Ute Lies Siti Khadijah
Fakultas Ilmu Komunikasi

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dokumentasi budaya ngaruat lembur di Radio RASI FM Siti Khadijah, Ute Lies; Wardiana, Dian Wardiana; Rukmana, Evi Nursanti
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2018): 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.888 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v6i1.15325

Abstract

Radio RASI FM is a community radio that organizes and broadcasts the tradition of ‘ngaruat lembur’, the tradition of expressing gratitude to God, and to ward off disasters as well. This radio performs documentation starting from data searching to creating a form of cultural documentation. The study purpose was to see the documentation process of the traditional culture of ‘ngaruat lembu’ at RASI FM radio. The research used the case study method through qualitative method approach to the owner, broadcaster of radio and community of Cisewu Village. The study results indicated that RASI FM radio documented the ‘ngaruat lembur’ tradition through the recording and management process. Recording activities started from the collection of information and records in the form of pouring data. Management activities consisted of the distribution of duties as an on-air announcer, off-air broadcaster, and audio-visual documentation. Then, the storage of written broadcast results on radio and data into audio-visual media was performed and preservation of documents through the separation and maintenance of audio-visual media. Based on that, we constructed a model of the cultural documentation process of ‘ngaruat lembur’ on RASI FM radio. The radio serves as a preserver of rural community traditions through the ‘ngaruat lembur’ program, which is followed by all circles of society. However, the radio team did not yet have a digital-based form of audio-visual documentation maintenance. Nevertheless, RASI FM radio has become a forum for transferring traditional information of Cisewu Village community.
LITERASI INFORMASI MOTIVASI BERWIRAUSAHA IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN NAGASARI KABUPATEN KARAWANG BARAT Rejeki, Diah Sri; Sukaesih, Sukaesih; Siti Khadijah, Ute Lies; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.354 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i2.8491

Abstract

Research on Information Literacy in fostering the motivation of entrepreneurial for the Housewife in the village of West Nagasari Karawang aims to find out the capabilities of literacy information entrepreneur owned the homemaker can cultivate entrepreneurship motivation to discuss economic families with housewife role as breadwinner. The research method used was qualitative with the design case studies. To collect the data is done by observation, in-depth interviews and literature study. The data source is the housewife, Literacy Expert Information, an expert on motivation, and references to Information Literacy and motivation. Based on the results of the research the housewives already has the capability of information literacy entrepreneurial conditioned, among other things: (1) being able to formulate information needs about entreprener, (2) is capable of updating the evaluation of the quality of the information, in this case the filter is capable of performing to the information will be used, (3) capable of storing and retrievel information, storage is done via media flash-disks and hard drive in the laptop, (4) are able to use information effectively and efficiently, the information obtained is used as a reference in the opening attempt and (5) able to communicate knowledge which can be with other parties, in this case the housewife doing sharing knowledge with her husband and other mothers already and have not experienced in the activities of the heros efforts, (6) are capable of implementation information obtained about self-employment by opening a home business based on those results, are expected to help the other housewives in order to help improve the economy of their families.Penelitian tentang Literasi Informasi Dalam Menumbuhkan Motivasi Berwirausaha Bagi Para Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Nagasari Kabupaten Karawang Barat bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi informasi wirausaha yang dimiliki para ibu rumah tangga dapat menumbuhkan motivasi berwirausaha untuk memperbaiki ekonomi keluarga dengan peran ibu rumah tangga sebagai pencari nafkah tambahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi literatur. Sumber data nya adalah para ibu rumah tangga, pakar Literasi Informasi, Pakar Motivasi, dan referensi mengenai Literasi Informasi dan Motivasi. Berdasarkan hasil penelitian para ibu rumah tangga sudah memiliki kemampuan literasi informasi berwirausaha, antara lain: (1) mampu merumuskan kebutuhan informasi mengenai wirausaha, (2) mampu mengevaluasi kualitas informasi, dalam hal ini mampu melakukan filterisasi terhadap informasi yang akan digunakan, (3) mampu menyimpan dan menemukembalikan informasi, penyimpanan dilakukan melalui media flashdisk dan hardisk di laptop, (4) mampu menggunakan informasi secara efektif dan efisien,informasi yang didapat digunakan sebagai referensi dalam membuka usaha dan (5) mampu mengkomunikasikan pengetahuan yang didapat dengan pihak lain, dalam hal ini para ibu rumah tangga melakukan sharing knowledge dengan suaminya dan ibu-ibu lain yang sudah dan belum berpengalaman dalam kegiatan wirausaha, (6) mampu mengimplementasikan informasi yang didapat mengenai wirausaha dengan membuka bisnis rumahan berdasarkan hasil tersebut, diharapkan dapat membantu para ibu rumah tangga lainnya agar dapat membantu memperbaiki ekonomi keluarga mereka.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM Lubis, Lubis; Silvana, Tine; Siti Khadijah, Ute Lies
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.7 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9993

