Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN PEMBERIAN SUPLEMENTASI KAPSUL VITAMIN A DI KOTA PEKANBARU Maulida, Fathia; Setiarini, Asih
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12, No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.425

Abstract

Latar Belakang Masalah: Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan disebabkan oleh virus bernama Coronavirus. Karena penyebarannya yang cepat dan penambahan kasus yang banyak, WHO kemudian mengumumkan penyakit ini sebagai pandemi di seluruh dunia. Untuk menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia menerapkan berbagai peraturan mengenai kedaruratan dan pembatasan sosial yang salah satunya adalah penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan covid-19.Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di pelayanan kesehatan saat sebelum dan sesudah adanya pandemi covid-19 di Kota Pekanbaru.Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif kemudian disajikan dengan naratif deskriptif. Wawancara dilakukan dengan 4 orang petugas gizi dari 4 puskesmas yang berbeda di Kota Pekanbaru secara langsung dengan protokol kesehatan ketat. Data yang di hasilkan di buat transkrip kemudian di analisis konten berdasarkan analisis persepsi informan dalam memberikan pendapat dan pengalaman mengenai pelaksanaan suplementasi vitamin A.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di puskesmas Kota Pekanbaru sebelum pandemi sudah berjalan dengan baik namun terjadi perubahan drastis dalam pelayanan kesehatan dan pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 sehingga menyebabkan penurunan cakupan pencapaian keberhasilan yang signifikan jauh dibawah target nasional sebesar 82%. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya kebijakan pembatasan kegiatan (PSBB) sehingga berdampak pada pelaksanaannya dan juga rasa takut dari kader dan masyarakat untuk melaksanakan pelayanan kesehatan saat pandemi covid-19 ini.Simpulan: Dibutuhkan penguatan kinerja tenaga kesehatan dan dukungan dari tokoh masyarakat dalam optimalisasi pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 ini.
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN HIPERGLIKEMIA PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL: STUDI KASUS DI KOTA DEPOK TAHUN 2009 ., Rahmawati; Setiarini, Asih; ., Sudikno
GIZI INDONESIA Vol 32, No 2 (2009): September 2009
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.188 KB)

Abstract

NFLUENCE OF NUTRITIONAL STATUS ON HYPERGLYCEMIA INCIDENCE AMONG THEGOVERNMENT EMPLOYEES: A CASE STUDY IN DEPOK CITY, 2009Several studies have shown an increasing trend of diabetes mellitus in Depok city. The objective ofthe study is to determine association of nutritional status on hyperglycemia incidence among thegovernment employees in Depok city. The study used case-control design covering 47 cases and 94controls, conducted between March – May 2009. Criteria for inclusion is government employees age40 year old or above, fasting blood glucose is > 126 mg/dl for case and ≤ 126 for control group.Variabel collected for the study are fasting blood glucose, weight, height, socio-demographiccharacteristics, food consumption pattern and blood pressure. Bivariate (Chi-square test) andmultivariate (logistic regression) analysis were used to determine the association. The results revealthat hyperglycemia is significantly (p<0,05) associated with body mass index (BMI) and family historyof hyperglycemia after controlling confounding factor of protein consumption. The risk ofhyperglycemia is 5,06 times among subjects with BMI ≥ 25,1 and 6,63 times among subjects withfamily history of hyperglycemia.Keywords: nutritional status, body mass index, hyperglycemiaqqqqqqqqqqqqq
Identifikasi Bakteri pada Citra Dahak Penderita Tubercolusis (TBC) Menggunakan Metode Watershed Juliando, Dirvi Eko; Setiarini, Asih
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 2, No 1 (2017): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.789 KB)

