Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah Terhadap Loyalitas Nasabah Pada Koperasi Bina Syariah Ummah Wadeng Sidayu Gresik Mochamad Syafii; Lailatus Shobiha
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Kreatif Vol 3 No 2 (2018): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.16 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah mengenai pelayanan jasa Koperasi Bina Syariah Ummah Wadeng Sidayu Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah nasabah Koperasi Bina Syariah Ummah Wadeng Sidayu Gresik yang berjumlah 213 nasabah pada akhir tahun 2017. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 69 nasabah. Sementara teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu proportional sampling. Teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan (Library Research) dan penelitian lapangan (Field Research). Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisa regresi berganda, analisis tabel silang dan uji hipotesa dengan rumus koefisien korelasi. Dari hasil penelitian ini diperoleh regresi berganda variabel kualitas pelayanan (X1) dan kepuasan nasabah (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah (Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung lebih besar dari pada nilai F tabel yaitu 20,618 > 3,98 dengan tingkat signifikan F yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) dalam menggunakan jasa di Koperasi Bina Syariah Ummah Wadeng Gresik. Dengan ini, kesimpulan hasil penelitian menunjukkan data-data yang telah diperoleh, sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu dari kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah mempunyai pengaruh terhadap loyalitas nasabah dalam menggunakan jasa di Koperasi Bina Syariah Ummah Wadeng Sidayu Gresik.
Pengaruh Modal Usaha dan Inovasi Terhadap Keberhasilan Usaha Ukm Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) Di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik Noba Sholahuddin; Mochamad Syafii; Muhammad Zainal Abidin
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Kreatif Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi NU Trate Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.006 KB)

Abstract

This study aims to examine and prove the influence of venture capital and innovation on the success of the business of the Gresik Pioneer Business Community (KPUG) Small and Medium Enterprises in Giri village, Kebomas sub- District, Gresik District. This study uses a quantitative research approach with multiple linear regression analysis. The number of samples sampled by 50 Small And Medium Enterprises and collecting data was done using the questionnaire method to obtain data. The results showed that Business Capital (X1) did not affect the success of Small and Medium Enterprises businesses in Giri Village. Then Innovation (X2) has a positive and significant effect on the success of Small and Medium Enterprises businesses in Giri Village. And variables of the Business Capital (X1) and Innovation (X2) variables simultaneously influence the Success of the Business of the Pioneer Business Gresik (KPUG) Small And Medium Enterprises in Giri Village. This is evidenced by the value of Fcount (4.773)> Ftable (4.04), the significance level of t 0.13 smaller than α = 0.05
Word of Mouth dan Kualitas Pelayanan Berdampak pada Kepuasan Konsumen pada Usaha Kecil Menengah Gresik Arif Syafi’ur Rochman; Mono Pratiko Gustomi; Rusdiyanto Rusdiyanto; Mochamad Syafii; Bustanul Ulum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.609 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3833

Abstract

AbstrakBisnis jahit/ garmen berkembang pesat seiring dengan perkembangan toko pakaian. Bisnis jasa jahit merupakan bisnis yang menawarkan peluang besar untuk menarik perhatian konsumen. Jasa Jahit Rumah memperhatikan kepuasan konsumen dan berdasarkan dari mulut ke mulut dan kualitas pelayanan di rumah Kudus UKM di kabupaten Gresik. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode non-probability dan random sampling. Populasi yang digunakan sebanyak 135 konsumen dan sampel yang digunakan sebanyak 101 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fluktuasi word of mouth dan kualitas pelayanan secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pada UKM di Kabupaten Gresik.Kata Kunci: Usaha Jahit, Word Of Mouth, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen
Pentingnya Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Pinjaman Online) Arkisman; Zakiah Noer; Mochamad Syafii
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.008 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.4118

