Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN VERBAL TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA SMA NEGERI 14 DAN 21 MEDAN Naeklan Simbolon
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.19 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.2149

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran dan kemampuan verbal terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris di SMA. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 14 dan 21 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian Treatment by level 2 x 2. Sampel penelitian ini adalah160 orang siswa. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan verbal dan observasi kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Terdapat perbedaan kemampuan berbicara bahasa Inggris antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran konvensional. (2) Terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan verbal terhadap kemamuan berbicara bahasa Inggris SMA. (3) Terdapat perbedaan kemampuan berbicara bahasa Inggris antara siswa yang memiliki kemampuan verbal tinggi dan kemampuan verbal rendah. (4) Terdapat perbedaan kemampuan berbicara bahasa Inggris antara siswa yang memiliki kemampuan verbal rendah yang diajar dengan pembelajaran kontekstual dibanding dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: pembelajaran kontekstual, kemampuan verbal, kemampuan berbicara, Bahasa Inggris
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE KELAS IV SD NEGERI 101868 DESA SENA BATANG KUIS RAHMATIKA, RIZKI; SIMBOLON, NAEKLAN
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): School Education Journal
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar IPS siswa pada mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Word Square pada mata pelajaran IPS materi pokok teknologi produksi, komunikasi dan transportasi. Penelitian dilakukan selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdapat 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan data observasiyang memiliki 8 indikator dan setiap indikator memiliki 4 deskriptor. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil observasi pada siklus I terhadap 31 orang siswa sebanyak 7 orang siswa (22,58%) memiliki kategori termotivasi, 13 orang siswa (41.94%) kategori cukup termatovasi, dan 11 orang siswa (35.48%) kategori belum termotivasi, sehingga perlu dilakukan tindakan melalui siklus II. Hasil observasi motivasi siswa pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebanyak 24 orang siswa (77.42%) kategori sangat termotivasi, dan sebanyak 7 orang siswa (22.58%) kategori termotivasi. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini dapat dikemukakan bahwa terjadi peningkatan terhadap motivasi belajar siswa. Peningkatan ini membuktikan bahwa tidak perlu dilakukan tindakan pada siklus selanjutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Word Square dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok teknologi produksi, komunikasi dan transportasi di kelas IV SD Negeri 101868 Desa Sena Batang Kuis T.A 2013/2014. Kata kunci: Motivasi belajar, Word Square, Pelajaran IPS.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL AIR (AUDITORY, INTELLECTUAL, REPETITION) KELAS V SDN DI MEDAN Tarigan, Sadari Sri Herlina; Simbolon, Naeklan
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol 8 No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Dinamika Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve students learning activities on the subjects of Indonesian language using model AIR (Auditory, Intellectual, Repetition) in the fifth grade. The research was done on March to May 2015. The subjects were students of class V SD with the number of students 20 and the object is the students learning activities in the Indonesian language lessons using AIR models (Auditory, Intellectual, Repetition). The study was conducted by two cycles, one cycle consisting of two meetings. In the first cycle is done the planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques used were observation of student learning activities and observation of activities of teachers. Based on this research, the data can be obtained as follows: In the first cycle of the first meeting, there are 9 people who are active with the percentage of 45% and the second meeting there were 11 people who are active as a percentage: 55%. Silkus II At the first meeting there were 17 people who are active as a percentage: 85% and the second meeting there were 20 people who are active with the percentage of students who are active: 100%. The average value of grade increased each meeting. In the first cycle of meetings I value the class average was 59.73 and the meeting II was 72.17. At the first meeting of the second cycle the average value is 84.01 and the meeting class II is 93.81. The results of the research that has been done and from data analysis can be concluded that by using AIR models (Auditory, Intellectual, Repetition) can improve students learning activities on the subjects of class V SDN Indonesian Medan Helvetia FY 066 046 2014/2015. Therefore, it is suggested that the teachers can use the Model AIR (Auditory, Intellectual, Repetition) in learning.Keywords : Learning activities, learning model, AIR (Auditory, Intellectual, Repetition)
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE KELAS IV SD NEGERI 101868 DESA SENA BATANG KUIS SIMBOLON, NAEKLAN; RAHMATIKA, RIZKI
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v2i1.1700

