Lisnawati Lisnawati
STAI Darul Kamal NW

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Ideal Pendidikan Islam Menurut Pandangan Ibnu Khaldun dan Hubungannya dalam Konteks Pendidikan Modern Lisnawati Lisnawati
Jurnal Al-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2017): Pendidikan dan Sosial
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.529 KB)

Abstract

Ibnu Khaldun adalah salah satu tokoh pendidikan Islam, ide-idenya tentang pendidikan tertuangkan dalam bukunya yang berjudul “Muqaddimah”. Pemikiran Ibnu Khaldun tentang konsep pendidikan Islam masih relevan hingga saat ini. Konsep tersebut meliputi: pengembangan sumber daya manusia, perumusan tujuan pendidikan yang idealis dan realistis, penyusunan kurikulum sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik, metode pengajaran yang dimulai dengan proses belajar mengajar tentang masalah yang sederhana sampai kepada masalah yang lebih komplek serta mengedepankan pendidikan karakter atau akhlakul karimah. Seperti pendidikan saat ini Ibnu Khaldun memperingatkan bahwa dalam proses belajar hubungan interaktif antara pendidik dan siswa mutlak dibutuhkan demi tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan.
PENDIDIKAN ISLAM DAN LIBERALISME DI TENGAH PUSARAN ARUS KAPITALISME Lisnawati Lisnawati
Jurnal Al-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2016): Pendidkan Kajian Tokoh
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.983 KB)

Abstract

Pendidikan Islam dan Pendidikan liberal merupakan konsepsi teoritis  dalam mendesain pendidikan yang mengusung nilai-nilai humanis, demokratis dan membebaskan yang didasari oleh nilai-nilai islami. Sehingga konsepsi pendidikan Islam fundamental lebih di elaborasi lagi dalam persepektif Islam sehingga menemukan titik temu antara pendidikan Islam yang selama ini dianggap kaku, rigit  dan anti perubahan dengan konsep pendidikan liberal yang selama ini di klaim sangat idealis dan finacial orineted  dalam mengkonstruksi pendidikan konsepsi pendidikan dewasa ini. Selama ini respont yang digunakan oleh kelompok Islam dalam menghadapi serangan kapitalisme dalam sistem pendidikan Islam masih bersifat afirmatif yakni menguatkan keotentikan  Islam. Dalam kondisi seperti ini pendidikan Islam ditantang untuk dapat meretas  adanya distorsi nilai kemanusiaan, dengan demikian pendidikan Islam  untuk dapat kembali pada perannya sebagai institusi pematangan nilai-nilai kemanusiaan dan mengangkat harkat dan martabat manusia. Tugas yang cukup berat bagi institusi pendidikan Islam untuk mengembalikan pergeseran nilai kemanusiaan  tersebut. Pendidikan selama ini dianggap sebagai pabrik intlektual yang hanya mampu melahirkan aktor intlektual yang cerdas sementara proses penanaman nilai kemanusiaan seringkali terabaikan.