Widarti Widarti
Poltekkes Kemenkes Makassar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI SERBUK KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERILL) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PEPTON PADA MEDIA PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS Rahman Rahman; Widarti Widarti; Kalma Kalma; Nihad Nihad
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.08 KB) | DOI: 10.32382/mak.v11i1.1554

Abstract

Media adalah suatu substansi yang terdiri dari campuran zat-zat makanan (nutrisi) yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan jasad renik (mikroorganisme).Salah satu kandungan yang diperlukan media untuk pertumbuhan Candida albicans adalah sumber nitrogen yang berasal dari pepton yang mengandung protein.Pepton biasanya berasal dari ekstrak daging (hewani).Kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi yang dapat dijadikan sebagai sumber pengganti pepton yang ada pada media pertumbuhan Candida albicans.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas berbagai konsentrasi serbuk kedelai (Glycine Max (L.)Merill) sebagai bahan pengganti pepton pada media pertumbuhan Candida albicans.Jenis penelitian ini adalah eksperimen sederhana dengan post test with control group. Penelitian inimenggunakan 2 replikasi dan 5 perlakuan yaitu media SDA sebagai kontrol, media serbuk kedelai dengan konsentrasi 1%, 3%, 5% dan 7%. Hasil data pertumbuhan Candida albicans kemudian disajikan dalam bentuk tabel kemudian dibahas secara narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata jumlah pertumbuhan Candida albicans  pada media kontrol SDA sebanyak 92 koloni, pada media serbuk kedelai dengan konsentrasi 1% rerata 17 koloni, pada konsentrasi 3% rerata 87 koloni, pada kosentrasi 5% rerata 125 koloni dan rerata pada konsentrasi 7% yaitu 137 koloni. Kesimpulan bahwa kedelai dapat digunakan sebagai bahan pengganti pepton pada media pertumbuhan Candida albicans dengan menunjukkan hasil tidak efektif pada konsentrasi 1%, efektif pada konsentrasi 3% dan sangat efektif pada konstentrasi 5% dan 7%. Kata kunci :Efektivitas, Kedelai, Pepton, Media dan Candida albicans
PROFIL PEMERIKSAAN SEDIMEN URINE PADA PASIEN TUBERCULOSIS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT MAKASSAR (BKPPM) Widarti Widarti; Zulfian Armah; Herman Herman; Sri Rahayu
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v12i1.2141

Abstract

Tuberculosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman MTB (mycobacterium tuberculosis) yang selama ini diatasi dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik  dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan efek samping. Pemeriksaan sedimen  urine merupakan pemeriksaan yang penting untuk mengetahui adanya kelainan ginjal atau saluran kemih serta berat ringannya suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan sedimen urine pada pasien tuberculosis. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BKPMM) pada bulan april 2020. Jenis penelitian adalah deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 16 sampel pasien tuberculosis, dengan menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan pasien. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan variasi yang representatif terhadap hasil pemeriksaan sedimen urine pasien tuberculosis dengan ditemukannya beberapa unsur sedimen dalam urine seperti unsur organik : eritrosit, leukosit, epitel dan unsur anorganik yakni Kristal oksalat dengan  rata-rata hasil pemeriksaan masih berada dalam status normal yang  merepresentasikan status klinis pasien. Untuk kasus tuberculosis sangat penting untuk memantau kondisi pasien dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memantau keberhasilan pengobatan.Kata Kunci : Tuberculosis, Antibiotik,  dan Sedimen urine
UJI DAYA HAMBAT BEBERAPA JENIS OBAT ANTIJAMUR PADA JAMUR YANG DI ISOLASI DARI KUKU KAKI Ayu Minarni; Widarti Widarti; Rahman Rahman
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v11i2.1784

