Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Penambahan Aditif Golongan Karboksilat dalam Menghambat Laju Pembentukan Endapan Kalsium Sulfat Suharso, Suharso; Buhani, Buhani
Jurnal Natur Indonesia Vol 13, No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.805 KB) | DOI: 10.31258/jnat.13.2.100-104

Abstract

Scale formation is a serious problem encountered in many industries including oil or gas production, watertransport, power generation and batch precipitation. Several additives used have been known to inhibit scaleformation. This method is used because it is cheaper and effective in inhibiting scale formation. At this research,it was invesigated the effect of additional additive from carboxyl groups like citric acid, oxalate acid, and benzoicacid as inhibitor of kalsium sulfate (CaSO4) scale formation using conductivity method at temperature of 400C. Theresult showes that additives used are able to inhibit kalsium sulfate (CaSO4) scale formation under this condition.
Pengaruh Material Clay (Kaolinite/Illite) Terhadap Maturasi dan Potensi Material Organik Untuk Dasar Pengolahan Material Ser pih Sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM Dewanto, Ordas; Soegijono, Bambang; Suharso, Suharso
Jurnal Spektra Vol 14, No 2 (2013): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material serpih atau material organik sejenisnya, masuk dalam kategori kerogen tipe II. Untuk mengembangkan dan membantu proses pengolahan atau pemanfaatan material organik tersebut, maka sangat perlu dilakukan penelitian yang lebih spesifik tentang material serpihberupa kelompok senyawa siklik/alifatik yang berakumulasi di dalam material clay tersebut.Material clay yang mengandung kaolinite/illite tentunya akan sangat mempengaruhi material organik tersebut, misalnyajumlah kandungan organik karbon dalam clay dan kematangan termalnya. Pengukuran tingkat kematangan termal materialclay-organik dilakukan berdasarkan harga temperatur maksimum (Tmax) dari analisis pirolisis. Hasil dari analisismenunjukkan bahwa material clay dengan volume yang lebih besar dari pada material organik ternyata sangat berperan besardalam proses maturasi. Kemudian jenis material clay yang didominasi oleh material karbonat, hasilnya menunjukkanpenurunan pada proses maturasi. Selain itu ditentukan juga tipe material serpih menggunakan data pirolisis rock-eval. Kombinasi antara indeks hidrogen (HI) dan Tmax pada diagram van Krevelen menunjukkan kerogen tipe II yang lebih cenderung berpotensi sebagai minyak dan gas.Kata kunci:material serpih, kerogen, kaolinite/illite, siklik/alifatik, maturasi
Mengembangkan Kemampuan Manajemen Waktu Melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Kontrak Perilaku Harlina, Anisa Puji; Suharso, Suharso; Sri Hartati, Maria Theresia
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang mengembangkan kemampuan manajemen waktu melalui layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku pada siswa kelas VIII B SMP N 21 Semarang. Populasinya adalah seluruh  kelas VIII SMP N 21 Semarang yang berjumlah 224 siswa dan sampel yang berjumlah 28 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner manajemen waktu. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji t ( t-test). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perkembangan kemampuan manajemen waktu melalui layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku, dengan nilai rhitung = 20,64 > rtabel = 2,052. Simpulan dari penelitian ini yakni kemampuan manajemen waktu dapat dikembangkan melalui layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku kepada siswa sebagai strategi alternative untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan manajemen waktu. The purpose of the study was to get information or empirical finding about developing the skill of time management, through mastery of content service with behavior contract technique to the eighth grade students B class of SMP N 21 Semarang. The population was all student of the VIII B class in SMP N 21 Semarang, which consenst of  244 students  Purposive sampling technique was used in this study, samples were 28 students. Data collection techniques using time management questionnaire. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data collecting technique using quesionnaire in form of time management skill. Data analysis used pearson product moment, descriptive percentage, and t-test. The result of study showed there was development of time management thrught mastery of content service with behavior contract technique withrcount=20,64>rtable=2,052. The conclusion of study was time management skill could be developed through mastery of content service with behavior contract technique.  It is hoped that the teacher as a guide can be more intensively do mastery of content service with behavoir contract tehnique to the students as an alternative strategy to help students develop time management skill.
