Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

APLIKASI PENJUALAN BARANG BERBASIS WEB DENGAN FEATURE DATABASE SYNCHRONIZER Bambang Siswoyo
Jurnal Computech & Bisnis (e-Journal) Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Computech & Bisnis
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.003 KB) | DOI: 10.55281/jcb.v5i2.71

Abstract

Dr.emi creative design is a software house developer of web -based applications that are located in Bandung, West Java. Production activities include the development of a web -based application projects, retail software sales in the form of a CD master, merchandise and some goods such as tools - office stationery. Dr.emi creative design has had two (2) branches outside the city, namely Subang, West Java and Central Java Solo. To make the process of buying and selling goods, now using a web -based application, but the application is proven to take quite a long time will do searching data. This is because the client computer in the branch to check online and directly to the server at the center. The problem gets more complex when the sales data that have not been saved to the database server, go away because the connection is lost. To overcome these problems, the sale of goods made web-based application that has the feature database synchronizer, to analyze and understand the system that existed before. So expect this software will further accelerate the process transaction sales and simplify the process of selling goods report. Keywords: Sales of Goods, Database Synchronizer, Xml  Abstrak Dr.emi creative design merupakan salah satu software house pengembang aplikasi berbasis web yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan produksinya meliputi pengembangan proyek aplikasi berbasis web, penjualan software retail dalam bentuk CD master, merchandise dan beberapa barang berupa alat - alat tulis kantor. Dr.emi creative design telah memiliki 2 (dua) cabang di luar kota, yakni Subang Jawa Barat dan Solo Jawa Tengah. Untuk melakukan proses transaksi jual beli barang, saat ini sudah menggunakan aplikasi berbasis web, namun aplikasi yang dimaksud terbukti memakan waktu yang cukup lama saat akan melakukan pencarian data barang. Hal ini dikarenakan komputer client di cabang melakukan pengecekan secara online dan langsung ke server di pusat. Masalah akan lebih kompleks ketika data penjualan yang belum sempat disimpan ke dalam database server, hilang begitu saja karena koneksi terputus. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah aplikasi penjualan barang berbasis web yang memilki feature database synchronizer, dengan menganalisa dan memahami sistem yang ada sebelumnya. Sehingga diharapkan perangkat lunak ini akan lebih mempercepat proses traksaksi penjualan dan mempermudah proses laporan penjualan barang. Kata Kunci: Penjualan Barang, Database Synchronizer, Xml
Hutan Rakyat dan Serbuan Pasar: Studi Refleksi Pengusahaan Hutan Rakyat Lestari secara Kolaboratif di Pacitan, Jawa Timur Siswoyo, Bambang
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 11, No 2 (2007): Dinamika Politik Lingkungan
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.795 KB)

Abstract

Market-oriented exploitation in managing lndonesian forest has led to the enaironmental problems. Such process has also created economic problems for local people who live around the forest as their economic resources are declining significantly. This paper argues that collaborative forest management involving non-governmental organization, local communities, priaate sector and government may enhance the economic welfare of local communities; while at the same time preserve ecological of the forest
DIAGNOSIS PENYAKIT HATI MELALUI SISTEM PAKAR Siswoyo, Bambang; Goro, John Imanuel
JURNAL COMPUTECH & BISNIS Vol 2, No 1 (2008): Vol. 2 No 1 Juni 2008
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.445 KB)

Abstract

From an empirical study produced that medical experts do not always produce optimal diagnosis decisions while better medical care at the moment is very urgent. Therefore, this research aims to design a liver disease diagnosis expert system which is intended to help (not replace) the duties of physicians who are expected to make decisions diagnosing a more optimal. To make the diagnosis of liver disease expert system then that should be noted is that accurate knowledge, rules and inference mechanisms that will be used, annotation systems that support the expert system and the environment of different features for knowledge builders and users of knowledge. Development of liver disease diagnosis expert system is in development using Microsoft Visual C # .NET 2003 and Microsoft SQL Server 2000 as well as the knowledge base storage analysis phase of software and software design stage using UML (Unified Modeling Language) Keywords: Expert System, Liver Disease  Abstrak Dari sebuah studi empiris dihasilkan bahwa para ahli medis tidak selalu menghasilkan keputusan diagnosis yang optimal sedangkan pelayanan medis yang lebih baik pada saat ini sangat mendesak. Oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar diagnosis penyakit hati yang dimaksudkan untuk membantu (bukan menggantikan) tugas-tugas para dokter yang diharapkan dapat membuat keputusan pendiagnosaan yang lebih optimal. Untuk membuat sistem pakar diagnosis penyakit hati maka yang harus diperhatikan adalah pengetahuan yang akurat, aturan dan mekanisme inferensi yang akan digunakan, penjelasan sistem yang menunjang sistem pakar tersebut serta lingkungan fitur yang berbeda untuk pembangun pengetahuan dan pemakai pengetahuan. Pengembangan sistem pakar diagnosis penyakit hati ini dalam pengembangannya menggunakan Microsoft visual C#.Net 2003 dan Microsoft SQLServer 2000 sebagai tempat penyimpanan basis pengetahuan serta tahap analisis perangkat lunak dan tahap perancangan perangkat lunak menggunakan UML (Unified Modeling Language) Kata kunci: Sistem pakar, penyakit hati
STUDI KOMPARATIF ALGORITMA ANT DAN ALGORITMA GENETIK PADA TRAVELLING SALESMAN PROBLEM Bambang Siswoyo; Andrianto .
Jurnal Computech & Bisnis (e-Journal) Vol 3, No 1 (2009): Jurnal Computech & Bisnis
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.643 KB) | DOI: 10.55281/jcb.v3i1.32