Abstract

Kuku merupakan lempeng yang terbuat dari sel tanduk yang menutupi permukaan dorsal ujung jari tangan dan kaki. Jamur merupakan salah satu flora normal. Jamur yang termasuk dalam flora normal yang menginfeksi kuku adalah golongan dermatofita seperti Epidermaphyton floccosum. Tujuan penelitian ini untuk menentukan uji daya hambat obat antijamur dari golongan azol yaitu antijamur jenis obat griseofulvin, ketoconazole, intraconazole dan clotrimazole. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat deskripif yang dilakukan secara laboratorik melalui observasional daya hambat antijamur yang diisolasi dari kuku kaki. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Politeknik Kesehatan Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji daya hambat beberapa jenis antijamur tidak terjadi daya hambat pada jamur yang diisolasi dari kuku kaki oleh karena itu penelitian selanjutnya diharapkan melakukan pengambilan pengambilan sampel dengan jumlah subjek penelitian yang lebih banyak. Dapat dilakukan uji asimilasi ganda untuk mengidentifikasi spesies dari jamur  sehingga jumlah dan jenis spesies lebih besar, bervariasi, dan lebih spesifik. Dapat dilakukan uji sensitivitas dengan obat antijamur yang lebih banyak.Kata kunci : obat antijamur, kuku kaki
IDENTIFIKASI TELUR NEMATODA USUS PADA KOL (Brassica oleraceae) DI PASAR TRADISIONAL KOTA MAKASSAR Widarti Widarti
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.559 KB) | DOI: 10.32382/mak.v1i1.226

Abstract

Sayur kol  merupakan  salah satu pendamping makanan pokok yang kaya gizi. di dalam sayuran terkandung protein, vitamin dan mineral.Sebagai sayuran, Kol banyak mengandung  vitamin  dan  mineral  yang  sangat di butuhkan tubuh manusia. Juga dapat membantu pencernaan, menetralkan zat-zat asam dan memperlancar buang air besar. Kubis atau kol di konsumsi sebagai sayuran daun,  di antaranya sebagai lalapan (lalap)  mentah dan di masak,  lodeh,  campuran bakmi, lotek, pecal, asinan dan aneka makanan lainnya. cacing usus dapat di tularkan melalui tanah ( soil transmitted helmint). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya telur nematoda usus pada sayur kol yang di pasar tradisional Kota Makassar.Penelitian ini bersifat observasi laboratorik,diambil 10 sampel kol secara purposive sampling selanjutnya di lakukan identifikasi dengan metode flotasi.dari hasil identifikasi menunjukkan bahwa tidak di temukan telur nematoda usus pada  kol yang di perjualbelikan di pasar tradisional kota Makassar.Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan  penelitian terhadap identifikasi telur nematoda usus pada kol  dengan metode yang berbeda. Kata kunci : Nematoda usus,kol
GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA OBESITAS MENGGUNAKAN ALAT SPEKTROFOTOMETER Widarti Widarti; Zulfian Armah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.199 KB) | DOI: 10.32382/mak.v9i2.692

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah didalam dalam kehidupan sehari-hari. Penderita obesitas menggambarkan suatu keadaan tertimbunnya lemak dalam tubuh sebagai akibat berlebihnya masukan kalori dimana hal ini dapat memicu gangguan metabolisme yang menyebabkan asam urat dalam serum menjadi tinggi yang dipicu oleh beberapa faktor antara lain kadar purin dalam makanan, dan berat badan yang berlebihan akan memperbesar gaya beban tubuh sehingga semakin tinggi daya rembesan asam urat dari plasma darah kedalam ruang antar sendi merupakan pemacu utama terjadinya gout. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar asam urat pada penderita obesitas dilingkup. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 Juli – 27 Juli 2018, pengambilan sampel penelitian dilakukan pada seluruh mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Makassar dan pemeriksaan asam urat dilakukan di Laboratorium Kimia Klinik RSUD Labuang Baji kota Makassar dengan menggunakan jenis penelitian observasi laboratorium. Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 sampel yang memenuhi kriteria, dan didapatkan hasil pemeriksaan asam urat pada penderita obesitas yaitu sebanyak 18 sampel (60%) terjadi penigkatan asam urat dan 12 sampel (40%)memiliki kadar asam urat yang normal. Kata Kunci: Asam Urat dan Obesitas
IDENTIFIKASI AspergillusSp PADA MENTEGA CURAH YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR TERONG KOTA MAKASSAR Widarti Widarti
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.055 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.836

