Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STUDI PENERIMAAN KONSUMEN PADA MINUMAN SERBUK LINTAH LAUT (Discodoris sp.) R. Marwita Sari Putri; Nurjanah Nurjanah; Kustiariyah Tarman
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v2i1.46

Abstract

Sumber daya perairan yaitu lintah laut (Discodoris sp.) dapat dibuat menjadi minuman fungsional. Lintah laut telah dilaporkan memiliki sifat antioksidan dan mengandung taurin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerimaan konsumen pada minuman serbuk fungsional lintah laut. Tiga formula terbaik yang diterima secara organoleptik yaitu Formula T1 (Discodoris sp. 20%, jahe 40%, 20% curcuma, lemon 20%.), T2 Formula (Discodoris sp. 25%, jahe 40%, 15% curcuma, lemon 20%) dan T3 Formula (Discodoris sp. 30%,. jahe 40%, 10% curcuma, lemon 20%).
UJI HEDONIK BISKUIT CANGKANG KERANG SIMPING (Placuna placenta) DARI PERAIRAN INDRAGIRI HILIR R. Marwita Sari Putri; Hermiza Mardesci
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i2.279

Abstract

Uji hedonik merupakan tanggapan pribadi panelis tentang kesukaan atau ketidaksukaannya terhadap komoditi yang dinilai, bahkan tanggapan dengan tingkatan kesukaan atau tingkatan ketidaksukaannya dalam bentuk skala hedonik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui uji hedonik dan kandungan nutrisi terhadap biskuit cangkang kerang simping (Placuna placenta) yang berasal dari perairan Indragiri Hilir. Biskuit cangkang kerang simping yang terpilih berdasarkan uii hedonik dari 20 orang panelis semi terlatih adalah 50% kosentrasi tepung cangkang kerang simping. Berdasarkan nilai nutrisi biskuit cangkang kerang simping dari Perairan Indragiri hilir bahwa cangkang kerang simping dapat dijadikan sebagai alternative pangan yang mengandung kalsium.
SI “KUNING” TEMULAWAK (Curcuma xanthoriza Roxb.) DENGAN “SEGUDANG” KHASIAT R. Marwita Sari Putri
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.55

Abstract

Temulawak adalah tanaman obat-obatan yang tergolong dalam suku temu-temuan. Minyak atsiri temulawak mengandung limonina yang mengharumkan, sedangkan kandungan flavonoidanya berkhasiat menyembuhkan radang. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Rimpang temulawak segar berdasarkan analisis proksimat banyak mengandung karbohidrat 12,87%. Kandungan zat yang cukup besar terdapat pada rimpang temulawak yaitu pati yang berkisar antara 48%-54%. Sedangkan kandungan kurkumin 1-2%, dan minyak atsiri antara 6-10%.
SUBSTITUSI TEPUNG CANGKANG KERANG SIMPING (Placuna Placenta) DENGAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP MUTU KERUPUK Endang Nurliana; R. Marwita Sari Putri
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v4i1.77

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah subtitusitepung cangkang kerang simping dengan tepung tapioka yang tepat dalam pengolahan kerupuk,sehingga menghasilkan mutu yang baik. Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh Subtitusi Tepung Cangkang Kerang Simping (Placuna placenta) dengan Tepung Tapioka terhadap Tekstur Kerupuk dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik adalah :pada perlakuan C (20% Tepung kerang simping/bb : 47 7% tepung tapioka/bb) dengan kadar air 2,65 %, kadar lemak 10,76 %, kadar protein 8,26 %, kadar pati 19,39 %, kadar kalsium 5,22 mg/L.
KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DAN SENSORI MANISAN PIDADA DENGAN KONSENTRASI AGAR-AGAR SERBUK YANG BERBEDA Mardiah Mardiah; R. Marwita Sari Putri
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v4i2.80

