budaya Perusahaan Perbawasari, Susie; Setianti, Yanti
Jurnal Penelitian Komunikasi Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 16 No. 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.805 KB)

Abstract

PT Dahana (Persero) yang semula merupakan perusahaan monopoli mengalami perubahan menjadi perusahaan yang memiliki pesaing tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari perusahaan asing, untuk itu diperlukan upaya transformasi budaya perusahaan supaya perilaku karyawannya dapat menyesuaikan dengan visi perusahaan yakni menjadi pemain global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karyawan mengenai nilai budaya lama dan pemahaman karyawan mengenai nilai budaya baru perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan jenis studi adalah studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa karyawan memahami nilai budaya lama perusahaan sebagai budaya kekeluargaan, kepemimpinan, santai, birokrasi, kurang kompetitif, kurang client oriented, tidak berbasis kompetensi. Karyawan memahami budaya baru perusahaan sebagai budaya yang memiliki nilai disiplin, adanya reward dan punishment, efisien, berdasarkan kompetensi, mengutamakan pendidikan tetapi kurang adanya keteladanan.
MANAJEMEN INFORMASI SPECIAL EVENT HUTTEL 62 OLEH SMA NEGERI 3 JAKARTA Aulia, Syahidatia Chairunissa; Setianti, Yanti; Subekti, Priyo
Edulib Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v7i1.7546

Abstract

The purpose of this research is to know how to process information management special event conducted by organizers HUTTEL 62 ranging from research, design, planning, coordination, and evaluation in accordance with the concept special event belongs to Joe Goldblatt. Research methods a descriptive, qualitative data with the paradigm of positivism. The results of this study suggested that the management of the special event HUTTEL 62 categorized in five stages, namely research, design, planning, coordination, and evaluation. Research carried out in the form of informal research with secondary data searches ways be monitoring news coverage about SMA Negeri 3 Jakarta. Hasl research shows the overview of the situation of informing host HUTTEL 62 is the assumption that the community name of the example contained in the SMA Negeri 3 Jakarta not sesuaid with what happened at that school. The design of the color purple and blue created the Customize the theme carried HUTTEL 62 ‘ Return Teladanku ‘. Motion design elements and sounds indicated by performers in closing. 62 HUTTEL planning begins with setting goals to be achieved, namely restoring the image of ‘ exemplary ‘ to SMA Negeri 3 Jakarta Post acts of bullying incidents. Coordination is done by the Organizer HUTTEL 62 include coordination with internal and external parties the Committee involved in organizing HUTTEL 62. The communication is done by informal meetings and mandatory meetings and communications with online messenger. The evaluation was conducted to measure the achievement of HUTTEL 62, the evaluation is conducted in the Division and the Division of any series of events have been implemented and later serve as a report on liability. Hasl acquired evaluation of barriers in the internal Committee namely the barriers of communication and information in the internal Committee. A summary of this research menenujukan that special event management HUTTEL 62 made by SMA Negeri 3 Jakarta in conveying the message of anti bully hasn’t done effectively and optimally. 
PENGARUH KREDIBILITAS PETUGAS TERHADAP SIKAP KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PADA PEMERIKSAAN DAHAK Kosasih, Egie Jatnika; Setianti, Yanti; Wahyudin, Uud
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.028 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v5i1.8480

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredibilitas petugas Tuberkulosis terhadap sikap kepatuhan pasien tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan studi analisis jalur di puskesmas wilayah kabupaten bandung barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien puskesmas di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang tidak melakukan pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah probability random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Lokasi penelitian ini adalah Puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel dan analisis statistic (analisis jalur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas petugas Tuberkulosis yang diukur dengan keahlian dan kepercayaan berpengaruh terhadap sikap kepatuhan pasien Tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Keahlian dan kepercayaan pasien kepada petugas tuberkulosis memiliki pengaruh yang cukup besar untuk menjamin pasien melakukan pemeriksaan dahak pada akhir bulan kedua. Sarannya diharapkan petugas dapat mempertahankan dan meningkatkan keahlian serta meningkatkan kepercayaan yang dinilai pasien masih belum maksimal. 
“JATIDIRI PASUNDAN” SEBAGAI BRANDING BANDUNG TV DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ISI SIARAN DI ERA DIGITALISASI Ramdan, Ahmad Taufiq Maulana; Setianti, Yanti; Nugraha, Aat Ruchiat
ProTVF Vol 1, No 1 (2017): ProTVF Volume 1, No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.468 KB)