ERADICATION DEVELOPMENT OF CORRUPTION AND NEOLIBERALISM IN THE CURRENT ERA Susila, Agna; Suharso, Suharso
Varia Justicia Vol 14 No 2 (2018): Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.204 KB) | DOI: 10.31603/variajusticia.v14i2.2418

Abstract

The practice of Corruption has been prevented and eradicated along with the development of the ideology of new liberalism (neoliberalism) which seems increasingly difficult to avoid and control. This study aims to analyze the evolution of eradicating Corruption and the development of unstoppable neoliberalism movement. This study uses normative methods (legal research) with short cases and conceptual approaches. The two issues above are a big problem in our country because no matter how strong the prevention and eradication efforts are carried out, it turns out case by case that proves the existence of acute "immunity" from these two diseases, so it needs an "effective" therapy to deal with it. Pancasila became one antidote to inhibit the breeding of two of the above diseases. Like cancer cells, the family is the primary key to the goal of preventing the spread of this disease. Therefore, efforts to isolate the family from the contamination of the two conditions above are an essential solution.
Studi Pengembangan Diri (Bakat Minat) pada Siswa Komunitas Sastra di Sekolah Alternatif Qoryah Thoyyibah Salatiga Antika, Bregita Rindy; Suharso, Suharso; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 3 (2013): September 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena yang ada di sekolah alternatif qoryah thoyyibah bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah alam yang berlandaskan konsep kemandirian siswa, tidak ada proses belajar mengajar, tidak ada guru tetap dan tidak ada konselor sekolah yang membantu siswa untuk mengembangkan diri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan diri siswa dari raw input-proses-output. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitiannya yaitu 13 orang siswa, 2 guru pendamping dan kepala sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa Proses pengembangan diri di sekolah alternatif qoryah thoyyibah berdasarkan kemandirian siswa. Sesuai dengan teori belajar humanistik, Siswa didorong untuk bebas mengemukakan pendapat, memilih pilihannya sendiri, melakukan apa yang akan diinginkan dan menanggung resiko dari perilaku yang dtunjukkan. Peran guru dan siswa dalam proses pengembangan diri sangat penting, karena guru adalah sebagai fasilitator dan juga  guru memberikan motivasi. Dalam proses pengembangan diri bergantung pada kreatifitas guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan lain dalam mengelola dan mengembangkan program-program sekolahnya. Siswa dapat mengembangkan bakat minatnya karena mereka melaksanakan komitment awal belajar dengan baik dan disiplin sehingga tercapai target dan keinginan masing-masing siswa.   The research was based on the phenomenon that is in an alternative school Qoryah Thoyyibah which is based on the concept of self-sufficiency of nature students, no teaching and learning, there is no permanent teacher and no school counselor helps students in self development. The purpose of this study is to determine the student development process from raw input-process-output. The Type of the research is descriptive research with a case research approach. The Research takes samples at 13 students, 2 teachers and an Headmaster. the Methods of data collecting is using interview, observation and documentation. The study says that the process of self-development in alternative schools Qoryah Thoyyibah is by students it selves. According to humanistic learning theory. The role of teachers and students in the process of self-development is very important. In the process of self-development is depends on the creativity of the teachers, principals, and other education personnel in managing and developing school programs. Students can develop their talents because they pay attention to their commitment  and discipline as they carry out their interest to learn in order to reach goals and desires of each student.
Faktor Determinan Kemampuan Perencanaan Karier Siswa SMA Negeri Se-Kabupaten Tegal Suharso, Suharso; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan kemampuan perencanaan karier siswa. Jenis penelitian adalah penelitian survey. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Tegal. Teknik sampling yang digunakan Cluster Sampling Proporsional. Metode pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Analisis datanya menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan faktor keluarga menjadi faktor determinan terhadap kemampuan perencanaan karier siswa dengan perolehan persentase sebesar 80% yang berada dalam kategori tinggi. Sedangkan faktor belajar menjadi faktor yang kurang determinan terhadap kemampuan perencanaan karier siswa dengan perolehan persentase sebesar 67% yang berada dalam kategori sedang. Simpulan dari penelitian ini, faktor keluarga menjadi faktor determinan terhadap kemampuan perencanaan karier siswa. The purpose of the study was to find out the determinant  factor of students career planning ability. This research was using survey research with XI grades students of State Senior High Schools in Tegal regency as the population. Proportionate cluster sampling technique was used  in this study. Method for collecting data was used close questionnaire. The data analysis used descriptive percentages.The results showed family factor become the determinant factor of students career planning ability with the percentage of 80 % which is in the high category while learning factor become less determinant factor of the ability of students career planning with a percentage of 67%  in the medium category . It can concluded that family factor become  determinant factor in the ability of students career planning.
