Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDEKATAN LEAN SERVICES UNTUK PERBAIKAN PELAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK PERGURUAN TINGGI Wresni Anggraini; Ismu Kusumanto; Ekie Gilang Permata; Melfa Yola
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 6, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.265 KB) | DOI: 10.24014/jti.v6i1.5246

Abstract

Hasil voice of customer pada salah satu universitas terdapat enam jenis waste pada pelayanan pengurusan surat mahasiswa yaitu duplication, delay, lost opportunity to retain or win customers, unclear communication, Movement dan Error in the service transaction . Pemborosan ini menyebabkan banyaknya keluhan mahasiswa terhadap proses pelayanan, sehingga  tingkat Process Cycle Efficiency  saat ini sebesar 0.16%. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan dengan menggunakan pendekatan lean services. Pendekatan lean services dengan menggunakan value stream mapping dapat mengidentifikasi nonvalue added activities dan wastes yang paling berpengaruh pada proses pelayanan. Keterkaitan antara satu waste dengan waste yang lain diidentifikasi dengan Waste Relationship Matrix (WRM). Hasil penelitian ini dapat mereduksi waste adalah sebesar 1.24%.
Usulan Keseimbangan Lintasan Stasiun Bottleneck dalam Upaya Pencapaian Target Produksi Menggunakan Pendekatan Simulasi (Studi Kasus: PT. Baja Kampar Sarana Industri) wresni anggraini
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.518 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5046

Abstract

PT. BKSI adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pengecoran baja, dimana masih terdapat bottleneck dan tidak tercapainya target produksi. Untuk mengetahui penyebab masalah tersebut maka digunakanlah metode simulasi. Setelah dilakukan simulasi kondisi awal terjadi banyak penumpukkan, sehingga banyak produk dalam proses pengerjaan (WIP). Setelah dilakukan skenario perbaikan, maka terpilih skenario alternatif kedua yaitu dengan penambahan 1 unit mesin dan pengurangan 1 unit mesin skrap. Sehingga dihasilkan peningkatan jumlah produksi sebesar 161 unit dan mengurangi penumpukkan WIP menjadi 7 unit. Selain itu setelah dilakukan analisa kelayakan investasi penambahan mesin bubut diperoleh nilai NPV bernilai positif dan Payback Period mengalami pengembalian investasi mesin bubut daun selama 36 bulan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan mesin bubut dapat meningkatkan keuntungan perusahaan apabila hal ini dapat diterapkan pada perusahaan.
Value Stream Mapping Pada Proses Produksi Plywood Untuk Meningkatkan Process Cycle Efficiency wresni anggraini; Maisaroh Hutagalung; Nofirza nofirza; Tengku Nurainun
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.543 KB)

Abstract

PT. Asia Forestama Raya Pekanbaru merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu bulat (logs) menjadi kayu lapis (plywood). Dari survey pendahuluan diketahui bahwa terdapat beberapa jenis pemborosan / waste yang terjadi selama proses produksi. Pemborosan-pemborosan yang terjadi menyebabkan rendahnya efisiensi lini produksi yaitu sebesar 29,29 %. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi lini produksi dengan cara mengurangi pemborosan dan non value added activities yang terjadi pada proses produksi dengan menggunakan Value Stream Mapping Analysis Tool (VALSAT). Waste Relationship Matrix (WRM) digunakan untuk mengetahui hubungan antar waste. Waste Assessment Questionnaire (WAQ) digunakan untuk mengetahui waste yang paling dominan. Untuk mengetahui penyebab terjadinya waste digunakan fishbone diagram. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: waste dominan yang terjadi adalah defect sebesar 24,51% waiting sebesar 23,32%, inappropriate process sebesar 12,57% dan overproduction/overprocessing sebesar 11,57%.  Berdasarkan Process Activity Mapping terdapat 13 aktivitas berkategori value added activity ( 29,67%), 22 aktivitas berkategori necessary but non-value added (35,65%) dan 17 aktivitas berkategori non value added activity  (34,68 %). Dengan membuat Standard Operating Procedure (SOP) dan usulan penjadwalan perawatan minor pada mesin produksi, maka diperoleh Expected Future Value Stream Mapping dengan tingkat efisiensi lini produksi harapan sebesar 51,86%, meningkat 22,57 % dari kondisi awal.
STRATEGI PEMASARAN SONGKET MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) wresni anggraini
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2020: SNTIKI 12
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Songket XYZ merupakan salah satu toko yang menjual songket asli buatan tangan pengrajin songket dari Nagari Pandai Sikek . Tidak adanya strategi pemasaran yang tepat membuat jumlah penjualan pada Galeri XYZ mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan strategi pemasaran yang dapat diterapkan pada Galeri XYZ. Hal pertama yang dilakukan yaitu membandingkan bagaimana strategi pemasaran Galeri XYZ dengan dua galeri pesaing yaitu Galeri ABC dan Galeri DEF. Perbandingan strategi pemasaran dilihat dari bauran pemasaran 4P yaitu product, price, promotion dan place dan didapatlah keunggulan dari masing-masing galeri yang kemudian dijadikan sebagai acuan untuk menghasilkan beberapa strategi pemasaran baru yang akan diterapkan pada Galeri XYZ. Metode AHP pada penelitian ini digunakan untuk memilih strategi pemasaran terpilih dan yang akan diterapkan pada Galeri XYZi. Hasil penelitian menunjukkan dari 12 strategi usulan maka strategi yang terpilih yaitu membuat akun facebook yang terhubung ke instragram untuk memasarkan produk yang dijual pada Galeri XYZ.