Muhammad Natsir
Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan spiritual melalui pembelajaran al mahfuzat (kata–kata mutiara arab) Muhammad Natsir
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.994 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.848

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk menjadikan manusia sebagai insan yang berbudaya, segala aktifitas yang ditempuh melalui pembelajaran yang bertujuan untuk menggali, mengembangkan dan mengarahkan segala potensi yang dimiliki oleh manusia agar mencapai pada tingkat maksimal. Materi pembelajaran adalah bagian yang terintegrasi dengan proses dan tujuan pembelajaran. Al-Mahfuzat (kata-kata Mutiara)  adalah bagian dari materi bahasa Arab yang jarang menjadi fokus utama bagi pembelajar dalam proses pembelajaran bahasa arab, karena pada lazimnya pembelajaran bahasa arab fokus pada penguasaan empat kompetensi; Istima’ (mendengarkan), kalam (berbicara), Qiro’ah (membaca)  dan Kitabah (menulis). Penelitian ini dilakukan dengan ancangan studi kasus, penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik Al-Mahfuzat dan proses pembelajarannya serta faktor-faktor yang dapat membentuk tingkat spiritualitas siswa atau santri di Pesantren Modern Al-Buruj Jepara. Kata-kata mutiara yang dihapal oleh santri peserta didik merupakan bagian dari upaya pesantren dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Arab dan membentuk spiritualitas santri peserta didik untuk menjadi santri yang unggul, memiliki spiritualis yang mendalam dan berwawasan global.
PENERAPAN TEORI MEDAN MAKNA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Muhammad Natsir
Edulingua: Jurnal Linguistiks Terapan dan Pendidikan Bahasa Inggris Vol 4, No 1
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/edulingua.v4i1.553

Abstract

Pembelajaran bahasa pada dasarnya adalah pembelajaran yang fokus pada empat kemahiran; mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis, dan tidak bertumpu pada satu kemahiran saja. Akan tetapi kenyataannya di Indonesia pada umumnya dan di Jepara pada khususnya, kompetensi dan performansi siswa dalam kemahiran berbicara belum maksimal, ini disebabkan karena siswa belum menguasai mufrodat, merangkai kata dan mengembangkan kalimat menjadi paragraph. Berdasarkan hal trsebut, maka peneliti memberikan satu tehnik sebagai alternative solusi untuk mengatasi kesulitan tersebut. Dalam hal ini, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana penerapan teori medan makna dalam pembelajaran bahasa Arab ?. 2) Bagaimana peran teori medan makna dalam pembelajaran bahasa Arab pada kemahiran berbicara ? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan analisis dari hasil tes kelas eksperimen dan kontrol, maka diperoleh kesimpulan bahwa penerapan teori medan makna dengan tehnik; menginventarisir kosakata, menyusun kosakata menjadi kalimat dan menyusun kalimat menjadi paragraf adalah efektif untuk diterapkan dalam mengembangkan kemahiran berbicara. Kata Kunci: teori medan makna, pembelajaran, bahasa Arab