Iwan Setyawan
Faculty Of Electronic And Computer Engineering, Satya Wacana Christian University Jalan Diponegoro No. 52-60, Salatiga 50711, Indonesia

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH PEMAKAIAN EDGE DETECTION PADA SISTEM PENGENALAN HURUF KAPITAL TULISAN TANGAN Ananta, Kevin; Setyawan, Iwan; Timotius, Ivanna K.
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 3 July-September 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper investigates the influence of edge detection as a pre processing method for a capital letter handwriting recognition system on the accuracy of nearest neigbor classification system. The experimental results show that the use of edge detection did not  significantly enhance the recognition accuracy in comparison to the selection of large structuring element size in the dilation operation. Keywords:     Sobel edge detection, nearest neighbor, dilation morphology, binary image, handwriting recognition
TWO-CLASS CLASSIFICATION WITH VARIOUS CHARACTERISTICS BASED ON KERNEL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS AND SUPPORT VECTOR MACHINES Iwan Setyawan; Ivanna Timotius; Andreas Febrianto
MAKARA Journal of Technology Vol 15, No 1 (2011): April
Publisher : Directorate of Research and Community Engagement, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Two class pattern classification problems appeared in many applications. In some applications, the characteristic of the members in a class is dissimilar. This paper proposed a classification system for this problem. The proposed system was developed based on the combination of kernel principal component analysis (KPCA) and support vector machines (SVMs). This system has been implemented in a two class face recognition problem. The average of the classification rate in this face image classification is 82.5%. Keywords: characteristic, classification, face recognition, kernel principal component analysis, support vector machines
Two-Class Classification with Various Characteristics Based on Kernel Principal Component Analysis and Support Vector Machines Timotius, Ivanna; Setyawan, Iwan; Febrianto, Andreas
Makara Journal of Technology Vol 15, No 1 (2011)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.16 KB) | DOI: 10.7454/mst.v15i1.208

Abstract

Two class pattern classification problems appeared in many applications. In some applications, the characteristic of the members in a class is dissimilar. This paper proposed a classification system for this problem. The proposed system was developed based on the combination of kernel principal component analysis (KPCA) and support vector machines (SVMs). This system has been implemented in a two class face recognition problem. The average of the classification rate in this face image classification is 82.5%.
Implementation of Template Matching on Detection of Stop Line Violations Larasati, Dwira Kurnia; Setyawan, Iwan
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10, No 3: November 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v10n3.898.2021

Abstract

Road marking is a sign located above the road surface that combines either a line or a symbol and provides information as visual guidance to road users. One example of road marking is the stop line behind the zebra crossing. Many violations of pedestrian rights are committed by motorized vehicles, especially because vehicles do not stop behind the stop line. This paper proposes a system to detect this type of traffic violation using the template matching method. This method is a technique in digital image processing to find small parts of the image that match the image template, so it can detect whether there is a traffic violation or not. This system uses the appropriate template images for each dataset (morning, afternoon, and evening). The system produces accuracy performances for the morning and afternoon dataset of about 100% and 78% respectively, and for the evening dataset is 70%. So, the overall average accuracy rate is 83%. The main factor affecting the overall accuracy performance is the inability to automatically extract the best template for the dataset from the morning and evening datasets.
IMPLEMENTASI PENTERJEMAH KODE ISYARAT TANGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DETEKSI TEPI PADA ARM 11 OK6410B Heri Setiawan; Iwan Setyawan; Saptadi Nugroho
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 02 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1955.079 KB)

Abstract

Penerapan penterjemah kode isyarat tangan pada ARM 11 OK6410B masih jarang dilakukan karena pada umumnya dibutuhkan prosesor yang memiliki frekuensi tinggi untuk mengolah citra digital. Analisis Deteksi Tepi merupakan metode yang umum di dalam pengolahan citra digital untuk mendeteksi perbedaan intensitas cahaya di dalam citra digital. Di dalam paper ini penulis membuat implementasi metode analisis deteksi tepi yang telah dioptimalisasi pada ARM 11 OK6410B untuk menterjemahkan kode isyarat tangan. Optimalisasi metode analisis deteksi tepi dilakukan dengan mempercepat perhitungan konvolusi citra. Tingkat pengenalan metode analisis deteksi tepi yang diimplementasikan pada ARM 11 OK6410B adalah sebesar 52,67% dengan waktu pemrosesan 0,27 detik.
PERCEPTUAL QUALITY OF GEOMETRICALLY DISTORTED IMAGES PART II: HUMAN PERCEPTION OF THE QUALITY OF GEOMETRICALLY DISTORTED IMAGES Iwan Setyawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 9 No. 01 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.936 KB)

Abstract

This paper presents a study of how human perceive the quality of geometrically distorted images by presenting the design and analysis of a subjective-test experiment. The results of this experiment is then used to evaluate the performance HPQM (Homogeneity-based Perceptual Quality Measurement) method presented in the first paper of this series.
PENGGUNAAN TRANSFORMASI WAVELET DALAM SISTEM PENGENALAN ISYARAT TANGAN DENGAN BEBERAPA KOMBINASI PRA PROSES Iwan Setyawan; Ivanna K. Timotius
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 10 No. 02 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.54 KB)