Abstract

Abstrak Pinjam meminjam uang secara online adalah pinjam meminjam uang secara langsung antara kreditur dan debitur berbasis teknologi informasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses perjanjian pinjam meminjam uang, hak dan kewajiban para pihak serta peraturan yang berlaku, tanggung jawab hukum jika salah satu pihak melakukan kesalahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif, dimana akan meneliti asas-asas hukum dan kaidah-kaidah hukum dari peraturan yang ada yang berkaitan dengan perjanjian pinjam meminjam uang. Sumber data adalah data sekunder yang bersumber dari kebijakan privasi, syarat dan ketentuan, serta isi perjanjian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perjanjian dapat terlaksana apabila peminjam memenuhi syarat sahnya perjanjian yang diatur dalam pasal 1320 KUH Perdata yaitu sepakat mereka yang mengikatkan dirinya, kecakapan untuk membuat suatu perikatan, suatu hal tertentu, suatu sebab yang halal dan syarat administrasi aetelah terpenuhi maka peminjam mengisi data diri yang telah disediakan dan terjadi kesepakatan, setelah adanya kesepakatan maka timbul hubungan hukum untuk melaksanakan hak dan kewajiban para pihak. Tanggung jawab hukum muncul karena adanya kesalahan yang dilakukan oleh salah satu pihak yang melakukan perjanjian. Kesalahan bisa didasarkan karena wanprestasi atau karena perbuatan melawan hukum. Kata Kunci: Perjanjian Pinjam Meminjam Uang, Tanggung Jawab Hukum
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Usaha Mebel Di Desa Sendang Pragaan Sumenep Madura Bustanul Ulum; Mochamad Syafii
Pengmasku Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i2.298

Abstract

Pelaporan keuangan meliputi laporan keuangan dan cara lain untuk melaporkan informasi. Pelaporan keuangan terdiri dari laporan keuangan prospek, peramalan manajemen, penjelasan mengenai dampak lingkungan dan sosial yang diakibatkan. Pelaporan keuangan memiliki arti yang lebih luas dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan unsur utama pelaporan keuangan terdiri dari posisi laporan keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, cash flows (laporan arus kas) serta catatan laporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan bentuk pendampingan langsung pada UD Meubel Barokah yang terletak di Desa Sendang Pragaan, Sumenep, Madura Jawa Timur. Pelaksanaan kegiatan pendampingan penyajian laporan keuangan ini berisi materi pengelolaan keuangan sehingga diharapkan setelah kegiatan pendampingan ini selesai UD Meubel Barokah mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan PSAK terkini.
Pengaruh Motivasi Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Di MTs Ma’arif Sidomukti Giri Gresik Siti Bariroh; Etiyasningsih Etiyasningsih; Mochamad Syafii
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i1.1232

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 Motivasi dan Kompensasi terhadap kinerja tenaga pendidik dan kependidikan menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti, karena kegiatan belajar mengajar banyak dilakukan diluar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja tenaga pendidik dan kependidikan di MTS Ma'arif Sidomukri Giri Gres. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek tenaga pendidik dan kependidikan MTS Ma'arif Sidomukri Giri Gresik yang berjumlah 38 responden. Data diolah dengan menggunakan analisis linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa Variabel Motivasi dan Kompensasi secara parsial dan simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja Tenaga Pendidik. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi langsung pada manajemen MTS Ma'arif Sidomukri Giri Gresik untuk dapat terus memberikan motivasi dan kompensasi kepada tenaga pendidik dan kependidikan agar kinerjanya terus meningkat. Kata Kunci : Motivasi, Kompensasi, Kinerja
Analisis Faktor-Faktor Bed Occupancy Rate (BOR) Pada Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo Mono Pratiko Gustomi; Roihatul Zahroh; Istiroha Istiroha; Khoiroh Umah; Mochamad Syafii; Nihayatul Mustafidah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i1.1266

Abstract

Bed Occupancy Rate (BOR) ICU pada Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo belum pernah tercapai. Diantara faktor yang berhubungan dengan BOR adalah faktor eksternal yaitu faktor pesaing, sosial ekonomi dan transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan BOR ICU RSPGD. Desain penelitian ini menggunakan desain non experiment (retrospektif) dengan metode penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 responden dengan teknik sampling total sampling. Variabel independen adalah faktor pesaing, sosial ekonomi dan transportasi, serta variabel dependen adalah BOR ICU RSPGD. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan laporan BOR. Analisis data menggunakan uji spearman rank dengan nilai signifikansi p?0,05. Hasil uji spearman rank pada faktor pesaing nilai p=0,363 artinya tidak terdapat hubungan antara faktor pesaing dengan BOR ICU RSPGD. Pada faktor sosial ekonomi nilai p=0,016 artinya terdapat hubungan antara faktor sosial ekonomi dengan BOR ICU RSPGD. Sedangkan untuk faktor transportasi nilai p=0,000 artinya terdapat hubungan antara faktor transportasi dengan BOR ICU RSPGD. Rumah sakit diharapkan dapat mengembangkan faktor transportasi dan sosial ekonomi contohnya dengan pengadaan fasilitas ambulan gratis atau antar jemput pasien gratis dan lebih mengenalkan pada masyarakat tentang pemakaian kartu BPJS di RSPGD sehingga BOR ICU dapat tercapai. Keywords : BOR, ICU, pesaing, sosial ekonomi, transportasi
THE ROLE OF VILLAGE OWNED BUSINESS ENTITIES IN IMPROVING THE WELFARE OF VILLAGE COMMUNITIES Mochamad Syafii; Bustanul Ulum; Rusdiyanto Rusdiyanto; Dini Ayu Pramitasari; Anisaul Hasanah
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i1.5493

