Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

THE PROFILE OF EFL LEARNERS AS MEASURED BY AN ENGLISH PROFICIENCY TEST Suharyadi, Suharyadi; Sulistyo, Gunadi Harry
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol 5, No 1: May 2018
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v5i1.570

Abstract

This study aims at examining the profile of the students’ English proficiency in the Department of English, Universitas Negeri Malang (UM). A number of 277 students across admission classes: 2016, 2015, 2014, and 2013 were involved in the study. Their proficiency was measured using a paper-and-pencil TOEFL-like test. The subtests reliability was assured. The data was analyzed using descriptive and inferential statistical analyses. The results show no respondent reached the advanced level; the majority was in the low intermediate level. The respondents’ score was not linear with their year of admission classes. However, a linearly increasing average score was observed from the scores of Classes of 2015, 2014, and 2013 respectively. Statistical differences in the mean scores of the students across admission classes were observed. Particularly, the mean score of Class of 2016 differed from those of Classes of 2015, 2014, and 2013. Similarly, the mean score of Class of 2013 differed statistically from that of Classes of 2016, 2015, and 2014. However, the mean score of Classes of 2014 and 2015 did not differ statistically. Statistically the mean scores of Classes of 2014 and 2013 in the first semester and those of Classes of 2014 and 2013 in their fifth and seventh semester differed. Next, no evidence of statistical differences was observed in the mean score of the students across different study programs in their seventh semester. Finally, none of Class of 2013 exactly met the graduate profile. However, those beyond the profile and those below the profile were marginally comparable. These findings were further discussed.
SINTESIS NANOPARTIKEL ZINC FERRITE (ZnFe2O4) DENGAN METODE KOPRESIPITASI DAN KARAKTERISASI SIFAT KEMAGNETANNYA Suharyadi, Edi; Mutmainnah, -; Asmin, La Ode
Jurnal Spektra Vol 16, No 3 (2015): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakNanopartikel Zinc Ferrite (ZnFe2O4) telah disintesis dengan metode kopresipitasi. Nanopartikel disintesis dengan variasi konsentrasi NaOH 1,5 M; 3 M; dan 6 M dan suhu sintesis pada suhu ruang, 60oC, dan 90oC. Karakterisasi struktur kristal dan morfologi sampel menggunakan X-ray Diffraction (XRD) dan Transmission Electron Microscopy (TEM) menunjukkan bahwa sampel merupakan fasa ZnFe2O4 berstruktur spinel campuran normal dan invers. Ukuran partikel dihitung dengan menggunakan persamaan Scherrer diperoleh bahwa ukuran partikel menurun dengan peningkatan konsentrasi NaOH dan menurunnya suhu sintesis. Ukuran partikel sampel dengan variasi konsentrasi NaOH yaitu 1,5 M; 3 M; dan 6 M berturut-turut adalah 8,4; 7,3 dan 5,6 sedangkan dengan variasi suhu sintesis yaitu pada suhu ruang, 60oC dan 90oC berturut-turut adalah 8,1; 8,4 dan 9,2 nm. Karakterisasi sifat magnetik menggunakan Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan bahwa sampel dengan variasi konsentrasi NaOH memiliki koersivitas meningkat dengan menurunnya ukuran partikel. Sementara sampel dengan variasi suhu, semakin tinggi ukuran partikel, koersivitasnya cenderung meningkat. Pada 15 kOe, ukuiran partikel 5,6 nm dengan rasio fasa α-Fe2O3 terendah memiliki nilai magnetisasi tertinggi yaitu 16,510 emu/g dan koersivitas tertinggi yaitu 47,06 Oe. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ukuran partikel dan kehadiran fasa α-Fe2O3 mempengaruhi sifat kemagnetan nanopartikel ZnFe2O4.Kata kunci: nanopartikel, zink ferit (ZnFe2O4), kopresipitasi. AbstractZinc Ferrite Nanoparticles (ZnFe2O4) have been synthesized by co-precipitation method. The nanoparticles were synthesized with various concentration of NaOH 1,5 M; 3 M and 6 M and synthesis temperature at room temperature, 60oC and 90oC. The characterization of the crystal structure and morphology of samples by using X-ray Diffraction (XRD) and Transmission Electron Microscopy (TEM) showed that the samples were phase ZnFe2O4 with mixture of normal and inverse spinel