Abstract

Keberadaan televisi lokal menyongsong era digitalisasi akan semakin tertantang dengan adanya persaingan untuk mendapatkan perhatian publik yang semakin kritis dan tersegmentasikan dengan jelas. Persaingan diantara industri penyiaran lokal dapat diatasi melalui tayangan isi siaran yang mengandung nilai-nilai budaya sebagai keunggulan sebuah televisi lokal di suatu daerah. Tuntutan isi siaran pada televisi lokal harus harus mengimbangi terhadap perkembangan budaya modern dan teknologi informasi yang semakin “bebas” memasuki ruang pribadi dan ruang publik secara berkesinambungan. Disisi lain, televisi sebagai media komunikasi massa yang cukup ampuh dalam menyampaikan pesan-pesan terhadap publik telah merubah pemikiran dan budaya bangsa secara bertahap. Hal inilah yang terdapat pada isi siaran televisi lokal Bandung TV yang masih tetap mempertahankan isi siaran dengan konsep-konsep budaya lokal Kesundaan sebagai identitas Branding keberadaan televisi lokal di era persaingan siaran analog dan digital yang semakin kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Bandung TV membangun branding “Jatidiri Pasundan” melalui program tayangan advertorial gelaran event 1001 produk wirausaha baru Jawa Barat 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep tayangan yang menunjang branding “Jatidiri Pasundan” disiarkan dengan penggunaan bahasa Sunda lomamengenai isi tayanganevent Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016. Simpulan dari penelitian ini bahwa Bandung TV telah berhasil menanamkan sebagian dari nilai-nilai “Jatidiri Pasundan” dalam tayangan event Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016.Kata-kata Kunci: Siaran Televisi, Branding, Televisi Lokal
AKTIVITAS KOMUNIKASI KELUARGA PASIEN, KADER JIWA, PERAWAT DI LINGKUNGAN RUMAH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PASCA PASUNG Wahyuningsih, Sri; Dida, Susanne; Suminar, Jenny Ratna; Setianti, Yanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.504 KB) | DOI: 10.32583/pskm.9.3.2019.267-286

