Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI KOPI INSTAN TOP COFFEE ENDORSER ”IWAN FALS” Setyawan, Iwan
Manajemen Bisnis Vol 4, No 1 (2014): April
Publisher : Department of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.621 KB) | DOI: 10.22219/jmb.v4i1.5279

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of television advertising endorser Top Coffee "Iwan Fals". The method used Direct Rating Method (DRM) and EPIC. Type of this study is a survey. The objects are students of universities in Malang. The data collection technique is non-probability sampling with convenience sampling technique. Direct Rating Method (DRM) and the EPIC methods are analytical tools to measure the effectiveness of television advertising endorser Top Coffee "Iwan Fals".  The result of Direct Rating Method indicates that ads endorser has a good category, and EPIC result shows that ads endorser is more effective. Based on the overall results from both analysis can be concluded that television advertising endorser Top Coffee "Iwan Fals" is good and effective. Keywords: Effectiveness, Direct Rating Method, Method EPIC
PENGARUH PEMAKAIAN EDGE DETECTION PADA SISTEM PENGENALAN HURUF KAPITAL TULISAN TANGAN Ananta, Kevin; Setyawan, Iwan; Timotius, Ivanna K.
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 3 July-September 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper investigates the influence of edge detection as a pre processing method for a capital letter handwriting recognition system on the accuracy of nearest neigbor classification system. The experimental results show that the use of edge detection did not  significantly enhance the recognition accuracy in comparison to the selection of large structuring element size in the dilation operation. Keywords:     Sobel edge detection, nearest neighbor, dilation morphology, binary image, handwriting recognition
Two-Class Classification with Various Characteristics Based on Kernel Principal Component Analysis and Support Vector Machines Timotius, Ivanna; Setyawan, Iwan; Febrianto, Andreas
Makara Journal of Technology Vol 15, No 1 (2011)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.16 KB) | DOI: 10.7454/mst.v15i1.208

Abstract

Two class pattern classification problems appeared in many applications. In some applications, the characteristic of the members in a class is dissimilar. This paper proposed a classification system for this problem. The proposed system was developed based on the combination of kernel principal component analysis (KPCA) and support vector machines (SVMs). This system has been implemented in a two class face recognition problem. The average of the classification rate in this face image classification is 82.5%.
PERANCANGAN KWH METER DIGITAL MENGGUNAKAN KWH METER KONVENSIONAL Pasurono, Pasurono; Handoko, Susatyo; Setyawan, Iwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.906 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.112-117

Abstract

Abstrak KWh-meter merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengukur dan mencatat pemakaian energi listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan.  Sebagian besar kWh-meter yang ada saat ini khususnya pada lingkungan perumahan masih merupakan kWh-meter konvensional. Masyarakat pada umumnya tidak paham cara pembacaan konsumsi daya listrik yang tertera pada kWh-meter konvensional tersebut. Alat ukur kWh-meter ini sudah mengalami perkembangan beberapa tahun terakhir. Ini didukung karena adanya perkembangan pada dunia teknologi digital. Dari keterbatasan kWh-meter konvensional dan pesatnya teknologi informasi digital, serta untuk lebih mendayagunakan kWh-meter konvensional yang sudah ada timbul suatu ide untuk merancang suatu pengembangan kWh-meter konvensional yaitu pada sisi tampilannya dengan menambahkan beberapa unit sistem. Penambahan beberapa unit sistem tersebut berupa mikrokontroler ATmega8535 sebagai pusat kendali sistem, sensor optocoupler untuk mendeteksi putaran piringan kWh-meter, dan LCD sebagai tampilan digital. Tampilan digital kWh-meter akan memudahkan dalam pembacaannya dan kemungkinan timbulnya kesalahan pembacaan/pencatatan nilai kWh-meter tidak akan terjadi lagi. Pengujian sistem dilakukan dengan cara memberi beban pada kWh-meter sehingga piringan pada kWh-meter berputar dan terjadi pengurangan jumlah pulsa kWh-meter. Pengurangan jumlah pulsa kWh-meter berlangsung terus menerus sampai habis sesuai dengan besar beban yang dipakai. Prototype kWh-meter digital ini telah dapat berjalan dengan baik dan cukup stabil. Kesalahan (error) sebesar 5,14% terjadi karena pengujian berupa pengukuran waktu dilakukan secara manual dengan stop-watch.   Kata kunci : KWh-meter, mikrokontroler ATmega8535, optocoupler. Abstract   KWh-meter is a device that used to measure and record consumption of electricity consumed by the customer. Most of the kWh-meter is currently in a residential area in particular is still a conventional kWh meter which the public does not understand how the reading of electricity consumption indicated on the conventional kWh meter. KWh measuring devices has experienced growth in recent years. This is supported by the developments in the world of digital technology. Of conventional kWh-meter limitation and digital information technology rapidly, as well as to better utilize conventional kWh-meter that existing, raised an idea to design a development of the conventional kWh-meter that is on the view side by adding some of unit system. The addition of some unit system is form ATmega8535 micro-controller as system control center, optocoupler sensors to detect disc rotation kWh-meter, and an LCD as digital display. KWh-meter digital display will make it easy in the readings and the possibility of errors reading/recording value display in kWh-meter will not happen again. System testing is done by  taking a load on the kWh-meter so that the disc spins and then a reduction in the number of kWh-meter pulses. Reducing the number of pulses kWh-meter continues until the end of the load according to the used. The prototype has been able to run well and is quite stable. Measurement error of 5.14% occurred due to the timing of testing be done manually with a stop-watch.   Keywords : KWh-meter, ATmega8535 microcontroller, optocoupler.
POTENSI FWA (FIXED WIRELESS ACCESS)-CDMA MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH INDONESIA DALAM WILAYAH USO (UNIVERSAL SERVICE OBLIGATION) Saragih, Yuliarman; Lawang, Robert M.Z.; Setyawan, Iwan; Sediyono, Eko
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 4 No 2 (2016): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.195 KB)