Abstract

Travelling Salesman Problem ( TSP ) is a problem in which a trader must make a circuit or a route through several cities, where each city is visited only once and to minimize the total distance traveled . The limit is that every city that passed only once visited, and the merchant must return to the city of origin at the end of his journey . The program searches the shortest distance made, based on two algorithms namely genetic algorithms and Ant Colony System ( ACS ) . Genetic algorithm is an algorithm that works based on the mechanism of natural selection and natural genetics. The main idea behind this algorithm is to choose the best individuals from a population of individuals and between individuals recombination to generate new individuals are expected to be better than the previous individual. Ant Colony System is an algorithm that uses the workings of the ant colony to solve TSP problem. At ACS, there are a set of ants working together to determine the best solution TSP, ants working together through indirect communication using pheromone trail deposited on the sides of the graph TSP. From the difference of this approach, will be studied and compared the ability of each approach in solving the TSP . Keywords: Traveling Salesman Problem , Genetic Algorithms , Ant Colony System  Abstrak Travelling Salesman Problem (TSP) yaitu sebuah masalah dimana seorang pedagang harus membuat suatu sirkuit atau rute melalui beberapa kota, dimana setiap kota hanya dikunjungi sekali dan dengan meminimalkan total jarak yang dilalui. Batasannya adalah bahwa setiap kota yang dilalui hanya sekali dikunjungi,  dan pedagang tersebut harus kembali ke kota asal pada akhir perjalanannya. Program pencarian jarak terpendek yang dibuat, didasarkan pada dua algoritma yaitu algoritma genetik dan algoritma Ant Colony System (ACS). Algoritma genetik adalah algoritma yang bekerja berdasarkan mekanisme seleksi alam dan genetika alam. Ide utama dibalik algoritma ini adalah memilih individu-individu terbaik dari sebuah populasi individu dan melakukan rekombinasi antar individu untuk membangkitkan individu baru yang diharapkan lebih baik dari individu sebelumnya. Ant Colony System adalah algoritma yang menggunakan cara kerja koloni semut untuk memecahkan masalah TSP. Pada ACS ini terdapat sekumpulan semut yang bekerja sama untuk menentukan solusi TSP yang paling baik, semut-semut bekerja sama melalui  komunikasi tidak langsung dengan menggunakan jejak pheromone yang disimpan pada sisi-sisi dari graph TSP. Dari perbedaan pendekatan ini, akan dipelajari dan diperbandingkan kemampuan masing-masing pendekatan dalam menyelesaikan TSP. Kata kunci: Travelling Salesman Problem, Algoritma Genetik, Ant Colony System 
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI SISTEM KEAMANAN DATA PADA POCKET PC MENGGUNAKAN METODE ENKRIPSI ALGORITMA RC-4 Bambang Siswoyo; Benny Kadarisman
Jurnal Computech & Bisnis (e-Journal) Vol 4, No 1 (2010): Jurnal Computech & Bisnis
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.446 KB) | DOI: 10.55281/jcb.v4i1.44

Abstract

Along with the rapid development of mobile technology at this time, especially Pocket PC, causing data security is a very important thing. Existing data on the Pocket PC may be a very important data and confidential access is not possible others. To overcome this problem so that data is secure from unauthorized users, we need software that can perform a process of encryption/decryption of data. In this paper discussed the implementation of RC - 4 algorithms separately secure the data on your Pocket PC. Keywords: Pocket PC, RC-4 Algorithms  Abstrak Seiring dengan makin pesatnya perkembangan teknologi mobile pada saat ini terutama Pocket PC, menyebabkan keamanan  data  merupakan suatu hal yang sangat penting. Data yang ada pada Pocket PC boleh jadi merupakan data yang sangat penting dan rahasia yang tidak dimungkinkan orang lain mengaksesnya. Untuk mengatasi hal tersebut agar data aman dari pengguna yang tidak berhak maka diperlukan suatu perangkat lunak yang bisa melakukan suatu proses enkripsi/dekripsi data. Dalam tulisan ini dibahas implemetasi algoritma RC-4 utnuk mengamankan data pada Pocket PC. Kata Kunci: Pocket PC, RC-4 Algorithms 
Ketersediaan Dan Konektivitas Angkutan Laut di Pulau Tertinggal di Wilayah Provinsi Sumatera Barat Siswoyo, Bambang
Warta Penelitian Perhubungan Vol 25, No 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1589.3 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i2.713