Abstract

Pasien gangguan jiwa yang berjumlah 37 di desa Wonorejo memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak. Selain perawat, dan kader jiwa memberikan perawatan di Posyandu Jiwa setiap bulannya,perawatan dilanjutkan di rumah pasien, dengan melibatkan keluarga, disamping kader jiwa, dan perawat. Tujuan penelitiannya, menggali dan menganalisis aktivitas komunikasi keluarga pasien, kader jiwa, dan perawat terhadap ODGJ pasca pasung dilingkungan rumah. Metode penelitian kualitatif, berparadigma konstruktivistik, pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan bahan audio visual. Subjek penelitiannya 7 keluarga, 7 pasien, 2 kader jiwa, dan 1 perawat dengan purposive sampling. Triangulasi dan member check sebagai validitas. Hasil Penelitiannya terjadi komunikasi keseharian keluarga dengan pasien. Adanya kunjungan perawat dan kader jiwa kerumah pasien. Pembahasannya adanya aktivitas komunikasi keluarga dengan melakukan terapi komunikasi keluarga, dan terapi komunikasi obat terhadap pasien ODGJ pasca pasung. Adanya aktivitas komunikasi terapeutik kader jiwa dan perawat yaitu home visite keluarga dan pasien ODGJ pasca pasung dan psikoedukasi keluarga dan pasien. Kesimpulannya bahwa adanya terapi komunikasi terapeutik yang dilakukan keluarga terhadap pasien, dan adanya kunjungan, psiedukasi dari kader jiwa dan perawat ke rumah pasien ODGJ pasca pasung akan membantu dalam penyembuhan gangguan jiwa pasien ODGJ pasca pasung di desa Wonorejo.   Kata kunci: aktivitas komunikasi terapeutik, odgj pasca pasung, perawat, kader jiwa   COMMUNICATION ACTIVITIES OF FAMILY PATIENTS, SOUL KADER, NURSING IN PEOPLE'S HOUSE ENVIRONMENT WITH POST-SINGLE LIFE DISORDERS   ABSTRACT 37 mental patients in Wonorejo village need special attention from various parties.In addition to nurses, and mental cadres provide care at the MentalPosyandu every month, care is continued at the patient's home, involving the family, as well as mental cadres, and nurses. The purpose of research was to explore and analyze the communication activities of the patient's family, mental cadres, and nurses towards ODGJ postpasung in the home environment. Qualitative research methods, constructive paradigms, case study approaches. Data collection techniques are observation, in-depth interviews, documentation, and audio-visual materials. The research subjects were 7 families, 7 patients, 2 mental cadres, and 1 nurse with purposive sampling. Triangulation and member check as validity. The results of his research occur daily family communication with patients. The visit of nurses and mental cadres in the patient's home. The discussion was the existence of family communication activities by conducting family communication therapy, and drug communication therapy for ODGJ patients postpasung. the existence of therapeutic communication activities for mental cadres and nurses, namely family home visite and ODGJ patients postpasung and family and patient psychoeducation. In conclusion, the therapeutic communication therapy carried out by the family towards patients, and the presence of visits, education from mental cadres and nurses to the homes of post-pasung ODGJ patients will help in healing mental disorders in post-pasung ODGJ patients in Wonorejo villag.   Keywords: therapeutic communication activity, odgj post-pasung, nurse, mental of cadre, family
KOMUNIKASI PARIWISATA PURWAKARTA MELALUI EVENT FESTIVAL BUDAYA DUNIA PURWAKARTA 2015 SETIANTI, YANTI; PUSPITASARI, LILIS; KOMARIAH, KOKOM
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.208 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umpan balik dari wartawan mengenai komunikasi pariwisata purwakarta melalui event festival budaya dunia purwakarta 2015, untuk mengetahui umpan balik dari masyarakat mengenai event Festival Budaya Dunia Purwakarta 2015 setelah adanya pemberitaan di media massa, untuk mengetahui kesesuaian antara pemberitaan event Festival Budaya Dunia Purwakarta 2015 dengan tujuan event tersebut,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan paradigma positivisme. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan komunikasi pariwisata purwakarta melalui event festival budaya dunia purwakarta 2015 menghasilkan umpan balik yang positif dari wartawan, event Festival Budaya Dunia Purwakarta layak untuk diliput karena event budaya Purwakarta memang patut untuk diliput. Menurut pandangan wartawan acara festival budaya sebagaimana yang diselenggarakan oleh Pemkab Purwakarta patut untuk diberitakan. kegiatan ini menghasilkan umpan balik yang positif dari masyarakat terhadap event, media relations yang baik dapat menghasilkan pemberitaan yang baik sehingga mencapai tujuan event, tim humas pun selalu membina hubungan yang berkelanjutan dengan media dimana lebih mengutamakan hubungan secara personal dengan wartawannya. Kata Kunci : Komunikasi, Pariwisata, Media, Event, Budaya
