Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Menyikapi New Normal Menggunakan Protokol Bekerja di Lahan dan Proses Distribusi Hasil Pertanian Hairani Siregar; Ameilia Zuliyanti Siregar; Ritha F Dalimunthe; Syahfitri Nasution; Syarifah Syarifah
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202161.576

Abstract

EMPOWERMENT OF FARMERS RESPONDING TO THE NEW NORMAL USING THE WORKING PROTOCOL IN THE LAND AND THE DISTRIBUTION PROCESS OF AGRICULTURAL PRODUCTS. Tanjung Morawa Village, located in Deli Serdang District, North Sumatra Province, has a development potential for agricultural land from food crops, horticulture and secondary crops and agro-ecotourism. The purpose of carrying out community service activities is to determine the potential of natural resources in the agricultural sector, especially “rice field tourism” as agro-ecotourism locations. Standard protocols and modules have not been made for farmers working on the land, at home, or during the distribution of agricultural products during the New Normal Period. For example, farmers rarely use masks, smoke, do not distance between farmers, or do not use gloves when spraying pests on the land. This service was held on 3 August 2020 which attended by 12 rice farmers in Tanjung Rejo Village, Tanjung Morawa, Deli Serdang Regency, North of Sumatera, with the socialization method for Standard Operational Procedure (SOP) Farmer Protocol in New Normal. This was followed by training on integrated pest control for rice plants using Yellow Sticky Traps, Sweep Net and vegetable pesticides. Therefore, it is necessary to formulate and socialize Protocols and Modules for Farmers to work on the land, interaction at home with family members and when buying and selling in the market, or distribution of agricultural products to support national of food security.
Pemberian Bimbingan Belajar Bahasa Inggris kepada Anak Usia Dini di Panti Asuhan Bani Adam ‘As Medan Hairani Siregar; Gaby Octavia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.179

Abstract

Kemampuan menguasai Bahasa Inggris sangat penting di era modern ini karena bahasa Inggris tidak hanya digunakan di bidang akademik, tetapi juga di dunia kerja. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang rendah terutama mereka yang berasal dari kelompok kurang mampu seperti anak yatim. Di sisi lain, muncul berbagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang memasang tarif begitu fantastis. Diperlukan alternatif pemecahan masalah yaitu adanya kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris gratis. Anak di Panti Asuhan Bani Adam ‘As pun merasakan hal yang sama. Banyak dari mereka yang berminat belajar Bahasa Inggris namun kondisi tidak memungkinkan bagi mereka untuk melakukannya. Oleh sebab itu, kegiatan praktikum ini merupakan hal yang sangat tepat sasaran untuk dilakukan. Program Intervensi yang digunakan dalam kegiatan Praktikum ini adalah Intervensi Komunitas oleh Zastrow yang terdiri dari; Intake, Assesmen dan Perencanaan Intervensi, Penyeleksian Anggota, Pengembangan Kelompok, Evaluasi dan Terminasi. Sebagai tambahan, terjadi peningkatan keterampilan membaca dan berbicara serta motivasi mereka dalam belajar bahasa Inggris. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak yang terlibat (yatim dan siswa) secara sosial dan pendidikan. Artinya terdapat dampak positif yang signifikan setelah pelaksanaan program ini.
Bimbingan Membaca Al-Qur’an Melalui Metode Iqra’ pada Anak Masa Kini di Panti Asuhan Yayasan Bani Adam ‘As Medan Hairani Siregar; Muhammad Farhan Shidqi Tanjung
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.182

Abstract

Memberikan pengajaran tentang pentingnya membaca Al-Qur'an pada anak masa kini bukan hal yang mudah, karena selain memerlukan pengetahuan seorang tenaga didik juga harus mengetahui metode yang dapat dipakai dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode iqra’ sebagai kemampun dasar membaca Al-Qur'an  anak masa kini khususnya di Panti Asuhan Yayasan Bani Adam ‘As Kota Medan. Penelitian atau praktikum ini menggunakan intervensi komunitas yang dikemukakan oleh Zastrow, sebagai berikut; Intake, Assesment, Perencanaan Intervensi, Penyeleksian Anggota, Pengembangan Kelompok, Evaluasi dan Terminasi. Dari hasil penelitian atau praktikum ini, diharapkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui metode Iqra' pada anak masa kini khususnya di Yayasan Panti Asuhan Bani Adam As. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat pada mental spiritual anak yang artinya pelaksanaan ini besar harapan agar memberikan dampak positif.
Meningkatkan Minat Belajar dan Kreativitas Anak Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Muhammadiyah Medan Rizki Saputra; Hairani Siregar
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 6 No. 2 (2022): J-INDEKS
Publisher : P2M Polinema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan dilakukan di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Medan untuk mengkaji permasalahan yangdialami oleh anak yatim. Masalah yang dialami oleh anak panti asuhan adalah kurangnya pengetahuandasar anak tentang menulis, membaca dan berhitung. Banyaknya anak yatim piatu yang menggunakansmartphone untuk bermain game online dan menonton tiktok. Kegiatan ini memiliki tujuan untukmeningkatkan minat belajar dan kreativitas anak yatim piatu yang merupakan mini project tentang pendidikan untuk anak. Mitra kegiatn yang mengalami masalah ini. Mitra tersebut terdiri dari anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tahapan kelompok sosial diguanakan dalam penelitian ini, mulai dari tahap persiapan hingga tahap terminasi. Meningkatkan minat belajar pada anakmembutuhkan metode yang tepat agar anak nyaman dengan mini project yang telah dibuat. Metodeyang digunakan adalah metode Delphi dengan menggunakan kuesioner untuk menyimpulkanpermasalahan apa saja yang dimiliki oleh anak yatimDiharapkan anak-anak panti asuhan dapatmelanjutkan minat belajar dan mengasah kreativitasnya agar tidak mengalami kesulitan dalam belajardi sekolah
Membangun Rasa Percaya Diri Anak-Anak Panti Melalui Pembelajaran Matematika Yulia Ramadani; Hairani Siregar
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.174 KB) | DOI: 10.55123/abdisoshum.v1i2.549

Abstract

Self-confidence is one of the most important aspects of a person's personality. Self-confidence is a very valuable attribute in a person in social life, without self-confidence it will cause many problems in a person. Confidence is something that is important for every individual to have. Confidence is needed by both a child and a parent, individually or in a group. Confidence does not just appear in a person, but there is a certain process in the person so that the formation of self-confidence occurs, which is not an instant process but through a long process that took place from an early age. Without realizing it, a lack of self-confidence in someone can be detrimental to himself. As experienced by one of the children at the Pintu Harapan Orphanage who lacked confidence in school, making the child less understanding of mathematics. And really needs help to increase his confidence in himself. The process of providing assistance is carried out in the PKL 1 mini project activity, namely by using the casework method as a social work technique approach aimed at helping individuals who have problems with face-to-face services. Several stages consist of Engagement Intake Contract, Assessment, Planning, Intervention, Evaluation, and the last stage is Termination. The focus of solving the client's problem is to convince the client to be confident so that he is more daring to ask the teacher and his classmates about lessons that are difficult to understand. The purpose of this strategy was declared successful with significant changes in the client, including in the learning process that increased confidence in him.