Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INTEGRALISTIK

MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI MAHASISWA PADA MATA KULIAH HUKUM PERDATA Sumarto, Slamet
INTEGRALISTIK Vol 22, No 1 (2011): INTEGRALISTIK
Publisher : INTEGRALISTIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar mandiri tidak sama dengan belajar sendiri. Dalam konsep belajarmandiri lebih menunjuk kepada kemandirian, yaitu sesuatu yang menandakan padaketidaktergantungan pada pengajar dalam pengambilan keputusan, penilaian,pendapat, dan pertanggungjawaban. Untuk mewujudkan kemandirian belajarmahasiswa dapat dilakukan dengan menciptakan situasi belajar mengajar yangmemungkinkan mahasiswa belajar secara mandiri. Salah satu upaya untukmenumbuhkan belajar mandiri mahasiswa dapat dilakukan melalui modelpembelajaran Problem Posing. Secara kuantitas, model ini dapat menumbuhkanketerlibatan secara aktif dalam menggunakan peluangnya untuk mengungkap kembalipermasalahan/bertanya maupun mengemukakan gagasannya, meskipun baru 25,5%dari jumlah mahasiswa peserta perkuliahan.Kata kunci: proble posing, belajar mandiri, permasalahan
Pemenuhan Hak Bekerja Bagi Penyandang disabilitas di Kota Semarang Lestari, Eta Yuni; Sumarto, Slamet
Integralistik Vol 32, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v33i1.28731

Abstract

Kebijakan tentang perlindungan dan pemenuhan Hak untuk penyandang disabilitas yang diatur dalam undang-undang No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas harus dapat dipastikan terealisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implementasi undang-undang dengan menganalisis proses implementasi, mengidentifikasi hambatan,  dan kesiapan pemerintah daerah dalam implementasi Undang-undang Penyandang Disabilitas di Kota Semarang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menujukan bahwa pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kota Semarang didasarkan pada Undang-undang No 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas khususnya dalam pasal 11. Upaya yang telah dilakukan oleh dinas Tenaga Kerja Kota Semarang dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas terdiri dari, Melakukan pendataan jumlah penyandang disabilitas di Kota semarang melalui bantuan dari RT dan RW di Kota Semarang, Mengidentifikasi jenis penyandang disabilitas, Menyelenggarakan sosialiasi tentang pelaksanaan pelatihan untuk penyandang disabilitas di Kota Semarang, Membuat Web khusus untuk menampung jumlah penyandang disabilitas di Kota Semarang agar lebih efektif dalam pendataan jumlah penyandang disabilitas, Memberikan pelatihan untuk penyandang disabilitas agar penyandang disabilitas di Kota Semarang siap untuk bekerja,  Menggandeng organisasi-organisasi atau komunitas penyandang disabilitas di Kota Semarang, sebagai upaya untuk bekerjasama dalam upaya memenuhi hak bagi penyandang disabilitas di Kota Semarang