PROSES PENCAPAIAN TUJUAN MEDIA RELATIONS DALAM EVENT FESTIVAL BUDAYA DUNIA PURWAKARTA 2015 (Studi Deskriptif Mengenai Langkah-Langkah Humas Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam Mencapai Tujuan Media relationsEvent Festival Budaya Dunia Purwakarta 2015 Syamsiah, Siti; Setianti, Yanti; Puspitasari, Lilis
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.951 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara tim Humas dalam memperoleh publisitas seluas mungkin mengenai event Festival Budaya Dunia Purwakarta 2015, untuk mengetahui cara tim Humas dalam memperoleh ruang pemberitaan yang strategis di media mengenai event Festival Budaya Dunia Purwakarta 2015, untuk mengetahui upaya yang dilakukan Tim Humas untuk mewujudkan hubungan yang stabil dan berkelanjutan dengan media. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan paradigma positivisme. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan media relations yang dilakukan oleh tim humas sangat menunjang publisitas event, mempersiapkan kebutuhan media akan menghasilkan pemberitaan yang strategis di media massa, Saran sebaiknya Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta memperbaiki fasilitas yang diberikan kepada wartawan, melakukan gatekeeper test, memperluas relasi media, melakukan media monitoring dengan lebih baik lagi, dan membuat jadwal khusus dengan media-media yang sering melakukan kerjasama dalam event. Kata Kunci : Humas, Media, Pemerintah, Budaya, Publisitas
Pemberdayaan Masyarakat Pantai Melalui Pelatihan Pengemasan Produk Dalam Perspektif Komunikasi Visual di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran Setianti, Yanti; Hafiar, Hanny; Subekti, Priyo
ENGAGEMENT Vol 2 No 1 (2018): May 2018
Publisher : ASOSIASI DOSEN PENGABDI MASYARAKAT, FKDP KOPERTAIS IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Community empowerment is a government program that is currently being promoted to create a creative society by recognizing the potential and existing problems surrounding the environment by exploiting local potential. One of the community empowerment efforts conducted by the PKM team of Public Relations Program of Fikom Unpad is through the training of community empowerment through the introduction of visual communication to design products to be more inviting and attract attention. The participants in this training consisted of youth leaders,  community leaders, and village officials in terms of understanding about community empowerment through creative potential based on local creative training. Objects of activities of these institutions and figures were chosen because they are an important part of formal human resource management that exists in every village government as an element of supporting development activities in the real sector. The Implementation Method starts from the Preparation, Implementation and Evaluation Stage. Implementation using lecture method discussion   Keywords: PKM, Community, Empowerment, Local Potency.   Abstrak Pemberdayaan masyarakat merupakan program pemerintah yang pada saat ini sedang digalakkan untuk menciptakan masyarakat yang kreatif dengan mengenali potensi dan masalah yang ada dilingkungan sekitarnya dengan memanfaatkan potensi lokal. Adapun salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan tim PKM Prodi Humas Fikom Unpad adalah melalui pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui pengenalan komunikasi visual untuk mendesain produk produk agar lebih mengundang dan menarik perhatian. Adapun peserta dalam peleatihan ini terdiri dari Tokoh pemuda, karang taruna, tokoh masyarakat, dan aparat desa dari sisi pemahaman tentang pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Objek kegiatan lembaga dan tokoh ini terpilih karena merupakan bagian penting dalam pengelolaan sumberdaya manusia yang formal yang ada di setiap pemerintahan desa sebagai unsur penunjang kegiatan pembangunan di sektor real. Metode Pelaksanaan dimulai dari Tahap Persiapan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Pelaksanaan menggunakan metode ceramah dan diskusi Tanya jawab   Kata Kunci : PKM, Masyarakat, Pemberdayaan, Potensi Lokal.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK TENAGA KESEHATAN TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PASCA PASUNG(STUDI KASUS KOMUNIKASI TERAPEUTIK ODGJ PASCA PASUNG) Wahyuningsih, Sri; Dinda, Susanne; Suminar, Jenny Ratna; Setianti, Yanti
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : PPNI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.7.1.2019.47-60