structures. The particle size estimated using the Scherrer formula were found that the particle size decrease with increasing of NaOH concentrations and decreasing of synthesis temperature. The particle size samples with various concentration of NaOH of 1.5; 3 and 6 M are 8.4; 7.3 and 5.6 nm respectively, whereas with various synthesis temperature of room temperature, 60 and 90oC are 8.1; 8.4 and 9.2 nm, respectively. Characterization of magnetic properties by using Vibrating Sample Magnetometer (VSM) showed that the samples with various concentration of NaOH has a coercivity increases with decreasing particle size. Meanwhile for several of synthesis temperature, the increasing of particle size, than the coercivity tends to increase. At 15 kOe, the particle of size 5.6 nm with the lowest phase ratio of α-Fe2O3 has the highest magnetization of 16.510 emu/g and the highest coercivity of 47.06 Oe. Based on the results it can be concluded that the particle size and the appearance of α-Fe2O3 influence the magnetic properties of ZnFe2O4 nanoparticle.Keywords: nanoparticles, zinc ferrite (ZnFe2O4), co-precipitation.
STUDI AWAL DEPOSISI LAPISAN TIPIS YTTRIA-STABILIZED ZIRCONIA (YSZ) PADA SUBSTRAT BAJA FERITIK DENGAN METODE PLD - PULSED LASER DEPOSITION Agusutrisno, Agusutrisno; Suharyadi, Edi; Mardiyanto, Mardiyanto; Rivai, Abu Khalid
Jurnal Spektra Vol 16, No 1 (2015): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakStudi awal lapisan tipis Yttria-Stabilized Zirconia (YSZ) telah berhasil dideposisi di atas substrat baja feritik dengan teknik Pulsed Laser Deposition (PLD) di fasilitas laboratorium Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju - BATAN. Lapisan tipis ini dideposisi dengan tekanan chamber dalam rentang 200 mTorr hingga 225 mTorr dengan temperatur substrat pada temperatur ruang serta pulsa tembakan laser adalah 30×1000 tembakan dengan frekuensi 10 Hz. Selanjutnya sampel yang diperoleh dianalisis dengan Optical Microscope (OM), X-Ray Diffractometer (XRD), Raman Spectrometer dan Atomic Force Microscope (AFM). Sebagai bahan perbandingan sampel tersebut dipanaskan (annealing) pada temperatur 800oC kemudian dikarakterisasi dengan metode yang sama. Hasil analisis secara visual maupun dengan OM serta AFM menunjukkan bahwa lapisan YSZ telah terdeposisi di atas permukaan substrat baik sebelum dipanaskan maupun setelah dipanaskan. Karakterisasi struktur kristal sampel menggunakan X-ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa derajat kristalinitas lapisan tipis YSZ masih rendah baik dengan substrat dipanaskan maupun tanpa dipanaskan. Karakterisasi Raman Spectroscopy menunjukkan bahwa pada deposisi dengan temperatur ruang belum tampak dengan jelas ikatan dan fasa YSZ. Sedangkan pada sampel dengan substrat dipanaskan menghasilkan puncak pada 550 cm-1 yang menunjukkan bahwa lapisan cenderung amorf. Karakterisasi topografi permukaaan menggunakan AFM menunjukkan bahwa sampel yang dideposisi menggunakan teknik PLD menghasilkan surface roughness yang sangat halus dalam rentang nano-meter sehingga berpotensi digunakan sebagai aplikasi Thermal Barrier Coating (TBC) pada material temperatur tinggi.Kata kunci: Lapisan tipis, Yttria-Stabilized Zirconia (YSZ), Pulsed Laser deposition (PLD), baja, nano-meter AbstractPRELIMINARY STUDY OF A YTTRIA-STABILIZED ZIRCONIA (YSZ) THIN FILM DEPOSITION ON A FERRITIC STEEL SUBSTRATE USING PLD - PULSED LASER DEPOSITION METHOD. A thin film of Ytrria-Stabilized Zirconia has been deposited on a ferritic stainless steel by Pulsed Laser Deposition (PLD) at laboratory facilities of Center For Science and Technology of Advanced Materials-BATAN. The thin film was deposited with the chamber pressure range of 200 mTorr to 225 mTorr, substrate temperature at room temperature, and 30x1000 shots of pulsed-laser with 10 Hz of frequency. Afterward, the sample was analyzed using Optical Microscope (OM), X-Ray Diffractometer (XRD), Raman Spectrometer and Atomic Force Microscope (AFM). As for comparison analysis, the sample was annealed at 800oC then characterized using the same methods. The result of analyses with visually and using OM then AFM showed that the thin film of YSZ was deposited on the surface of the substrate. The