Abstract

USO (Universal Service Obligation) merupakan bagian dari kewajiban Pemerintah dalam memberikan pelayanan universal di bidang telekomunikasi dan informatika kepada publik.Kewajiban pelayanan tersebut dilakukan untuk mengurangi kesenjangan komunikasi akses dan digital di daerah khususnya daerah pedesaan, tertinggal, dan terluar serta terdepan, yang secara ekonomi sulit dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi komersial. Program Layanan USO selama ini diawali dengan layanan dasar (voice) hingga layanan data (internet).Hingga saat ini, berdasarkan hasil monitoring evaluasi perkembangan layanan USO, dari sisi anggaran, realisasi rata-rata per tahun sampai dengan 2014 adalah 41%. Hal tersebut menunjukkan belum efektifnya pelayanan USO. Esensi utama rancang ulang adalah tetap melanjutkan program eksisting namun merubah mekanismenya, yaitu tidak lagi bersifat ?top down? dari pusat ke daerah tetapi dari daerah ke pusat yang juga disesuaikan dengan kebutuhan daerah, Pemerintah menyiapkan rancangan utama (Grand Design) Program USO dengan asumsi bahwa UU No.36 Tahun 1999 diganti dengan UU Telekomunikasi yang baru atau UU Konvergensi. Potensi yang mungkin dilakukan lewat perangkat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang mampu menjadi motor pengerak melanjutkan USO dengan mengembangkan kembali FWA-CDMA yang pernah jaya hingga tahun 2015. FWA-CDMA mampu menjawab kebutuhan USO di daerah tertinggal, terluar dan terdepan Negara Indonesia ini karena PT Telkom memiliki infrastruktur telekomunikasi di setiap kecamatan di daerah-daerah tertinggal dan terluar serta terdepan itu. FWA-CDMA dapat di hubungkan langsung ke stasiun sentral telepon terdekat dan base station atau radio pemancarnya dapat dipasang di daerah tersebut dengan memakai pembatasan kode area telepon setempat tapi dapat bergerak dilingkungan daerah itu. Kata Kunci : USO, FWA
ANALISIS CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK PADA PT BANK SYARIAH XXX Fauzi, Achmad; Marundha, Amor; Setyawan, Iwan; Syarief, Faroman; Harianto, Raden Achmad; Pramukty, Rachmat
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 7, No 1 (2020): JMBI UNSRAT Volume 7 Nomor 1
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v7i1.28392