Abstract

Devotion this analyze and evaluate mission development body effort owned by the village whose goal for move wheel village economy by optimizing village potential. If the village is able to optimize all its potential resources to drive the economy, then the development and strengthening management body effort owned by village expected able to develop business units and innovations that become new potentials in the village so that their mission body effort owned by village materialized , as driver of village life. Village owned body work put to use approach specifically intends to enhance the villagers' economic well-being through the growth of their business ventures. Village-owned formation body endeavor meant To use project programs run by the government and local governments mentioned in the previous sentence to push or accommodate economic activities that are submitted to be managed by the community as well as those that develop in accordance with local customs and culture in order to increase community income (1). The village-owned, on-budget base effort
Nurturing Job Satisfaction: Social Interactions and Work Environment via Empowering Motivation Karsim Karsim; Ervan Susilowati; Wahdan Budi Setiawan; Mochamad Syafii; Syamsu Rijal
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 3 (2023)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v5i3.645

Abstract

This study examined the role of social interactions, the work environment, and work motivation in influencing job satisfaction among employees at the Sekretariat Daerah Pontianak. The findings revealed significant relationships and provided insights into the dynamics of these variables. The results indicated that social interactions had a direct and significant impact on job satisfaction. Positive interactions, such as effective communication and collaboration, enhanced job satisfaction levels. Similarly, the work environment was found to influence job satisfaction, with factors such as physical conditions, organizational culture, and leadership practices playing a significant role. Work motivation was identified as another crucial factor affecting job satisfaction. Employees who were motivated and engaged in their work reported higher levels of job satisfaction. However, the study found that work motivation did not fully mediate the relationships between social interactions, the work environment, and job satisfaction. Based on these findings, it is recommended that the Sekretariat Daerah Pontianak prioritize fostering positive social interactions, improving the work environment, and promoting work motivation as separate but interconnected factors in enhancing job satisfaction. The study provides valuable insights for organizational leaders and policymakers to understand the factors influencing job satisfaction. By addressing social interactions, the work environment, and work motivation, the organization can create a more satisfying work experience and ultimately improve employee well-being and performance.
Nurturing Job Satisfaction: Social Interactions and Work Environment via Empowering Motivation Karsim Karsim; Ervan Susilowati; Wahdan Budi Setiawan; Mochamad Syafii; Syamsu Rijal
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 3 (2023)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v5i3.645

Abstract

This study examined the role of social interactions, the work environment, and work motivation in influencing job satisfaction among employees at the Sekretariat Daerah Pontianak. The findings revealed significant relationships and provided insights into the dynamics of these variables. The results indicated that social interactions had a direct and significant impact on job satisfaction. Positive interactions, such as effective communication and collaboration, enhanced job satisfaction levels. Similarly, the work environment was found to influence job satisfaction, with factors such as physical conditions, organizational culture, and leadership practices playing a significant role. Work motivation was identified as another crucial factor affecting job satisfaction. Employees who were motivated and engaged in their work reported higher levels of job satisfaction. However, the study found that work motivation did not fully mediate the relationships between social interactions, the work environment, and job satisfaction. Based on these findings, it is recommended that the Sekretariat Daerah Pontianak prioritize fostering positive social interactions, improving the work environment, and promoting work motivation as separate but interconnected factors in enhancing job satisfaction. The study provides valuable insights for organizational leaders and policymakers to understand the factors influencing job satisfaction. By addressing social interactions, the work environment, and work motivation, the organization can create a more satisfying work experience and ultimately improve employee well-being and performance.