Abstract

Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui bagaimana komunikasiterapeutik tenaga kesehatan terhadappasien ODGJ pasca pasung di Posyandu Jiwa desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang provinsi Jawa Timur. Metode penelitiannya kualitatif berparadigma konstruktivis dengan pendekatan studi kasus, metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara mendalam, dukumentasi, dan bahan audio visual. Teknik analisis datanya menciptakan dan mengorganisasikan file, membaca seluruh teks, membuat catatan pinggir, membentuk kode awal, mendiskripsikan kasus dan konteksnya, menggunakan agregasi kategorikal, menggunakan penafsiran langsung, menyajikan gambaran mendalam kasus menggunakan narasi, dan gambar. Validitas datanya triangulasi dan member check. Hasil penelitian komunikasi terapeutik ODGJ pasca pasung di Posyandu Jiwa desa Wonorejo yang dilakukan oleh tenaga kesehatan melalui pendekatan komunikasi terapeutik psikiater yang dibantu perawat adalah telepsychiatry dan terapi obat. Komunikasi terapeutik perawat yang dibantu kader jiwa adalah handycraft yaitu pembuatan kemoceng, sandal, bros, dan keset; Terapi psikoreligius dengan berdzikir, bersholawat, mengaji, dan tuntutan sholat; dan Terapi Aktivitas Kelompok adalah mengajak pasien bermain, bersosialisasi. Relevansi dengan teori Interaksi Simbolik, konsep pikiran bahwa bahasa dan interaksi adalah suatu sistem yang dapat memberikan simbol-simbol bermakna diantara hubungan psikiater, perawat, dan pasien, konsep diri bahwa setiap diri yang diperankan oleh tenaga kesehatan dan pasien ODGJ mempunyai nilai dari pandangan orang lain. Konsep masyarakat, pada particular other, bahwa tenaga kesehatan dan keluarga adalah orang yang paling dekat keberadaannya terhadap pasien ODGJ, sedangkan generalized other bahwa masyarakat wilayah dalam memandang ODGJ dekat dengan mereka, masyarakat wilayah luar mendiskriminasikan mereka.  Kata kunci: Komunikasi terapeutik, telepsychiatry, odgj pascapasung, teori interaksi simbolik THERAPEUTIC COMMUNICATION OF HEALTH WORKER FOR PEOPLE WITH MENTAL DISORDERS POST PASUNG  ABSTRACTThe purpose of the study was to find out how therapeutic communication of health personnel on post-pasung ODGJ patients at the Posyandu Jiwa village in Wonorejo, Singosari Subdistrict, Malang Regency as a DSSJ guided by Dr. Radjiman Wediodiningrat Mental Hospital Lawang District, Malang District, East Java Province. The qualitative research method is constructivist paradigm with a case study approach, the data collection methods are observation, in-depth interviews, documentation, and audio-visual material. The data analysis technique creates and organizes files, reads the entire text, makes marginal notes, forms the initial code, describes the case and its context, uses categorical aggregation, uses direct interpretation, presents an in-depth picture of cases using narration, and images. The validity of the data is triangulation and member check. The results of the post-pasung ODGJ therapeutic communication study at the Posyandu Jiwa village in Wonorejo were carried out by health workers through a psikiater communication therapeutic approach with nurse, the treatment of telepsychiatry and drug therapy. A nurse communication therapeutic approach, the treatments are handicrafts, namely making duster, sandals, brooches, and mats; Psychological treatment with dhikr, praying, reciting, and praying demands; and Therapy Group Activity is to invite patients to play, socialize. Relevance to the Symbolic Interaction theory, the concept of mind that language and interaction is a system that can provide meaningful symbols between the relationship of psychiatrists, nurses, and patients, self-concept that each person played by health workers and ODGJ patients has value from the viewpoint of others . The concept of society, in a particular other, is that health workers and families are the closest people to ODGJ patients, whereas other generalized people in the area view ODGJ as close to them, outside communities discriminate against them.Keywords: Therapeutic communication, telepsychiatry, odgj post pasung, symbolic interaction theory