Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK PENAMBANGAN BATU CADAS TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI WILAYAH DESA BANJARASEM KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG (KAJIAN GEOGRAFI LINGKUNGAN) Juliana, Made Winda Putri; Wesnawa, I Gede Astra; Sutarjo, Sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i3.20696

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Banjarasem Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan fisik di Desa Banjarasem, (2) mendeskripsikan aktivitas penambangan batu cadas di Desa Banjarasem, dan (3) menganalisis dampak penambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik di Desa Banjarasem. Penelitian ini merupakan penelitiam yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 48 orang yang diambil 40% dari keseluruhan populasi sebanyak 120 yang tersebar di 2 dusun. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metoda observasi, kuesioner dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kondisi lingkungan fisik di Desa Banjarasem dilihat dari topografi merupakan dataran rendah dengan kemiringan lereng 0-2% dan teletak pada ketinggian 500m/dpl, (2) aktivitas untuk memperoleh batu cadas cukup aktif dilakukan hal itu dilihat dari intensitas dan alat-lat yang digunakan, dan (3) dampak penambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik cukup tinggi dirasakan dilihat dari kondisi morfologi, kondisi udarangan dan kondisi tanah.
STUDI KELOMPOK NELAYAN TRADISIONAL PADA WILAYAH PESISIR DI KECAMATAN BULELENG Wibowo, Hendro; treman, i wayan; sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i2.20404

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Buleleng dengan tujuan, 1) Untuk mendeskripsikan persebaran kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. 2) Untuk mengetahui kondisi organisasi kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. 3) Untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian ini sebanyak 544 orang nelayan yang tersebar di masing-masing desa yang ada di Kecamatan Buleleng. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yang artinya pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Berkenaan dengan itu maka dilakukan penelitian sampel dengan menggunakan 51 responden dari 12 desa yang menjadi pedoman dalam penelitian ini. Pengumpulan data primer menggunakan metode observasi dan kuesioner, pengumpulan data sekunder menggunakan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pola persebaran kelompok nelayan pada wilayah pesisir di Kecamatan Buleleng mengikuti garis pantai atau memanjang (Linier), ini disebabkan oleh aktifitas kelompok nelayan tradisional yang ada pada wilayah pesisir. 2) Kondisi organisasi kelompok nelayan tradisional terbilang cukup baik dan lengkap. Hal ini disebabkan karena dalam mendirikan kelompok nelayan harus memiliki susunan pengurus yang didaftarkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan. 3) Kondisi sosial ekonomi kelompok nelayan tradisional terbilang masih rendah, mulai dari jenjang pendidikan yang rata-rata hanya hingga tingkat SD sampai pada pendapatan para nelayan yang rata-rata Rp 447.000,- menyebabkan beberapa nelayan di Kecamatan Buleleng mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAME TOURNAMENT ) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X.3 SMA NEGERI 1 TEGALLALANG PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Oktariyani, Ni Luh Kadek Rai; sutarjo, sutarjo; sutarjo, i ketut
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i2.20542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajargeografi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Team GameTournament siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Tegallalang. Penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus.subjek daripenelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Tegallalang dengan jumlah 41orang siswa .Data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa dikumpulkan denganmenggunakan metode observasi dan metode tes.semua data dianalisismenggunakan teknik deskriptif kualitatif.Hasil penelitian pada aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatandari siklus I 70,10% yang berada pada kriteria cukup aktif menjadi 81,67% padasiklus II yang berada pada kriteria aktif. Sedangkan pada hasil belajar pada siklusI 73,04% yang berada pada kriteria sedang menjadi 80,00% pada siklus II beradapada kriteria tinggi dan ketuntasan klasikal 78,04% .dari analisis data penelitiandapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TeamGame Tournament dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi siswakelas X3 SMA Negeri 1 Tegallalang.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN AIRTANAH BERBASIS METODE KONSERVASI DI BUKIT BADUNG, KECAMATAN KUTA SELATAN Rosita, Gusti Ayu; Christiawan, Putu Indra; Sutarjo, Sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i3.20665