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar IPS siswa pada mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Word Square pada mata pelajaran IPS materi pokok teknologi produksi, komunikasi dan transportasi. Penelitian dilakukan selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdapat 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan data observasiyang memiliki 8 indikator dan setiap indikator memiliki 4 deskriptor. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil observasi pada siklus I terhadap 31 orang siswa sebanyak 7 orang siswa (22,58%) memiliki kategori termotivasi, 13 orang siswa (41.94%) kategori cukup termatovasi, dan 11 orang siswa (35.48%) kategori belum termotivasi, sehingga perlu dilakukan tindakan melalui siklus II. Hasil observasi motivasi siswa pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebanyak 24 orang siswa (77.42%) kategori sangat termotivasi, dan sebanyak 7 orang siswa (22.58%) kategori termotivasi. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini dapat dikemukakan bahwa terjadi peningkatan terhadap motivasi belajar siswa. Peningkatan ini membuktikan bahwa tidak perlu dilakukan tindakan pada siklus selanjutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Word Square dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok teknologi produksi, komunikasi dan transportasi di kelas IV SD Negeri 101868 Desa Sena Batang Kuis T.A 2013/2014. Kata kunci: Motivasi belajar, Word Square, Pelajaran IPS.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK NAEKLAN SIMBOLON
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 2 (2013): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v1i2.1323

Abstract

ABSTRAK Belajar adalah suatu proses interaktif dari hasil kegiatan pendidik dan pebelajar dalam lingkungan belajar tertentu.Dalam pembelajaran guru memegang peranan yang sangat penting di dalam merancang,melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran.agar setiap rancangan pembelajaran dapat direalisasikan dengan baik , maka setiap pendidik perlu memiliki kemampuan  merancang pembelajaran dengan baik dan membangkitkan minat belajar peserta didik .Minat merupakan dasar  dan pendorong bagi seseorang untuk melakukan apa yang diinginkan jika ingin mencapai tujuan yang diharapkan.  Minat merupakan suatu landasan yang meyakinkan demi keberhasilan suatu proses belajar. Peserta didik yang memiliki minat terhadap suatu obyek akan cenderung memberikan perhatian yang lebih besar terhadap materi yang dipelajarinya.  Guru perlu membangkitkan minat belajar siswa agar dapat bergairah untuk menerima pelajaran, menyadarkan siswa agar terlibat langsung dalam pembelajaran, belajar dengan menyenangkan dan dapat menggunakan berbagai metode,strategi,teknik dan pendekatan  pembelajaran yang menyenangkan   Kata kunci: Peserta Didik, Belajar, dan Minat Belajar.
PROJECT BASED LEARNING IMPLEMENTATION TO ENABLE STUDENTS’ ACTIVITIES Simbolon, Naeklan
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 4, No 2 (2015): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1873.751 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v4i2.3615

Abstract

This article is about project-based learning is a learning model that is used to enable the students. Project-based learning is learning that engages students directly in the learning process by providing a task or project to be done in groups which will produce a real product. A learning process in which students actively construct knowledge by means of constantly acquiring new information. Project based learning is an innovative learning model and a greater emphasis on contextual learning through complex activities that provide opportunities for students, working individually or in groups, and in touch with the real world. Implementation of project-based learning that can either provide capabilities that are beneficial to the students. The success of project-based learning occurs when students get motivated, active students in learning, and produce high quality work.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY PADA MATERI GAYA DI KELAS IV SD NEGERI 101776 SAMPALI Annisa, Nurul; Simbolon, Naeklan
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 8, No 2 (2018): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.572 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v8i2.10199