Abstract

Isyarat tangan, sebagai salah satu bagian dari bahasa tubuh, dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan mesin. Sebagai alat untuk berkomunikasi, isyarat tangan dapat diimplementasikan dalam berbagai aplikasi, contohnya socially assistive robotics, mendukung user interface mouse dengan komputer, remote control dalam permainan nintendo, asisten dari dokter bedah dan juga sebagai robot militer. Dalam penelitian ini, citra isyarat tangan digunakan sebagai representasi kode perintah untuk menjalankan suatu tugas tertentu. Sistem pengenalan isyarat tangan terdiri dari tahap pra proses dan metode Transformasi Wavelet. Pada tulisan ini, dilakukan penelitian untuk mencari kombinasi pra proses yang menghasilkan rata-rata keakuratan terbaik. Pra proses tersebut terdiri dari kombinasi beberapa proses seperti smoothing filter, histogram equalization, binerisasi, dan/atau desaturasi. Metode klasifikasi yang digunakan adalah nearest neighbor dengan jarak Euclidean. Sedangkan untuk menghitung rata-rata keakuratan digunakan 2-fold cross validation. Dari hasil eksperimen didapatkan bahwa jenis pra proses yang hanya terdiri dari proses desaturasi memberikan hasil rata-rata keakuratan terbaik, yaitu 78,32%.
Perbandingan Penggunaan Mean Lokal, Median Lokal dan Invarians Statistik Koefisien DCT dalam Perancangan Image Hashing Kuntadi Widiyoko; Iwan Setyawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 13 No. 02 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.864 KB)

Abstract

Pada tulisan ini dirancang sistem image hashing dengan berbagai tipe. Tipe 1 merupakan sistem image hashing yang cara kerjanya membandingkan nilai mean citra dengan mean tiap blok dalam citra tersebut. Tipe 2 adalah sistem image hashing yang membandingkan nilai median citra dengan median tiap blok. Tipe 3 merupakan sistem image hashing yang membandingkan nilai mean sebuah blok dengan blok selanjutnya dalam 1 citra. Tipe 4 adalah pengembangan tipe 3, yaitu dengan terlebih dahulu mengacak blok-blok citra. Tipe 5 adalah image hashing yang membandingkan nilai-nilai koefisien DCT tiap blok. Kinerja kelima tipe tersebut diuji dari sisi ketahanannya dalam menghadapi gangguan seperti kompresi JPEG, sharpening, histogram equalization dan low pass filtering.
POTENSI FWA (FIXED WIRELESS ACCESS)-CDMA MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH INDONESIA DALAM WILAYAH USO (UNIVERSAL SERVICE OBLIGATION) Saragih, Yuliarman; Lawang, Robert M.Z.; Setyawan, Iwan; Sediyono, Eko
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 4 No 2 (2016): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.195 KB)

Abstract

USO (Universal Service Obligation) merupakan bagian dari kewajiban Pemerintah dalam memberikan pelayanan universal di bidang telekomunikasi dan informatika kepada publik.Kewajiban pelayanan tersebut dilakukan untuk mengurangi kesenjangan komunikasi akses dan digital di daerah khususnya daerah pedesaan, tertinggal, dan terluar serta terdepan, yang secara ekonomi sulit dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi komersial. Program Layanan USO selama ini diawali dengan layanan dasar (voice) hingga layanan data (internet).Hingga saat ini, berdasarkan hasil monitoring evaluasi perkembangan layanan USO, dari sisi anggaran, realisasi rata-rata per tahun sampai dengan 2014 adalah 41%. Hal tersebut menunjukkan belum efektifnya pelayanan USO. Esensi utama rancang ulang adalah tetap melanjutkan program eksisting namun merubah mekanismenya, yaitu tidak lagi bersifat ?top down? dari pusat ke daerah tetapi dari daerah ke pusat yang juga disesuaikan dengan kebutuhan daerah, Pemerintah menyiapkan rancangan utama (Grand Design) Program USO dengan asumsi bahwa UU No.36 Tahun 1999 diganti dengan UU Telekomunikasi yang baru atau UU Konvergensi. Potensi yang mungkin dilakukan lewat perangkat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang mampu menjadi motor pengerak melanjutkan USO dengan mengembangkan kembali FWA-CDMA yang pernah jaya hingga tahun 2015. FWA-CDMA mampu menjawab kebutuhan USO di daerah tertinggal, terluar dan terdepan Negara Indonesia ini karena PT Telkom memiliki infrastruktur telekomunikasi di setiap kecamatan di daerah-daerah tertinggal dan terluar serta terdepan itu. FWA-CDMA dapat di hubungkan langsung ke stasiun sentral telepon terdekat dan base station atau radio pemancarnya dapat dipasang di daerah tersebut dengan memakai pembatasan kode area telepon setempat tapi dapat bergerak dilingkungan daerah itu. Kata Kunci : USO, FWA
RANCANG BANGUN ALAT PINTAR PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 TERINTEGRASI Santoso, Yosef Karuna; Jonatan, Jeany Johana; Millenika, Prayudha; Fernanda, Denis Aditya; Setyawan, Iwan; Susilo, Deddy
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jst-undiksha.v10i2.39504

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit pada manusia yang menyebabkan munculnya gejala-gejala seperti sesak napas, batuk, bersin, demam dan bahkan meninggal dunia. Guna mencegah terjadinya penularan akibat dari virus ini, perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Oleh karena itu untuk menekan adanya penyebaran COVID-19 ini maka diciptakan rancang bangun alat pintar penerapan protokol Kesehatan terintegrasi dimana di dalamnya mampu mendeteksi jaga jarak, mendeteksi masker, mendeteksi suhu tubuh dan mencuci tangan. Pada bagian jaga jarak digunakan metode moving average untuk mendeteksi adanya orang yang melakukan antrean di posisi yang salah atau tidak, pada bagian masker pengolahan data menggunakan metode convolutional neural network, bagian cek suhu menggunakan sensor suhu nirsentuh dan pencucian tangan dengan menggunakan waterpump yang tersambung dengan relay. Penerapan alat pintar protokol Kesehatan COVID-19 terintegrasi ini diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat khususnya ditempat-tempat umum yang berpotensi timbulnya antrean. Alat ini telah mampu mencapai target keberhasilan diatas 90% secara keseluruhan.