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi agar-agar serbuk yang tepat dalam pengolahan manisan pedada (Sonneratia caseolaris) sehingga menghasilkan karakteristik fisiko, kimia dan sensori yang baik. Konsentraasi agar-agar serbuk pada pembuatan manisan pedada (Sonneratia Caseolaris) tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap kadar air, abu, gula sukrosa, dan uji organoleptik terhadap rasa dan aroma, serta menunjukkan pengaruh nyata terhadap warna, dan tekstur. Konsentrasi agar-agar serbuk terbaik terdapat pada perlakuan D (2,5% agar-agar serbuk / bb) dengan karakteristik kadar air 17,99%, kadar abu 0.33% dan kadar gula sukrosa 58,21%. Skor uji hedonik terhadap perlakuan D tersebut adalah: 2,58% rasa, 1,50% warna, 2,37% aroma, dan 2,70% tekstur.
STUDI KONSENTRASI GULA TERHADAP KARAKTERISTIK HARD CANDY SARI TERONG PIPIT Syahrudin Syahrudin; R. Marwita Sari Putri
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v5i2.93

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi gula yang tepat dalam pembuatan permen keras (Hard Candy) berbahan dasar terong pipit sehingga menghasilkan karakteristik fisik, kimia dan sensori yang baik. Dari hasil penelitian bahwa permen terong pipit yang terbaik adalah pada perlakuan D (1000 gr gula pasir/bb) dengan kadar gula total 43.824% dan kadar air 5.5482%. Dari hasil uji kadar gula sakarosa sudah memenuhi standar SNI yaitu kadar sakarosa min 40%/bb, namun pada uji kadar air belum memenuhi standar SNI yaitu kadar air maksimal 3,5%/bb.
PENERIMAAN KONSUMEN TERHADAP KERNAS NATUNA Emil Samara; R. Marwita Sari Putri; Made Suhandana
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v7i1.108

Abstract

Kernas merupakan makanan khas natuna yang terbuat dari daging ikan tongkol (Thunnus tonggol) dan sagu butir dengan bahan tambahan seperti tepung maizena dan bumbu pelengkap lainnya. Penelitian ini mengenai tentang penerimaan konsumen terhadap kernas natuna, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan atau kesukaan konsumen terhadap kernas. Tahapan penelitian ini meliputi persiapan bahan baku dan bumbu, pengolahan dan uji organoleptik. Dari hasil penelitian uji tingkat kesukaan terhadap kernas dengan bahan tambahan tepung maizena tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap beberapa parameter uji organoleptik. Perlakuan terbaik berdasarkan hasil uji tengkat kesukaan terdapat pada perlakuan K2 ( maizena 2%) dengan nilai rata-rata kenampakan 131.75, aroma 127.78, rasa 127.45 dan tekstur 123.38. Penutup hasil uji organoleptik berdasarkan tingkat kesukaan dari 80 panelis tidak terlatih.
Pemanfaatan Daging Trimmed dan Belly Ikan Todak (Tylosurus crocodilus) pada Pembuatan Abon Ikan Tioko Arzeti Sinambela; R. Marwita Sari Putri; Azwin Apriandi
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.845 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v9i1.1016

Abstract

Abon merupakan salah satu produk berbasis tradisional yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Abon ikan adalah ikan olahan yang dibuat dari daging ikan dan diproses secara tradisional melalui perebusan, pemberian bumbu dan penggorengan / penyangraian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi terbaik pada pembuatan abon ikan berbasis daging trimmed dan belly ikan todak, mengetahui tingkat kesukaan produk abon ikan todak. Hasil pengujian organoleptik yang terbaik adalah formulasi A4 dengan konsentrasi 35% belly dan 15% trimmed memberikan nilai rata – rata kenampakan (3,40) aroma (3,43) rasa (3,27) tekstur (3,5). Hasil analisa proksimat berdasarkan perlakuan terbaik didapatkan nilai kadar air (15,27), kadar abu (8,16), kadar lemak (19,34), dan kadar protein (32,28). Hasil pengujian asam amino esensial tertinggi yaitu didapatkan nilai lisin (2,68 ± 0,007) sedangkan hasil analisa asam amino non esensial tertinngi yaitu didapatkan nilai asam glutamat (4,84 ± 0,028). Hasil analisa kadar logam Pb dan Hg abon ikan dengan nilai rata-rata yaitu (0,1 mg/kg) dan hasil analisa Hg dengan nilai rata-rata yaitu (0,18 mg/kg).