Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Study of the Level of Understanding of Parents towards Their Children Curriculum in Vocational Schools Sunawar, Aris
INVOTEC Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v13i2.8262

Abstract

The family is the smallest part in the education unit, the role of parents as educators of children is not stopped just when children start to school and handed over all their children to school education. While the curriculum in 2013, which is based morals, that assessment is not just a numbers, but also the record of the school to the child's progress. To find out how much parents knowledge of the curriculum that is being taken by their child, more research needs to be done, one method is a survey to the parents whose children are still at the high school / vocational randomly either public or private. Questions in the survey is the essence and purpose of the curriculum and the extent to which parents learn and understand the principle of the curriculum as well as participation in their children's education during school. From the results obtained that 83% of parents claimed to already know the competencies that will be owned by his son, and 80% of them have a desire to participate in curriculum development of their children. One of the obstacles they are to participate in the development is the time and their competence in curriculum development. So if parents can also be involved in the curriculum development should been socialized continuously from the school authorities and parents . Who are willing to help the development of the curriculum to get the formula of what competency is needed most and ready to work after graduation.
Analisis Pengaruh Temperatur dan Kadar Garam Terhadap Hambatan Jenis Tanah Aris Sunawar
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 2, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.119 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v2i1.233

Abstract

Suatu syarat sistem pentanahan yang baik adalah mempunyai nilai hambatan pentanahan yang kecil, sehingga mampu menyalurkan arus berlebih langsung kedalam tanah. Faktor yang membuat hambatan jenis tanah besar adalah jenis tanah dan lokasi tanah tersebut. Hambatan tanah berasal dari hambatan jenis tanah, sedangkan faktor yang mempengaruhi hambatan jenis tanah adalah faktor suhu, kelembaban dan bahan kimiawi yang terkandung dalam tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh garam dan suhu terhadap nilai hambatan jenis tanah. Dengan melakukan pengujian hambatan di tanah pada kondisi suhu yang dikondisikan serta penambahan garam. Dalam pengujian diperoleh nilai hambatan jenis tanah dapat menurun yang artinya nilai tersebut dapat berubah oleh kondisi kelembaban dan suhu tanah, serta penambahan garam. Perlakuan dengan menambahkan air dapat memperkecil nilai resistivitasnya sampai dengan 75% dari 323,164 ohm menjadi 77,622 ohm sedangkan penambahan garam mencapai 48% dari semula 51,425 ohm menjadi 8,707 ohm.
ANALISIS KINERJA CHILLER DI GEDUNG SENAYAN CITY Maya Firanti Putri; Aris Sunawar; Massus Subekti
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 1 No 1 (2016): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0011.09

