Bambang Sumiyarso
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang Fax.(024) 7472396

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Repeater Pasif Untuk Frekuensi 2,4 GHz Triyono, Eddy; Wardihani, Eni Dwi; Agung, Thomas; Sumiyarso, Bambang
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.988 KB)

Abstract

Sinyal gelombang mikro merupakan media komunikasi yang banyak digunakan masyarakat pada saat ini, khususnya penggunaan internet. Sifat gelombang mikro adalah merambat lurus seperti cahaya dan akan memantul jika mengenai suatu obyek konduktif. Sifat bahan konduktif yang memantul ini dapat dimanfaatkan sebagai repeater pasif gelombang mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan koefisien redaman yang dihasilkan bahan pemantul. Dalam penelitian di laboratorium bahan pemantul yang digunakan 6 bahan yaitu kardus, akrilik bening, putih gelap, PCB, alumunium untuk frekuensi 9 GHz. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen. Hasil dari penelitian ini adalah koefisien redaman paling rendah adalah PCB sebesar -47.96 dB, kemudian Alumunium sebesar -50.23 dB. Penelitian di lapangan digunakan pemantul Alumunium pada frekuensi pemancar 2,4 Ghz besarnya koefisien redaman pantulan berkisar -30 dBm sampai dengan – 33 dBm. koefisien redaman pantulan paling rendah pada sinyal pemancar sebesar – 4 dBm sebesar – 30 dBm, sedangkan koefisien redaman pantulan terbesar pada sinyal pemancar 0 dBm sebesar -33 dBm
Pengaruh kondisi parameter pengelasan MAG sambungan las baja tidak sejenis terhadap struktur mikro dan kekerasan daerah HAZ Kadir, Harlian; Riswanda, Riswanda; Alfauzi, Abdul Syukur; Sumiyarso, Bambang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i3.3080

Abstract

Makalah ini difokuskan pada pengaruh kondisi parameter pengelasan MAG (Metal Active Gas) terhadap sifat kekerasan daerah HAZ, dan struktur mikro sambungan las baja tidak sejenis. Dalam industri Fabrikasi dan disain difokuskan pada kebutuhan untuk menggabungkan logam yang tidak sejenis, karena kebutuhan atau prasyarat Teknik baru disain yang kreatif dan sifat rancangan khusus.  Baja karbon rendah Hypoeutektoid (AISI 1015) dan baja tahan karat austentik (304L SS) dipilih dalam penelitian ini. Arus las digunakan dengan tiga variasi yang berbeda pada 120A, 130A dan 140A. Pengelasan MAG menggunakan kawat elektroda padat ER70S6, dengan diameter 1,2 mm. Identifikasi struktur makro di daerah terpengaruh panas (HAZ) dan kekerasan mikro vickers dan pengujian tarik dilakukan untuk setiap spesimen hasil las. Struktur makro sambungan las yang berbeda menunjukkan hasil pada variasi arus las 120A, kualitas sambungan las dan penetrasi lebih baik, jika dibandingkan dengan yang menggunakan arus las 130A dan 140A yang memiliki penetrasi berlebihan. Hasil kekerasan mikro vickers pada logam las lebih tinggi jika dibandingkan dengan logam induk dan baja hypoeutektoid (AISI 1015) dan baja tahan karat austenitik  AISI 304L, dan kekerasan vickers pada logam las juga lebih tinggi karena pengaruh elektroda kawat padat ER70S6 yang digunakan. Haisl pengujian kekuatan tarik dan kekuatan luluh sambungan las MAG  meningkat pada 120A dan 140A, dan patahan terjadi ada pada baja hipo euctektoid (AISI 1015) dibatas antara daerah yang terpengaruh panas dan logam induk. Dari penelitian ini didapatkan bahwa sambungan las MAG dengan arus las 120A lebih baik digunakan untuk penyambungan logam tidak sejenis antara baja karbon rendah (AISI 1015) dan baja tahan karat austenitik (AISI 304L).