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru, penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis. Miko bakteria adalah bakteri aerob, berbentuk batang, yang tidak membentuk spora. Pemeriksaan diagnosis pada penyakit TB-paru dapat dilakukan dengan melihat keluhan/gejala klinis, pemeriksaan biakan, pemeriksaan mikroskopis, radiologik dan tuberculin test. Pada pemeriksaan biakan hasilnya akan didapat lebih baik, namun waktu pemeriksaannya biasanya memakan waktu yang terlalu lama. Sehingga pada saat ini pemeriksaan dahak secara mikroskopis lebih banyak dilakukan karena sensitivitas dan spesivitasnya tinggi disamping biayanya rendah.Dalam makalah ini, diusulkan sebuah metode segmentasi bakteri TB dari pemeriksaan dahak menggunakan metode watershed untuk merepresentasikan citra dengan pendekatan bukit dan lembah. Dimana bakteri TBC yang merupakan objek diasumsikan sebagai bukit yang memiliki ketinggian yang sama, sedangkan jalur yang menghubungkan antar bukit diasumsikan lembah. Sehingga bila ada objek yang saling terhubung dengan alur lembah diasumsikan sebagai bakteri TBC.
Kajian Harmonisa Arus pada Gedung M.Nuh Lantai 3 Politeknik Negeri Madiun Hanifah Nur Kumala Ningrum, Asih Setiarini Ningrum, Hanifah Nur Kumala; Setiarini, Asih
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 1, No 1 (2016): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.75 KB)

Abstract

Energi listrik merupakan komponen utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik yang tersimpan dalam arus listrik dan tegangan listrik. Sebagian besar pemakaian beban listrik di masyarakat hampir 90% memakai beban elektronika atau beban non linier. Pemakaian beban nonlinier akan menimbulkan gangguan harmonisa, merupakan fenomena yang disebabkan oleh pengoperasian beban listrik yang  tidak  linier. Harmonisa ini mengakibatkan terbentuknya gelombang berfrekuensi tinggi yang merupakan kelipatan dari frekuensi dasar 50/60 Hz untuk gelombang AC, sehingga bentuk gelombang arus maupun tegangan secara ideal akan menjadi cacat. Pada beban, harmonisa mengakibatkan overheated pada peralatan yang  mengakibatkan derating pada insulasinya sehingga terjadi kerusakan pada peralatan elektronik. Parameter besarnya harmonisa sering dinyatakan dengan THD (Total Harmonic Distortion). Pada penelitian ini Gedung M. Nuh lantai tiga Politeknik Negeri Madiun sebagai objek penelitian karena merupakan pusat laboratorium untuk prodi Teknik Listik dan Teknik Komputer Kontrol yaitu Laboratorium Komputer, LaboratoriumInstalasi Listrik, dan Laboratorium PLC dan Mikrokontoler. Laboratorium tersebut terdapat banyak beban listrik nonlinear yang dapat membangkitkan distorsi harmonik sehingga menyebabkan terganggunya kualitas daya listrik. Berdasarkan pengukuran dan analisis besar Total Harmonic Distortion (THD) yang terjadi di Gedung M. Nuh lantai tiga Politeknik Negeri Madiun didapatkan hasil THD-F dan THD-R arus rata-rata pada segment utara (LP-3A) dan segment selatan (LP-3B) melebihi standar IEEE 512-1992 yaitu sebesar 5%; dan nilai THDi segment LP-3B lebih besar dibanding segment LP-3A.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsumsi Buah-Sayur Pada Remaja Di Daerah Rural-Urban, Yogyakarta Oktavia, Alfonsa Reni; Syafiq, Ahmad; Setiarini, Asih
JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.556 KB) | DOI: 10.33088/jkr.v1i1.400

Abstract

Vegetable consumption of the Indonesian population is still low in the teen age group both in rural and urban areas. Consumption of fruits and vegetables in adolescents is important for preventing degenerative diseases. The aim of the study was to determine the factors associated with fruit and vegetable consumption in adolescents in rural-urban areas. This study used a cross-sectional research design in Yogyakarta with 196 rural-urban teens. The analysis used was univariate, bivariate, analysis. The results showed that teenagers in urban areas ate less vegetables. Whereas in teenagers in rural areas, they consume less fruit. There is a significant relationship between vegetable consumption in adolescents in rural areas with father's education level (p = 0.031) and self-image perception (p = 0.041), while in urban areas there is a significant relationship between vegetable consumption and self-image perception (p = 0.049) and education in adolescents (p = 0.047). Fruit consumption in adolescents in rural areas that are significantly related is the perception of body image (p = 0.016), while in adolescents in urban areas that are significantly related is monthly money (p = 0.003). Suggestions that can be given are provide health education about the importance of the benefits of vegetables and fruit.