Abstract

Abstract. Research conducted in the building Senayan City in June 2016 using qualitative research methods. Standards are used as a benchmark the performance of each chiller uses ISO 6390 in 2011 on Energy Conservation Air system administration Building. These aspects are analyzed to determine the performance of the chiller is the temperature of chilled water, flow chilled water and compressor power. As for the influence of the three aspects is the temperature of the outside environment. By calculating the cooling capacity, the highest Coefficient of Permonace (COP) value can be determined each chiller.Chiller performance analysis results obtained COP value of the highest attainable number 1 at 7.31 chiller, chiller number 2 at 8.03 and chiller number 3 6:27. These values ​​meet the mi nimum value of COP according to ISO standards. Lowest chiller COP value number 1 by 5.08, number 2 for 5.12 chiller and chiller number 3 at 4.22. Third party chiller COP minimum value does not meet the minimum standards of the COP. Chiller number 3 has the lowest minimum number COP and far below the minimum stadar.Judging from the value of cooling capacity and COP, chiller performance is not good enough is the number 3. And the chiller that has good enough performance is number 1 and 2 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data analisis kinerja chiller di gedung Senayan City. Penelitian yang dilakukan di gedung Senayan City pada bulan Juni 2016 ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Standar yang digunakan sebagai patokan kinerja masing-masing chiller menggunakan SNI 6390 tahun 2011 tentang Konservasi Energi Sistem Tata Udara Bangunan Gedung. Aspek-aspek yang dianalisis untuk mengetahui kinerja chiller adalah temperatur chilled water, flow chilled water dan power kompresor. Adapun yang mempengaruhi ketiga aspek tersebut adalah temperatur lingkungan luar. Dengan menghitung kapasitas pendinginan, dapat ditentukan nilai Coefficient of Permonace (COP) tertinggi masing-masing chiller. Hasil analisis kinerja chiller didapat Nilai COP tertinggi yang dapat dicapai chiller nomor 1 sebesar 7,31, chiller nomor 2 sebesar 8,03 dan chiller nomor 3 6.27. Ketiga nilai tersebut memenuhi nilai minimum standar COP menurut SNI. Nilai COP terendah chiller nomor 1 sebesar 5,08, chiller nomor 2 sebesar 5,12 dan chiller nomor 3 sebesar 4,22. Ketiga nilai minimum COP ketiga chiller ini tidak memenuhi standar minimum COP. Chiller nomor 3 mempunyai angka minimum COP paling rendah dan jauh dibawah stadar minimum. Dilihat dari kapasitas pendinginan dan nilai COP, chiller yang kinerja kurang baik adalah chiller nomor 3. Dan chiller yang performanya cukup baik adalah chiller nomor 1 dan 2.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR PENGUKURAN LISTRIK (Studi Pada SMKN 34 Jakarta) Inggih Piany Syanita; Faried Wadjdi; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 1 No 1 (2016): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0011.04

Abstract

Abstract The aim of this study is to find influence social media against the results of learning measurement electricity at 34 vocational school. Populations of this study is student in class X at major electrical engineering. Samples taken by 30 students form a different class. The method used is experimental method and used test instrument multiple choice and questionnaire. To test the hypothesis in this research used analysis regression linier sederhana with uji-F. Before analysis regression linier sederhana with uji-F the firs must tes rules that is normality, homogeneity,t-tes and linierity. The results of analysis regression linier with standard significant 0,05 Fvalue˃ Ftable = 10,93 > 4,20 and the value of determinasi = 28,09 then 28,09% from variable the result of learning student influenced form used social media and if not using social media. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap hasil belajar dasar pengukuran listrik (studi pada SMKN 34 Jakarta). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan teknik instalasi listrik SMKN 34 Jakarta. Sampel yang diambil sebanyak 30 siswa dari 2 kelas yang berbeda dengan menggunakan metode quasy experimental dan instrument penelitian ini menggunakan tes pilihan ganda dan kuesioner. Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini digunakan analisis regresi linier sederhana dengan uji-F. Sebelumnya dilakukan uji persyaratan terlebih dahulu, yaitu uji normalitas, homogenitas, uji-t dan linieritas. Didapatkan analisis regresi linier sebesar dengan taraf signifikansi 0,05 Fhitung˃Ftabel yaitu 10,93 > 4,20 dan nilai koefisien determinasi sebesar 28,09 yang berarti 28,09 persen dari variabel hasil belajar dipengaruhi oleh penggunaan media sosial dan tidak dari media sosial.
PROTOTIPE INSTALASI PENERANGAN RUMAH PINTAR UNTUK APARTEMEN TIPE STUDIO BERBASIS MIKROKONTROLER Okke Dwi Wibowo; Irzan Zakir; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 1 No 2 (2016): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0012.07

