Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Rencana Konstruksi Pelabuhan Jetty Terhadap Perairan di Kawasan Pelabuhan Pulau Banyak Teuku Mudi Hafli; Said Jalalul Akbar; Musa Al'ala
Jurnal Teknik Sipil Vol 29 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2022.29.1.7

Abstract

Abstrak Kawasan pesisir selalu memiliki tantangan dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan potensi yang dimilikinya. Erosi dan sedimentasi yang disertai gelombang besar merupakan dua masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat pesisir yang mengurangi efektifitas dari pemanfaatan Pelabuhan sebagai satu-satunya jalur transportasi. Pulau Banyak sebagai salah satu kawasan kepulauan juga menghadapi masalah yang sama, tercatat masalah erosi dan sedimentasi pesisir masih menjadi tantangan. Para penduduk sangat bergantung pada kawasan Pelabuhan sebagai jalur keluar masuk barang kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan dampak alternatif desain yang direncanakan agar dapat mereduksi permasalahan erosi. Proyeksi ini disimulasikan menggunakan model transportasi hidrodinamik dan sedimen yang termasuk dalam Delft3D Flow and Wave. Skenario alternatif desain dilihat pengaruhnya dalam kurun waktu 3 tahun. Dampaknya dianalisis secara spasial dan hasilnya menunjukkan, sedimentasi terus terjadi pada area pangkal dari ketiga bangunan (groin dan causeway). Pola arus yang cukup besar juga terjadi pada area sekitar ujung Pelabuhan causeway. Oleh sebab itu alternatif penambahan dermaga trestle pada ujung jetty causeway merupakan alternatif yang tepat. Hal ini dibuktikan dengan hasil simulasi yang menunjukkan tidak ada aktifitas arus maupun sedimentasi yang mengganggu pada area dermaga trestle. Kata-kata Kunci: Pelindung pantai, Delft3D, pelabuhan. Abstract Coastal areas always have challenges in trying to optimize the utilization of their potential. Erosion and sedimentation accompanied by large waves are two of the main problems faced by coastal communities that reduce the effectiveness of the use of ports as the only transportation route. Pulau Banyak as one of the archipelagos also faces the same problem, noted the problem of erosion and coastal sedimentation is still a challenge. The residents rely heavily on the Port area as a way in and out of goods needed. This research aims to project the impact of planned design alternatives to reduce the problem of erosion. These projections are simulated using hydrodynamic and sediment transport models included in Delft3D Flow and Wave. Alternative design scenarios are seen as influential within 3 years. The impact was analyzed spatially, and the results showed that sedimentation continued to occur in the base area of all three buildings (groin and causeway). A large current pattern also occurs in the area around the end of the Port causeway. Therefore, the alternative of adding trestle docks at the end of the jetty causeway is the right alternative. This is evidenced by the results of simulations that show no current activity or sedimentation that interferes with the trestle pier area.  Keywords: Coastal defence, Delft3D, port.
Pengaruh Geometrik Jalan Raya Terhadap Pengurangan Rasio Kecelakaan Lalu Lintas Teuku Mudi Hafli; Lis Ayu widari; Mira Anjani; Mirza Fahmi
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 5, No 2 (2021): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v5i2.6488

Abstract

Ruas jalan Bts. Nagan Raya / Abdya – Blangpidie adalah ruas jalan penghubung kota Nagan Raya dengan Aceh Barat Daya. Pada ruas jalan tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa maupun materi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelengkapan fasilitas jalan dan pengaruh geometrik jalan terhadap kecelakaan lalu lintas. Pengumpulan data primer yang meliputi data kecepatan sesaat, volume lalu lintas, kondisi dan perlengkapan geometrik jalan yang diperoleh dari survei di lapangan. Sedangkan data sekunder yang meliputi data kecelakaan dari Laka Lantas Kabupaten Aceh Barat Daya dan data populasi penduduk yang diperoleh dari internet melalui situs ABDYA dalam Angka. Dari hasil analisis diketahui yang paling berpengaruh terhadap kecelakaan adalah jarak pandang henti (Jh) jika dianalisis dari dua arah (Jembatan-Kota dan Kota-Jembatan) masing-masing 38,830 m <75 m dan 39,358 m <75 m dan jarak pandang menyiap (Jd)  jika dianalisis dari dua arah (Jembatan-Kota dan Kota-Jembatan) masing-masing 205,469 m < 350 m dan 208,578 m < 350 m jika dibandingkan dengan acuan Perencanaan Geoetrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) 1997  sedangkan untuk hubungan antara derajat kejenuhan sangat tinggi karena hasil perhitungan derajat kejenuhan pada lokasi penelitian yaitu kurang dari 1 disimpulkan jalan tersebut lalu lintasnya lancar sehingga para pengendara kemungkinan besar mengendarai dengan kecepatan tinggi dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Selain itu ada beberapa indikasi yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan yaitu tidak adanya median jalan sehingga memungkinkan terjadinya kecelakaan dari arah berlawanan dan tidak tersedianya penerangan pada malam hari sehingga mempersempit jarak pandang pengendara saat berkemudi.
Pengaruh Geometrik Jalan Raya Terhadap Pengurangan Rasio Kecelakaan Lalu Lintas Mudi Hafli, Teuku; widari, Lis Ayu; Anjani, Mira; Fahmi, Mirza
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 5, No 2 (2021): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v5i2.6488