characterization of the crystal structure of the sample by using XRD showed that the crystallinity degree of thin film with the substrate both with and without annealing was still low. Raman spectroscopy characterization showed that the bond and phase of YSZ deposition with the substrate at room temperature were not clearly formed. Whereas the sample was annealed resulted peak at 550 cm-1, which is showed that the thin film was still amorphous. Surface topography characterization using AFM showed that the surface roughness of the sample deposited by PLD method was relatively smooth in the range of nano-meter.Keywords: Thin film, Yttria-Stabilized Zirconia (YSZ), Pulsed Laser Deposition (PLD), steel, nano-me
Kajian Sifat Dielektrik pada Nanopartikel Magnetite (Fe3O4) yang Dienkapsulasi Polimer Polyethylene Glycol (PEG-4000) Heriansyah, -; Mustawarman, -; Suharyadi, Edi
Jurnal Spektra Vol 16, No 3 (2015): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKajian sifat dielektrik telah dipelajari pada nanopartikel magnetite (Fe3O4)  yang dienkapsulasi polimer Polyethylene Glycol (PEG-4000) dengan variasi konsentrasi 0%, 33%, 50% dan 75%  pada jangkauan frekuensi 10-120 kHz. Sifat dielektrik diukur menggunakan spektroskopi impedansi, dengan hasil berupa konstanta dielektrik riil (εr’), dielektrik imajiner (εr”), dan rugi tangen  (tan δ). Konstanta dielektrik mengalami penurunan dengan meningkatnya frekuensi yang disebabkan polarisasi interfacial, hal ini sesuai  dengan  model dua lapisan dari  Maxwell-Wagner. Selain itu Konstanta dielektrik menurun dengan meningkatnya konsentrasi PEG-4000. Terlihat pada frekuensi 10 kHz konstanta dielektrik sampel dengan konsentrasi PEG 33% dan 50%  masing-masing bernilai 252,5 dan 208,6.Hal ini terjadi karena ukuran yang besar lebih konduktif dari ukuran yang kecil. Selain itu terdapat pengaruh fase lain yang muncul pada sintesis nanopartikel magnetite (Fe3O4)  yang dienkapsulasi PEG terhadap sifat dielektrik. Rugi tangen  mengecil dengan meningkatnya frekuensi dan meningkat dengan bertambahnya konsentrasi PEG. Hasil pengukuran sifat dielektrik menunjukkan keoptimalan pada sampel yang dienkapsulasi dengan konsentrasi PEG yang rendah, dikarenakan memiliki kehilangan energi yang kecil, dan sifat dielektrik menurun tidak begitu signifikan.Kata kunci: Dielektrik riil, Dielektrik imajiner, Fe3O4 , Polyethylene Glycol (PEG). AbstractDielectric properties of Fe3O4 nanoparticles encapsulated with polymer Polyethylene Glycol (PEG-4000) have been studied under various concentration 0%, 33%, 50% and 75% in the  frequency range 10-120 kHz. Dielectric properties measured by impedance spectroscopy, and obtained real dielectric constant (εr’), imaginary dielectric (εr”), and loss tangent. Dielectric constant decreased rapidly with increasing frequency because of the interfacial polarization, this phenomena corresponding to the two-layer model as predicted Maxwell-Wagner. Moreover, the higher PEG concentration, the lower the value of dielectric constant. At the frequency 10 kHz, dielectric constant of the sample with 33% and 50% concentration of PEG is 252.5 and 208.6 respectively. This occurred because the bigger grain size more conductive than the small one. Besides that, found the influence of the other phases that appear on the synthesis of Fe3O4 nanoparticles encapsulated with PEG to the dielectric properties. The loss tangent decreases as the increase of frequency, and it increases as the increase PEG concentration.  The results show that the dielectric properties of the sample, reach the optimal value with the low PEG concentration, since it has a low dissipation and the decrease of dielectric properties is not significant.Keywords: Real Dielectric, Imaginayr Dielectric, Fe3O4 , Polyethylene Glycol (PEG).
Perbandingan Pengelolaan Lingkungan pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Aplikasi Anorganik Chelated dengan Probiotik Parlina, Iin; Nasirin, Nasirin; Ihsan, Iif Miftahul; Suharyadi, Suharyadi; Syaputra, Affandi; Budiani, Sri; Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 19 No. 1 (2018)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.407 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v19i1.2533

