Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

CFD analysis of efficiency and pressure drop in a gas-solid square cyclones separator NOVI SYLVIA; . YUNARD; . ELWINA; . WUSNAH; YAZID BINDAR
Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 4, No 1 (2014): Engineering
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.974 KB)

Abstract

In this paper, two small cyclones with the same hydraulic diameter and volume, which one is square and the other one is round (Lapple cyclone), are numerically compared. A pre-processor software GAMBIT was employed to set up the configuration, discretisation, and boundary conditions of the cyclone. The characteristics of the cyclone being studied was 0.2 m in diameter, receiving a gas flow rate of 0.1 m3/s with a particle mass loading of 0.01 kg/s. A commercial CFD code FLUENT 6.2.16 was employed to simulate the flow field and particle dynamics in the cyclone. The Reynolds averaged Navier–Stokes equations with Reynolds Stress Turbulence Model (RSTM) are solved by use of the finite volume method based on the SIMPLE pressure correction algorithm in the computational domain. The Eulerian–Lagrangian computational procedure is used to predict particles tracking in the cyclones. The velocity fluctuations are simulated using the Discrete Random Walk (DRW).The results show that collection efficiency of square cyclone is the better with increasing flow rate than round cyclone. The pressure drop in square cyclone is higher than the pressure drop in small round one.
KINERJA KOLOM ADSORPSI PADA PENJERAPAN TIMBAL (Pb2+) DALAM LIMBAH ARTIFISIAL MENGGUNAKAN CANGKANG KERNEL SAWIT Novi Sylvia; Meriatna Meriatna; Lukman Hakim; Fitriani Fitriani; Anisma Fahmi
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6 NOMOR 4 DESEMBER 2017
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.434 KB) | DOI: 10.36055/jip.v6i4.2549

Abstract

Cangkang kernel sawit merupakan limbah hasil pengolahan minyak sawit yang sebagian kecil dimanfaatkan sebagai bahan bakar, sisanya dibuang ke lingkungan sebagai pupuk. Salah satu upaya peningkatan nilai ekonomis limbah cangkang kernel sawit dapat dilakukan dengan mengolahnya menjadi karbon aktif yang dapat mengadsorpsi logam berat, salah satunya timbal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas adsorpsi ion Pb2+ dengan menggunakan model Thomas. Pada penelitian ini kemampuan karbon aktif sebagai adsorben dapat ditingkatkan melalui aktivasi kimia dan fisika. Adsorben tersebut dimasukkan ke dalam kolom dengan tinggi unggun yang divariasikan 3, 6, dan 9 cm. Kolom tersebut dialirkan limbah artifisial Pb2+ secara kontinyu dengan variasi laju alir influen 6, 10 dan 14 L/menit. Konsentrasi efluent Pb2+ dianalisa dengan Atomic Absorb Spectrophotometer (AAS). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin tinggi unggun dan laju alir maka kapasitas adsorpsi (q0) dan konstanta Thomas (kTh)  ion Pb2+ semakin meningkat. Nilai q0 dan kTh  tertinggi diperoleh pada tinggi unggun 9 cm dan laju alir 14 L/menit sebesar 80,133 mg/g, 0,0028 L/mg.menit.
PEMURNIAN BIOGAS MENGGUNAKAN ABSORBER PACKED COLUMN DALAM MENYERAP IMPURITIES CO2 DAN H2S DENGAN SIMULASI ASPEN HYSYS V.10 Amanda Fitria Rahmadani Nasution; Mr Nasrul ZA; Mrs. Novi Sylvia; Mr. Ishak; Mr. Lukman Hakim
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i1.7075

Abstract

Palm Oil Mill Effluent (POME) merupakan salah satu limbah minyak kelapa sawit yang harus diolah karena dapat berakibat buruk terhadap lingkungan. POME memiliki kandungan gas rumah kaca yang cukup tinggi, yang  berkontribusi  terhadap pemanasan global. Saat ini, salah satu jalur pengelolaan POME adalah dengan mengolah POME menjadi biogas. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan kandungan impurities biogas yaitu gas karbon  dioksida  (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S) sehingga dapat menghasilkan gas metana (CH4) dengan kemunian yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan mensimulasikan pemurniaan biogas menggunakan absorber packed column pada Aspen Hysys V.10 dengan menvariasikan debit air yg masuk pada absorber packed column serta komposisi awal pada biogas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemurnian biogas menggunakan air pada absorber packed column dapat meningkatkan kemurnian gas metana (CH4) pada biogas yang diikuti dengan meningkatkan debit air yang digunakan. Namun air yang digunakan sebagai pemurnian biogas juga dapat mengurangi kandungan gas karbon dioksida (CO2) dan gas hidrogen sulfida (H2S) dalam biogas karena kedua gas tersebut memiliki nilai kelarutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan gas metana (CH4). Dimana kelarutan karbondioksida (CO2) dalam air 1,45 g/L dan kelarutan hidrogen sulfida (H2S) dalam air 4 g/L lebih tinggi ketimbang kelarutan metana (CH4) dalam air yaitu 0,035 g/L. Nilai HHV (High Heating Value) biogas meningkat dengan meningkatnya kemurnian dari gas metana pada biogas karena di dalam biogas, gas yang terkandung paling banyak adalah gas metana. Bertambahnya komposisi dari gas metana pada biogas diikuti dengan meningkatnya debit air yang digunakan pada absorber packed column. Sehingga, nilai HHV (High Heating Value) biogas dapat meningkat yang diikuti dengan meningkatnya kemurnian dari gas metana pada biogas.
Simulation of CO2 Gas Adsorption Process Flow at Cyclone Gas Outlet in Palm Oil Mills Using Computation Fluid Dynamic Simulation Novi Sylvia; Yunardi Yunardi; Husni Husni; Abrar Muslim
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Master Program of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.954 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v1i3.112