Faktor Determinan Ketidakterlaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok SMK Se-Kota Pekalongan Faizah, Sakinah; Suharso, Suharso; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menjadi determinan dalam ketidakterlaksanaan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survai. Populasi dalam penelitian ini adalah konselor di SMK se-Kota Pekalongan. Teknik sampling yang digunakan adalah  teknik  purposive sampling, karena ada sekolah yang tidak terdapat subjek penelitian dalam hal ini konselor dan sekolah yang tidak memungkinkan untuk dilakukan penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan angket yang diberikan kepada konselor. Teknik analisis data menggunakan analisis faktor dan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal berpengaruh lebih besar dari faktor eksternal, sehingga menjadi determinan dalam ketidakterlaksanaan layanan bimbingan kelompok. Faktor internal yang menjadi determinan adalah kompetensi profesional, kemudian untuk faktor ekternal komponen yang menjadi determinan dalam ketidakterlaksanaan layanan bimbingan kelompok adalah beban tugas konselor. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor internal menjadi determinan dalam ketidakterlaksanaan layanan bimbingan kelompok. Dengan kata lain komponen dari faktor internal dan eksternal yang menjadi determinan dalam ketidakterlaksanaan layanan bimbingan kelompok adalah kompetensi profesional dan beban tugas konselor. The purpose of this research was to describe the determine factor of the undone guidance group services. This research is included in type of survey research. The population in this study are all of counselors in SMK Pekalongan. The sampling technique used in this research is purposive sampling techniques, because there school didn’t have a subject research it mean a counselor and there a school may not to let in this research. Methods for collecting data using questionnaires given to counselors respondents. The  analysis techniques using factor analysis and descriptive percentage. The results showed that internal factor more influence than the external factor it’s mean that the internal factor being a determine in the undone guidance group services. the most contribute in the internal factor  component is professional factor, then in  the external factor the most contribute component in the undone guidance groups service is high task level of couselor. So the conclution in this research is internal factor being a determine in the undone guidance groups service,in the other side the internal factor and external being determine in the undone group services are profesional factor and the high task of couselor.
Kepercayaan Diri Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa Kelas VII (Studi Kasus) Dewi, Danti Marta; Supriyo, Supriyo; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Metode penelitian dengan penelitian kualitatif, pendekatannya studi kasus. Peneliti menentukan empat orang siswa sebagai subjek penelitian, DS dan MR, siswa dengan kepercayaan tinggi dan YB dan ZD, siswa dengan kepercayaan diri rendah. Menggunakan instrumen wawancara, obervasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian DS dan MR mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi, ditandai dengan tenang dalam mengerjakan suatu hal, memiliki kemampuan sosialisasi yang baik, memiliki pandangan positif terhadap diri sendiri, berpandangan positif terhadap orang lain, berpandangan positif terhadap kemampuan yang dimiliki dan berusaha untuk menghadapi kegagalan. YB dan ZD mempunyai tingkat kepercayaan diri rendah ditandai dengan gugup dalam melakukan suatu, kemampuan sosialisasinya rendah, berpandangan negatif terhadap dirinya sendiri, memandang orang lain memiliki banyak kelebihan dan dia mempunyai banyak kekurangan, tetapi sudah bisa menghadapi kegagalan dengan cukup baik. orang tua DS dan MR menerapkan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh tipe demokratis, YB diasuh dengan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh otoriter, ZD diasuh dengan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh Permissive-indulgent. Dapat disimpulkan bahwa seorang seorang anak yang diasuh dengan kecenderungan tipe otoritatif atau demokratis akan mempunyai kepercayaan diri yang lebih tinggi.   The purpose of this research to determine students in term of parenting style. This research is qualitative research methods with a case study approach. Researchers determined the four students as research subjects, two students with high self confidence (DS and MR) and two students with low self confidence (YB and ZD). Instruments used interviews, observation, documentation. The results showed that  DS and MR had a high level of confidence, which is characterized by calm in doing a thing, have good social skills, have a positive perception of theirself, have a positive outlook towards others, a positive perception of the capabilities and do not give up easily when faced with failure. YB and ZD have low confidence levels which characterized by are often nervous of doing one thing, poor coping skills, sometimes have negative view of theirself, looking at other people has many advantages meanwhile,their have a lot of deficiencies,but their deal with failure well enough. DS and MR educated with democratic parenting, YB educated with authoritarian parenting, and ZD educated with Permissive-indulgent parenting. It can be concluded that a child who was educated by authoritative or democratic parenting type will have a higher confidence.