Abstract

Ruas jalan Bts. Nagan Raya / Abdya – Blangpidie adalah ruas jalan penghubung kota Nagan Raya dengan Aceh Barat Daya. Pada ruas jalan tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa maupun materi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelengkapan fasilitas jalan dan pengaruh geometrik jalan terhadap kecelakaan lalu lintas. Pengumpulan data primer yang meliputi data kecepatan sesaat, volume lalu lintas, kondisi dan perlengkapan geometrik jalan yang diperoleh dari survei di lapangan. Sedangkan data sekunder yang meliputi data kecelakaan dari Laka Lantas Kabupaten Aceh Barat Daya dan data populasi penduduk yang diperoleh dari internet melalui situs ABDYA dalam Angka. Dari hasil analisis diketahui yang paling berpengaruh terhadap kecelakaan adalah jarak pandang henti (Jh) jika dianalisis dari dua arah (Jembatan-Kota dan Kota-Jembatan) masing-masing 38,830 m <75 m dan 39,358 m <75 m dan jarak pandang menyiap (Jd)  jika dianalisis dari dua arah (Jembatan-Kota dan Kota-Jembatan) masing-masing 205,469 m < 350 m dan 208,578 m < 350 m jika dibandingkan dengan acuan Perencanaan Geoetrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) 1997  sedangkan untuk hubungan antara derajat kejenuhan sangat tinggi karena hasil perhitungan derajat kejenuhan pada lokasi penelitian yaitu kurang dari 1 disimpulkan jalan tersebut lalu lintasnya lancar sehingga para pengendara kemungkinan besar mengendarai dengan kecepatan tinggi dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Selain itu ada beberapa indikasi yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan yaitu tidak adanya median jalan sehingga memungkinkan terjadinya kecelakaan dari arah berlawanan dan tidak tersedianya penerangan pada malam hari sehingga mempersempit jarak pandang pengendara saat berkemudi.
Aplikasi teknik manufaktur vacuum assested resin infusion (vari) untuk peningkatan sifat mekanik komposit plastik berpenguat serat abaca (AFRP) Abubakar Dabet; Indra Indra; Teuku Hafli
Jurnal POLIMESIN Vol 16, No 1 (2018): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.149 KB) | DOI: 10.30811/jpl.v16i1.551

