Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan)

Implementasi dan Kendala Pelaksanaan Pembinaan Profesional Guru di Sekolah Menengah Umum Melalui Program Guru Magang Siti Sunendiari; Yani Ramdani; Lisnur Wachidah
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 22, No. 1, Tahun 2006 (Terakreditasi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.724 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v22i1.202

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak meratanya kualitas pendidikan antar sekolah. Salah satu penyebabnya adalah kemampuan guru. Kemampuan guru ini akan terus meningkat dan berkembang apabila dilakukan pembinaan secara berkesinambungan dan sistematis. Salah satu bentuk pembinaan guru yang dapat dilakukan adalah pembinaan profesional guru melalui program guru magang. Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik-teknik pembinaan tingkat pelaksanaan, tingkat pengetahuan guru pembina, tingkat kesulitan dan kendala yang dihadapi baik oleh guru pembina maupun guru magang serta hasil yang dicapai melalui meningkatnya kemampuan siswa dilihat dari hasil rata-rata siswa sebelum dan setelah guru itu dimagangkan. Sampel diambil secara acak sebanyak 17 guru pembina, 20 guru magang, dan siswa dari sekolah yang dimagangkan. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik pembinaan yang digunakan adalah: Kunjungan Kelas (KK), Pertemuan Pribadi (PP), Rapat Dewan Guru (RDG), Kunjungan Antar Sekolah (KAS), Kunjungan Antar Kelas (KAS), dan Pertemuan dalam Kelompok Kerja (PKK). Pada pelaksanaannya, semua teknik telah dilaksanakan dengan baik, hanya teknik pelaksanaan kunjungan antar kelas yang masih berada pada kategori Cukup. Tingkat pengetahuan guru pembina yang berada pada kategori Baik adalah Kunjungan Kelas, sedangkan teknik yang lainnya masih berada pada kategori cukup. Tingkat kesulitan yang dihadapi guru pembina dan guru magang dengan persentase tertinggi dalam kategori sangat sulit adalah kunjungan antar sekolah. Kendala utama yang dirasakan oleh guru pembina dan guru magang adalah terbatasnya waktu dan biaya yang dimiliki. Kendala lainnya adalah terbatasnya kemampuan profesional yang dimiliki dan kurangnya informasi tentang petunjuk pelaksanaan teknik-teknik pembinaan. Sedangkan kemampuan siswa menunjukkan nilai rata-rata kenaikan yang masih rendah. Hal ini mungkin disebabkan oleh masih rendahnya tingkat pengetahuan guru pembina tentang teknik-teknik pembinaan dan juga terbatasnya waktu yang dimiliki guru magang.
Peubah Antropometri untuk Menelusuri Status Gizi Balita Dikaitkan dengan Keadaan Masyarakat Siti Sunendiari
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 25, No. 1, Year 2009
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.952 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v25i1.270

Abstract

This study is aimed to determine factors of infants and toddlers nutritional status in Sukamaju Village, Cibeunying, City of Bandung. Based on anthropometric variables, 401 infants and toddlers were measured by indicators of body weight against age, height for age, and high/weight of the body to classify children with good nutrition status and the other who aren’t lucky enough to be included in that class. The result showed that parent educational factor and mother’s knowledge concerning nutritional factor are greatly affecting children’s nutritional status. Thereof, local administration is recommended to empower and establish Posyandu institution as service point to disseminate parental and nutritional knowledge among mothers.
Kajian Model Pembelajaran Statistika di SMP melalui Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Siti Sunendiari; Yani Ramdani
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 24, No. 1, Year 2008
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1680.966 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v24i1.257

Abstract

The issue surrounding schools nowadays is Competence-Based-Curriculum (KBK). It is believed that the adoption of KBK on the whole curriculum will improve students performance in knowledge acquisition. Based on this situation, the research aimed to evaluate the application of Realistic Math Education Approach (PMR Methods). In fact, some elements and mission  of  KBK are similar  with  Realistic Math Education Approach. Students of Senior High School in East Bandung are selected as research population. Six classes were randomly sampled as control. The research was conducted and analyzed by ANAVA test. And the results are: (1) PMR method is considered effective among low grade students with variety of capabilites;  (2)  Mechanistic method  is  only  effective  among  low (capability) students of high grade in school; (3) a positive trait toward PMR methods is found among students.