This Author published in this journals
All Journal JEKK
Choiri Choiri
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KREDIT PEMILIKAN RUMAH SEJAHTERA TAPAK (FLPP) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk. KANTOR CABANG GRESIK Choiri Choiri
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Kreatif Vol 1 No 1 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.304 KB)

Abstract

PT.Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan Kementrian Perumahan Rakyat Republik Indonesia menawarkan produk yang bernama Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Tapak (FLPP). Program ini di sediakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan suku bunga rendah dan tetap serta cicilan yang ringan. Kondisi ini merupakan tantangan bagi bank untuk memastikan ketepatan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah, kelengkapan dokumen dan verifikasi kebenaran dokumen karena ketidaktepatan sasaran atas penyaluran/realisasi Kredit FLPP akan berpotensi merugikan Negara. Sehingga diperlukan Sistem Informasi Akuntansi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem informasi akuntansi kredit FLPP dengan desain penelitian deskriptifkualitatif, instrumen penelitian menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data menurut Miles dan Huberman meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan pengambilan kesimpulan/verifikasi (conclision drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan prosedur FLPP yang dilaksanakan oleh PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, sudah baik, sudah melalui tahapan meliputi: tahap pengajuan, tahap analisa, tahap persetujuan, dan tahap akad kredit. Sistem informasi akuntansi FLPP juga sudah memenuhi unsur-unsur sistem informasi akuntansi.Namun pelaksanaan Lingkungan Pengendalian dan aktivitas pengendalian intern FLPP belum efektif karena unit yang memiliki peran sangat penting dalam perusahaan ditiadakan dalam struktural perusahaan, selain itu ada beberapa kegiatan yang kurang sesuai seperti pemisahan tugas yang tidak dapat berjalan dengan baik.Disarankan proses wawancara dilakukan setelah unit loan service menerima berkas persyaratan pengajuan kredit dari calon debitur untuk menghindari ketidaksesuaian data identitas debitur dengan data yang disampaikan pada saat wawancara, perlu perbaikan aktivitas pengendalian intern oleh bank dengan melakukan pemisahan fungsi setiap unit agar dapat melakukan pekerjaannya sesuai dengan job disk masing-masing unit dan unit internal control diadakan kembali mengingat sangat penting keberadaannya dalam sebuah perusahaan serta dilakukan penambahan personel untuk mengisi kekosongan di unit tersebut sesuai dengan kemampuan dan keahliannya, sehingga tugas dan tanggung jawab masing-masing personel dapat dijalankan dengan baik.