Abstract

AbstrakInovasi dalam bidang material komposit menuntut terciptanya material yang lebih ramah lingkungan.  Saat ini komposit serat alam (green material) patut dipertimbangkan menjadi material yang sangat berpotensi untuk mensubstitusi komposit serat sintetis sebagai material teknik. Serat alam mempunyai kekurangan karena mempunyai scatter sifat mekanik yang sangat besar. Salah satu cara untuk mengatasi kekurangan tersebut adalah melalui pemilihan proses manufaktur (fabrikasi) komposit. Tujuan penelitian ini adalah membuat prototype komposit plastik berpenguat serat abaca (AFRP)  menggunakan metode Vakum (Vacum Assested Resin Infusion (VARI)). Semua spesimen dilakukan postcure pada suhu 800 C selama 2 jam. Sifat mekanik dari komposit dievaluasi uji tariknya. Komposit AFRP difabrikasi dengan fraksi volume (Vf) : 20%, 30% , 40%, serta ukuran spesimen uji (140x5x1) mm. Dengan proses fabrikasi sebagai berikut: 1) Serat abaca disusun dalam cetakan kaca yang memanjang sejajar (00) kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik vakum. 2) Resin dicampur hardener dialirkan kedalam cetakan yang sudah kondisi vakum. Metode cetakan ini dapat menghilangkan gelembung udara di dalam komposit sehingga diharapkan kekuatan tarik komposit menjadi lebih tinggi.  Bahan-bahan yang diperlukan dalam penelitian ini adalah: Serat abaca, Resin BTQN 157-EX, Hardener MEKPO dan Wax. Peralatan yang diperlukan adalah: Instalasi cetak vakum, Alat uji tarik, Kamera digital, dan Scanning Electron Microscope (SEM). Penampang patahan diselidiki untuk mengidentifikasi mekanisme perpatahannya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan dan regangan tarik komposit memiliki harga optimum untuk (Vf) 40%, yaitu 257 Mpa dan 0.44%.  Penampang patahan komposit diklasifikasikan sebagai jenis patah slitting in multiple area sehingga dapat disimpulkan bahwa komposit plastik berpenguat serat abaca memiliki potensi yang cukup besar untuk diaplikasikan sebagai material struktural. Kata kunci: Serat Abaca, AFRP, Kekuatan tarik, VARI, Scanning Electron Microscope AbstractInnovation in composite materials demands the creation of more environmentally friendly materials. Currently the composite of natural fibers (green material) should be considered to be a material that has the potential to substitute synthetic fiber composites as engineering materials. Natural fibers have disadvantages because they have a very large mechanical properties scatter. One way to overcome these shortcomings is through the selection of a composite manufacturing (fabrication) process. The purpose of this research is to make prototype of plastic composite with abaca fiber (AFRP) using Vacuum Assured Resin Infusion (VARI)). All specimens were performed postcure at 800 C for 2 hours. The mechanical properties of the composites are evaluated by the tensile test. The AFRP composite is fabricated by volume fraction (Vf): 20%, 30%, 40%, as well as test specimen size (140x5x1) mm. With the fabrication process as follows: 1) Abaca fiber is arranged in a parallel laminated glass mold (00) then put in a vacuum plastic bag. 2) The resin in the mixed hardener flowed into a mold that has a vacuum condition. This mold method can remove air bubbles inside the composite so that the expected composite tensile strength becomes higher. The materials needed in this research are: Abaca fiber, BTQN 157-EX Resin, MEKPO and Wax Hardener. The necessary equipment are: Vacuum printing installation, Tensile test equipment, Digital camera, and Scanning Electron Microscope (SEM). Fault cross sections were investigated to identify the fracture mechanism. The results showed that the strength and composite tensile strain had the optimum price for (Vf) 40%, ie 257 Mpa and 0.44%. The composite fault cross section is classified as a type of broken slitting in multiple areas so it can be concluded that the plastic composite of abaca fibers has considerable potential to be applied as a structural material. Keywords: Abaca Fiber, AFRP, Tensile Strength, VARI, Scanning Electron Microscope
INOVASI PRODUKTIVITAS PAVING BLOCK MELALUI ALAT PLASTIK MELTER DI BUMK DESA REMBUNE, BENER MERIAH Muhammad; Reza Putra; Muhammad; Teuku Hafli; Asnawi; Nurul Islami; Nur Azura Lubis; Azi Maulana Ikbal; Fadhil Risky Ramadhana; Ali Nur Muhammad Zaidin Balatif
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5806/jh.v3i2.92

Abstract

English, Rembune Village, one of the communities with very interesting tourist potential, located in Timang Gajah District, Bener Meriah Regency. However, the residents of Rembune Village deal with several issues, one of which being the abundance of plastic waste around. The community uses the BUMK Rembune Village to transform plastic trash into paving blocks in order to solve the problem of mountains of plastic waste. In this instance, BUMK Rembune Village and the Community Empowerment Service (PPM) team from the Faculty of Engineering at Malikussaleh University conduct a program to improve knowledge and skills for the community. The solution offered involves transferring technology for a plastic melter tool to the community through partners. Furthermore, the PPM team provided training at the partner locations on how to manage and process plastic waste as well as technology transfer for plastic melter equipment. The competence of community organizations or partners to convert plastic garbage into paving blocks that can reduce the issue of plastic waste in Rembune Village is an indicator for the performance of this PPM activity. Additionally, the plastic melter machines that have been distributed to community organizations and partners may be operated and maintained by them. Activities for the Community Empowerment Service (PPM) at the Rembune Village have been progressing as planned, and therefore, partners may boost the productivity of their businesses and serve as motivation for other community organizations Bahasa, Desa Rembune berada di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah yang merupakan salah satu desa dengan potensi wisata yang sangat menarik. Namun terdapat beberapa masalah yang dialami oleh masyarakat Desa Rembune salah satunya adalah banyaknya timbunan sampah plastik pada kawasan tersebut. Untuk mengurai permasalahan timbunan limbah plastik tersebut, maka masyarakat melalui BUMK Desa Rembune melakukan pengolahan limbah plastik menjadi paving block. Dalam hal ini tim Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh memberikan program peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat dan mitra pelaksana yaitu BUMK Desa Rembune. Metode yang ditawarkan adalah alih teknologi alat melter plastik yang diserahkan kepada masyarakat melalui mitra. Selanjutnya, di lokasi mitra tim PPM melaksanakan edukasi tentang manajemen pengolahan sampah plastik dan alih teknologi mesin melter plastik serta cara perawatannya. Indikator capaian kegiatan PPM ini, Kelompok Masyarakat atau mitra telah mampu mengolah limbah plastik menjadi paving block yang dapat membantu dalam mengurangi permasalahn limbah plastik di Desa Rembune. Selain itu, kelompok masrakat dan mitra juga mampu mengoperasikan dan me-maintenance mesin melter plastik yang telah diserah terimakan kepada kelompok masyarakat/ mitra tersebut. Kegiatan Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada BUMK Desa Rembune telah berjalan sesuai perencanaan, berikutnnya mitra dapat meningkatkan produktivitas usahanya dan bertranformasi sebagai motivator bagi kelompok masyarakat lain.
STUDI PENINGKATAN KUAT LENTUR PAVING BLOCK SANDWICH DENGAN PENAMBAHAN SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT David Sarana; Sofyan Sofyan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Teuku Mudi Hafli; Siti Ramadani
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1976/tts 4.0.v2i3.5779

