Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada

DETEKSI VIRUS PENYEBAB PENYAKIT KERDIL PADA BENIH UDANG WINDU (Penaeus monodon) DENGAN MULTIPLEKS PCR Sriwulan Sriwulan; Hilal Anshary
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 13, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.995 KB) | DOI: 10.22146/jfs.3032

Abstract

Fenomena penyakit kerdil pada udang monodon yang umum dikenal sebagai monodon slow growth syndrome (MSGS) telah dilaporkan menyebabkan kerugian yang signifikan terhadap produksi udang di banyak negara termasuk Indonesia. Sindrom pertumbuhan yang lambat dari P. monodon disebabkan karena infeksi virus, monodon baculovirus (MBV), infection hypodermal and hematopoietic necrosis virus (IHHNV) dan hepatopancreatic parvovirus (HPV). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terjadinya infeksi virus yang dikaitkan dengan gejala pertumbuhan lambat serta untuk mengukur prevalensi infeksi virus benih udang di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Takalar, dengan menggunakan teknik deteksi multipleks PCR (MPCR). Teknik multipleks PCR merupakan teknik yang relatif baru yang digunakan untuk mendeteksi secara bersamaan lebih dari satu agen virus dalam satu tabung reaksi. Dalam penelitian ini, 3 pasang primer spesifik digunakan untuk proses amplifikasi IHHNV, MBV dan HPV. Setelah melakukan optimasi beberapa kali pada suhu annealing, deteksi virus ini dengan teknik MPCR pada benih udang menunjukkan bahwa ketiga virus, sebagai agen penyebab MSGS, ditemukan pada tempat penetasan yang diamati. Produk PCR IHHNV terbaca di 302 bp, MBV pada 261 bp dan HPV pada 595 bp. Prevalensi infeksi IHHNV, MBV dan HPV masing-masing adalah 50%, 62% dan 44%. Prevalensi dari ketiga virus dianggap tinggi dan bisa menjadi sumber penularan virus di tambak udang tanpa seleksi benih yang tepat.
TINGKAT INFEKSI PARASIT Thaparocleidus sp. PADA INSANG IKAN PATIN (Pangasianodon hypopthalmus) Hilal Anshary; Sriwulan Sriwulan; Junianto Talunga
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.9101

Abstract

Monogenean is a parasite group which most often causes serious disease in fish due to its direct life cycle, high reproductive potential, and high pathogenicity. The aim of this study was to investigate infection level of Thaparocleidus sp.onstriped catfi sh which infected catfi sh fingerling. Striped catfi sh fi ngerling with 5–10 cm in total length samples from three diferent ornamental fish supplier in Makasar were  examined. Sampling was conducted weekly for three weeks and 10 fishes from each locations were collected. Samples were transported to laboratorium with aerated plactic bags and transported to Laboratory of Fish Parasite and disease for parasite examination. Organ which examined were gills. Prevalence of Thaparocleidus sp infection in all locations sampled was 100%. Mean intensity of the parasite infection was 98, 58 and 70 in location I, Location II, and Location III, respectively. The high prevalence and mean intensity of Thaparocleidus sp. infection indicated that health management in the aquaculture facilities was not properly implemented and this parasite existance is one of aquaculture problems to develop catfi sh fulfi lling ornamental or consumption demand .