Abstract

Abstract This study aims to create an automated system to turn off and turn on the lights. This research used experimental method. This prototype uses Arduino Mega 2560 with the programming language C language simplified with software IDE 1.5.4. an input device consists of three sensor Receiver Passive Infrared (PIR), 1 sensor Microphone (Voice), 1 sensor Radio Frequency Identification (RFID), and 1 sensor Light Dependent Resistance (LDR). Hardware output consists of 5 LED lights air conditioning and Solenoid. PIR is used to detect human presence, Voice sensor is used to turn on and turn off the room lights with applause, RFID sensors are used to unlock which is connected with the solenoid, LDR sensor is used to turn on and off lights that exist outside the home. The results obtained are the PIR sensor can only read infrared moving, RFID can not be read when unobstructed metal objects (iron) and LDR sensor works based on the intensity of light around, so it can be concluded that a prototype installation of lighting smart homes to apartment studio type microcontroller based, tools and systems can work in accordance with well-designed. Abstrak Penelitian ini bertujuan membuat sistem otomatis dalam mematikan dan menghidupkan lampu. penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Prototipe ini menggunakan Arduino Mega 2560 dengan bahasa pemrograman yaitu bahasa C yang disederhanakan dengan software IDE 1.5.4. peralatan input terdiri dari 3 sensor Passive Infrared Receiver (PIR), 1 sensor Microphone (Suara), 1 sensor Radio Frequency Identification (RFID), dan 1 sensor Light Dependent Resistance (LDR).Peralatan output terdiri dari 5 lampu LED AC dan Solenoid. PIR digunakan untuk mendeteksi keberadaan manusia, sensor Suara digunakan untuk menghidupkan dan mematikan lampu kamar dengan tepukan tangan, sensor RFID digunakan untuk membuka kunci yang disambungkan dengan solenoid, sensor LDR digunakan untuk menghidupkan dan mematikan lampu yang ada diluar rumah. Hasil yang telah didapat adalah sensor PIR hanya dapat membaca infrared yang bergerak, RFID tidak dapat membaca bila terhalang objek logam (besi) dan sensor LDR bekerja berdasarkan intensitas cahaya disekitar,sehinggadapatdisimpulkanbahwaprototipe instalasi penerangan rumah pintar untuk apartemen tipe studio berbasis mikrokontroler, alat dan sistem dapat bekerja sesuai dengan yang dirancang. dirancang.
PROTOTIPE PORTAL KOMPLEK PERUMAHAN DENGAN SISTEM RFID (Radio Frequency Identification) BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Ben Candra S; Aris Sunawar; Nur Hanifah Y
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 1 No 2 (2016): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0012.09

Abstract

Abstract Issue in this paper is to explain about the making of "The Prototype of portal housing with RFID-based system arduino Mega 2560". Recently, many cases of theft and robbery in housing, especially in the elite residential State, which is due to a weak security system and there is no limit access to people in entering a residential State environment.In this thesis, the author intends to answer questions and provide solutions on the weakness of the security system and the restrictions in the access using RFID card that serves to open access doorstop contained in post enters into a residential state. The method used in this paper is a method book study and discussion by collecting the information by finding references related to the research conducted. In this prototype Arduino Mega 2560 is a control device used for this prototype system, because the Arduino Mega 2560 has a number of inputs and outputs and having an Ethernet port to facilitate for the settings. This prototype so is suitable implementation of her for use in residential complexes and commercial resident, as it helps in running the security system where every vehicle that does not have access cards (RFID Card) / registered in the database, cannot enter into a residential housing that implement this prototype. Abstrak Pokok pembahasan dalam skripsi ini adalah menjelaskan tentang pembuatan “prototype portal komplek perumahan dengan sistem RFID berbasis arduino mega 2560”. Belakangan ini banyak terjadi kasus pencurian dan perampokan pada perumahan, terutama di lingkungan kompleks perumahan elit, yang dikarenakan lemahnya system keamanan dan tidak ada batasan akses orang dalam memasuki sebuah lingkungan komplek perumahan. Pada skripsi ini penulis bermaksud untuk menjawab pertanyaan dan memberikan solusi tentang lemahnya system keamanan dan pembatasan orang dalam akses masuk dengan menggunakan kartu RFID yang berfungsi untuk akses membuka palang pintu yang terdapat di pos masuk dalam sebuah komplek perumahan. Metode yang digunakan penulis dalam penulisan skripsi ini adalah metode studi pustaka dan diskusi dengan melakukan pengumpulan informasi yang dilakukan dengan mencari referensi-referensi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. Pada prototype ini Arduino Mega 2560 adalah perangkat kendali yang dipakai untuk system prototype ini, karena Arduino Mega 2560 memiliki jumlah input dan output yang banyak dan mempunyai port Ethernet sehingga memudah kan dalam pengaturannya.Prototipe ini sangat lah cocok implementasi nya untuk digunakan pada kompleks perumahan maupun niaga perkomplekan, karena membantu dalam menjalankan system keamanan dimana setiap kendaraan yang tidak mempunyai access card (RFID Card)/ terdaftar dalam database, tidak dapat masuk kedalam kompleks perumahan yang mengimplementasikan prototype ini. database, tidak dapat masuk kedalam kompleks perumahan yang mengimplementasikan prototype ini.
PENCEGAH KEBAKARAN AKIBAT PANAS PADA INSTALASI LISTRIK MENGGUNAKAN DETEKSI THERMAL CAMERA BERBASIS MICROPROSESOR Purwanto; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 2 No 1 (2017): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0021.06