Abstract

Cyclone separator is equipment used to control emissions  from gas flow in industrial processes. The principle of removing particulates from the gas flow in this tool is to use the centrifugal force. The centrifugal force generated from the rotating flow will make dust       particles wasted into the cyclone wall where the dust will then fall into the hopper. Adsorption is a series of processes for the accumulation of a substance (adsorbate) on the surface of another substance (adsorbent). Adsorption can occur because of the energy on the surface and the attraction force on the surface. This study aims to obtain a good CO2 adsorption efficiency from modifying the cyclone separator using an adsorption column, analyzing the CO2 gas adsorption process produced from the biomass system at the utility unit boiler station at the Palm Oil Mill (PMO) using a modified cyclone. This simulation was carried out using the Autodesk Inventor Professional 2017 (Student Version) application for the descripction of the tool as a preprocessor and Ansys 2019 R3 (Student Version) applications as a processor and post processor. The variations that were applied included the adsorption column bed height of 3100 mm and 4650 mm, respectively, CO2 gas flow rates of 10, 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5 dan 25 m/s and mass loading 0,001 kg/s. The results obtained in the most optimal modification of the cyclone separator are at a bed height of 3100 mm with the highest adsorption percentage 93.437%, the highest flow 91.974% with a pressure drop of 1000 Pa.
Modification of Recycled HDPE Composite with OPEFB Microfibers Through the Melt Blend Extruder Process Zulnazri, Zulnazri; Dewi, Rozanna; Sylvia, Novi
Jurnal IPTEK Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2020.v24i2.928

Abstract

Oil palm empty fruit bunches (OPEFB), have not many been used as a have economic value material. OPEFB fiber content can be using as a filler to composites fabrication. The fiber contained in the OPEFB can be increase composites quality because have high thermal and mechanical properties. SEM analysis shows that OPEFB waste with a size of 63 and 90 ?m is suitable to be use as a filler because of the compatibility of the fiber and matrix matrix. As with the results of the DSC analysis, the melting point of HDPE-TKKS composite with 63 ?m fiber size reaches 133.58 0C while the melting point of HDPE-TKKS composite with 90 ?m fiber size reaches 134.41 0C. The FTIR test results also show that the indications of the two samples have the same chemical composition, namely lignicellulose. The best tensile strength is obtained which is equal to 21.11 MPa and the force required to break the composite is 391.56 N, these results were obtained from composites with a ratio of 60: 40 (matrix : filler) and 90 µm fiber size.Key words: Plastic, HDPE, fiber, OPEFB, composite 
ANALISA PENGARUH RASIO SERAT DAN CANGKANG DENGAN UDARA BERLEBIH TERHADAP EMISI PROSES PEMBAKARAN PADA BOILER PABRIK KELAPA SAWIT Novi Sylvia; Husni Husin; Abrar Muslim; Yunardi Yunardi
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v4i2.3413

