Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Conservation

KADERISASI NILAI KONSERVASI MELALUI PEMBERDAYAAN WALI MURID TK AS SHOLIHAH BAWEN KABUATEN SEMARANG Lestari, Eta Yuni; Sumarto, Slamet
Indonesian Journal of Conservation Vol 8, No 1 (2019): June
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v8i1.22679

Abstract

Pemberdayaan kelompok wali murid pada sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) bisa dijadikan sebagai kegiatan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan karakter. Terjadinya permasalahan sosial dan permasalahakan kerusakan lingkungan mengharuskan pemerintah hingga orang tua harus berperan serta dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembangunan karakter bagi warga negara mulai sejak dini. Keluarga merupakan lingkungan belajar utama yang diperoleh anak dan akan menjadi fondasi yang kuat untuk membentuk karakter setelah dewasa. Pembangunan karakter sesuai dengan program pemerintah atau yang di kenal dengan NAWACITA yaitu untuk melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia. Pendidikan karakter juga sesuai dengan Visi UNNES sebagai kampus konservasi baik konservasi sosial budaya dan lingkungan. Nilai-nilai konservasi meliputi inspiratif, humanis, peduli, innovatif, kreatif, sportif, jujur dan adil juga relevan juga diimplementasikan pada sekolah mitra atau pada masyarakat umum. Untuk mendukung upaya pemerintah sekaligus mendukung Visi UNNES sebagai kampus konservasi baik konservasi lingkungan maupun konservasi sosial budaya, pengabdi mendorong sekolah mitra untuk mengembangkan pelaksanaan pendidikan karakter. Mengingat sekolah mitra merupakan sekolah yang tergolong baru, maka masih membutuhkan masukan dan perbaikan khususnya dari perguruan tinggi. Solusi yang ditawarkan untuk mitra diantaranya: 1) membentuk  sentra karakter; 2) melaksanakan kegiatan parenting berfokus pada pendidikan karakter; 3) melaksanakan kegiatan pemilahan sampah; serta 4) melaksanakan kegiatan menghijaukan sekolah dengan gerakan menanam pohon.