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Selatan dengan tujuan: (1). menganalisis kualitas airtanah di Bukit Badung, Kecamatan Kuta Selatan. (2). menganalisis bentuk pengelolaan airtanah berbasis metode konservasi di Bukit Badung, Kecamatan Kuta Selatan. (3). menganalisis kendala dalam pengelolaan airtanah berbasis metode konservasi di Bukit Badung, Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan sampel 10% dari populasi sebesar 862 yang diambil secara Proposional Random Sampling (86) dan sampel areal 3 wilayah yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data primer menggunakan metode observasi, metode wawancara terstruktur, metode analisis laboratorium dan sekunder menggunakan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). kualitas airtanah Kecamatan Kuta Selatan tergolong tinggi yang ditentukan oleh parameter fisik dan kimia (2). bentuk pengelolaan airtanah di Kecamatan Kuta Selatan didominasi oleh bentuk pengelolaan dengan teknik vegetasi. (3). kendala utama dalam pengelolaan airtanah adalah kendala ekonomi.
STUDI KELAYAKAN OBJEK WISATA ALAM MONKEY FOREST (MANDALA WISATA WENARA WANA) UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA PADANGTEGAL, KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR Dewi, Ni Putu Rahayu Mutiara; Sutarjo, Sutarjo; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i1.20651

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di objek wisata alam Monkey Forest dengan tujuan 1) Mendeskripsikan potensi ekowisata di Objek Wisata Alam Monkey Forest 2) Mendeskripsikan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan ekowisata di Objek Wisata Alam Monkey Forest 3) Mendeskripsikan kontribusi dari kegiatan pariwisata di Monkey Forest terhadap masyarakat 4) Mengetahui kelayakan objek wisata alam Monkey Forest untuk pengembangan ekowisata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Objek wisata Monkey Forest memiliki potensi wisata tergolong tinggi, 2) Partisipasi masyarakat yang tinggi dalam kegiatan pariwisata, 3) Kontribusi dari kegiatan pariwisata terhadap masyarakat lokal tergolong tinggi, dan 4) Kelayakan objek wisata alam Monkey Forest untuk pengembangan ekowisata memiliki tingkat kelayakan yang tinggi. Tingkat kelayakan yang tinggi disebabkan oleh indikator-indikator yang dimiliki tinggi.
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KOTA BATAM Sutarjo, Sutarjo; Effendi, Syahril
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 8, No 1 (2020): JE VOL 8 NO 1 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v8i1.28017

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Pengetahuan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Batam. Wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berdomisili di Kota Batam yaitu sebanyak 310.209. WP tersebut dijadikan populasi dengan teknik pengambilan sampel yang diklasifikasikan sebagai teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang yang kemudian menjadi responden. Melalui distribusi kuesioner dan alat analisis SPSS (Solusi Produk dan Layanan Statistik) versi 25. Penelitian ini menghasilkan persamaan regresi linier berganda dengan nilai R Square (R2) dalam penelitian ini sebesar 70,7%. Hasil uji-t parsial diperoleh bahwa Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan nilai 2,482 dengan signifikansi 0,015 kurang dari 0,050. Pengetahuan Perpajakan memiliki efek positif sebesar 13.461 dan signifikan 0,000 kurang dari 0,050 pada Kepatuhan Wajib Pajak. Hasil uji F adalah 117,131 hasil dengan nilai signifikan 0,000 yang menyiratkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak dan Pengetahuan Pajak bersama-sama memiliki efek positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kota Batam.Kata kunci:  Kesadaran Wajib Pajak; Pengetahuan Perpajakan; dan Kepatuhan Wajib Pajak
PERENCANAAN KOTA SEBAGAI PENGENDALI PEMBANGUNAN KOTA Sutarjo, Sutarjo
Media Komunikasi Geografi Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v14i2.2197

Abstract

Produk rancangan kota mengacu pada bentuk dan struktur tata lingkunganyang berorientasi dalam konteks tiga dimensi. Panduan rancangan kota yangtelah disepakati diwujudkan dalam bentuk peraturan daerah (perda) yangdisosialisasikan kepada aktor pembangunan kota yaitu pengelola kota,pemerintah kota, swasta/investor dan masyarakat luas. Sebagai produk yangformal panduan rancangan pembangunan kota, dalam pelaksanaannya harusdikawal dan dimonitoring sehingga dapat berjalan sesuai rencana danberkelanjutan.Kata kunci : Perencanaan, Pengendali, Kota
ETIKA LINGKUNGAN PARA PEDAGANG SAYUR DAN IKAN DI PASAR BANYUASRI KOTA SINGARAJA (STUDI DENGAN PENDEKATAN KELINGKUNGAN) Adi, Komang Budi Laksana; Wesnawa, I Gede Astra; sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i3.20424

