Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemanasan Tanah Diatome terhadap Kemampuan Adsorpsi Cd (II) dalam Pelarut Air Setyaningtyas, Tien; Sriyanti, Sriyanti
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 3 (2003): Volume 6 Issue 3 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2808.983 KB) | DOI: 10.14710/jksa.6.3.1-4

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemanasan tanah diatome terhadap kemampuan adsorpsi logam kadmium (II) dalam pelarut air. Parameter eksperimen meliputi temperatur pemanasan, waktu kesetimbangan dan kapasitas adsorpsi.Kapasitas adsorpsi ditentukan melalui penggunaan isoterm adsorpsi Langmuir yang menekankan pembentukan lapisan monomolekuler sebagai konsekwensi interaksi kimia antara ion logam dan gugus aktif adsorben. Peranan gugus siloksan dipelajari dengan membandingkan perilaku adsorpsi ion logam pada permukaan tanah diatome dengan jumlah relatif gugus siloksan yang berbeda. Secara eksperimen langkah ini dilakukan dengan menggunakan sistem “batch shaker”.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemanasan tanah diatome mempengaruhi jumlah gugus siloksan. Jumlah gugus siloksan bertambah dengan naiknya temperatur pemanasan tanah diatome dan menurunkan kapasitas adsorpsi kadmiun (II). Temperatur pemanasan tanah diatome pada 100 oC mempunyai kapasitas adsorpsi paling besar yaitu 39,34 mg/g. Kapasitas adsorpsi kadmium (II) pada tanah diatome alam dan pada pemanasan 500 oC, 900 oC masing-masing adalah 29,22 mg/g ; 23,18 mg/g ; 12,3 mg/g.
Isolasi, Pemurnian dan Karakterisasi Lipase Bakteri Hasil Skrining dari Tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Tugel Banyumas Zusfahair, Zusfahair; Setyaningtyas, Tien; Fatoni, Amin
Jurnal Natur Indonesia Vol 12, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.835 KB) | DOI: 10.31258/jnat.12.2.124-129

Abstract

A bacterial lipase producer was isolated from garbage dump soil and was identified its genus. Lipase was extractedaccording to production time optimized, purified using ammonium sulfate fractionation and gel chromatograph.Determination of enzyme characteristic studied were influence of pH, temperature, various metals to lipaseactivity. The result of this research shows that the genus of isolated bacteria which produced lipase wasAcinetobacter sp., the lipase optimum production time is about 18 hours with the activity is about 115 unit/mL. Thehighest activity of lipase fractionation using ammonium sulfate is about 45% and the highest activity of purifyingwith filtration gel chromatograph column using Sephadex G-150 at 24 th fraction. Lipase from crude extract andpurifying product at this fraction has optimum pH 6 and optimum temperature is about 40 oC. Lipase to be classifiedas metalloenzyme that shows with decreasing the activity after added the EDTA. Metals ion, such as Cu 2+ and Zn2+were inhibited the lipase activity. Ca 2+ ion could increase lipase crude extract activity but inhibited the activity oflipase purifying product. Hg2+ ion could increase the activity of lipase purifying product.