Abstract

This study aims to produce a heat detection equipment on cables using the thermal camera method which will later become the output of the system to secure electrical equipment from the danger of fire due to excessive heat. The research method used the laboratory experimental method by making a prototype, which began with the design of the tool first, then made a prototype based on the design made and continued with testing the prototype. The design of a heat detection system prototype using a thermal camera module controlled using the Arduino system, using a CMOS camera as an image image viewer and MLX90614 thermal sensor as input input from temperature, the output of Arduino will be incorporated into a computer system that will combine the images from a digital camera and thermal sensor so that the temperature distribution map is obtained on the results of digital imaging. The research was carried out by testing each subsystem being slaughtered before assembling it into the system as a whole, so that valid data were obtained regarding the ability of each subsystem before being made into a complete system. Based on the results of measurements and testing the design of the heat detection system using thermal camera and Arduino can be concluded that the tool has been designed, created and tested to detect temperature differences by showing images, the difference in temperature can be obtained by combining the results of the camera with thermal sensors, concluding that the proposed system meets the research criteria so that the research hypothesis can be accepted. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu peralatan pendeteksi panas pada kabel dengan menggunakan metode kamera panas (thermal camera) yang nantinya akan menjadi output pada system untuk mengamankan peralatan listrik dari bahaya kebakaran akibat panas berlebih. Metode penelitian menggunakan metode eksperiman laboratoriumdengan membuat prototype, yang dimulai dengan perancangan alat terlebih dahulu, selanjutnya dilakukan pembuatan prototype berdasarkan perancangan yang dibuat dan dilanjutkan dengan pengujian prototype. Perancangan prototype system pendeteksi panas menggunakan modul thermal kamera yang dikontrol dengan menggunakan sistem arduino, menggunakan kamera cmos sebagai penampil citra gambar dan sensor thermal MLX90614 sebagai input masukan dari suhu, keluaran dari arduino akan dimasukkan kedalam sistem computer yang akan memadukan hasil gambar dari kamera digital dan sensor thermal sehingga diperoleh peta sebaran suhu pada hasil pencitraan digital. Penelitian dilakukan dengan menguji masing-masing subsistem terbelih dahulu sebelum merangkai kedalam sistem secara utuh, sehingga diperoleh data yang valid mengenai kemampuan masing- masing subsistem sebelum dijadikan suatu sistem yang utuh. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian Perancangan Sistem pendeteksi panas menggunakan thermal camera dan Arduino dapat disimpulkan bahwa alat telah selesai didesain, dibuat dan diuji dapat mendeteksi perbedaan suhu dengan menunjukkan gambar, perbedaan suhu diberikan dapat diperoleh dengan menggabungkan hasil kamera dengan sensor thermal, dapat diperoleh kesimpulan bahwa system yang diusulkan telah memenuhi kriteria penelitian sehingga hipotesis penelitian dapat diterima.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK DI SMK DINAMIKA PEMBANGUNAN 1 JAKARTA Wahyu Agung Utomo; Faried Wadjdi; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 5 No 1 (2020): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0051.08