Abstract

Penggunaan probiotik untuk meningkatkan kualitas budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) telah banyak diterapkan pada tambak udang untuk membantu meningkatkan produktivitas tambak. Salah satu kelemahan probiotik adalah proses yang panjang dan tidak terukur dengan baik, karena mikroorganisme probiotik sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan dan bagaimana perlakuan selama aplikasi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif untuk pengembangan aditif kelautan dalam kegiatan budidaya udang. Studi penggunaan dilakukan pada skala proyek percontohan dengan menggunakan 2 plastik beton bertulang berukuran 8m x 4m x 1m dengan volume 40m2. Untuk membandingkan perlakuan antara metode konvensional (Pond A sebagai kontrol) dan chelated agent (Pond B). Dalam perawatan menggunakan agen chelated, kolam dioperasikan tanpa proses sterilisasi. Konsentrasi Chelate yang digunakan adalah 300 ppm. Parameter kualitas air yang telah dipantau adalah suhu, salinitas, nitrit, nitrat, TOM, dan DO. Hasilnya menunjukkan bahwa tanpa melalui proses operasi yang rumit, penambahan aditif kelautan chelate meningkatkan pertumbuhan udang vaname dibandingkan dengan yang konvensional. Kisaran kualitas air masih dalam kisaran yang wajar untuk kehidupan udang vaname.
HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM PROSES GANTI KERUGIAN TANAH PELEBARAN JALAN TRANS SULAWESI POROS MAKASSAR-PAREPARE DI KABUPATEN PANGKEP Suharyadi, Edi; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the form of communication that is done in the process of land restitution, factors that become an obstacle in the process of restitution of land and also determine whether communication in the ground damages the widening of the Trans Sulawesi Makassar-Pare Pare shaft in the District implemented Pangkep.Penelitian by using research methods kualitatif.Subyek this study consisted of 24 community informants comprised of landowners, community leaders, political leaders, lawyers, and related SKPD on government Pangkep. The research data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation were then analyzed using descriptive analysis kualitatif. research results obtained show that the obstacles that arise in the process of restitution of land for the construction of the Trans Sulawesi in Pangkep is disagreement on the amount of damages because the difference in price fixing base compensation between the government and society caused by several factors including bureaucratic communication, frame of mind, psychological, interests, and prejudices.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dilakukan dalam proses ganti kerugian tanah,faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam proses ganti kerugian tanah dan apakah komunikasi turut menentukan dalam ganti kerugian tanah pelebaran jalan Trans Sulawesi Poros Makassar-Parepare di Kabupaten Pangkep.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Subyek penelitian ini terdiri dari 24 orang informan yang terdiri dari masyarakat pemilik tanah, tokoh masyarakat, tokoh politik, pengacara, dan SKPD terkait lingkup Pemda Pangkep . Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa hambatan-hambatan yang timbul dalam proses ganti kerugian tanah untuk Pembangunan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Pangkep adalah ketidaksepakatan tentang besaran ganti kerugian karena perbedaan dasar penetapan harga ganti kerugian antara pemerintah dengan masyarakat yang disebabkan oleh beberapa faktor komunikasi diantaranya birokrasi, kerangka pikir,psikologis , kepentingan, dan prasangka. 
Adsorpsi Logam Tembaga (Cu), Mangan (Mn) dan Nikel (Ni) dalam Artificial Limbah Cair dengan Menggunakan Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) Mahmudah, Diah; Sakinah, Nurhidayati; Suharyadi, Edi
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 4, No 02 (2014): IJAP Volume 04 Issue 02 Year 2014
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v4i02.4974