Abstract

Communication pattern is the pattern of relationship between two or more people in sending and receiving messages in an appropriate manner so that the message is understood. Each leader has a different communication patterns application in moving the organization to achieve the goals of the organization and every leader will establish communication patterns each according to what they understand. This study examines communication patterns leaders formally, informally, processes and forms of communication on the performance of employees in library University of Mataram. The method used in this research is descriptive survey approach and explanatory survey, the data collection techniques used were questionnaires, interviews, observation, and literature study. Population suggestions in this study were employees of the libraries in the University of Mataram as many as 126, then sampling by using Slovin formula with an error tolerance of approximately 0,005 samples in dapatakan so that as many as 90 people and hypothesis testing using path analysis (Path Analysis). These results indicate that the communication patterns leader both formal communication, informal, processes and forms of communication influence on employee performance Mataram University library. So, there are significant positive communication patterns leader in the independent variable formal communication, informal communication, communication processes, and forms of communication, to the dependent variable of employee performance. That is, when a formal communication, informal communication, communication processes, and forms of comm-unication increases, so increasing employee performance. When the formal communication, infor-mal communication, communication process, and the forms of communication decreases, then the em-ployees performance to be decreased as well.Pola komunikasi adalah pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Setiap pemimpin memiliki pola komunikasi yang berbeda secara pengaplikasian dalam menggerakan organisasinya untuk mencapai tujuan organisasi dan setiap pemimpin akan membangun pola komunikasinya masing-masing sesuai dengan apa yang mereka pahami. Penelitian ini mengkaji tentang pola komunikasi pemimpin secara formal, informal, proses dan bentuk komunikasi terhadap kinerja pegawai di perpustakaan Univesitas Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survey descriptive dan survey explanatory, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Populasi saran pada penelitian ini adalah pegawai perpustakaan yang ada di Universitas Mataram sebanyak 126, kemudian penarikan sampel dengan menggunakan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan sekitar 0,005 sehingga sampel yang di dapatakan sebanyak 90 orang dan pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola komunikasi pemimpin baik komunikasi formal, informal, proses dan bentuk komunikasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai perpustakaan Universitas Mataram. Jadi, terdapat pengaruh pola komunikasi pemimpin secara positif variabel bebas komunikasi formal, komunikasi informal, proses komunikasi, dan bentuk komunikasi, terhadap variabel terikat kinerja pegawai. Artinya, bila komunikasi formal, komunikasi informal, proses komunikasi, dan bentuk komunikasi meningkat, maka kinerja pegawai jadi meningkat. Bila komunikasi formal, komunikasi informal, proses komunikasi, dan bentuk komunikasi menurun, maka kinerja pegawai jadi menurun juga.
RANCANGAN PROGRAM LITERASI INFORMASI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MUTIARA BUNDA KOTA BANDUNG Siti Khadijah, Ute Lies; Saepudin, Encang
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.149 KB)

Abstract

Kegiatan literasi selama ini identik dengan aktivitas membaca dan menulis. Namun, Deklarasi Praha pada tahun 2003 menyebutkan bahwa literasi juga mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat. Literasi juga bermakna praktik dan hubungan sosial yang terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya (UNESCO, 2003). Deklarasi UNESCO itu juga menyebutkan bahwa literasi informasi terkait pula dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan. Kemampuan itu perlu dimiliki tiap individu sebagai syarat untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi, dan itu bagian dari hak dasar manusia menyangkut pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi bagi siswa di sekolah Dasar Mutiara Bunda Kota Bandung. Penelitian ini meliputi rancangan program pengajaran literasi informasi yang mencakup rancangan materi pengajaran, waktu pelaksanaan, metode yang digunakan, media yang diperlukan, dan tim pengajar yang harus disiapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Action Research. Pengolahan data dilakukan dengan menyajikan deskripsi dan analisa hasil wawancara, pengamatan dan observasi secara naratif dan praktik tindakan pada rancangan program literasi informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas empat dan kelas lima. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, Dalam penelitian ini, peneliti melibatkan guru pengajar dan pengelola sekolah. Hasil penelitian ini telah menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi yang dapat diterapkan di sekolah. Diperlukan kebijakan pimpinan sekolah dalam mendukung penerapan program ini serta keberhasilan dalam pelaksanaannya. Hingga saat ini, program pengenalan literasi informasi yang telah dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran siswa melalui media dan tema yang akan dipelajari. Kegiatan pengajaran literasi informasi sudah dapat terlaksana dalam kegiatan pembelajaran. Penambahan materi yang berkaitan dengan pencarian informasi baik menggunakan media ataupun hanya dalam menggunakan buku teks siswa sudah dapat memanfaatkannya dengan menggunakan fasilitas sekolah dan pribadi. Kata Kunci : Literasi, siswa, pembelajaran
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI CULTURE DIVERSITY LITERACY DI KASEPUHAN SINAR RESMI KECAMATAN CISOLOK KABUPATEN SUKABUMI Rusmana, Agus; Siti Khadijah, Ute Lies; Rizal, Edwin; Anwar, Rully Khairul
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.389 KB)

Abstract

Kearifan lokal merupakan pemahaman masyarakat dalam memahami tata nilai kehidupan yang menyatu dalam bentuk religi, budaya dan adat istiadat. Dalam perkembangannya masyarakat melakukan adaptasi dengan lingkungann sehingga memahami konsep kearifan dalam wujud pengetahuan atau ide, peralatan, dipadu dengan norma adat, nilai budaya, aktivitas mengelola lingkungan guna bersinergi dengan lingkungan sebagai tempat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Konsep pola adaptasi masyarakat diwariskan secara turun temurun menjadi pedoman dalam melestarikan hutan yang berada dalam pengawasan komunitas dan kepemilikan masyarakat di Kesepuhan Sinar Resmi terletak di Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi yang terletak diantara perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Banten. Daerah ini kategori daerah Adat yang dikenal dengan sebutan “Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Sinar Resmi“. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan kelembagaan dapat menjadi sarana yang efektif jika disesuaikan dengan definisi masyarakat tentang kelembagaan yang dimilikinya. makna subyektif masyarakat terhadap hutan memiliki posisi sentral bagi pelestarian dan pemanfaatan hutan untuk berkehidupan masyarakat sekitarnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Partisipatory Rural Aprisal (PRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi memiliki literasi cukup mengenai keragaman budaya masyarakat dari luar kasepuhan dan bersedia menerima kehadiran masyarakat, dan selanjutnya bersedia bekerjasama dan mendukung program pemerintah selama dinilai selaras dengan budaya dan tradisi kasepuhan.