Abstract

Pertumbuhan industri sawit yang tinggi dalam dua decade terakhir menempatkan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia.  Industri sawit selain menghasilkan minyak nabati, juga menghasilkan limbah padat antara lain serat dan cangkang.  Sebagian dari limbah padat ini dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar di boiler untuk menghasilkan uap yang dimanfaatkan untuk pemrosesan dan menghasilkan energi listrik.   Paper ini melaporkan hasil kajian simulasi pengaruh rasio serat dan cangkang pada berbagai kondisi udara berlebih terhadap emisi gas hasil pembakaran yang dihasilkan. Penelitian ini menjadi penting mengingat pabrik minyak kelapa sawit ditengarai sebagai salah satu penghasil gas rumah kaca (GRK) dan pemerintah melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 tahun 2010 bertekad mengurangi emisi GRK. Perangkat lunak ASPEN Plus (Versi 8.8) digunakan untuk memvariasikan rasio serat : cangkang berkisar 100:0; 30:70; 70:30; 50:50 dan 0:100 dengan udara berlebih 90, %, 120% dan 150% di atas kebutuhan stoikiometri. Bahan bakar dialirkan dengan laju tunak ke dalam proses sebesar 2700 kg/jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kualitas emisi terbaik dihasilkan ketika rasio serat dan cangkang = 0 : 100 dengan udara berlebih sebesar 90%.  Pada kondisi seperti ini, gas  CO2 yang dihasilkan sebesar 719 kg/jam, NO 0,032 kg/jam dan laju abu sebesar 94 kg/jam. Heating value tertinggi juga diperoleh pada rasio serat dan cangkang = 0 : 100.  Hasil ini menunjukkan bahwa kehadiran serat di dalam bahan bakar memberikan kontribusi negatif terhadap emisi.  Kajian lebih mendalam masih diperlukan untuk meminimalisir limbah padat serat ini untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar.
PENGARUH GEOMETRI TINGGI KONIS PADA SIKLON PERSEGI TERHADAP EFISIENSI PENGUMPULAN DAN PENURUNAN TEKANAN MENGGUNAKAN METODA CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) Novi Sylvia; M Zulfadhli; Fikri Hasfita; Yazid Bindar; Mariana Mariana; Elwina Elwina
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian yang diperoleh melalui aplikasi komputasi dinamika fluida (Computational Fluida Dynamic,CFD) untuk mensimulasi medan alir di dalam siklon persegi. Perangkat lunak Gambit digunakan sebagai pre-processor untuk menggambar konfigurasi, diskritisasi, dan pendefinisian kondisi batas siklon. Panjang Sisi siklon yang digunakan 0,2 m menyesuaikan dengan diameter siklon silinder Lapple, dengan kondisi operasi  ditentukan pada laju alir gas sebesar 0,1m3/s sementara beban partikel dalam  laju alir gas sebesar 0,01kg/m3. Perangkat lunak CFD FLUENT 6.2.16 digunakan untuk simulasi medan alir dan dinamika partikel dalam siklon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri dengan menvariasikan tinggi konis dan diameter ash hopper pada siklon persegi  terhadap medan alir, efisiensi dan penurunan tekanan. Prediksi yang dihasilkan memberikan informasi mengenai medan alir berupa kecepatan axial dan tangensial di dalam siklon serta informasi efisiensi dan penurunan tekanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini diperoleh efisiensi tertinggi yaitu 90,35% dengan kecepatan alir umpan 20m/s dan nilai kehilangan tekanan terendah(Pressure Drop) 13747,044 Pa dengan kecepatan alir umpan 5m/s pada siklon persegi yang mempunyai perbandingan tinggi konis Lc/a 2,25.
Optimasi Adsorpsi Ion Mg2+ pada Fixed Bed Column dengan Menggunakan Response Surface Methodology Novi Sylvia; Meriatna Meriatna; Fikri Hasfita; Lukman Hakim
Reaktor Volume 17 No. 3 September 2017
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.961 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.17.3.126-131

Abstract

Abstract OPTIMIZATION ADSORPTION OF Mg2+ ION ON FIXED BED COLUMN USING RESPONSE SURFACE METHODOLOGY. Modeling of the adsorption process is used to establish the mathematical relationship between the interacting process variables and process optimization. This is important to determine the factor values that produce a maximum response. Adsorption of Mg from groundwater was optimized using response surface methodology based on Box-Behnken design was used to analyze adsorption data. The process was investigated by continuous experiments. Variables included in the process were: bed depths (7.5, 10, and 12.5 cm), time (20, 40, and 60 min), and flow rate (6, 10, and 14 L/min). Regression analysis was used to analyze the developed models. The outcome of this research showed that 72.784% of the variability in removal efficiency is attributed to the three process variables considered, that is, bed depths, time, and flow rate. Optimization tests showed that the optimum operating conditions for the adsorption process occurred at a bed depth of 11.37 cm, time of 55.53 min and flow rate of 6 L/min. Keywords: adsorption; Box-Behnken design; magnesium (Mg2+); optimization  AbstrakPemodelan dari proses adsorpsi digunakan untuk menentukan hubungan matematis antara variabel proses interaksi dan proses optimasi. Hal ini penting untuk menentukan nilai faktor yang menghasilkan respon maksimum. Adsorpsi magnesium (Mg2+) dari air tanah dioptimalkan menggunakan metodologi respon permukaan model Desain Box-Behnken yang digunakan untuk menganalisis data adsorpsi. Percobaan dilakukan secara kontinyu. Variabel yang termasuk dalam proses tersebut adalah: tinggi unggun (7,5, 10 dan 12,5 cm), waktu kontak (20, 40, dan 60 menit), dan laju alir (6, 10, dan 14 L/menit). Analisis regresi digunakan untuk menganalisis model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,784% efisiensi penyisihan Mg2+ ditentukan oleh tiga variabel proses, yaitu tinggi unggun, waktu kontak, dan laju alir. Hasil optimasi menunjukkan bahwa kondisi operasi optimum untuk proses adsorpsi terjadi pada tinggi unggun 11,37 cm, waktu kontak 55,53 menit dan laju alir 6 L/menit. Kata kunci: adsorpsi; Box-Behnken desain; magnesium (Mg2+); optimasi
ANALISA PENGARUH GEOMETRI TINGGI KONIS DAN DIAMETER HIDRAULIK ASH HOPPER TERHADAP KINERJA SIKLON PERSEGI MENGGUNAKAN METODA CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) Novi Sylvia; Maryana Maryana; Elwina Elwina; Yazid Bindar
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.14 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.242