Abstract

Transportasi menjadi salah satu alat pemersatu dan pembuka jalan bagi kegiatan perekonomian, sehingga menjadikan daerah berkembang dan diperhitungkan dalam kegiatan perekonomian dan lain-lain. Untuk mendukung kelancaran peningkatan pelayanan angkutan laut sehingga aksesibilitas daerah-daerah yang tertinggal bisa berinteraksi dengan wilayah lain, maka dilakukan kajian ini. Kajian bermaksud menganalisis dan evaluasi ketersediaan angkutan laut yang melayani pada daerah tertinggal di Propinsi Sumatera Barat, sedangkan tujuan kajian adalah strategi peningkatan pelayanan angkutan laut pada daerah tertinggal di Propinsi Sumatera Barat. Hasil yang diharapkan dari kajian ini strategi peningkatan pelayanan angkutan laut pada daerah tertinggal di Pulau Sumatera. Dengan analisis konektivitas sampai pada iterasi ke-3 dihasilkan bahwa total keterhubungan tertinggi mencapai 70 ada di Padang, Pulau Sipora dan Pulau Pagai Utara ke pulau-pulau yang merupakan ibukota kecamatan, di kabupaten Mentawai. Selanjutnya disusul Pulau Pagai Selatan dan Pulau Siberut mencapai 57. Untuk nilai konektifitas total keterhubungan dengan nilai konektifitas tertinggi mencapai 56 ada di Padang, Pulau Sipora, dan Pulau Pagai Utara ke pulau-pulau yang merupakan ibukota kecamatan, di kabupaten Mentawai. Selanjutnya disusul Pulau Siberut dan Pulau Pagai Selatan mencapai 48, dari total nilai konektifitas 264.
Kahan Pengembangan Pelabuhan Bitung Sebagai Pelabuhan Internasional Siswoyo, Bambang
Warta Penelitian Perhubungan Vol 23, No 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1803.954 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i3.1065

Abstract

Indonesia's position that lies between the Pacific and Hindian oceans, the continents of Asia and Australia, it is very special in his capacity as part of a world cruise. In this condition Bitung harbor deemed strategic enough to be developed as a port open to international trade, where the support of Eastern Indonesia as a potential commodity hinterland that supports it. This study uses descriptive analysis with a look from different angles so that the analysis carried out there are some aspects that are the hallmarks and potential of the Port of Bi tung to be developed as an international hub port. Based on the observations of several aspects including cost aspects, aspects of the distance to various cities in Asia trade, the port of Bi tung potential aspects, and aspects of the potential of commodities, development of the port of Bitung in North Sulawesi as a port open to international trade import export that can be used for the development of eastern Indonesia would be potential traffic of international shipping and international trade flaws as it is quite reasonable, in which area (Bitung) have proximity to major trade cities in the Asia Pacific region which acts as a distribution center of commodities in Asia, support for port infrastructure in accordance with the conditions where the deep natural harbor no need for dredged during the year, the port protected by islands Lembe of the waves and waves and wind, on the basis of excellence it is likely able to bring prosperity to Indonesia, especially for the eastern region of Indonesia.Keywords: Port of Bi tung, mileage and condition of superiority of nature.
Persepsi Masyarakat Terhadap Peralatan Keselamatan Kapal Laut dan Penyebrangan Di Provinsi Maluku Siswoyo, Bambang
Warta Penelitian Perhubungan Vol 28, No 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.432 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v28i2.690

