Dedeng Nurkholik
Universitas Galuh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP LANSIA DALAM MENGATASI KEKAMBUHAN PENYAKIT REUMATIK DI KELURAHAN LINGGASARI KECAMATAN CIAMIS Dedeng Nurkholik; Intan Nurlaelasari; Tita Rohita; Nina Rosdiana
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 4, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v4i1.7162

Abstract

Rematik adalah suatu penyakit peradangan berupa nyeri,  pembengkakan, dan dapat menyebabkan kerusakan di sekitar sendi yang berakibat dapat mengganggu aktivitas. Lansia sangat beresiko terkena penyakit baik akut maupun kronis begitu juga dengan penyakit degenerative. Rematik merupakan salah satu penyakit degenerative yang perlu pemecahan masalah supaya kambuh kembali. Tingkat pengetahuan tentang reumatik di masyarakat teridentifikasi masih sangat kurang. Pengetahuan dianggap sangat penting dan sangat berdampak terhadap sikap dan prilaku npada lansia yang rematik. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap lansia dalam mengatasi kekambuhan penyakit reumatik di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan analitik kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Sampel adalah lansia penderita reumatik yang berusia 60 tahun di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Tahun 2021 sebanyak 65 orang, pengambilanya dengan menggunakan proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan lebih dari sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan kurang 35 orang (53,8%), sebagian responden meliliki sikap unfavorable (tidak mendukung) 41 orang (63,1%) dalam mengatasi kekambuhan penyakit reumatik. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap lansia dalam mengatasi kekambuhan penyakit reumatik di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.Tahun 2021 karena nilai a > ? value (0,05 > 0,000). Saran diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya dengan bertanya kepada.Rheumatism is an inflammatory disease in the form of pain, swelling, and can cause damage around the joints which can interfere with activities. The elderly are very at risk of developing both acute and chronic diseases as well as degenerative diseases. Rheumatism is one of the degenerative diseases that need problem solving in order to relapse. The level of knowledge about rheumatism in the community was identified as still very lacking. Knowledge is considered very important and has an impact on attitudes and behavior in the elderly with rheumatism. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and the attitude of the elderly in overcoming the recurrence of rheumatic disease in Linggasari Village, Ciamis District, Ciamis Regency in 2021. The research method used quantitative analysis through a cross sectional approach. The sample is the elderly with rheumatism who are 60 years old in the Linggasari Village, Ciamis District, Ciamis Regency in 2021 as many as 65 people, the selection is using proportional random sampling. The results showed that more than some respondents had a level of knowledge less than 35 people (53.8%), some respondents had an unfavorable attitude (not supportive) 41 people (63.1%) in overcoming the recurrence of rheumatic disease. There is a significant relationship between the level of knowledge and the attitude of the elderly in overcoming the recurrence of rheumatic disease in Linggasari Village, Ciamis District, Ciamis Regency. In 2021 because the value of a > ? value (0.05 > 0.000). Suggestions are expected to increase their knowledge by asking questions.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DALAM SELF CARE (PERAWATAN DIRI) PADA PENDERITA STROKE DI WILAYAH KECAMATAN CIAMIS Nisa Sugiharti; Tita Rohita; Nina Rosdiana; Dedeng Nurkholik
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 2, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v2i2.4538

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Prevalensi penyakit stroke pada kelompok yang didiagnosis dokter menurut karakteristik bahwa gejala meningkat seiringnya bertambahnya umur, tertinggi pada umur ≥75 tahun (50,2‰). Prevalensi stroke terjadi lebih tinggi pada jenis kelamin laki – laki (11,0‰) dan pada perempuan (10,9‰). Prevalensi perkotaan lebih tinggi (12,6‰) dari pada di desa (8,8‰). Penelitian ini menggunakan pendekatan desain cross sectional study, yaitu untuk menganalisis dan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian dalam self care pada pasien stroke, meliputi variable bebas dukungan keluarga dan variable terkait tingkat kemandirian dalam self care pada pasien stroke dengan diukur sekaligus dalam suatu waktu. Populasi dalam penelitian ini adalah 49 pasien mengalami stroke hemoragik 23 orang dan non hemoragik sebanyak 26 orang diwilayah Kecamatan Ciamis pada bulan februari 2020. (register RSUD Ciamis). Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner dukungan keluarga dan tingkat kemandirian dalam self care (perawatan diri) dengan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian dalam self care (perawatan diri) pada penderita stroke di Wilayah Kecamatan Ciamis Tahun 2020 karena nilai nilai α > ρ value (0,05 > 0,001). Hubungan ini ditunjukan dengan nilai korelasi sebesar 0.684 yang termasuk kedalam kategori kuat (0.60-0.799).
HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN CIAMIS Lia Juliani; Dedeng Nurkholik; Tita Rohita
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 3, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v3i2.5694