Abstract

Magnetite (Fe3O4) nanoparticles have been successfully synthesized using co-precipitation method and have been used for removing Cu, Mn and Ni metals ions from artificial wastewater. Ability of removing metal ions with Fe3O4 against pH, adsorbent particle size, readsorption and by addition of Polyethylene Glycol (PEG-4000) as coating agent of adsorbent have been studied. The adsorption process was found to be pH-dependent. Maximum adsorption at pH 12 for most of the metal ions with percent of sorption Cu 99.79%, Ni 69.83% and Mn 44.53%. Using adsorbent with 12 nm of particles size, readsorption process and by addition of Polyethylene Glycol (PEG-4000) as coating agent of adsorbent also made the ability of removing metals ions increasing. Preliminary results indicate that magnetite nanoparticles may be used as an adsorbent for removal of Cu, Mn and Ni from wastewater.
Synthesis and Characterization of the Microstructure and Functional Group Bond of Fe3o4 Nanoparticles from Natural Iron Sand in Tobelo North Halmahera Indrayana, I Putu Tedy; Malega, Ferni; Suharyadi, Edi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.878 KB) | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v7i2.2913

Abstract

The Fe3O4 nanoparticles have been successfully synthesized from natural iron sand by using co-precipitation method at a temperature of 56oC. The elemental identification, structural characterization, and bonding analysis were carried out using XRF, XRD, and FTIR, respectively. The sample nanoparticles contain elements of Al, P, Ca, Ti, V, Cr, Mn, Ni, Cu, Zn, Rb, Re, Bi, and Fe. The composition of Fe element is 87.37%. The sample of the nanoparticle exhibited as the Fe3O4 which was shown by the diffraction pattern that belongs to a cubic spinel structure of Fe3O4. The crystallite size of the nanoparticle is 42.25 ± 0.42 nm. The lattice parameter was found at 8.384 ± 0.049 Å. The crystallite density is 5.232103 kg/m3 while the lattice strain is 1.41310-3/line. The FTIR spectra confirm that the existence of Fe-O stretching vibration in the range frequency of 658 cm-1-506 cm-1
Synthesis and Characterization of the Microstructure and Functional Group Bond of Fe3o4 Nanoparticles from Natural Iron Sand in Tobelo North Halmahera Malega, Ferni; Indrayana, I Putu Tedy; Suharyadi, Edi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.878 KB) | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v7i2.2913