Abstract

Dalam upaya meningkatkan keselamatan angkutan laut dan penyeberangan, pemeriksaan harus dilaksanakan disetiap kapal pada umumnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi sarana transportasi laut di Indonesia banyak yang berusia tua sehingga kemampuannya tergolong relatif rendah dalam memenuhi harapan pengguna jasa akan pelayanan yang baik dan memuaskan. Teknik analisis data yang digunakan dalam rangka kajian ini adalah analisis diskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui sejauhmana regulator, awak kapal dan masyarakat mengetahui pemakaian, darurat bahaya, dan pengoperasian peralatan keselamatan kapal dalam mendukung keselamatan kapal dalam pelayaran pada kapal laut dan penyeberangan di Provinsi Maluku.Pengguna kapal secara keseluruhan di Provinsi Maluku terhadap kontribusi persepsi masyarakat terhadap peralatan keselamatan kapal berpendapat bahwa pentingnya penempatan alat-alat keselamatan kapal sebesar 42%, ketersediaan perlengkapan penyelamat jiwa/ life saving appliances sebesar 30%, ketersediaan alat keselamatan yang ada di kapal sebesar 12%, ketersediaan data pendukung keselamatan kapal (dokumen) sebesar 16%, dan upaya peningkatan pelayanan keselamatan kapal khususnya di wilayah Maluku sebesar 0%.Pengguna kapal secara keseluruhan di Provinsi Maluku, kontribusi persepsi masyarakat terhadap peningkatan keselamatan kapal berpendapat bahwa komitmen peningkatan alat-alat keselamatan kapal sebesar 7%, SDM yang mengelola dan maintenance perlengkapan penyelamat jiwa/ life saving appliances sebesar 14%, ketersediaan peralatan keselamatan yang ada di kapal sebesar 14%, kelembagaan yang mengawasi ketersediaan peralatan keselamatan kapal sebesar 28%, lingkungan kapal sebagi upaya meningkatkan pelayanan keselamatan kapal khususnya di wilayah Maluku sebesar 15%, dan mobilitas peralatan keselamatan kapal sebesar 22%. Kata Kunci: sistem dan prosedur, pemeriksaan, peralatan, keselamatan, peralatan.
Pengembangan Jaringan Angkutan Laut Rute Sei Berombang Ke Teluk Nibung Bambang Siswoyo; Ekawati Banjarnahor
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.871 KB) | DOI: 10.25104/transla.v20i1.794

Abstract

Untuk mendukung kelancaran arus penumpang dan barang dari Teluk Nibung dari dan ke Sei Berombang, Pemerintah perlu memberikan pelayanan transportasi laut, dimana angkutan ini lebih efisien waktu tempuhnya dibanding angkutan jalan raya. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan trayek angkutan laut dari Pelabuhan Sei Berombang ke Pelabuhan Teluk Nibung. Dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif untuk memecahkan kebutuhan penelitian, dengan terlebih dahulu melakukan survei lapangan. Hasil dari analisis bahwa tidak perlu adanya pengembangan jaringan rute Pelabuhan Sei Berombang ke Pelabuhan Teluk Nibung apabila dilihat dari potensi permintaan (demand), tidak ada permintaan yang signifikan mengenai kebutuhan angkutan laut sebagai sarana transportasi yang ada, untuk dapat menghubungkan Pelabuhan Teluk Nibung dari dan ke Pelabuhan Sei Berombang. Pergerakan hanya dilakukan oleh penduduk setempat untuk melakukan kegiatan yang bersifat rutin. Penduduk Teluk Nibung memiliki aktifitas yang rutin untuk melakukan pergerakan ke Sei Berombang.
Demand Angkutan Penyebrangan di Sumba Timur, Nusa tenggara Timur SISWOYO, BAMBANG
Warta Penelitian Perhubungan Vol 28, No 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.379 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v28i3.600

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan angkutan penyeberangan pada daerah-daerah terpencil dan terisolasi di Nusa Tenggara Timur, terutama Kabupaten Sumba Timur, dimana masih banyak daerah yang belum memiliki akses ke luar daerah baik untuk berhubungan antar kecamatan maupun kabupaten dalam satu propinsi maupun keluar daerah yang lain. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif Kuantitatif, yang menggunakan metode Kuadrat Terkecil (Least Square Metdhod) dan bantuan program Microsoft Office Excel 2007. Sebagai wilayah kepulauan, angkutan penyeberangan di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Sumba Timur merupakan kebutuhan vital dalam menunjang pembangunan daerah.Kemajuan angkutan penyeberangan dapat mendorong kelancaran arus barang dan jasa serta meningkatkan mobilitas orang terutama pada daerah-daerah terpencil. Dengan menggunakan data deret berkala selama enam tahun (Tahun 2009-2014) demandangkutan penyeberangan tahun 2020 diprediksi sebagai berikut: pada lintasan Waingapu-Kupang jumlah penumpang sebanyak 7.129 orang, R4 (mobil) sebanyak 800 unit, dan R2 (sepeda motor)  sebanyak 920 unit; pada lintasan Waingapu-Aimere, jumlah penumpang sebanyak 10.000 orang, R4 (mobil) sebanyak 880 unit, dan  R2 (sepeda motor)  sebanyak 972 unit; pada lintasan Waingapu-Sabu jumlah penumpang sebanyak 435 orang, R4 (mobil) sebanyak 204 unit, dan  R2 (sepeda motor)  sebanyak 70 unit.