Abstract

Paving block merupakan suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenis, air dan agregat halus dengan atau tanpa bahan lainnya. Kelemahan paving block adalah kuat lentur yang rendah dan sifatnya yang getas. Untuk memperbaiki kelemahan tersebut bisa dengan menambahkan serat (fiber) dalam adukan paving block. Pada penelitian ini serat yang digunakan adalah serat alam, yaitu serat pelepah kelapa sawit. Serat diambil dari limbah perkebunan kelapa sawit yang telah mengalami proses pada alat fiber press, serat dikeringkan dan dipotong sepanjang ± 2 cm. Variasi persentase serat terhadap berat volume pasir di dalam campuran adalah 0,5%, 1%, dan 1,5%. Hasil penelitian menunjukkan untuk setiap variasi persentase serat dapat meningkatkan kuat lentur paving block dan peningkatan terbesar pada variasi 1,5% sebesar 90,63% dari kuat lentur normal. Sehingga pemanfaatan serat pelepah kelapa sawit pada paving block bisa dikembangkan.
ANALISA RESISTIVITAS TANAH TERHADAP PREDIKSI KOROSI PADA PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KAMPUS UNIMAL BUKIT INDAH Reza Putra; Muhammad Muhammad; Abdul Rahman; Teuku Hafli; Nurul Islami
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 6, No 1 (2022): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v6i1.8314

Abstract

This study aims to predict corrosion in water distribution pipes at the Bukit Indah Unimal campus. Corrosion is the damage to chemical elements in a metal that changes the original properties of the metal. There are four kinds of processes for corrosion, namely, one anode loses electrons, two cathodes accept electrons, three liquids and four metals connect the cathode and anode. The geoelectric resistivity method is used to determine the soil resistance properties of the subsurface layer. The wenner 4 pin method is a geoelectric data retrieval that is often used with the same pin spacing arrangement. Res2Dinv is software that is on a computer to generate 2-dimensional images from the resistivity data obtained and determine the layer below the surface. From the inverse results, the smallest error value can be obtained when iterating up to 4 times, namely Java Road 45.3%, Sulawesi Road 49.6%, Kalimantan Road 30.6%, Sumatra II Road 46.1%, Main Gate 41.1% Sumatra I 23.4%. Based on the data, the measurable results below the surface range from 0.05 m to 5 m.
ANALISA STUKTUR MIKRO MATERIAL KOMPOSIT POLIMER BERPENGUAT SERBUK CANGKANG KERANG Ahmad Nayan; Teuku Hafli
Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Vol 6, No 1 (2022): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v6i1.8184