Abstract

The purpose of this research is to know the level of closeness: (1) the relationship between the use of social media in learning with electrical and electronic basic learning outcomes, (2) the relationship between learning motivation with electrical and electronic basic learning outcomes, (3) the relationship between the use of social media in learning and learning together with basic electricity and electronics. This research used a sample of 72 people, namely Grade X students of the Expertise Program Electrical Power Engineering in SMK Dinamika Pembangunan 1, Jakarta. This research uses a descriptive correlative expost facto research method with a quantitative approach. Data from the results of the study will be tested with the analysis prerequisite test and hypothesis prerequisite test with a significance level of 5%. Based on the results of the calculation of the hypothesis test can be concluded: (1) there is a positive and significant relationship between the use of social media in learning with electrical and electronic basic learning outcomes seen from the value of ryx1 = 0.532> rtable = 0.232 and tcount = 5.249> ttable = 1.994; (2) there is a positive and significant relationship between learning motivation with electrical and electronic basic learning outcomes seen from the value of ryx2 = 0.603> rtable = 0.232 and tcount = 6.328> ttable = 1.994; 3) there is a positive and significant relationship between the use of social media in learning and learning motivation together with the basic learning outcomes of electricity and electronics seen from the value of ryx1x2 = 0.6363> rtable = 0.232 and value of Fcount = 23.47> Ftable = 3.13. Based on the results of the analysis of these data it can be concluded that there is a positive and significant relationship between the independent variables together with the basic learning outcomes of electricity and electronics. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keeratan: (1) hubungan antara penggunaan media sosial dalam belajar dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika, (2) hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika, (3) hubungan antara penggunaan media sosial dalam belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika. Penelitian ini menggunakan sampel menjadi 72 orang yaitu siswa kelas X Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik Di SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ex-post facto yang bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dari hasil penelitian akan diuji dengan uji prasyarat analisis dan uji prasyarat hipotesis dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dapat disimpulkan: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial dalam belajar dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika dilihat dari nilai ryx1 = 0,532 > rtabel = 0,232 dan nilai thitung = 5,249 > ttabel = 1,994; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika dilihat dari nilai ryx2 = 0,603 > rtabel = 0,232 dan nilai thitung = 6,328 > ttabel = 1,994; 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial dalam belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika dilihat dari nilai ryx1x2 = 0,6363 > rtabel = 0,232 dan nilai Fhitung = 23,47 > Ftabel = 3,13. Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel bebas secara bersama-sama dengan hasil belajar dasar listrik dan elektronika.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE ALARM PENGINGAT WAKTU KULIAH BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO MEGA DI RUANG UNIT KEGIATAN MAHASISWA Gesang Raharjo; Mochammad Djaohar; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 2 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0042.03