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian yang diperoleh melalui aplikasi dinamika fluida komputasi (Computational Fluida Dynamic,CFD) untuk mensimulasi medan alir di dalam siklon persegi. Perangkat lunak Gambit digunakan sebagai pre-processor untuk menggambar konfigurasi, diskritisasi, dan pendefinisian kondisi batas siklon. Panjang sisi siklon yang digunakan 0,2 m menyesuaikan dengan diameter siklon silinder Lapple, dengan kondisi operasi  ditentukan pada laju alir gas sebesar 0,1m3/s sementara beban partikel dalam  laju alir gas sebesar 0,01kg/m3. Perangkat lunak CFD FLUENT 6.2.16 digunakan untuk simulasi medan alir dan dinamika partikel dalam siklon. Model turbulensi dalam katagori Reynolds Averaged Navier Stokes (RANS)  yang diuji Reynolds Stress Model (RSM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri dengan menvariasikan perbandingan tinggi konis Lc/a 1,75; 2,0; 2,25 dan perbadingan diameter hidraulik ash hopper  B/a 0,1; 0,125; 0,15 pada siklon persegi  terhadap kinerja siklon persegi. Kinerja siklon dikaji melalui efisiensi dan penurunan tekanan. Hasil penelitian ini diperoleh efisiensi tertinggi yaitu 90,35% dengan kecepatan alir umpan 20 m/s dan nilai kehilangan tekanan terendah(Pressure Drop) 13747,044 Pa dengan kecepatan alir umpan 5 m/s pada siklon persegi yang mempunyai perbandingan tinggi konis Lc/a 2,25 dan perbandingan diameter hidraulik ash hopper B/a 0,15.
Mechanical Characteristic and Water Absorption Property of Bio Composite from Sago Starch and Jute Fiber (Boehmeria Nivea) as the filler Rozanna Dewi; Oktaviani Oktaviani; Zainuddin Ginting; Novi Sylvia; Cindia Ramadhan
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Master Program of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.968 KB) | DOI: 10.52088/ijesty.v2i1.209

Abstract

Environmentally friendly plastics can be degraded biologically in an anaerobic environment. This plastic is synthesized from starch such as sago starch which is available in abundance. In the form of bioplastics, its mechanical properties are still not compared to conventional plastics derived from crude oil, so its application is limited. The incorporation of filler material increases its mechanical properties, one of the selected fillers is hemp fiber as used in this study. Thermoplastic starch from sago with flax fiber as a filler and the addition of Polypropylene to improve mechanical properties with a certain composition to maintain its natural biodegradability. The mechanical properties analyzed were tensile strength, elongation and modulus of elasticity. Water absorption tests were also carried out to observe the water resistance properties. The results of the tensile strength test showed that the best tensile strength value of 9.32 Mpa was obtained at the addition of 35% fiber with a TPS: PP ratio of 1:1.5. The same conditions were obtained for the percent elongation with the results of 10.16% and the modulus of elasticity was 91.73 Mpa. Water absorption showed that 55% filler gave the lowest water     absorption, namely 4.41% at a ratio of TPS: PP 1:0.5. The addition of fiber filler into the bio-composite affects the tensile strength,    elongation and modulus of elasticity, the higher the volume of filler entering the bio-composite, the lower the value of tensile strength, elongation and modulus of elasticity, or vice versa. The ratio of addition of polypropylene matrix is also influential, the higher the ratio contributes to the tensile strength, elongation and higher modulus of elasticity. High water absorption capacity will reduce the performance of biocomposite, so the lower the water absorption ability, the better the quality of the biocomposite product and the wider its application