Abstract

The Fe3O4 nanoparticles have been successfully synthesized from natural iron sand by using co-precipitation method at a temperature of 56oC. The elemental identification, structural characterization, and bonding analysis were carried out using XRF, XRD, and FTIR, respectively. The sample nanoparticles contain elements of Al, P, Ca, Ti, V, Cr, Mn, Ni, Cu, Zn, Rb, Re, Bi, and Fe. The composition of Fe element is 87.37%. The sample of the nanoparticle exhibited as the Fe3O4 which was shown by the diffraction pattern that belongs to a cubic spinel structure of Fe3O4. The crystallite size of the nanoparticle is 42.25 ± 0.42 nm. The lattice parameter was found at 8.384 ± 0.049 Å. The crystallite density is 5.232103 kg/m3 while the lattice strain is 1.41310-3/line. The FTIR spectra confirm that the existence of Fe-O stretching vibration in the range frequency of 658 cm-1-506 cm-1
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PELAYANAN AIR BERSIH (Studi di PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon) Suharyadi, Suharyadi
HERMENEUTIKA : Jurnal Ilmu Hukum Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Hukum Hermeneutika
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.333 KB) | DOI: 10.33603/hermeneutika.v1i1.1959

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pemerintah memberikan pelayanan berupa perusahaan air minum (PDAM). Masyarakat sebagai konsumen air minum mengeluhkan pelayanan PDAM karena kualitas air yang keruh dan berbau yang tidak memenuhi standar kesehatan untuk dikonsumsi. Permasalahan tentang perlindungan hukum terhadap konsumen dalam pelayanan air bersih oleh PDAM yaitu bagaimana proses penyelesaian sengketa konsumen berdasarkan ketentuan hukum undang-undang perlindungan konsumen dan penyelesaian hukum yang dilakukan oleh PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon berkenaan dengan terjadinya kelalaian. Penelitian bertujuan untuk memahami dan mengkaji perwujudan konstruksi perlindungan hukum terhadap konsumen dalam pelayanan air bersih oleh PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon berdasarkan norma hukum Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan harapan dapat menjadi tolok ukur keilmuan untuk pengembangan disiplin ilmu hukum dan kebijakan publik. Metode penelitian dilakukan secara pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian terhadap peraturan perundang-undangan khususnya UUPK serta dokumen yang terkait dengan perlindungan konsumen air bersih, serta didukung dengan wawancara kepada konsumen air bersih di Kabupaten cirebon dan Pejabat PDAM Tirta Jati.Hasil penelitian menunjukkan UUPK telah mengatur hak konsumen yang dirugikan oleh pelaku usaha, sesuai Pasal 19 UUPK pelaku usaha bertanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepada konsumen tidak hanya sebatas uang atau barang bahkan perawatan kesehatan dan/atau pemberian santunan akibat mengkonsumsi air minum yang tercemar.Berkenaan dengan terjadinya kelalaian PDAM terhadap konsumen, PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon telah membebaskan pembayaran biaya berlangganan bulanan pada bulan berikutnya atau sesuai dengan permintaan pelanggan.Disarankan agar ditinjau kembali ketentuan BPSK dalam UUPK, karena keputusan majelis menurut Pasal 56 ayat (2) masih dimungkinkan untuk diajukan keberatan ke Pengadilan Negeri oleh pihak yang tidak puas. Padahal sesuai Pasal 54 ayat (3) putusan BPSK bersifat final dan mengikat, karena BPSK dibentuk untuk menyelesaikan sengketa konsumen yang nilai tuntutannya kecil. Kepada Pemerintah, agar pendekatan anggaran pembangunan prasarana air minum yang berbasis proyek dan negosiasi sudah waktunya diubah menjadi anggaran prioritas yang mengedepankan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Kepada PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon untuk mengadakan perawatan peralatan distribusi air minum agar tercemarnya air dapat diminimalisir, bila dimungkinkan diadakan penggantian peralatan yang sudah tidak layak demi pelayanan yang baik baik konsumen.