Abstract

Abstract:  The bank soundness rating in terms of the Capital Adequacy Ratio (CAR) is used to measure the soundness of a bank based on capital against Risk Weighted Assets (RWA). Therefore, evaluating the soundness of a bank is very important because it is useful to know the condition of the bank in a very good, good, good enough, bad or not good condition. And later it will be used by the parties concerned in making decisions. Data collection methods include the method of observation, interviews and literature study, where the discussion used is descriptive qualitative, namely the method of data analysis without using statistical methods. By looking at the case studies that occur, the focus and subfocus of research become a reference in this study. The results of the acquisition of CAR PT. Bank XXX Syariah in 2018   amounted to 16.25%, in 2017  amounted to 15.48% and in 2018  amounted to 14.92%. From the results of the acquisition of CAR, it shows that PT. Bank XXX Syariah is in a state of "Very Good" because it has met the minimum standard stipulation of Bank Indonesia CAR of 8%.Keywords: Bank Health, Capital Adequacy Ratio Abstrak: Penilaian tingkat kesehatan bank ditinjau dari Capital Adequacy Ratio (CAR) digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan bank didasarkan pada modal terhadap Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Oleh karena itu, penilaian terhadap tingkat kesehatan bank sangatlah penting karena berguna untuk mengetahui kondisi bank dalam keadaan sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik atau tidak baik. Dan nantinya akan digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan. Metode pengumpulan data  meliputi metode observasi, wawancara dan studi pustaka, dimana pembahasan  yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu metode analisis data tanpa menggunakan metode statistik.Dengan melihat pada studi kasus yang terjadi , fokus dan subfokus penelitian menjadi acuan dalam penelitian ini. Hasil perolehan CAR PT. Bank XXX Syariah pada tahun 2018   sebesar 16,25%, tahun 2017  sebesar 15,48% dan tahun 2018  sebesar 14,92%. Dari hasil perolehan CAR tersebut, menunjukkan bahwa PT. Bank XXX Syariah dalam keadaan “Sangat Baik” karena sudah memenuhi standar minimum ketetapan CAR Bank Indonesia sebesar 8%.Kata Kunci: Kesehatan Bank, Rasio Kecukupan Modal
ANALISIS KINERJA PIPA KALOR LURUS MENGGUNAKAN SUMBU KAPILER SCREEN MESH 300 DENGAN MEMVARIASIKAN FILLING RASIO Setyawan, Iwan; Riawan, Sandy Reynaldy; Sari , Sri Poernomo; Ridwan
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v2i2.1470

Abstract

Pipa kalor merupakan salah satu jenis pendingin yang memanfaatkan sistem dua fase yang memiliki kemampuan memindahkan kalor yang cukup tinggi. Perangkat ini tidak mengkonsumsi energi mekanik dan kinerja termal tergantung pada struktur sumbu. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pipa kalor lurus tembaga dengan sumbu kapiler Screen Mesh 300 sebanyak 6 layer. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan memvariasikan filling rasio, FR40%,60% dan 80%. Pengambilan data diambil menggunakan data aquisition Labjack U6 Pro. Termokopel ditempatkan di beberapa titik kemudian diolah dengan sistem labview. Dari hasil penelitian, didapatkan temperatur steady evaporator tertinggi dengan Filling Rasio 40% pada beban kalor 10W sampai 175W. Untuk FR 80% menghasilkan temperatur evaporator yang paling rendah pada beban kalor 10W hingga 100W. Untuk beban kalor yang lebih tinggi 175W hingga 275W, FR 60% menghasikan temperature evaporator terendah diantara FR 40% dan FR 80%. Selanjutnya, tahanan termal pada FR 80% menghasilkan nilai terbesar untuk semua beban kalor. Sedangkan FR 60% menghasilkan tahanan termal yang hampir sama dengan dengan FR 80% untuk beban kalor 25W hingga 275W. Namun demikian pada beban kalor 10W, FR 60% menghasilkan tahanan termal yang lebih rendah diantara FR40% dan FR 80%. Dengan demikian, dari hasil temperatur dan tahanan termal untuk pipa kalor dengan range beban kalor yang yang lebih luas, FR 60% menghasilkan kinerja terbaik dibandingkan FR 80% dan FR 40%.
RANCANG BANGUN ALAT PINTAR PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 TERINTEGRASI Santoso, Yosef Karuna; Jonatan, Jeany Johana; Millenika, Prayudha; Fernanda, Denis Aditya; Setyawan, Iwan; Susilo, Deddy
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jst-undiksha.v10i2.39504

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit pada manusia yang menyebabkan munculnya gejala-gejala seperti sesak napas, batuk, bersin, demam dan bahkan meninggal dunia. Guna mencegah terjadinya penularan akibat dari virus ini, perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Oleh karena itu untuk menekan adanya penyebaran COVID-19 ini maka diciptakan rancang bangun alat pintar penerapan protokol Kesehatan terintegrasi dimana di dalamnya mampu mendeteksi jaga jarak, mendeteksi masker, mendeteksi suhu tubuh dan mencuci tangan. Pada bagian jaga jarak digunakan metode moving average untuk mendeteksi adanya orang yang melakukan antrean di posisi yang salah atau tidak, pada bagian masker pengolahan data menggunakan metode convolutional neural network, bagian cek suhu menggunakan sensor suhu nirsentuh dan pencucian tangan dengan menggunakan waterpump yang tersambung dengan relay. Penerapan alat pintar protokol Kesehatan COVID-19 terintegrasi ini diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat khususnya ditempat-tempat umum yang berpotensi timbulnya antrean. Alat ini telah mampu mencapai target keberhasilan diatas 90% secara keseluruhan.