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) Mengetahui tingkat pengetahuan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja dan (2) Mengetahui perilaku yang menunjukkan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Simple Random Sampling” yaitu dalam penelitian ini sebanyak 93 sampel yang terdiri 82 pedagang berlokasi di dalam pasar (40 pedagang sayur dan 32 pedagang ikan) dan 21 pedagang di luar pasar (10 pedagang sayur dan 11 pedagang ikan). Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dan kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat pengetahuan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan didukung dengan hasil penelitian berupa angka-angka tergolong rendah. Rendahnya etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan pedagang.(2) perilaku etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan dalam berjualan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja dikategorikan cukup atau sedang.Tingkat pengetahuan etika lingkungan yang rendah tidak menjamin rendahnya pula perilaku para pedagang.
ANALISIS DAMPAK PENAMBANGAN BATU KAPUR TERHADAP LINGKUNGAN DI KECAMATAN NUSA PENIDA Algunadi, I Gede; Astawa, Ida Bagus Made; sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i1.20525

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida dengan tujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik kegiatan penambangan batu kapur di Kecamatan Nusa Penida, (2) mengetahui dampak penambangan batu kapur terhadap lingkungan abiotik yang ditimbulkan di Kecamatan Nusa Penida, (3) mengetahui upaya yang telah dilakukan masyarakat dalam usaha perbaikan dampak penambngan batu kapur di Kecamtan Nusa Penida. Berkenaan dengan itu penelitian dirancang sebaga penelitian deskriptif, dengan sampel sejumlah 54 orang (40%) dari populasi yang berjumlah 108 orang yang diambil secara proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakteristik kegiatan penambangan batu kapur di Kecamatan Nusa Penida secara umum tergolong belum intensif dilakukan dilihat dari intensitas penambangan, perlengkapan alat yang digunakan, kepemilikan lokasi penggalian 72,2% milik sendiri, alat angkut yang digunakan 68,5% berupa pickup, nilai ekonomis dan pemasaran tergolong masih sangat rendah, (2) dampak penambangan batu kapur terhadap lingkungan abiotik yang ditimbulkan di Kecamatan Nusa Penida tergolong masih rendah dilihat dari kedalaman dan luas penggalian rata-rata hanya 4 m, (3) upaya yang telah dilakukan masyarakat dalam usaha perbaikan dampak penambngan batu kapur di Kecamatan Nusa Penida terhadap kondisi morfologi 70,4% terkadang melakukan reklamasi.
STUDI KOMPARATIF TENTANG FERTILITAS MIGRAN DAN NONMIGRAN DI KOTA SINGARAJA Haribaik, Made Adelia Suryani; Astawa, Ida Bagus Made; Sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i1.20656

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Singaraja dengan tujuan: (1). mengidentifikasi karakteristik fertilitas migran dan nonmigran di Kota Singaraja. (2). menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas migran dan nonmigran di Kota Singaraja. (3). menganalisis perbedaan fertilitas migran dan nonmigran di Kota Singaraja. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan sampel sebesar 10% dari populasi sebesar 626 migran dan 624 nonmigran (62 migran dan 61 nonmigran) yang diambil secara Proportional Random Sampling. Pengumpulan data primer menggunakan metode wawancara, dan sekunder menggunakan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). migran memiliki anak rata-rata antara 3-4 anak sedangkan jumlah anak yang dimiliki oleh nonmigran rata-rata antara 1-2, dengan jarak kelahiran dengan pola yang berbeda. Pada migran jarak kelahiran anak yang dimiliki tidak teratur, namun pada nonmigran sudah lebih teratur antara 4,5,dan 6 tahun. (2). Faktor usia kawin pertama, pendapatan dan pendidikan tidak mempengaruhi perbedaan fertilitas migran dan nonmigran di Kota Singaraja. (3). Terdapat perbedaan fertilitas antara migran dan nonmigran di Kota Singaraja secara signifikan (t hitung 4,236 > t tabel 1,970, sig 0,05%)