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kebiasaan masyarakat yang sering menggunakan mentega curah sebagai salah satu bahan pangan yang biasanya digunakan sebagai olesan roti atau biskuit dan biasa digunakan  bahan untuk menggoreng. Mentega sering dijumpai di pasar-pasar tradisional, dimana pasar tradisional memiliki kondisi lingkungan yang lembab dan sanitasi yang buruk sehingga sangat potensial untuk  pertumbuhan jamur. Aspergillus sp  salah satu jamur kontaminan, terutama pada bahan makanan yang disimpan dalam kondisi yang tidak higienis.Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif untuk mengidentifikasi adanya kontaminasi jamur Aspergillus sp pada sampel mentega. Penelitian dilakukan secara kultur dengan menanam pada media sabaroud agar dan diinkubasi pada suhu kamar. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikologi Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar pada bulan Juni 2017. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 5 sampel. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan 2 dari 5 sampel positif jamur Aspergillus sp.Kata kunci : Mentega curah ,Aspergillus sp
IDENTIFICATION OF RHODAMIN B IN CHILI SAUCE LOCAL PRODUCTION SALE IN TRADITIONAL MARKETS IN MAKASSAR CITY Widarti Widarti; syahida djasang
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.683 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i2.1257

Abstract

Saos cabai dalam kemasan yang berwarna merah sangat diminati dimasyarakat  karena penggunaanya sangat praktis dan harganya murah. Para pedagang pada umumnya kurang menjaga kwalitas bahan makanan dan produk olahanya  karena ingin mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan karena mengkonsumsi produk yang dihasilkan. Saos cabai yang dikemas dalam botol dalam proses pembuatanya pada umumnya ditambahkan pewarna untuk lebih menarik penampilan produknya. Bahan pewarna yang ditambahkan dipilih yang berwarna merah.Rhodamin B adalah zat pewarna yang dilarang untuk makanan dan dinyatakan sebagai bahan berbahaya karena dapat menimbulkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Tujuan Penelitian ini untuk menginentifikasi Rhodamin B dalam saos lombok produksi lokal yang beredar  di Kota Makassar dengan metode kromatografi kertas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya zat pewarna Rhodamin B yang terkandung dalam saos Lombok produksi lokal yang dijual  dibeberapa pasar tradisional Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan diambil sebanyak 6 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada 2018 di Laboratorium Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Makassar. Identifikasi Rhodamin B dilakukan dengan metode kromatografi kertas. Dari 6 sampel yang diperiksa ditemukan 5 sampel negative dan1 sampel mengandung  Rhodamin B . Disarankan kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan yang hendak dikonsumsi.
ANALISIS KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) DAN SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE (SGOT) PADA PETANI YANG MENGGUNAKAN PESTISIDA Widarti Widarti; Nurqaidah Nurqaidah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.695 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.984

Abstract

SGPT dan SGOT merupakan enzim yang keberadaan dan kadarnya dalam darah dijadikan penanda terjadinya gangguan fungsi hati. Enzim tersebut normalnya berada pada sel-sel hati. Kerusakan pada hati akan menyebabkan enzim-enzim hati tersebut lepas ke dalam aliran darah sehingga kadarnya dalam darah meningkat dan menandakan adanya gangguan fungsi hati. Hati merupakan salah satu organ target pestisida. Akumulasipenggunaan pestisida jika masuk kedalam hati tidak dapat diuraikan serta dieksresikan dan tersimpan dalam hati akan menyebabkangangguan sel atau organel hati. Hal ini mengakibatkan kerusakan padaparenkim hati atau gangguan permeabilitas membran sel hati sehingga enzim bebas keluar sel.Sebagai respon terhadap kerusakan pada hati maka konsentrasi enzim dalam darah akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran kadar SGPT pada petani yang menggunakan pestisida, dan untuk menganalisis gambaran kadar SGOT pada petani yang menggunakan pestisida. Penelitian ini dilakukan di RSUD Pangkep pada tanggal 22 Februari s/d 10 April 2018 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 10 subjek. Hasil analisa data presentase pada pemeriksaan SGPT dan SGOT didapatkan hasil yaitu kadar SGPT normal sebesar 100% dan tidak normal sebesar 0%, kadar SGOT normal sebesar 90% dan tidak normal sebesar 10%