Meningkatkan Kematangan Emosi Melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Bermain (Games) Riza, Miftakhatun; Awalya, Awalya; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan kematangan emosi melalui layanan penguasaan konten dengan teknik bermain (games) pada siswa kelas IV SD N 01 Sijambe. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD N 01 Sijambe yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kematangan emosi. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji beda t-Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan kematangan emosi melalui layanan penguasaan konten dengan teknik bermain (games), dengan nilai thitung = 15,064 >  ttabel = 2,038.  Simpulan dari penelitian ini yakni kematangan emosi dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten dengan teknik bermain (games). The purpose of this research is to get information or empirical finding about increase the emotional maturity, through mastery of content service with games technique to the fourth grade students class of SD N 01 Sijambe. This study is quasi-experimental. Subjects in this research were 33 students in grade IV of SD N 01 Sijambe. Data collection techniques using emotional maturity scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used descriptive percentage, and t-Test. The result of study showed there was increase of emotional maturity through mastery of content service with games technique with rcount=15,064>rtable=2,038. The conclusion of study was emotional maturity could be increased through mastery of content service with games technique.
Hambatan Pelayanan BK di Luar Jam Pelajaran dan Upaya Mengatasinya di SMA Kabupaten Brebes Prasetyaningtyas, Noviana; Sugiharto, DYP; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the barriers in the implementation of guidance and counseling services outside school hours in the school as Brebes and how efforts to overcome them. Type of research is descriptive research with survey method. The population in this study were all high school counselors as Brebes implementing guidance and counseling services outside school hours to 78 counselors. The research sample using cluster sampling is 30 counselors. Data was collected using questionnaires. Percentage of descriptive data analysis techniques. The results showed the percentage level of resistance for counselor competencies 72% in the high category, creativity counselor 73% higher, 79% higher work motivation, 75% of high school principals, teachers of 66% medium, perceptions and interests of students and 77% higher infrastructure 71% higher.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agna Susila, Agna Agus Setiadi Ahmad Rizqiyani, Ahmad Ali Rahmat Ana Mar Atul Hasanah, Ana Mar Atul Anggraini, Weni Anisa Puji Harlina, Anisa Puji Anwar Sutoyo Asti Rahmawati, Asti Awalya Awalya, Awalya Bambang Soegijono Bregita Rindy Antika, Bregita Rindy Budiharto Budiharto Buhani Buhani Carti Carti, Carti Catharina Tri Anni, Catharina Tri Chrismonita, Verent Nadya Danang Januar, Danang Danti Marta Dewi, Danti Marta Desta Rizky Budiarti, Desta Rizky Diyah Ayu Alfiani, Diyah Ayu Dyah Adriantini Sintha Dewi DYP Sugiharto, DYP edy susanto Eko Nusantoro Firda Primaheni, Firda Gus Riries Nahdliyatul Awaliyah, Gus Riries Nahdliyatul Habib Muhsin Syafingi Hardiyanto Hardiyanto Heru Mugiarso Jaya, Tisaga Purnama Jaya, Tisaga Purnama Kartikaningsih Kartikaningsih Khuluk, Rifki Husnul Kristiawan, Pingkan Rachmadani Kusnarto Kurniawan Legowo, Anang M Lestari, Devi Mukti Miftakhatun Riza, Miftakhatun Miskiya, Lu'luatun Muhsin Syafingi, Habib Munawaroh, Eem Muslikah Muslikah, Muslikah Noviana Prasetyaningtyas, Noviana Ordas Dewanto, Ordas Petra Adhianto Putro, Petra Adhianto Prabowo, Aji Pramastanti, Wielina Ika Pramastanti, Wielina Ika Priyono, Lusyawati Wahyu Priyono, Lusyawati Wahyu Rasida, Asda Rifani, Endang Riko Noviadi Robai, Robai Robai, Robai Rosdiana, Gesti Sakinah Faizah, Sakinah Saputra, Fikie Sinta Saraswati Siti Nurhadi, Siti Sri Hartati, Maria Theresia Sri Hartati, Maria Theresia Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Sunawan Sunawan Supriyo Supriyo Susilawati, Susilawati Syifa, Layyinatus Trecy Whitny Santoso, Trecy Whitny Tutut Yunita Retnomanisya, Tutut Yunita Yasinta Nur Miftakhul Jannah, Yasinta Nur Miftakhul Yulianto, Yoga Farhan