Abstract

This study aims to: (1) find out the feasibility of interactive learning media based on learning modelGuided Inquiry on Style material in class IV SD Negeri 101776 Sampali and (2) to know the effectiveness of using interactive media based on learning modelGuided Inquiry on the material of Style in class IV SD Negeri 101776 Sampali FY 2017/2018. This type of research is a development research using the Borg and Gall product development model combined with the Dick and Carey development model. Trial subjects consisted of 3 students for individual testing, 9 students for small group testing, and 29 students for limited field testing. Based on hypothesis test result using t test with significance level (α = 0,05) obtained titung 2,76 and ttabel 2,001. From these results, it is known that thitung ≥ t table shows there are differences in learning outcomes between students using interactive learning media based on guided inquiry model (guided inquiry) with students using guided inquiry model (guided inquiry) and textbooks.Keywords: Development Of Interactive Learning Media, IPA, Model Guided Inquiry.
THE EFFECT OF INSTRUCTIONAL APPROACH AND VERBAL REASONING ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING COMPETENCE, SMA NEGERI 14 AND 21 MEDAN NAEKLAN SIMBOLON
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 1 (2013): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v1i1.1321

Abstract

ABSTRACT The objective of this research was to know the effect of instructional approach and verbal reasoning on students’ English speaking competence SMA Negeri 14 and 21 Medan.The research was conducted at SMA Negeri 14 and 21 Medan, in the first semester 2012/2013 academic year. The experimental research is done by using 2 x 2. Treatment by level design, with 80 students as sample that were taken by random sampling. The instruments used were verbal reasoning test and English speaking competence observation. The result of the research shows that: 1) there is the difference of students’ speaking competence between students taught by Contextual Teaching and Learning and conventional instruction; 2) there is the interaction between instruction approach and verbal reasoning and speaking English competence of SMA Negeri 14 and 21 Medan; 3) there is the difference of the students’ English speaking competence between students who have high verbal reasoning and low verbal reasoning; 4) there is the difference of the studens’ English Speaking Competence who have low verbal reasoning taught by using Contextual Teaching and Learning compare with the students who taught by using conventional instruction. Keywords: Contextual teaching and learning, verbal reasoning, English speaking competence.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUALIZATION, AUDITORY, KINESTETIC (VAK ) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Naeklan Simbolon; Erpina Dewi Dalimunthe
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 1 (2020): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v10i1.19282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar  dengan menggunakan model pembelajaran Visualization,Auditory, dan kinestetik siswa Sekolah Dasar di Medan. Pelaksanaan terdiri dari dua siklus.Prosedurnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk menghitung angka persentase minat belajar, Berdasarkan hasil angket sebelum tindakan 24% berminat dengan rata- rata kelas 58,40 dan setelah dilaksanakan diperoleh minat belajar sebesar 52% dengan rata-rata kelas 71,20.Pada siklus II minat belajar meningkat menjadi 88% dengan rata-rata 81,92. Dengan demikian disarankan agar guru menggunakan model VAK proses pembelajaran serta meningkatkan minat belajar siswa. Kata kunci: Model VAK, Minat belajar, Pembelajaran, Sekolah Dasar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Simbolon, Naeklan
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.401 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN di Binjai Utara dengan 27 orang siswa yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Pada prosedur penelitian ini terdiri dari dua siklus. Prosedur penelitian ini yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis dan observasi dan teknik analisis data yaitu dengan menghitung hasil tes kemampuan belajar siswa. Berdasarkan dari analisis hasil tes awal, peneliti menemukan dari 27 siswa yang ada di kelas V baru ada 8 siswa atau 29,26% yang mampu mencapai atau melebihi KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Sedangkan rata-rata dalam tes awal adalah 53,33. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 15 orang siswa atau 55,55% dan terdapat 12 orang siswa yang belum mendapat nilai tuntas atau 44,45 %. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 24 orang siswa atau sebesar 88,88% sedangkan sebanyak 3 siswa lainnya belum mendapat nilai tuntas atau sebesar 11,12%. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 65,18 meningkat menjadi 80,25 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan sebesar 33,33% dari presentase ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 55,55% meningkat menjadi 88,88 %. Dari peningkatan ketuntasan secara klasikal yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada pelajaran bahasa Indonesia materi pokok unsur instristik cerita anak.Kata kunci: Cooperative Integrated Reading and Composition, model pembelajaran