Abstract

Material komposit karena keunikannya yang memliki sifat mekanik dan sifat fisik berbanding terbalik dengan material logam menjadi daya tarik tersendiri bagi para peneliti untuk menemukan komposisi yang sesuai gabungan beberapa material.  Sifat mekanik yang paling menonjol dari material komposit polimer adalah memili kekuatan yang lebih besar dari materila logam tapi memiliki bobot berat yang lebih ringan.  Penggunaan material alami sebagai penguat semakin banyak dilakukan penelitian untuk menghindari penggunaan bahan sintesis yang bersifat tidak dapat perbaharui seperti serat gelas. Cangkang kerang yang memiliki sifat keras dan ringan merupakan salah satu alternatif penguat pada bahan komposit. Penenlitian ini menggunakan partikel cangkang kerang sebagai penguat material komposit dengan variasi fraksi volume 20%, dan 40% untuk menganalisa bentuk mikro struktur yang menyebabkan menurunya kekautan tarik.  Spesimen dipersiapkan dengan menggunakan metode pencampuran manual.   Spesimen untuk pengujian uji tarik merujuk pada standar ASTM D638–02 bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik komposit partikel cangkang kerang dan mengetahui bentuk patahan struktur mikro material komposit melalui pengujian morfologi SEM (Scanning Electron Microscope). Hasil dari pengujian kekuatan tarik pada fraksi volume 40% dengan nilai rata-rata sebesar 103 MPa, dengan regangan tarik 0,69%, sementara pada rata-rata dengan nilai sebesar 102,57 MPa, regangan tarik sebesar 0,62%. Berdasarkan hasil pengamatan morfologi patahan dengan menggunakan SEM. Menunjukkan hasil patahan yang terbagus terdapat pada komposit dengan ukuran pengisi 200 Mesh dan komposisi pengisi 40%.
Pengaruh Debit Limpasan Banjir Terhadap Kawasan Matangkuli Pada Subdas Krueng Keureuto Fadhliani Fadhliani; Nanda Savira Ersa; Teuku Mudi Hafli
TERAS JURNAL Vol 12, No 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.667

Abstract

Abstrak Banjir merupakan salah satu bencana alam di mana air yang berlebihan tidak mampu dialirkan ke sungai maupun saluran saluran yang ada (drainase). Kecamatan Matangkuli merupakan salah satu daerah terdampak banjir dari Krueng Keureuto. Hampir setiap tahun terjadi banjir yang merugikan aspek sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itusebagai studi awal terlebih dahulu perlu dilakukanperlu dilakukan analisa dampak banjir terhadap kawasan Matangkuli di sepanjang sungai Keureuto. Curah hujan rencana dianalisis dengan periode ulang 20, 50 dan 100 tahun. Analisis hidrograf banjir menggunakan persamaan Nakayasu. Untuk melakukan simulasi aliran sungai menggunakan software HEC-RAS Mapper. Hasil yang diperoleh pada lokasi tinjauan, sungai tidak dapat menampung debit banjir rencana. Selain itu, diprediksi genangan banjir sedalam 1-2 meter dengan klasifikasi bahaya banjir menengah hingga berat. Kata kunci: banjir, HEC-RAS, debit rencana Abstract Flood is one of the natural disasters where excessive water is not able to collected by existing channels (drainage). Kecamatan Matangkuli is one of the flood-prone areas around Krueng Keureuto. Almost every year there are floods that harm the community. Therefore, as a prior study, it is necessary to analyze the impact of Krueng Keureuto flood on the Matangkuli area. Planned rainfall was analyzed with return periods of 20, 50 and 100 years. Flood hydrograph analysis using the Nakayasu equation. HEC-RAS Mapper is used to perform river flow simulation. Results show that the river section cannot accommodate the planned flood discharge. In addition, hazard flood is classified medium to high with depth flood 1-2 meters. Keywords: flood, HEC-RAS, planned rainfall
PELATIHAN APLIKASI DESAIN DAN MANUFAKTURING TERHADAP JENIS-JENIS MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK Reza Putra; Teuku Hafli; M Muhammad; A Aljufri; F Fahmi; K Khairina
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5806/jh.v3i4.106

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unimal ini merencanakan melakukan pengabdian dengan menggandeng SMK N.1 Nisam sebagai Mitra untuk melatih dan meng-upgrade softskill guru dan siswa dengan mesin-mesin jenis motor bakar injeksi yang tersedia di Lab. Prodi Teknik Mesin Unimal. Program Pengabdian ini sekaligus menjadi ajang promosi Program Studi Teknik Mesin untuk dapat meningkatkan jumlah mahasiswa yang bergabung pada prodi tersebut. Target Luaran pada PKM ini adalah kemampuan siswa dalam memahami perbedaan motor bakar secara umum dan memiliki ketrampilan khusus bila ingin berwirausaha “Bengkel Service Mobil/Motor” dengan mampu mengklasifikasikan permasalahan yang timbul dari sistim motor injeksi melalui software, kode error dan indikasi kedip, dimana sistim ini telah diadopsi pada seluruh kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.