Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA WELAS ASIH Hanan Sudiana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan data sensus Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010 diperoleh jumlah lanjut usia yang ada kurang lebih 110.790 jiwa yang terdiri dari 72.705 jiwa laki-laki dan 35.580 jiwa lansia perempuan. Hasil wawancara dengan beberapa lansia mengatakan bahwa mereka selalu memikirkan anak cucu mereka yang berada dirumah. Sehingga membuat meraka merasa cemas, kurang tidur, dan kadang bermimpi buruk. Hal-hal tersebut merupakan beberapa gejala awal kecemasan lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kecemasan pada lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian adalah metode deskriptif asosiatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 60 orang dari 60 lansia yang dirawat di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010. Analisa yang digunakan adalah uji chi square dengan hasil yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kondisi fisik dengan kecemasan lanjut usia. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah untuk menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, dukungan sosial, dan dukungan keluarga dengan kecemasan lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010. Kata kunci : Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, Motivasi, Kondisi Fisik, Dukungan Sosial, Dukungan Keluarga, Kecemasan.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMBERIAN KONSENTRASI TAWAS TERHADAP PENURUNAN KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI IPAL RSUD 45 KUNINGAN Hanan Sudiana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah yang berasal dari aktivitas rumah sakit memerlukan pengolahan dan pengendalian parameter sesuai peraturan yg berlaku diantaranya parameter Total Suspended Solid (TSS). Tujuan penelitian adalah mengetahui konsentrasi tawas yang optimum untuk menurunkan konsentrasi TSS. Hasil penelitian menunjukan dengan penambahan larutan tawas 6%, 8% dan 10% konsentrasi TSS semakin menurun, tetapi pada penambahan larutan tawas 12% hasilnya menunjukkan kenaikan lagi pada konsentrasi TSS. Kesimpulan penelitian bahwa penggunaan tawas bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi masalah tingginya konsentrasi TSS air limbah, untuk air limbah IPAL RSUD 45 Kuningan konsentrasi tawas optimal pada prosentase 10%. Kata Kunci : Jar Test, Koagulasi, Tawas, pH, TSS.