Abstract

Pelayanan keperawatan di rumah sakit harus mengacu pada aturan dan norma yang berlaku. Salah satu instrumen yang tercakup dalam konsep keperawatan ialah caring perawat. Perilaku Caring perawat sangat penting dalam memenuhi kepuasan pasien, hal ini menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan di sebuah rumah sakit. Kepuasan pasien terhadap pelayanan dan asuhan keperawatan merupakan kepuasan akan mutu pelayanan yang diberikan tenaga perawat terhadap pasien selama dirawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan caring perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasie di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis berdasarkan jumlah tempat tidur sebayak 244. Pengambilan sampel penelitian dengan proporsional ramdom sampling sebanyak 71 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa caring perawat sebagian besar berkategori baik sebanyak 44 orang (62%), kepuasan pasien sebagian besar berkategori puas sebanyak 36 orang (50,7%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis karena nilai ..... value (0,5 > 0,000 dan ..... hitung > ... tabel (39,300 > 7,815). Kesimpulan penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ciamis. Saran diharapkanagar melakukan supervisi secara berkala terhadap pelaksanaan perilaku caring perawat, memasukan perilaku caring sebagai standar dalam penilaian kinerja bagi perawat.Nursing services in hospitals must refer to applicable rules and norms. One of the instruments included in the concept of nursing is caring for nurses. Caring behavior of nurses is very important in meeting patient satisfaction, this is one indicator of service quality in a hospital. Patient satisfaction with nursing services and care is satisfaction with the quality of services provided by nurses to patients during hospitalization. Research purposes This study aims to determine the relationship between nurse caring and patient satisfaction in the Class III Inpatient Room at the Ciamis District General Hospital. Types of research This includes quantitative analytical research with a cross sectional approach. The population in this study were all patients in the Class III Inpatient Room at the Ciamis District General Hospital based on the number of beds as many as 244. The research sample was taken by proportional random sampling as many as 71 people. The results showed that most of the caring nurses were in the good category as many as 44 people (62%), patient satisfaction was mostly in the satisfied category as many as 36 people (50.7%), and there was a significant relationship between nurse caring and patient satisfaction in the Class Inpatient Room. III Ciamis District General Hospital because the value of ..... value (0,5 > 0.000 and ..... count > ... table (39,300 > 7,815). showed that there was a significant relationship between nurse caring and patient satisfaction in the Class III Inpatient Room at the Ciamis District General Hospital. Suggestion It is hoped that periodic supervision of the implementation of nurse caring behavior should be carried out, including caring behavior as a standard in performance appraisal for nurses.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Masyarakat Tentang Protokol Kesehatan New Normal pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2021 Ana Samiatulmilah; Tita Rohita; Dedeng Nurkholik
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 4, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v4i2.5691

Abstract

Corona virus diseases 2019 atau yang biasa kita singkat covid-19 saat ini menjadi permasalah di seluruh negara di dunia, terutama setelah terjadi kematian dalam waktu yang singkat. Pengetahuan tentang wabah dan aturan protokol kesehatan pada adaptasi kebiasaan normal pada masyarakat masih sangat kurang. Metode dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah masyarakat berusia 17-60 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Kabupaten Ciamis periode Januari-Maret Tahun 2021 sebanyak. 100 orang dengan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 masih kurang sebanyak 55 orang (55%) sebagian besar responden tidak patuh terhadap protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 sebanyak 63 orang (63%). Sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2021 karena nilai chi square (χ2) hitung > chi square (χ2) tabel (54,863 > 5,991) dan nilai α > ρ value (0,05 > 0,001). Diharapkan masyarakat lebih meningkatkan pemahaman tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 dengan cara mengikuti berbagai penyuluhan dari tenaga kesehatan