Abstract

The purpose of this study is to create a public alarm to reduce the number of active student delays in class while in the BPRS ERA-FM UNJ secretariat by personally mentioning students who have lecture time, reminders when students forget when they are broadcasting, talking or making other assignments, because the BPRS ERA-FM UNJ is a student activity unit that has a busy day which is broadcast itself. As well as the security of the secretariat by using a card as a substitute for conventional keys to reduce the loss of secretariat items, and the use of a more tidy outlet. Mega Arduino as the main microcontroller controls the alarm system and secretariat security. This tool uses electricity from PLN. This research uses research and development methods which include needs analysis, design, manufacture and testing. The needs analysis was based on many students, especially the BPRS ERA-FM UNJ crew who were late coming to class while in the secretariat by making a questionnaire for the need for tools. Designing alarms to match real time with the RTC module, DFPlayer Mp3 and speakers to make sounds, and RFID as a security and student lecture hours that have been inputted. Separate testing to test the results of sound, time, security, and test the entire program of lecture reminder alarms. The results showed how the making of prototype alarm lecture reminder alarm time based on arduino mega microcontroller. And trials of each module, starting with DFPlayer Mp3, RTC, RFID, door lock solenoid, relay, and the entire lecture reminder alarm system. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah membuat alarm publik untuk mengurangi angka keterlambatan mahasiswa aktif untuk masuk kelas perkuliahan saat berada di dalam sekretariat BPRS ERA-FM UNJ dengan menyebutkan nama mahasiswa secara personal yang memiliki waktu perkuliahan, pengingat disaat mahasiswa lupa saat sedang siaran, berbincang ataupun membuat tugas lainnya, karena BPRS ERA-FM UNJ adalah unit kegiatan mahasiswa yang setiap hari memiliki kesibukan yaitu siaran itu sendiri. Serta keamanan sekretariat dengan menggunakan kartu sebagai pengganti kunci manual untuk mengurangi kehilangan barang barang sekretariat. Arduino mega sebagai mikrokontroller utamanya mengendalikan sistem alarm dan keamanan sekretariat. Alat ini menggunakan sumber listrik dari PLN. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan dan pengujian. Analisis kebutuhan didasarkan oleh banyak mahasiswa khususnya crew BPRS ERA-FM UNJ yang terlambat datang jam perkuliahan saat berada di dalam sekretariat dengan membuat kuisioner. Merancang alarm agar sesuai dengan waktu nyata dengan modul RTC, Mp3 DFPlayer dan speaker untuk mengeluarkan suara, dan RFID sebagai keamanan serta jam kuliah mahasiswa yang sudah di input. Pengujian secara terpisah untuk mengetes hasil suara, waktu, keamanan, dan menguji keseluruhan program alarm pengingat waktu kuliah. Hasil penelitian rancang bangun prototipe alarm pengingat waktu kuliah berbasis mikrokontroller arduino mega menunjukkan bahwa RTC membaca hari dan jam waktu kuliah, dengan perbedaan waktu asli dan program berbeda 5 detik dikarenakan uploading program. Kesimpulan dari penelitian ini adalah crew BPRS ERAFM-UNJ membutuhkan alat ini sebagai pengingat waktu.
TERMOELEKTRIK UNTUK PENDINGIN KABIN MOBIL DENGAN BATERAI TERPISAH BERBASIS MIKROKONTROLER Nicho Adina Swara; Mochammad Djaohar; Aris Sunawar
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol 4 No 1 (2019): Journal Of Electrical Vocational Education and Technology
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

When the driver of a private car is traveling for sure spontaneously the driver of the car will immediately turn on the air conditioner or AC (Air Conditioner) in the car cabin, when the car is parked and the condition of the engine is automatically turned off the AC in the cabin of the car will die. The condition of the parked car will make the air inside the cabin will change and make the air temperature in the cabin will increase. The method used in this study is the R & D (method Research and Development). This study aims to produce a tool that can controlling the temperature in the cabin of a car with a high temperature when the car is parked in an open area, by utilizing the cold side of the thermoelectric module. The microcontroller contained in the W1209 TSC (module is Temperature Switch Control) considered suitable as a control system used in this tool. For the reading of the temperature value, the temperature sensor used with the type Thermister NTC has been tested for the accuracy of the reading so that temperature readings are more accurate. The results of this study are that the tool can reduce the temperature in the car cabin and can help AC (Air Conditioner) in accelerating cooling in the car cabin. ABSTRAK Pada saat pengemudi mobil pribadi sedang melakukan perjalanan pasti secara spontan pengemudi mobil akan langsung menghidupkan pengkondisi udara atau AC (Air Conditioner) di dalam kabin mobil, ketika mobil terparkir dan keadaan mesin mobil pun dimatikan secara otomatis AC didalam kabin mobil pun akan mati. Keadaan mobil yang terparkir tersebut akan membuat udara didalam kabin akan berubah dan membuat suhu udara dalam kabin pun akan meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R&D (Research and Development) Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat yang dapat mengendalikan suhu dalam kabin mobil yang bertemperatur tinggi saat mobil terparkir diarea terbuka, dengan memanfaatkan sisi dingin dari modul termoelektrik. Mikrokontroler yang terdapat dalam modul W1209 TSC (Temperature Switch Control) dianggap cocok sebagai sistem kontrol yang digunakan pada alat ini. Untuk pembacaan nilai suhu digunakan sensor suhu dengan jenis Thermister NTC yang telah diuji tingkat akurasi pembacaannya sehingga pembacaan suhu menjadi lebih akurat. Hasil dari penelitian ini adalah alat mampu menurunkan suhu dalam kabin mobil dan dapat membantu AC (Air Conditioner) dalam mempercepat pendinginan pada kabin mobil